Freddy Sinurat

11.3K posts

Freddy Sinurat banner
Freddy Sinurat

Freddy Sinurat

@freddyths

Jakarta Capital Region Inscrit le Temmuz 2011
249 Abonnements432 Abonnés
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
@Dwynna_Win Sejak ada peribahasa: “anjing menggonggong kafilah berlalu”, komentar dan ejekan tidak akan pernah menghasilkan perubahan njiiir
Indonesia
0
0
0
22
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
@ardisatriawan Kalau niatnya ingin memotivasi bisa melalui kebijakan kementerian yg berpihak kepada kelompok marginal bukan model beasiswa untuk orang mampu dan orang dalam
Indonesia
0
0
0
285
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Setiap kali ada cerita mereka susah tuh.. Saya dulu "bersih-bersih toilet", "jaga perpustakaan", atau "jadi pelayan restoran". Tapi selalu **di Amerika** Berangkatnya aja modal gede meski dapet beasiswa.
Kompas.com@kompascom

"Bekerja di perpustakaan saat itu dibayar 8 dollar AS per jam. Namun, membersihkan toilet dibayar 13,50 dollar AS per jam. Jadi, Anda bisa hitung sendiri," ungkap Stella di hadapan para alumni AS. Baca selengkapnya: kompas.com/edu/read/2026/… ~RK #StellaChristie #janitor #AS

Indonesia
179
3.6K
15.2K
553.4K
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
@SeekHustle Mumpung sekalian pulang dari Jakarta ke Malang mumpung liwat Yogyakarta mumpung pesawat Presiden juga ke Yogya mumpung jadi Presiden jeh
Indonesia
0
0
0
212
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Pengawalan Pesawat Kepresidenan Halim - Adisucipto PP tanggal 9 April 2026. Pertanyaan gue, dikondisi harga avtur mahal dan efisiensi dimana2 kaya gini ini apa harus dikawal dengan pesawat jet sebanyak itu? Apa ada aturan setiap flight domestik harus ada pengawalan? Atau ada kondisi urgent yg membuat harus dilakukan pengawalan? Mohon infonya kalau ada yg paham capt 🫡
Indonesia
201
128
710
269.4K
unilubis
unilubis@unilubis·
idntimes.com/news/indonesia… Jika betul ada reshuffle, kalau cuma geser, ganti, 2-3 orang, apa berpengaruh? Untuk menaikkan level of trust? Kalau jumlah anggota kabinet dikurangi minimal 20 persen, mungkin ada pengaruhnya. Mungkin. WDYT?
Indonesia
52
59
235
16.6K
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi
Hajatan belom selesai, panitia masak sibuk sapu bersih gulai nangka 😂 Jangan lupa gayung sama wajannya diangkut sekalian ya uthi 😂
Indonesia
281
212
1.4K
697.5K
Rod Brazier
Rod Brazier@DubesAustralia·
Hari ini menandai peringatan kecelakaan helikopter Sea King @Australian_Navy, Shark 02, di Pulau Nias. Kami mengenang sembilan anggota Australian Defence Force yang gugur dan keberanian yang ditunjukkan oleh penduduk Nias dalam menyelamatkan para korban. Jangan sampai kita lupa.
Rod Brazier tweet mediaRod Brazier tweet media
Indonesia
8
34
156
5.4K
Yanuar Nugroho
Yanuar Nugroho@yanuarnugroho·
catatan saya tentang persoalan yang dihadapi pemerintahan pak @prabowo saat ini yang tengah dihimpit persoalan dari dalam --sempitnya ruang fiskal-- dan dari luar --gejolak dan dinamika geopolitik. terbit di fulcrum @ISEAS hari ini.
ISEAS - Yusof Ishak Institute@ISEAS

Fulcrum Commentary by @yanuarnugroho - Indonesia’s president is caught between a rock and a hard place fiscally and politically. #PrabowoSubianto fulcrum.sg/squeezed-from-…

Indonesia
2
16
45
4.4K
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
@sharpandshark Anak ini punya mentalitas yang cukup untuk dididik menjadi ahli sabotase. Tugasnya menyabot pihak musuh.
Indonesia
0
0
0
47
Yuk Berisik
Yuk Berisik@sharpandshark·
DETIK-DETIK TRAGEDI: Ketika 'Kenakalan' Berubah Menjadi Bahaya Maut 🚨🚨🚨 ​"Video ini bukan sekadar tentang anak nakal, tapi tentang potensi bahaya fatal yang sering kita sepelekan. ​Terlihat jelas bocah tersebut tertawa sambil menyayat dinding balon. Padahal, istana balon sangat bergantung pada stabilitas tekanan udara. Begitu bocor, material berat tersebut akan mengempis dan bisa mengurung anak-anak di dalamnya.
Indonesia
2K
1.6K
6.4K
2.2M
Titi Anggraini
Titi Anggraini@titianggraini·
Ini persis banget. Mengundang pejabat Lembaga Negara Independen, paketannya lengkap. Ikut hadir aspri, ajudan, tukang foto/konten, kadang tambah dayang-dayang yang relevansinya gak jelas. Bahkan si ajudan sudah siap dengan stiker nama si bos yang akan ditempel di kursi untuk mengamankan "kedudukan" (padahal cuma acara FGD). Dari sana tergambar betapa kita ini gak pernah akan bisa kerja efektif efisien, sebab dari struktur saja sudah obesitas dan melibatkan banyak orang sekadar untuk agenda seremonik. Pejabat publik diposisikan sebagai junjungan (yang cuma kurang disembah saja).
unilubis@unilubis

Tgl 29 Des 2025 saya mendarat di bandara di P Sumatera, lihat komisaris BUMN baru tiba juga, disambut 20 an pegawai lokal, doi bawa pendamping pula dr Jkt. Buat bikin konten perjalanan? Skrng tim konten melekat, always, kan😊. Baru komisaris udah kayak kere munggah bale🤷‍♀️

Indonesia
33
346
719
98.5K
Revano
Revano@mrevanoc·
@tigorsiagian Kesengajaan masyarakat SDM rendah Diberi sistem yang fleksibel (menghindari pungli), malah dieksploitasi. Memang rakyat negara ini mayoritas gak pantas dapat fasilitas dan infrastruktur yang hanya berlaku di high trust society.
Indonesia
2
5
103
20.3K
Tigor Siagian, CFA, FRM
Tigor Siagian, CFA, FRM@tigorsiagian·
Pada merhatiin ga kalau belakangan ini di jalanan Jakarta semakin banyak sepeda motor yg ga ada plat nomor di belakang. Awal-awal gw pikir semata hilang/copot. Tapi semakin hari kok semakin sering ditemui ya?
Indonesia
178
110
1.4K
248.1K
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
Kekuasaan dan uang tidak mengubah orang melainkan membuka kedok yang mereka kenakan
Indonesia
0
0
0
27
Bisnis.com
Bisnis.com@Bisniscom·
Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi dan menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai ketua satgas. Satgas ini akan bertugas merumuskan langkah-langkah teknis dan… instagram.com/p/DVhbt0QAYFr/…
Bisnis.com tweet media
Indonesia
5
1
3
808
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak ingin gegabah dalam memutuskan Indonesia keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah. Hal tersebut disampaikan Nusron seusai pertemuan Presiden dengan para ulama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026). ~RS
Indonesia
70
7
18
5.4K
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
Keberanian pengemudi TJ mengoreksi mobil patut didukung dan diapresiasi karena menunjukkan rasa percaya diri, keberanian (karena benar) dan kemauan yg kuat untuk mengoreksi orang lain sekalipun itu beresiko. Salut untuk pengemudi TJ pemberani! @DKIJakarta @pramonoanung @prastow
Freddy Sinurat@freddyths

@kompascom Saya dukung sikap tegas & keras pengemudi TJ mengoreksi mobil.Semua orang perlu ditegur bila melakukan pelanggaran, semakin berat pelanggarannya semakin keras tegurannya. Demi kebaikan bersama & demi kepentingan orang banyak. Tolong diapresiasi @DKIJakarta @pramonoanung @prastow

Indonesia
0
0
0
60
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
@kompascom Saya dukung sikap tegas & keras pengemudi TJ mengoreksi mobil.Semua orang perlu ditegur bila melakukan pelanggaran, semakin berat pelanggarannya semakin keras tegurannya. Demi kebaikan bersama & demi kepentingan orang banyak. Tolong diapresiasi @DKIJakarta @pramonoanung @prastow
Indonesia
0
5
75
8.5K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Indonesia ga bakalan jadi negara maju kalo pejabat2nya masih suka seremoni semacam ini:
Indonesia
941
3.5K
22K
1.4M
Freddy Sinurat
Freddy Sinurat@freddyths·
Menjadi misteri, bagaimana bisa Lo Kheng Hong yg mengajarkan “beli saham salah harga, beli mercy harga bajaj”, rajin meneliti laporan keuangan, sarapan pagi koran utama, malah nyangkut di SRIL?
Indonesia
0
0
0
61
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Let me tell a story about this guy and LPDP. * * * * * * Perhatikan riwayat pendidikan di poster terbaru. Karena ini penting untuk konteks 4 Juli 2024 - Sebuah poster tentang "Serba-serbi kuliah di luar negeri" dengan nara sumber Billy Mambrasar dan Deris Nagara beredar - Judulnya "A-Z Berkuliah di Luar Negeri" - Dilaksanakan 7 Juli 2024 - Sebuah akun (sayangnya sekarang sedang gembokan) menanyakan kepada LPDP: "Dia kan master KEDUA di Harvard dan kabarnya pakai LPDP?" - Dari poster terbaru, dia sudah menyelesaikan MBA di Australian National University (ANU) - Dia S2 di ANU pakai beasiswa Australia Awards Scholarship (AAS) Catatan aturan LPDP: "Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang magister." Poin utamanya: Dia udah S2 pakai AAS, terus S2 lagi pake LPDP?? 5 Juli 2024 Admin Twitter LPDP mengklarifikasi, saya copy paste threadnya: 1. Sesuai ketentuan Beasiswa LPDP, LPDP tidak memperkenankan pendanaan beasiswa pada jenjang pendidikan yang telah diselesaikan. Oleh karena itu bila seseorang telah menyelesaikan pendidikan magister tidak dapat magister kembali, demikian juga berlaku untuk pendidikan doktor. 2. Billy Mambrasar adalah penerima beasiswa LPDP yang dinyatakan lulus seleksi beasiswa pada tahun 2017 untuk jenjang pendidikan doktor/S3, sebab ia telah merampungkan studi S2 nya di ANU pada tahun 2014. 3. Billy Mambrasar juga telah mengikuti Persiapan Keberangkatan (PK) Angkatan 128 yang berlangsung pada 15-19 Oktober 2018. 4. Pada tahun 2019, LPDP menerima Surat Permohonan Penundaan Studi dari Billy Mambrasar dengan alasan harus mengemban tugas sebagai Staf Khusus Presiden. 5. Sesuai dengan ketentuan beasiswa LPDP, penundaan studi yang disebabkan mendapat penugasan dari pejabat setingkat menteri dapat diperkenankan. Aturan ini berlaku pula untuk beberapa orang lain dengan kriteria kasus yang sama, bukan hanya berpihak pada satu orang saja. 6. Yang bersangkutan kemudian mulai mengajukan administrasi penerbitan Letter of Guarantee (LoG) pada Januari 2023 dan tercatat telah memulai perkuliahannya di University of Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Februari 2023 untuk program doktor/S3. *** Oh, jadi dia tidak ambil S2 lagi tapi S3 yang pake LPDP, cuma belum berangkat? Selesai? Clear? Ohoho, belum, tentu saja. *** Cek lagi therad dari admin LPDP: Nomor 2: 2. Billy Mambrasar adalah penerima beasiswa LPDP yang dinyatakan lulus seleksi beasiswa pada tahun 2017 untuk jenjang pendidikan doktor/S3, sebab ia telah merampungkan studi S2 nya di ANU pada tahun 2014. *** Aturan LPDP Penerima Beasiswa dapat menunda waktu mulai studi paling lama 1 (satu) tahun akademik apabila: a. Sakit, b. Hamil dan/atau melahirkan untuk Penerima Beasiswa wanita, c. Mengalami kendala dalam memperoleh visa, d. Mengalami bencana, dan/atau e. Terjadi wabah. Penerima Beasiswa dapat menunda waktu mulai studi paling lama 2 (dua) tahun akademik apabila: a. Telah dinyatakan lulus seleksi penerimaan CPNS, dan/atau b. Mendapat penugasan dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat menteri untuk kepentingan nasional. *** Nomor 6: Memulai perkuliahannya pada Februari 2023. 2017 ke 2023. Ada selisih 6 tahun. PENUNDAAN, 6 TAHUN *** Lalu dibalas dengan thread dari Admin LPDP: Dalam memproses izin penundaan studi, LPDP dapat menggunakan ruang dan kewenangan diskresi yang ketat dan terbatas. LPDP memberikan izin penundaan studi atas dasar tugas yang melekat kepada Billy Mambrasar sebagai Staf Khusus Presiden RI masa bakti 2019-2024. Diskresi yang ketat dan terbatas ini diberikan setelah melalui proses pertimbangan matang dan arahan pimpinan, agar dapat memberikan ruang kepada yang benar-benar layak sekaligus meminimalkan adanya oknum-oknum yang berpotensi memanfaatkan celah tersebut untuk menunda studi. Perlu diketahui pula pada tahun 2020 terjadi pandemi COVID-19, LPDP kemudian memberikan diskresi pula dengan memberikan perpanjangan masa pencarian LoA dan penundaan studi selama 18 bulan, ketentuan ini berlaku secara umum. Selama masa penundaan studi tersebut, yang bersangkutan juga tidak mendapatkan dana beasiswa LPDP dalam bentuk apa pun. Penyaluran dana beasiswa baru dilakukan saat ybs memulai studi S3 nya pada tahun 2023. Untuk hal lain seperti kegiatan studi S2 nya dalam masa izin penundaan studi tersebut belum diatur secara spesifik sehingga belum bisa dinyatakan pelanggaran. LPDP turut berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang dengan sangat ketat mengawasi proses bisnis layanan LPDP. LPDP tentu sangat terbuka memahami bahwa selalu ada ruang hukum yang perlu disempurnakan. Segala kritik dan saran yang menjadi perhatian masyarakat selalu menjadi pertimbangan LPDP untuk merumuskan kebijakan-kebijakan di masa yang akan datang. Kebijakan yang tentu lebih mendukung usaha kita bersama membangun SDM bangsa yang lebih baik. *** JADI DIBERIKAN DISKRESI UNTUK PENUNDAAN SELAMA 6 TAHUN. Karena jadi Stafsus. ARAHAN PIMPINAN. Pimpinan yang mana yang ngasih? Gak tau. Aturan mana yang bolehin diskresi? Gak tau. *** Oke, jadi dia dikasih diskresi selama jadi Staf Khusus Presiden RI dari 2019 sampai 2024. Wait a minute. Kayanya ada yang kelewat? S2 Harvard-nya kapan??? Tahun 2020 - 2022. WAKTU DIA JADI STAFF KHUSUS. Jadi dia: - Dikasih diskresi penundaan selama jadi Stafsus - Selama jadi stafsus dia sekolah di tempat lain - Di Harvard? Di Amerika? - Kenapa dia gak berangkat ke UPenn aja? ??? Status dan tugasnya jadi Stafsus gimana? Dia tugas belajar? Izin belajar? Terus pendanaan dia di Harvard gimana? Ternyata dia dapat beasiswa TANOTO FOUNDATION SCHOLARSHIP. Sekali lagi, saya rekap dia: - Dikasih diskresi penundaan selama jadi Stafsus - Selama jadi stafsus kuliah S2 di Harvard - Pake beasiswa lain: Tanoto Foundation Btw aturan LPDP: "Penerima beasiswa LPDP dilarang keras menerima pendanaan lain (double funding)" - Tapi mungkin ini oke karena dia belum mulai S3? Jadi belum mulai dibiayain LPDP? - Ya tapi kenapa gak langsung berangkat ke UPenn aja? - Kenapa ngasih dia diskresi, terus malah dipakai kuliah di tempat lain dengan beasiswa lain? ??? *** Oke sekarang dia lagi kuliah S3 di UPenn dong? Kan berangkat Februari 2023? 3-6 tahun lah di Amerika? Kan kata LPDP: "Yang bersangkutan kemudian mulai mengajukan administrasi penerbitan Letter of Guarantee (LoG) pada Januari 2023 dan tercatat telah memulai perkuliahannya di University of Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Februari 2023 untuk program doktor/S3." Ohoho, tunggu dulu. *** 8 Oktober 2025 Dia diangkat jadi: Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua oleh Presiden Prabowo. Lah, katanya lagi di Amerika? di University of Pennsylvania? Kok jadi pejabat? Pakai LPDP dengan segala drama diskresinya? Udah lulus S3-nya? ??? *** 1 Februari 2026 Dia punya Yayasan "Kitong Bisa", di sana dia menjabat sebagai Dewan Penasehat. Yayasan ini jadi salah satu SPPG, mengelola dapur MBG di Kabupaten Jayawijaya. Dapurnya mengelola 3500 - 4000 paket MBG. Lah, katanya lagi S3? Kok malah mengelola MBG? *** Lalu perhatikan Dr (Candidate) yang ada di list gelarnya. Dia memang lagi S3 berarti? Apakah di University of Pennsylvania? Tidak. Di University of Buckingham di Inggris. Dengan biaya sendiri. *** Yang UPenn gimana? Katanya udah berangkat? Aturan LPDP: "Penerima beasiswa wajib menyelesaikan studi sesuai dengan durasi yang telah disepakati dalam kontrak" Udah dipakai dong dana LPDP-nya? Terus gak jadi? ???
Ardianto Satriawan tweet media
Dandelions@mantusekda

Hah moment. Padahal elu juga sama sama 🤌🏻.

Indonesia
293
1.9K
5K
1.3M