CuanLab
465 posts

CuanLab
@LabCuan
💻Tech stack, Fintech & Market Analysis 🧪Eksperimen cara cerdas buat kelola aset di era digital Let's grow smarter, not harder 🚀
Indonesia Bergabung Nisan 2026
437 Mengikuti302 Pengikut

$INTC naik 25% dalam sehari? Bukan itu yang bikin heboh. Tapi coba lihat ini:
Pemerintah AS beli 433,3 juta saham di harga $20,47 bulan lalu.
Sekarang investasi itu jadi bernilai $36,8 miliar.
Pendapatan mereka? +$27,9 miliar dalam 8 bulan.
Ini bukan cerita biasa, ini strategi besar yang bisa jadi pelajaran.

Indonesia


@direktoridosen Nitip 1 😁
x.com/i/status/20474…
CuanLab@LabCuan
Gue baru sadar nih, kemajuan teknologi AI kayaknya nggak cuma buat nerima pesan aja. Tapi yang lebih gila lagi. GPT5.5 sekarang bisa ngerjain tugas secara step by step berdasar intruksi, jadi layaknya manusia kerja normal. Dan lo tau yang lebih keren? Ini nanti bakal ngubah cara kita lihat pekerjaan rumit sama otomasi di tempat kerja. Gila kan? Dan ini baru permulaan.
English

@marvelle_danny keuntungan justru datang dari waktu yang dihabiskan, bukan dari keputusan impulsif
Indonesia

Waktu nya kasih kata kata bijak
"Kalau naik semua jago, kalau turun baru kelihatan siapa yang paham"
Profit besar sering datang dari duduk diam - bukan dari overtrading saat panik.
Charlie Munger
'The big money is not in the buying and selling, but in the waiting'
Marcus Aurelius
'You have power over your mind - not outside events'
IHSG, suku bunga, asing jualan - itu di luar kuasa. Tapi disiplin dan strategi, itu sepenuhnya milikmu.
Warren Buffett
'The stock market is a device for transferring money from the impatient to the patient'
Market lagi milih: kamu yang sabar, atau kamu yang jadi likuiditas orang lain.
Harga turun itu di luar kontrol. Tapi panik jual atau sabar nunggu - itu pilihan.
Seneca (Stoikisme)
'Keberuntungan adalah apa yang terjadi ketika persiapan bertemu kesempatan'
Kalau sekarang nyangkut, mungkin ini fase 'persiapan' - Market nggak selalu kasih timing enak - tapi yang siap biasanya yang bertahan.
🦗🦗🦗🦗




Indonesia

@LambeSahamjja Saya paham kenapa Feri khawatir, karena data swasembada beras itu jelas tidak transparan. Tapi yang bikin skeptis adalah BPS sebenarnya punya data produksi padi per provinsi tiap tahun, kok nggak pernah dipublikasikan? Jika benar, kenapa data itu nggak jadi bukti?
Indonesia

Guys, ada obrolan dengan Feri Amsari yang menurut gue salah satu yang paling jujur, paling personal, dan paling penting yang pernah diucapkan seorang akademisi Indonesia dalam situasi seperti sekarang.
Dan gue perlu tulis ini dengan serius karena yang dia ceritakan bukan hanya soal dirinya.
Tapi soal pola yang sudah berulang dan makin mengkhawatirkan.
Mulai dari tuduhan pakar hukum yang mendadak jadi pakar beras:
Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet menyebut ada "inflasi pengamat" di Indonesia.
Terlalu banyak opini, kurang kompetensi.
Dan secara tidak langsung menyasar Feri Amsari yang bicara soal data swasembada pangan.
Feri merespons dengan satu pertanyaan yang menurut gue paling telak:
"Kenapa Pak Teddy tidak menyerang isi kabinet yang banyak tidak kompeten?
Pak Teddy sendiri belajarnya militer menjadi Sekretaris Kabinet yang ilmunya administrasi pemerintah dan hukum administrasi negara."
Dan kemudian Feri merinci data yang menurut gue seharusnya jadi skandal nasional tapi tidak pernah dibahas:
65% menteri di kabinet tidak matching antara latar belakang pendidikan dan jabatan yang dipegang.
Menteri Kehutanan berlatar belakang filsafat keagamaan.
Menteri Kesehatan berlatar belakang teknik nuklir. Kepala BGN ahli serangga mengurus gizi anak-anak.
Dan 63 anggota DPR berijazah SMA.
211 tidak jelas riwayat pendidikannya mereka yang membuat undang-undang di berbagai bidang.
Apakah Pak Teddy pernah mempertanyakan itu? Menganggap mereka tidak kompeten?
Soal data swasembada beras yang dipermasalahkan:
Feri menegaskan data yang dia pidatokan bukan data buatan sendiri tapi dari ekonom yang dia tidak sebut namanya karena khawatir mereka akan dikejar.
Pertanyaan substantifnya sederhana dan belum dijawab sampai sekarang:
Dari 2004 hingga 2025 Indonesia mengimpor 5,4 juta ton beras selama dua dekade lebih.
Tiba-tiba di awal 2026 dinyatakan swasembada.
Apa yang berubah dalam waktu sangat singkat?
Pemerintah menyebut ada 800.000 hektar rawa yang dijadikan sawah.
Tapi tidak menyebut rawa di mana. Tidak menyebut berapa produksinya.
Tidak ada data yang bisa diverifikasi publik.
Berikan kami data yang kompeten.
Saya siap mengaku salah kalau data itu terbuka.
Saya tidak terganggu orang bilang hukum konstitusi tidak boleh bicara beras.
Karena hukum itu berbicara tentang semua aspek kehidupan.
Dan tawarannya jelas dan terbuka:
Saya siap berdebat terbuka dengan Pak Menteri Pertanian dan Pak Teddy soal data-data ini.
Kalau saya salah saya akan minta maaf di depan publik. Kalau tidak salah siapa yang minta maaf?
Tidak ada respons dari pihak pemerintah yang menjawab substansinya.
Soal Teddy Indra Wijaya yang menjadi Sekretaris Kabinet sebagai perwira aktif TNI:
Ini yang menurut gue paling penting secara hukum dan paling jarang dibahas.
Feri menyebut: ketika kabinet diumumkan Letkol Teddy Indra Wijaya menjadi Sekretaris Kabinet.
Ini tidak sesuai dengan Undang-Undang TNI Pasal 47 yang mengatur posisi apa saja yang boleh dijabat prajurit aktif.
Apa yang dilakukan negara?
Merevisi UU TNI setelah Teddy sudah 2-3 bulan menjabat untuk menyesuaikan undang-undang dengan jabatan itu.
Kasih tahu saya orang hukum mana yang nyaman dengan kondisi ini.
Undang-undang diubah bukan untuk mengatur jabatan tapi untuk melegitimasi jabatan yang sudah terlanjur diisi.
Soal Andre Yunus yang matanya buta setelah disiram air keras:
Ini yang paling menyentuh dari seluruh obrolan Feri.
Andre Yunus aktivis yang bekerja bersama para pengkritik pemerintah disiram air keras.
Matanya buta.
Ada potensi matanya harus dicopot.
Dan Presiden Prabowo sebelumnya pernah mengatakan:
Pengamat-pengamat itu saya tahu semua saya akan tertibkan.
Beberapa hari setelah pernyataan itu Andre Yunus diserang.
Presiden seolah tidak mau tahu bahwa ucapannya sebagai kepala negara ditafsirkan oleh alat negara untuk mengeksekusi warga negaranya sendiri.
Alat pertahanan negara membutakan warga negaranya sendiri.
Dan Feri menambahkan sesuatu yang menurut gue paling mengharukan:
Andre yang sudah berkorban habis-habisan ketika saya menyampaikan simpati dia malah bilang: jangan putus asa, pertahankan semangat, perjuangan harus dilanjutkan.
Soal tuduhan bahwa Feri membenci Prabowo:
Feri menantang siapapun untuk menyebut satu alasan konkret kenapa dia harus membenci Prabowo secara personal.
Tidak ada.
Yang dia pertanyakan bukan orangnya.
Tapi kebijakannya.
Kabinet 109 orang penelitian kami menunjukkan Indonesia cukup dengan 21 menteri.
Terbukti sekarang pemerintahan kolaps.
Apakah itu kebencian?
Atau peringatan yang terbukti benar?
Dan dia menceritakan momen yang paling personal:
Ketika anaknya sakit di Amerika saat bersekolah di sana negeri asing itu memberikan layanan kesehatan gratis meskipun Feri tidak berkontribusi apapun ke ekonomi mereka.
Bandingkan dengan kesehatan kita.
Boleh enggak saya ketika itu marah?
Saya membayar pajak.
Negara ini harusnya membalas jasa kepada rakyat yang memberikan kewenangan kepada penyelenggara negara.
Yang paling penting dari seluruh obrolan ini:
Feri merangkum daftar pelanggaran konstitusi yang menurut dia sudah terjadi:
Kabinet dibentuk melanggar UU Kementerian Negara yang lama lalu UU-nya diubah.
Perwira aktif TNI menjabat Sekretaris Kabinet melanggar UU TNI lalu UU TNI-nya diubah.
Perjanjian internasional tidak melalui proses konstitusional melanggar Pasal 11 UUD dan UU Perjanjian Internasional.
Wilayah udara berpotensi diizinkan dilalui pesawat tempur asing.
Anak-anak keracunan MBG tanpa pertanggungjawaban.
Dan ketika warga negara marah menyampaikan keluh kesahnya dikategorikan makar. Sementara Presiden mengatakan akan menertibkan pengamat dan beberapa hari kemudian aktivis kami diserang.
Negara yang sehat merespons kritik dengan data. Bukan dengan menyerang kapasitas pengkritiknya.
Kalau data swasembada pangan itu benar tunjukkan datanya.
Terbuka.
Bisa diverifikasi.
Di rawa mana.
Berapa produksinya.
Kapan panennya.
Kalau kebijakan sudah benar debatkan secara terbuka.
Bukan melalui buzzer dan laporan polisi.
Dan kalau pemerintah merasa para pengamat tidak kompeten jawaban yang tepat bukan serangan personal.
Jawaban yang tepat adalah membuktikan bahwa kebijakan yang dikritik itu benar dengan fakta yang bisa diverifikasi publik.
Selama jawaban atas kritik adalah serangan ke pengkritik bukan respons terhadap substansi kritik maka yang terjadi bukan demokrasi. Itu adalah apa yang Feri Amsari sebut dengan tepat:
Ad hominem.
Menyerang pembawa pesan untuk menghindari isi pesannya.

Indonesia


@jacksonhinklle I get why you think that, it’s a bold show of force. But what makes me skeptical is the Navy’s recent drills in the region showed zero readiness for live-fire scenarios last year’s exercise had 30% equipment failures.
English

8 miliar yen itu setara dengan Rp 900 miliar, tapi bukan itu yang menarik.
Perusahaan publik Metaplanet di Jepang baru saja mengeluarkan obligasi senilai itu untuk beli lebih banyak bitcoin.
Kenapa mereka nggak beli saham? Karena di mata mereka, bitcoin jadi aset yang lebih aman daripada utang perusahaan.
Ini bukan pertama kalinya perusahaan Jepang masuk ke crypto, tapi yang jelas, 8 miliar yen ini bisa beli sekitar 2.300 BTC.
bayangkan, kalau harga bitcoin naik 3x, mereka bisa untung berapa?

Indonesia

@RepublikRupiah Setuju, tapi USD AI juga pernah terlibat dalam kontroversi regulasi di Singapura tahun lalu karena klaim pendapatan yang tidak transparan. Protokolnya sekarang lebih ketat, tapi risiko itu masih ada.
Indonesia

USD AI adalah protokol yang menawarkan sumber yield stablecoin alternatif. Biasanya, yield stablecoin USD berasal dari surat utang pemerintah AS.
sUSDai menawarkan sumber yield alternatif dari cash flow GPU. Ini salah satu project yang RR singgung tahun lalu, dan kenaikan harga tokennya (CHIP) menarik perhatian beberapa hari terakhir.
Salah satu alasannya karena short squeeze di futures Binance (53% akun short di pucuk, funding rate minus, dan OI naik drastis dalam sehari).
Namun token CHIP sebatas "governance" dan tidak memiliki klaim atas pendapatan protokol USD AI. Dan dengan FDV saat ini, valuasinya lebih dari 100x lipat pendapatan sekarang.
Yang bisa dipantau berikutnya adalah hasil dari siklus pembayaran GPU penuh yang pertama dan info lebih lanjut tentang roadmap staking token.
Apakah kalian salah satu holder tokennya? Komen pendapat kalian di bawah!




USD.AI@USDai_Official
$CHIP is now live. Intelligence. Progress. Abundance. Financed with $CHIP.
Indonesia

BREAKING: Secretary Hegseth says the Department of War is working on a "historic" review of the botched U.S. withdrawal from Afghanistan under the Biden admin:
"The cascading effect of what Joe Biden did in abandoning that mission in the way that he did and that disastrous withdrawal had ripple effects for our military, for our country, and for the world."
"They made choices because Joe Biden and his administration were seen as feckless and weak, and that withdrawal was a part of what the world saw people clinging to planes as we as we fled."
"That deserves a full accounting, which is exactly what we're doing."
English

@LambeSahamjja Dan lebih parahnya pemerintah suka nganggap spele hal2 kayak gini dan nyalahin pihak luar alih2 intropeksi diri
Indonesia

Lu nabung lu bakal kaya? BULLSHIT!!
Pantes gak bisa semat!!
duitnya di lempar ke exchange soalnya.
cc: clip.ton_
Domba.Eth@DombaEth27
Buat kalian yang lagi terpuruk atau berada di titik terendah dalam hidup kalian? ingatlah ini: 👇🏻 "tetaplah kuat dan jangan menyerah."
Indonesia

ChatGPT Images 2.0 memang bikin geger, tapi jangan lupa AI sekarang masih di tahap generatif, bukan kreatif. Dulu DALL-E 2 juga dianggap bakal menggantikan ilustrator, tapi yang jadi tren justru kolaborasi antara manusia dan AI. Kalau mau tetap bertahan, fokuslah pada niche yang butuh storytelling atau konsep yang kompleks, yang AI belum bisa tiru 100%
Indonesia














