3sna

2K posts

3sna banner
3sna

3sna

@3sna0201

Katılım Şubat 2015
346 Takip Edilen103 Takipçiler
3sna
3sna@3sna0201·
@empty__core Namanya boncel, kadang suka panggil oncel, onten-onten atau princess
Filipino
0
0
0
3
folkative
folkative@insidefolkative·
Turun 40 kg dalam 15 bulan, Ery Makmur: "Tak Ingin Bebani Anak Saat Sudah Tiada".
folkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
1.5K
5.1K
77.6K
2.5M
3sna
3sna@3sna0201·
@badgen1us_ @IDNTimes Perempuan & laki² nyawa nya sama berharganya d mata keluarga nya. D buat ad gerbong perempuan spy utk memudahkan perempuan. Better d investigasi dl in murni kesalahan taxi atau sinyal kereta, baru lakukan pembaharuan
Indonesia
0
0
0
24
️️️️Rif.
️️️️Rif.@badgen1us_·
“kami sarankan lelaki di taruh di depan dan dibelakang, perempuan ditengah” 🙂🙂
️️️️Rif. tweet media
Indonesia
3.6K
936
9.3K
2.9M
3sna
3sna@3sna0201·
@18fesss Mba mending lu ngerjain coretax neh, biar ga gabut banget gt. Kita jg semua tau akibat dr ML tanpa pengaman it y antara hamil atau tertular penyakit. Jd jwbannya Klo udh hamil ya nikah sama yg ngehamilin 🫠
Indonesia
0
0
0
1.1K
18FESSS
18FESSS@18fesss·
18! ada titipan nih gesss
18FESSS tweet media
Indonesia
2.4K
89
5K
786.6K
3sna
3sna@3sna0201·
@direktoridosen Buseh itu bocah kaga d pakein baju? In coba pengasuhnya jd ky anak² itu d suruh tidur trs pakein Pampers aja tanpa baju dan d ikat kakinya
Indonesia
0
0
0
72
3sna retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Aneh, sekarang orang-orang percaya chromebook itu baik dan berguna untuk pendidikan. Saat pengadaan itu disusun, kajian awal 2020 membuktikan bahwa 46% sekolah tidak punya akses internet. Survei pada kajian awal ini menunjukan hampir tidak ada sekolah yang menggunakan Chromebook. Kemudian tiba-tiba, kajian ini dirubah dengan kajian baru. Chromebook yang awalnya tidak direkomendasikan, jadi di rekomendasikan. Pada kajian kedua inilah ada IBAM sebagai Tim SKM (Staf Khusus Menteri). Dengan memegang dua dokumen ini saja, tentu mudah bagi kejaksaan untuk melihat peran sentral IBAM. Jadi agak aneh kalau IBAM mengaku tidak merekomendasikan Chromebook. Gunanya IBAM dihadirkan menteri ditengah-tengah tim teknis,besar kemungkinan untuk membelokan kajian supaya dukung Chromebook. Kalau IBAM tidak merekomendasikan Chromebook, untuk apa kajiannya di rubah? kan sejak awal tidak direkomendasikan? Meski mbantah, patut diduga, fungsinya IBAM adalah kebalikan dari kajian yang tidak merekomendasikan Chromebook. Pembelaan IBAM kontradiktif. Sejak awal Chromebook tidak memiliki fungsi dalam pendidikan kita. Itulah alasan kenapa Nadiem membuat kebijakan ANBK/AN. Supaya Chromebook seolah-olah bermanfaat. Karena saat itu kita gak butuh AN. Untuk apa mengukur lingkungan belajar di sekolah tapi sekolahnya kan tutup (pandemik/PJJ)? Laptop yang hanya efektif digunakan secara online, kini mendapatkan fungsinya karena semua sekolah menyelenggarakan AN yang mana menurut peraturan GTK "HARUS TERSAMBUNG INTERNET." Belakangan untuk menutupi ini kementerian membuat panduan menggunakan Chromebook secara offline. Meski ini tidak merubah bahwa Chromebook adalah laptop yang kurang berguna dengan kebutuhan sekolah. Saya tetap berpandangan bahwa Chromebook adalah korupsi besar. Bukan hanya Nadiem dan Ibam, dan PKK, tapi orang-orang dibalik ini semua harus diseret. Menurut saya kejaksaan harus memanggil lebih banyak orang lagi. Apalagi orang atau yayasan yang mempekerjakan IBAM dan menggajinya. Tim SKM tapi digaji yayasan? juga Jurist Tan yang masih buron. Saat ini maaf, semua orang bicara soal personal Nadiem dan IBAM yang katanya tulus dan sakit-sakitan. Bukan kasus korupsinya. Bahwa saya tidak terima, kalau kami guru-guru dipaksa memaklumi kebijakan Chromebook dan ketersambungan internet yang jadi dalih korupsi Chromebook. Saya tidak pernah lupa, bagaimana temen-temen guru di NTT melaksanakan AN. Alih-alih melaksanakan asesmen nasional, kita sedang didorong supaya menganggap korupsi pengadaan itu berguna. Jangan lupa, baik Nadiem dan IBAM melaksanakan pengadaan Chromebook dan AN ketika pandemik lagi galak-galaknya (2020-2021). Mereka tidak punya empati bahwa kebijakan ini akan menyengsarakan guru, karena harus berkumpul (datang ke sekolah) ketika pembatasan jarak (Covid-19) dan diberikan laptop yang tidak biasa mereka pakai. *Foto Pelaksanaan ANBK di NTT.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
134
332
814
342.2K
3sna
3sna@3sna0201·
@pentolkuriya 😭 Kak, Boni kan maksudnya baik biar Kaka gerak, 🫠😅
Indonesia
0
0
0
20
halo aku kucing
halo aku kucing@pentolkuriya·
Si boni kan error yak gamau pup di litterbox, one day gw baru balik tengah malem trs si ngeliat si boni pup di keset depan litterbox. Ngomel lah gw seperti manusia capek pada umumnya, “jgn pup di depan litterbox knp sih, mi marah bgt sm kk bon!!!!” Tau ga apa yg dia lakukan sejak saat itu? Pup di belakang litterbox🤦🏻‍♀️
halo aku kucing tweet media
Indonesia
53
188
3K
98.5K
3sna retweetledi
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Cuma dihukum minta maaf?😡 @prabowo @ListyoSigitP Inilah momen tiga anggota polisi yanki Briptu VI, Bripda MIS, Bripda HAM, mengangkat C (18) remaja korban pemerkosaan di Kota Jambi, dari mobil menuju ke lantai dua sebuah rumah untuk kembali dirudapaksa. Di lokasi pertama yakni di kawasan Kebun Kopi, korban telah dirudapaksa oleh tiga orang, yakni Samson anggota polisi yang telah dipecat, beserta Indra dan Christian warga sipil. Setelah itu, Briptu VI, Bripda MIS, Bripda HAM, bersama Samson membawa korban dari lokasi pertama menuju ke kawasan Arizona dengan sebua mobil. Setelah tiba, Briptu VI, Bripda MIS, Bripda HAM, mengangkat korban ke lantai dua rumah tersebut. Nahas, saat itu pelaku Nabil (polisi yang telah dipecat) melihat korban berada di dalam kamarnya, kemudian ikut merudapaksa korban. Rangkaian rekonstruksi ini memperjelas peran dari Briptu VI, Bripda MIS, Bripda HAM dalam kasus rekonstruksi ini. Sebagai informasi, Briptu VI, Bripda MIS, Bripda HAM, dijatuhi sanksi penempatan khusus selama 21 hari, meminta maaf, dan bimbingan rohani selama 1 bulan atas kasus mengonsumsi minuma keras, bukan kasus pemerkosaan. Hal ini yang dipertanyakan oleh kuasa hukum korban. detik.com/sumbagsel/huku…
Indonesia
241
1.9K
3K
184.7K
3sna retweetledi
Sadam Permana
Sadam Permana@sadampermana_w·
SYEKH AHMAD AL MISRY SUDAH JADI TERSANGKA kasus dugaan pelec3h@n terhadap santrinya. 1. Diajak nonton video *** sesama jenis 2. Mulut korban di ****p dengan alasan lancar bacaan Quran 3. Menawarkan korban belajar di Mesir dan melakukan cek fisik sambil menyentuh bagian privat
Sadam Permana tweet mediaSadam Permana tweet media
Indonesia
225
1.8K
9.1K
733.6K
3sna retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Parents, di aplikasi Family Link (Android), Anda bisa membatasi konsumsi YT shorts di device anak. Langkah-langkah Membatasi Shorts: 1. Buka aplikasi Family Link di ponsel Anda. 2. Pilih profil anak yang akan dibatasi. 3. Pilih YouTube atau Setelan > Pengaturan YouTube. 4. Pilih Manajemen Waktu atau Setelan konten. 5. Masuk ke Batas Feed Shorts (Shorts Feed Limits). 6. Atur batas waktu (misal: 0 menit untuk memblokir total). youtube.com/shorts/6PXRYbP…
YouTube video
YouTube
ntang@prkdlx

Menarik banget baca tentang efek short video ke otak ini. Dulu aku kira, nonton video singkat itu ga pengaruh apa2, ya cuma sebatas hiburan. Tapi ternyata, penelitian dari Tiongkok nunjukin efek sebaliknya. Studi ini melibatkan 48 orang dan lihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri pake EEG. Hasilnya? Makin sering nonton, makin turun kemampuan kontrol diri dan atensi. Otak jadi kebiasaan butuh stimulan cepat, bikin fokus jangka panjang susah. Ini bukan cuma soal hiburan singkat, tp gimana pilihan kecil kita bisa kasih dampak besar buat otak. Kira2 apa perubahan kecil yg bisa kita lakuin biar lebih mindful lagi soal ini?

Indonesia
5
96
354
20.8K
3sna retweetledi
nana
nana@americanona02·
Finance to finance Jangan pernah approve invoice kalo dokumen belum lengkap. Sekali lolos, selamanya bakalan dianggap bisa.
Indonesia
39
234
2.1K
72.1K
3sna retweetledi
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
KPK mengumumkan kerugian negara Rp622 miliar dari kasus kuota haji tambahan. Gus Yaqut disangka merugikan negara, lho! Itu doang yang sampai ke publik. Tapi sebelum kalian ikut panas, ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui dulu: Pertama, Biaya haji (Bipih) itu dana titipan jemaah, bukan APBN, bukan pula PNBP. Kalau jemaah batal berangkat, uangnya balik ke jemaah, bukan masuk ke kas negara. Pakar hukum keuangan publik UI Dian Puji Nugraha tegas mengatakan: menyebut "kerugian negara" atas dana yang bukan penerimaan negara itu mengingkari prinsip UU Keuangan Negara. KEdua, soal rasio 92:8 yang katanya dilanggar juga tidak sesederhana itu. Pasal 64 UU PIHU memang atur rasio tersebut, tapi hanya untuk kuota dasar 221.000 jemaah. Sementara kuota tambahan 20.000 adalah hasil diplomasi tunduk pada Pasal 9 yang beri diskresi Menag. Oce Madril (UGM) dan Rudy Lukman (Unila) sepakat: 50:50 bukan pelanggaran, tapi kewenangan yang sah. Ketiga, motifnya ada di geografi Mina. Luas area untuk jemaah reguler tinggal 172.000 meter persegi setelah ada lorong evakuasi. Kalau kuota tambahan dipaksakan 92% ke reguler, tiap jemaah cuma dapat 0,7 meter persegi. Di puncak Armuzna, ruang sesempit itu bisa berakibat fatal: selain berdesak-desakan, juga berpotensi menelan banyak korban. Tahun 2023 pernah dicoba, hasilnya adalah 773 korban jiwa (terbanyak sepanjang tujuh tahun terakhir). Keempat, BPKH justru catat efisiensi Rp601 miliar dengan opini WTP BPK tahun 2024. Angkanya mirip dengan angka kerugian yang disebutkan KPK, tapi arahnya berlawanan. Pertanyaannya: instrumen hukum apa yang dipakai KPK membedakan kebijakan darurat dari korupsi? Ada fakta menarik dalam investigasi Tempo: Pertama, rumah Gus Yaqut sempat digeledah, dan tidak menemukan apa-apa. Kedua, sekembalinya pulang dari Eropa, ada pihak yang mengatakan bahwa ia sudah setor $1 juta. Apa yang diucapkan Gus Yaqut? Uang itu diminta untuk dikembalikan! KEtiga, belum ada bukti yang menyatakan Gus Yaqut mendapat uang, fee, atau suap dalam bentuk apapun dari kuota haji yang diubah kuotanya menjadi 50% untuk reguler dan 50% untuk khusus. Foto hanya pemanis.
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet media
Indonesia
52
56
205
56.3K
3sna retweetledi
kiera
kiera@laurierxc·
ngeganti refill serap air pake calcium chloride ternyata beneran tetep ngaruh! sebelumnya kelembapan di kamar bisa sampai 83 mana murah banget 8k dapet 1KG yg bisa buat sebulan. no more perabotan jamuran + boncos beli serap air😭🙏
kiera tweet mediakiera tweet media
kiera@laurierxc

KAK SUNGKEMM😭🙏🏻 infonya bermanfaat bangettt gara gara ini jadi hemat banget buat beli serap air biar barang di rumah ga gampang jamuran karena lembap😭🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Indonesia
59
1.9K
14.3K
745.2K
3sna retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Kenapa seorang bocah yg tadinya ceria tiba-tiba berubah pemarah & suicidal? Melalui film dokumenter berjudul Rewind yg terasa jujur, menyakitkan & penting ditonton oleh siapapun yg berencana jadi orang tua ini, Sasha Neulinger bagikan pengalaman masa kecilnya yg makin lama makin gelap. Dari video rumahan yg merekam tiap momen bahagia keluarga & wawancara bersama orang tua, psikiater serta penegak hukum, satu demi satu rahasia tersibak yg bikin mual sekaligus sakit hati. Dengerin kesaksian korban soal traumanya langsung membatin, "kayaknya iblis pun geleng-geleng ngeliat kelakuan manusia kayak gini!" Bisa ditonton di YouTube ya.
Cinetariz tweet mediaCinetariz tweet mediaCinetariz tweet media
Indonesia
6
378
1.9K
86.3K
3sna retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak. Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG. Hasil penelitian ini cukup bikin gue kaget antara lain: -Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri -Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun Short video ternyata berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah. Yang menarik dari studi ini adalah: Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control) 𝗞𝗘𝗦𝗜𝗠𝗣𝗨𝗟𝗔𝗡 Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano

Addiction to short-form videos is associated with reduction of brain activity in the frontal lobe and weakened focus.

Indonesia
201
6.9K
17.4K
689.5K
3sna retweetledi
🇮🇩 Yanti 🇮🇩
🇮🇩 Yanti 🇮🇩@DS_yantie·
Kebayang gak? Ada perusahaan yang gak jualan apa-apa, tapi asetnya: 1.046 sertifikat tanah, kebun sawit, hotel, emas batangan. Itu yang dibongkar Kejagung. AW & ZR diduga pake perusahaan cangkang alias Shadow company fungsinya untuk nyuci duit hasil kejahatan. 5 kontainer dokumen disita. Mobil mewah, deposito, valas ikut keangkat. Kejahatan sekarang gak cuma rampok terang-terangan. Dibungkus rapi pake PT-PT-an. Tapi jejak tetap ketahuan. Dikejar berbulan-bulan. Sekarang AW & ZR jadi tersangka TPPU.
Indonesia
61
511
1.1K
80.9K
3sna
3sna@3sna0201·
@gastronusa In yg paling d takutin klo sampe anak ga bisa perhitungan sederhana, klo bisa anak kita les in
Indonesia
0
0
0
237
gastronusa
gastronusa@gastronusa·
Dan terjadi lagi... Ada temen punya coffee shop, salah satu tes buat calon stafnya ya matematika dasar. Ternyata ga banyak yang bisa jawab bener... Ini di sekolah pada ngapain sih? 😅
gastronusa tweet media
Indonesia
111
174
2.9K
473.5K
3sna retweetledi
Ahmad Zakaria
Ahmad Zakaria@za_ka·
@AkuntanMilenial Semua keputusan RUPS yang memerlukan pemberitahuan atau persetujuan ke Menkum, wajib dibuat dalam akta notaris. Ini bukan ketentuan baru. Dari jaman KUHD (sebelum UUPT 1995) pun sudah seperti ini..
Indonesia
1
8
47
2.5K
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 let's be honest about this
Tanyarlfes tweet media
English
270
1.3K
22.3K
1M