East Indies
2K posts

East Indies retweetledi
East Indies retweetledi

Pada uda nonton dokumenter Netflix terbaru belum? Yang judulnya Untold Uk: Jamie Vardy!
Gilak ya perjalanan hidup nya!
Bukan wonderkid, bukan jebolan akademi elit, bukan pemain yg diprediksi bakal jadi super star juga.
Kerja di pabrik, sambil main di Liga amatir. Pagi kerja, sore latihan, weekend tanding di lapangan ala kadarnya.
Ga ada spotlight. Ga ada media. Ga ada yang bilang dia calon legend.
Lucunya, di usia 25, yang katanya uda “telat” dia baru mulai karir pro.
Bayangin, di saat banyak orang umur 25 lagi quarter life crisis karena ngerasa ketinggalan dan semua sudah telat:
“Temen gue udah sukses.”
“Orang lain udah punya karier jelas.”
“Kayaknya hidup gue jalan di tempat.”
Vardy malah baru mulai!
Cerita dia mungkin relate dengan hidup gw dan mungkin lu yang baca ini juga. Soal timing hidup.
Kisah Jamie Vardy kayak reminder, kalau telat bukan berarti gagal.
Kadang hidup emang nyuruh kita main di “liga bawah” dulu. Kerja yang capek, karier belum jelas, duit pas-pasan, mimpi masih diketawain orang.
Tapi bukan berarti cerita kita selesai. Hidup bukan lomba siapa yang paling cepat sampai. Tetap percaya sama diri sendiri!




Indonesia
East Indies retweetledi

normalize ngeliat pejabat sbg warga biasa, bukan manusia terhormat /punya level lebih tinggi.
lagi di resto mall terus ada anggota dewan berikut gerombolannya lewat, bbrp orang disitu langsung ngasi salam, nunduk, senyum sapa hangat sampe ngasih tempat duduknya
jujur, ngapain dh?? aneh banget.
Indonesia
East Indies retweetledi

East Indies retweetledi
East Indies retweetledi

Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
The Economist@TheEconomist
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
Indonesia

@kalistohenituse The Economist ga takut ditanyain suruhan siapa sama Bunted?
Indonesia

#intinyadeh The Economist bilang:
"Prabowo Subianto is too spendthrift & too authoritarian, is eroding its finances & its democracy, a thuggish general, temperament is so mercurial, whatever Mr Prabowo’s intentions, dangers loom"
gw translate buat para buzzer:
"Prabowo Subianto terlalu boros & terlalu otoriter, menggerogoti keuangan & demokrasi, seorang jenderal preman, temperamennya tidak stabil & cogil, apa pun niat Prabowo, bahaya mengintai."
Media lokal ga akan berani speak up kek gini.
The Economist@TheEconomist
Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…
English

@svxlazi @erlanishere Dengerin orang Portugis-nya 🇵🇹 ngomong kayak "sebisa mungkin pake konsonan sebanyak-banyaknya, hindari penggunaan vowel" 😆
Indonesia

@erlanishere Banyak yang nyamain pronunciation Portuguesenya Portugal dengan bahasa Rusia. Salah satu perbedaan paling ketara antara 🇵🇹PT dan 🇧🇷PT itu soal pengucapan vowel, terutama huruf e yang banyak diskip di kosakata 🇵🇹PT + intonasi yang lebih flat
Indonesia

Portugis ini contoh negara penjajah yang gagal, udahlah miskin, bahasanya juga didominasi sama Brazil 😭
Kiblat bahasa Portugis itu standar Brazil anyway, bukan Portugal. 😭
Rothmus 🏴@Rothmus
Good question.
Indonesia

@TimnasXtra Selama babang Pascal masih stay di Leeds, chance dipantau timnas pusat belum besar sih. Beda cerita kalo dia upgrade ke klub papan tengah EPL. Jujur, kualitas Pascal utk isi slot timnas pusat bukan yg wah. Liat aja Maatsen sering jadi cadangan 🤣
Indonesia

🚨 No Pascal Struijk in Belgium’s World Cup squad... 🇧🇪❌
433@433
𝐓𝐇𝐄 𝐃𝐀𝐑𝐊 𝐇𝐎𝐑𝐒𝐄𝐒 𝐎𝐅 𝐓𝐇𝐈𝐒 𝐖𝐎𝐑𝐋𝐃 𝐂𝐔𝐏? 🇧🇪 Belgium's World Cup squad is here 🏆
English


@SalvaTrucih @WatchmenID Terus fungsi jurusan Seni Teater dan sejenisnya utk apa?
Indonesia

@WatchmenID orang2 kalo udah nge hate pada gak bisa fair wkwkwk itu semua mereka bukan aktor, baru pada terjun ke dunia film ya wajar sih kalo akting masih belum bagus, akting nya masih kaku lah apalah itu
Indonesia
East Indies retweetledi
East Indies retweetledi

A Adidas vai lançar uma camisa REMAKE da antiga seleção da Iugoslávia em 2027! 🇷🇸🇭🇷🇧🇦
Segundo o @Footy_Headlines , o modelo fará parte da linha Adidas Originals e trará o clássico logo “Trefoil” junto do histórico escudo da seleção iugoslava.
A ideia é recriar uma das icônicas camisas usadas pela Iugoslávia nos anos 90, época marcada pelos uniformes geométricos lendários da Adidas.


Português
East Indies retweetledi

🇫🇮 Finlandia presenta sus camisetas @nikefootball 2026.
La tradicional blanca se adorna con detalles de bandera sobre las mangas. La suplente azul luce cuello polo con vivos en blanco y dorado.




Español
East Indies retweetledi




















