Allimon_P

7.3K posts

Allimon_P

Allimon_P

@AllimonP

Katılım Ağustos 2024
315 Takip Edilen52 Takipçiler
Allimon_P retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
KELUARGA SERAKAH PENGHANCUR HUTAN PAPUA Banyak mata menyorot Haji Isam, tapi sedikit yang menyoroti salah satu pelaku utama kerusakan hutan Papua, dialah MARTIAS FANGIONO SEKELUARGA. Beberapa Kasus pernah menimpa si serakah ini, tapi selalu lolos. Ah, kalian pasti sudah tahu alasannya... orang berduit memang punya cara. 1. Kasus Korupsi Izin Sawit & Kayu di Kaltim (2004–2007) Total kerugian negara :Rp 1,2Triliun 2. Dugaan Penggelapan Pajak & Lahan Hutan Ilegal (2024–2025) Total kerugian negara : Rp 1,4 triliun 3. Proyek di Papua (Sawit & Food Estate) dan Deforestasi Besar-besaran via Shadow Companies Total kerugian negara: TAK TERHITUNG SANGKING BANYAKNYA Dan masih banyak kasus lainnya, aku tak berani sebut, Awak akut di buru🥲
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Sekarung beras cukup untuk menghidupi keluarga yang punya rasa syukur. Tapi jutaan hektar hutan papua tidak cukup untuk satu keluarga yang serakah. Ini jawabannya 👇

Indonesia
293
12.6K
25.8K
1.8M
Allimon_P retweetledi
Middle Eastern Affairs
The Israeli ambassador to Denmark is protesting the spread of this video. Let's make this go viral all around the world."
English
710
25.9K
41.5K
889K
Allimon_P retweetledi
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨
Keponakan Luhut ini SPEKULAN Pasar Modal / Birsa dan dia yang memgusulkan membuat perusahaan CANGKANG yang bernama GOTO dengan menggunakan Dana TELKOM yang sejak masuk Bursa Selalu Berdarah-darah, hingga Sebagian Saham Tokopedia dibeli Tiktok sebesar 37 Triliun sempat membuat Saham GOTO Positif dan setelah itu Kembali HANCUR Ini tipe Economic Hitman Jika John Perkins dalam bukunya memotret EHM klasik sebagai agen asing yang menjebak negara berkembang dengan proyek infrastruktur fiktif bernilai miliaran dolar agar berutang ke IMF/World Bank, maka di era Industrial Revolution 4.0/5.0 ini, kita melihat evolusi varian baru: Domestic Economic Hitman. Anatomi Operasi "Modern Economic Hitman" di Kasus Ini ​1. Modus "Finansialisasi" Aset Publik (Kasus Telkom-GoTo) ​Seorang EHM domestik bekerja dengan cara mengalihkan likuiditas atau aset riil milik negara (dalam hal ini cash/dana publik di BUMN seperti Telkom) ke dalam instrumen spekulatif yang nilainya diciptakan dari "angin" (valuasi bakar uang). ​Dana Riil Ditukar Saham "Kertas": Triliunan rupiah dana Telkomsel yang seharusnya bisa digunakan untuk membangun infrastruktur digital nasional yang mandiri, justru disuntikkan ke entitas swasta (GoTo) sebelum IPO. ​Privatize the Gains, Socialize the Losses: Ketika harga sahamnya hancur pasca-IPO, para pendiri dan spekulan awal sudah melakukan exit strategy atau mengamankan posisi mereka. Sementara BUMN (dan rakyat sebagai pemilik negara) terpaksa menelan pil pahit berupa unrealized loss (kerugian yang belum direalisasikan) yang membebani neraca keuangan negara. ​2. Modus "Exit Ramp" Menggunakan Korporasi Asing (TikTok-Tokopedia) ​Masuknya TikTok dengan dana Rp24–37 triliun sering kali dinarasikan sebagai "kemenangan investasi". Namun dalam kacamata EHM, ini adalah clean-up operation atau jalur penyelamatan (bailout) terselubung bagi para spekulan agar pasar tidak panik total. ​Setelah ekosistem lokalnya dikuasai asing melalui transaksi tersebut, fundamental GoTo tetap tidak tertolong dan kembali hancur. ​Efek jangka panjangnya? Pasar digital domestik (e-commerce) kini secara legal beralih ke tangan raksasa teknologi asing, sementara pemain lokal hanya menjadi penonton di atas infrastruktur yang dibiayai dari darah dana publik. ​3. Institusionalisasi Lewat Megastruktur: "Danantara" ​Indikator paling berbahaya dari seorang Economic Hitman adalah ketika mereka berhasil NAIK KELAS dari sekadar makelar saham menjadi regulator atau pengelola utama aset tertinggi negara. ​Dengan posisi sebagai CIO di Danantara (Super Holding BUMN), pola pikir spekulatif ini dilegitimasi oleh undang-undang. ​"Listen to the Market" adalah MANTRA EHM: Kalimat yang diucapkan di Bloomberg tersebut adalah sinyal tunduk kepada kartel finansial global. Artinya, kebijakan ekonomi, komoditas, dan hajat hidup orang banyak di Indonesia akan selalu disesuaikan agar kompatibel dengan kepentingan pasar modal internasional, bukan untuk kemakmuran rakyat sesuai amanat Konstitusi. ​Kesimpulannya: Jika EHM masa lalu menghancurkan negara lewat jebakan utang luar negeri, EHM modern menghancurkannya lewat "Kedaulatan Algoritma Pasar". Mereka menyusup ke jantung pengambil kebijakan, menguras likuiditas negara untuk proyek spekulatif berbaju "kemajuan teknologi", dan menyerahkan kendali komoditas strategis kembali ke pelukan pasar bebas global. ​Melihat rekam jejak dari GoTo hingga Danantara, strategi yang dimainkan memang bukan untuk membangun kemandirian nasional, melainkan sebuah skenario besar finansialisasi yang rapi. Memang benar, menyiapkan kopi hitam dan kipas adalah cara terbaik untuk melihat seberapa jauh struktur rapuh ini bisa bertahan sebelum hukum gravitasi ekonomi meruntuhkannya. 😎
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨 tweet media
Indonesia
4
181
495
153K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
UGM kenapa nih ?? kok tiba tiba minta maaf
Lambe Saham tweet media
Indonesia
274
873
10.6K
641.6K
Allimon_P retweetledi
Hunterbrook
Hunterbrook@hntrbrkmedia·
UPDATE: CSG has reported $2.8 billion in contracts with unnamed “Southeast Asian” customers. Reporting indicates most of this business is with a single counterparty in Indonesia. We also found a mystery payment… which may help explain how CSG landed some of this business.
Hunterbrook@hntrbrkmedia

NEW: Europe’s biggest military IPO is combusting. Our months-long dive into the Czechoslovak Group — and the question of just how much ammunition it really produces.

English
31
1.5K
3.2K
711.5K
Allimon_P retweetledi
purusha - n/eti
purusha - n/eti@purusa0x6c·
Only this guy is using AI in a meaningful way.
English
829
11.3K
67.7K
2.3M
Allimon_P retweetledi
Mac Karyo
Mac Karyo@Makaryo0·
PT Danantara Sumberdaya Indonesia, Dirutnya Luke Thomas Mahony, mantan Direktur PT Vale Indonesia Tbk, ditargetkan beroperasi penuh Januari 2027 Alasan dibentuknya karena Menkeu menemukan indikasi manipulasi ekspor pada komoditas strategis seperti CPO dan batu bara, perusahaan-perusahaan sengaja memutar dokumen transaksi mereka melalui anak usaha di Singapura sebelum barang dikirim ke negara tujuan akhir seperti Amerika Serikat atau India. Praktik manipulasi ini membuat nilai jual komoditas di negara tujuan melonjak sampai dua kali lipat dibanding nilai resmi yang dilaporkan, sehingga Indonesia kehilangan separuh potensi penerimaan pajak penghasilan sektor ekspor.
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer

JUST IN: PRESIDEN MENGUMUMKAN PENERBITAN PERATURAN PEMERINTAH TATA KELOLA EKSPOR KOMODITAS SUMBER DAYA ALAM sekaligus mengumumkan pembentukan BADAN EKSPOR (BUMN) BADAN EKSPOR IS OFFICIALLY BORN TODAY🔥🔥🔥

Indonesia
43
214
837
137.7K
Allimon_P retweetledi
fahri salam
fahri salam@fahrisalam·
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?” Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: projectmultatuli.org/bencana-inform…
Indonesia
483
17.4K
34.6K
2.4M
Allimon_P retweetledi
Sprinter Press Agency
Sprinter Press Agency@SprinterPress·
The Chinese applied their tricks on Trump, giving him a smaller chair than the one the Chinese president sits on! The discomfort on Trump's face is obvious, as Xi appears to be a head taller!
English
2.9K
8.1K
62K
4.8M
Allimon_P retweetledi
Freevesting
Freevesting@freevestingID·
Hari ini, 12 Mei 2026, Rupiah resmi tembus Rp 17.500 per USD. Pertama kali dalam sejarah modern Indonesia. Lebih lemah dari puncak Asian Financial Crisis 1998 secara nominal. Tapi sebelum panic, mari kita baca data dengan benar. Karena yang sebenarnya terjadi jauh lebih kompleks dari yang diceritakan headline. ——— PARADOKS YANG HARUS DIPAHAMI Tahun ini, Indonesia mencatat: — GDP Q1 +5,61% (terbaik sejak 2022) — CPI April 2,42% (dalam target BI) — SRBI inflow +Rp 78,1T (asing tetap masuk) Tapi Rupiah TETAP record low. Kontradiksi? Tidak. Mata uang itu RELATIF, bukan absolut. Indonesia "kuat" tapi USD lebih kuat lagi. Fed hold di 3,50-3,75%. DXY 97,84 sebagai Iran haven. Capital flight dari semua emerging market — bukan cuma Indonesia. Reality check: fundamentals kuat tidak menjamin currency kuat saat external shock sistemik. ——— KENAPA 17.500 ITU PENTING (Tapi Bukan 1998 Versi 2.0). Headlines suka pakai parallel ke 1998. Tidak akurat. Bandingkan: 1998: FX reserves ~$15B | Foreign debt 158% PDB | Banking system rapuh 2026: FX reserves $146,2B | Foreign debt ~38% PDB | Banking terkapitalisasi solid Indonesia jauh lebih resilient struktural. Tapi rentan ke external shock — itu fakta yang tidak hilang dengan reform. Yang menarik: secara INFLATION-ADJUSTED, 17.500 hari ini setara dengan ~22.000 di 2008 atau ~52.000 di 1998 (level real exchange rate). kita masih jauh dari "krisis sebenarnya." Tapi bukan berarti aman. ——— BI SUDAH "ALL OUT" — DAN ITU PERINGATAN Gubernur Perry Warjiyo minggu lalu konfirmasi: "Hong Kong kami intervensi, Singapura kami intervensi, London kami intervensi, New York kami intervensi. Itu namanya bukan business as usual, itu all out." Yang harus Anda pahami: kalau BI sudah "all out" tapi Rupiah tetap break 17.500, artinya intervensi MELAMBAT lawan tekanan pasar. Cadangan devisa $146,2B turun 4 bulan beruntun. Estimasi $5-8B sudah dipakai untuk defend sejak Maret. Math sederhana: dengan pace burn rate ini, BI punya optionality 12-18 bulan lagi sebelum harus aggressively rate hike atau accept further weakness. 7 langkah baru yang sudah disetujui Prabowo: — Cap pembelian USD tunai $50K → $25K (capital control) — Eksportir SDA wajib retain 50% forex domestic (effective 1 Juni) — Threshold transaksi swap diperketat Translation: dari pintu defense fundamental, BI bergeser ke pintu capital control. Itu bukan good signal. ——— 5 FAKTOR PENGGERAK RUPIAH HARI INI Ranking by impact: 1. IRAN WAR + OIL PREMIUM (40%) Oil $95+ dari $70. Indonesia importir net minyak. Current account defisit melebar. Pressure struktural ke Rupiah. 2. DXY STRENGTH (20%) Dollar safe haven flow saat Iran tensions. Setiap 1% DXY naik = Rupiah ~0,75% lemah (historical beta). 3. FED-BI RATE COMPRESSION (15%) 2024: gap 75bps. 2025: gap 125bps. 2026 Q2: cuma 100-125bps. Carry trade tidak lagi menarik untuk hot money. 4. EM RISK-OFF GLOBAL (15%) Bukan cuma Indonesia. Currency Asian sister juga lemah. THB, MYR, PHP semua under pressure. Structural shift sejak 2022. 5. DOMESTIC VULNERABILITY (10%) Current account defisit. Foreign equity outflow Rp 38,6T YTD. FX reserves trend declining. Notice: 70% adalah external. 30% domestic. Yang artinya: Rupiah RECOVERY butuh external trigger (Iran resolve, Fed pivot, oil decline). BI sendirian tidak cukup. ——— Kesalahan umum saat Rupiah crash: 1. PANIC BUY USD CASH DI MONEY CHANGER Spread bid-ask saat ini 200-400 poin. Dari Rp 17.300 jual jadi Rp 17.500 beli = 1,1% biaya langsung. Add storage risk. Better: USD-denominated investment. 2. AVERAGE DOWN IMPORTIR DENGAN HARAPAN BOUNCE CEPAT UNVR, ASII, ICBP butuh waktu adjust margin. Earnings Q2 akan reflect IDR impact. Wait Q2 earnings season minimum. 3. ALL-IN EKSPORTIR TANPA DIVERSIFIKASI Mining sektor cyclical. Commodity bisa crash kalau China hard landing. Position max 10-15% portfolio, tidak lebih. 4. TRADE FOREX RETAIL UNTUK SPECULATION USD/IDR spread retail wide. Leverage destructive. Lebih baik invest equity dengan FX exposure terstruktur. 5. IGNORE IRAN / FED UPDATES Keduanya = potential trigger reversal. Monitor harian. ——— SKENARIO 3-12 BULAN KE DEPAN Berdasarkan kombinasi factor: BULL CASE — Iran resolve + Fed cut (25%) Range USD/IDR: 16.500 — 17.300 Trigger: Iran ceasefire definitif + Fed cut 50bps Action: Add IHSG banks, consumer, reduce gold BASE CASE — Range bound (45%) Range USD/IDR: 17.200 — 17.700 Trigger: Status quo, no major shock Action: Hold exporters overweight, defensive BEAR CASE — Continued pressure (20%) Range USD/IDR: 17.500 — 18.200 Trigger: Iran lanjut + oil > $100 sustained Action: Maximum exporter, gold, USD hedge TAIL RISK — Crisis (10%) Range USD/IDR: 18.500 — 19.500 Trigger: Iran escalate + Fed hike + China hard landing Action: Capital preservation maximum Probability-weighted: median forecast 6 months = 17.300-17.600. Translation: probabilitas TERBESAR adalah Rupiah RANGE BOUND dekat level ini, bukan recovery cepat atau crash dalam. ——— 17.500 bukanlah top dari pelemahan ini. 17.500 adalah FLOOR baru dari fase consolidation berikutnya. Tanpa katalis eksternal positif — Iran resolution, Fed cut, China stimulus — trajectory 18.000+ realistic dalam 3-6 bulan ke depan. Bisnis as usual? Tidak. Tapi crisis 1998 versi 2.0? Belum. Yang ada : structural recalibration dari emerging market positioning yang sudah berjalan sejak 2022 dan accelerate karena Iran war. Investor yang win di fase ini bukan yang teriak loudest atau prediksi terhebat. Yang win adalah yang: 1. Baca data dengan benar (bukan headline) 2. Allocate ke beneficiaries, not victims 3. Tetap disiplin pada framework 4. Tidak panic, tidak FOMO 5. Wait for trigger reversal — yang mana lebih dulu Indonesia akan keluar dari fase ini. Cuma butuh waktu dan kesabaran. Yang penting: pastikan portfolio Anda survive dulu, sebelum berharap thrive nanti. ——— Patience compounds. Panic destroys. Stay disciplined. DISCLAIMER: Analisa ini berdasarkan data publik per 12 Mei 2026. Bukan saran investasi personal. DYOR (Do Your Own Research). Keputusan investasi sepenuhnya tanggung jawab Anda.
Freevesting tweet media
Indonesia
0
9
15
3.6K
Allimon_P retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan. Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura. Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN. Naik Singapore Airlines. Penerbangan komersial biasa. Turun dari garbarata seperti penumpang biasa. Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal. Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan. Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung dan segala kebutuhan rombongan. Konteksnya yang membuat ini makin menohok: Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia. Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun. Jadi analoginya begini: ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya. Terus ada acara arisan di kompleks. Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer. Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer. Itu bukan gaya hidup orang kaya. Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya. Dan bedanya sangat jauh. Yang paling ironis: Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan. Masih banyak bagian yang diimpor. Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia. Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun. Dan yang paling menyakitkan: Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya. Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi. Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial, sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan. Kesederhanaan bukan tanda kelemahan. Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial. Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan. Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri. Bangsa yang benar-benar besar tidak perlu selalu terlihat besar. Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
1.1K
6.2K
12.7K
493.8K
Allimon_P retweetledi
hashed
hashed@hashedelesood·
WARNING: Do not show this video to any Sunni especially an Iraqi Sunni Ba'athi Saddam Hussein admitting that during the Kuwait war in 1990s which resulted in heavy sanctions that the sanctions were placed on Iraq by the Arabs not by America And it was well documented that Iran was the only country that aided Iraq BARE in mind they Iran-Iraq just had a 8 year bloody war from 1980-1988 Sunnis in 2026: "We love Saddam" yet they all backstabbed him and Iran was the ONLY country that aided him during the heavy sanctions that resulted in mass hunger in Iraq.
English
19
243
820
36.9K
Allimon_P retweetledi
Mahfud MD
Mahfud MD@mohmahfudmd·
Apakah ini fakta tindakan hakim di persidangan? Ataukah hanya rekayasa AI? Saya tak sempat nonton sidangnya. Kalau benar ini atraksi hakim di persidangan: Duh Gusti, mengapa dunia peradilan kita begini?
Indonesia
769
6.3K
12.2K
518.9K
Allimon_P retweetledi
doomernat
doomernat@doomernat22·
did you know the UAE sent a intelligence team into Gaza disguised as aid workers to locate Hamas missile sites and passed the coordinates to israel?
English
58
1.6K
3.5K
67.6K
Allimon_P retweetledi
Iran Updates🚨
Iran Updates🚨@IranUpdatesNow·
🚨Beijing broke the protocol and condemned Abu Dhabi: 🔴During Crown Prince Khalid bin Muhammad bin Zayed's visit to Beijing, the UAE tried to entice China with close economic ties and, in return, made a clear demand: 🔴To cut ties with Iran and dismantle the China-Iran alliance. However, the response was definitive, and Abu Dhabi was condemned: "We determine our allies... 🔴Friendship with the UAE has its limits, and this does not include interfering in our relations with Iran."
English
67
1.2K
5.6K
420.1K
Allimon_P retweetledi
Iran Flash News
Iran Flash News@FlashWireNews·
@IranObserver0 🚨 New Update : We have entered a new phase. After this war, Iran will be recognized as a global superpower. We must take steps to produce or acquire nuclear weapons... See more
English
11
19
117
6.8K
Allimon_P retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa baru melakukan sesuatu yang sangat jarang terjadi di birokrasi Indonesia dan menurut gua ini perlu dibahas dengan sangat serius. Dia mencopot dua pejabat tinggi Kemenkeu hari ini. Dan alasannya bukan korupsi yang tertangkap KPK. Bukan OTT. Bukan skandal yang viral di media sosial. Mereka dicopot karena memberikan data yang salah kepada menterinya sendiri. Kronologinya perlu dipahami dengan jelas supaya kita bisa menilai seberapa serius masalah ini. Tahun lalu Purbaya menanyakan langsung kepada jajarannya berapa potensi restitusi pajak yang akan keluar? Restitusi pajak adalah pengembalian uang kepada wajib pajak yang terbukti lebih bayar. Stafnya menjawab nilainya sedikit. Tidak ada yang mengangkat tangan dan bilang Pak ini sebenarnya besar. Di akhir tahun realisasinya keluar Rp361,15 triliun. Naik 35,9 persen dari tahun sebelumnya. Berkali-kali lipat dari yang dilaporkan stafnya. Dan yang paling mengkhawatirkan adalah satu detail yang Purbaya ungkap secara terbuka restitusi PPN ke industri batu bara saja membengkak Rp25 triliun secara neto. Artinya negara membayar Rp25 triliun ke perusahaan batu bara untuk pengembalian pajak yang menurut Purbaya hitungannya tidak benar. Ini adalah masalah yang jauh lebih dalam dari sekadar salah lapor. Restitusi pajak adalah mekanisme yang sangat rawan dimanipulasi. Cara kerjanya adalah wajib pajak mengklaim bahwa mereka sudah membayar pajak lebih dari yang seharusnya dan meminta pengembalian dari negara. Dalam kondisi normal ini adalah mekanisme yang adil dan perlu. Tapi dalam kondisi di mana pengawasan lemah dan data tidak akurat ini bisa menjadi celah untuk menguras kas negara secara sistematis. Ketika Purbaya bilang ada yang tidak benar di hitungannya itu bukan kalimat ringan. Itu adalah indikasi bahwa ada kemungkinan restitusi yang seharusnya tidak dibayarkan tapi tetap dibayarkan. Atau restitusi yang nilainya dikembungkan. Dan itu artinya uang negara keluar ke kantong yang tidak seharusnya. Rp25 triliun neto ke industri batu bara saja. Bayangkan skala kerusakannya kalau ini terjadi di banyak sektor sekaligus. Purbaya sekarang mengambil tiga langkah serius secara bersamaan. Pertama investigasi internal terhadap lima pejabat paling tinggi yang mengeluarkan restitusi. Dua sudah dicopot hari ini. Tiga masih dalam proses investigasi. Kedua audit eksternal oleh BPKP untuk seluruh restitusi periode 2016 sampai 2025. Sepuluh tahun. Itu bukan audit kecil-kecilan. Itu adalah pembongkaran menyeluruh terhadap satu dekade pengelolaan restitusi pajak. Ketiga penghentian sementara restitusi yang bermasalah sambil menunggu hasil investigasi dan audit selesai. Sekarang pertanyaan yang paling penting dan paling sering tidak dijawab secara jujur. Apakah ini bisa terjadi di kementerian lain? Jawaban yang jujur adalah hampir pasti ya. Kemenkeu adalah kementerian yang secara historis punya sistem pengawasan internal paling kuat di antara semua kementerian Indonesia. Mereka punya inspektorat jenderal yang besar. Mereka punya tradisi reformasi birokrasi sejak era Sri Mulyani. Dan bahkan dengan semua itu dua pejabat tingginya bisa memberikan data yang salah kepada menteri selama setahun penuh tanpa ketahuan sampai menterinya sendiri yang mencium ketidakberesan di akhir tahun. Kalau Kemenkeu yang sistemnya relatif paling ketat pun bisa kecolongan Rp25 triliun bayangkan apa yang mungkin terjadi di kementerian lain yang sistem pengawasan internalnya jauh lebih lemah. Bayangkan apa yang mungkin terjadi di kementerian dengan anggaran besar tapi kultur akuntabilitasnya tidak sekuat Kemenkeu. Kementerian infrastruktur. Kementerian kesehatan. Kementerian sosial. Semua punya anggaran raksasa dan semua bergantung pada data yang dilaporkan oleh jajaran di bawahnya. Inilah yang disebut agency problem dalam teori manajemen publik ketika orang yang seharusnya melaporkan informasi akurat kepada atasannya justru punya insentif untuk memanipulasi atau menyembunyikan informasi tersebut. Dan di birokrasi Indonesia insentif untuk memanipulasi data itu sangat besar karena konsekuensi tertangkapnya sangat kecil dibanding keuntungan yang bisa didapat. Dan ada satu konteks yang membuat berita ini terasa jauh lebih berat dari yang terlihat di permukaan. Ini terjadi di tengah kondisi APBN yang sudah sangat tertekan. Subsidi energi sudah jebol 266 persen dari target dalam tiga bulan. Rupiah di Rp17.320 level terlemah sepanjang sejarah. Penerimaan pajak yang menjadi tulang punggung APBN sedang ditekan kondisi ekonomi yang melambat. Dan di saat yang sama Rp25 triliun neto keluar dari kas negara ke industri batu bara dengan hitungan yang menurut Menkeu sendiri tidak benar. Itu bukan angka kecil. Rp25 triliun adalah lebih dari separuh anggaran Kementerian Pendidikan untuk satu tahun penuh dalam beberapa tahun terakhir. Itu adalah puluhan ribu kilometer jalan desa yang bisa dibangun. Itu adalah ratusan puskesmas yang bisa dioperasikan. tindakan Purbaya mencopot dua pejabat dan membuka audit sepuluh tahun adalah langkah yang benar dan harus didukung. Keberanian mengakui bahwa ada yang salah di dalam institusinya sendiri adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi di kalangan pejabat Indonesia yang umumnya lebih memilih menutup masalah daripada mengeksposnya. Tapi satu tindakan tegas di satu kementerian tidak cukup untuk menjawab pertanyaan yang lebih besar seberapa luas praktik serupa terjadi di seluruh sistem birokrasi Indonesia? Dan siapa yang punya keberanian dan kapasitas untuk membuka semuanya?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
100
910
3.1K
330.2K
Allimon_P retweetledi
Abier
Abier@abierkhatib·
Indonesian friends, what the hell is going on with META? Is this real?
English
70
731
1.7K
38.6K
Allimon_P retweetledi
RT
RT@RT_com·
UNSEEN footage shows moments AFTER American missile HIT Minab school in Iran — SNN Girls in SHOCK with faces and clothes covered in blood and dust Locals sprint desperately to devastated building
English
110
2.9K
5.1K
143.6K