noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞
2.8K posts

noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞 retweetledi

> jadi fadia arafiq
> mantan penyanyi dangdut
> jadi bupati pekalongan 2 periode
> nggak paham hukum, serahin urusan ke sekda, cuma ngurus seremonial
> kena ott kpk 24 miliar dari total proyek 46 miliar
maret 2026
> mobil listrik abis batre pas lagi pelarian
> diciduk kpk pas lagi antre ngecas di spklu semarang
> rompi oranye resmi dipake
the persona
> mantan penyayi dangdut yang jadi politisi
> bupati "incumbent" yang terpilih lagi
> klaim nggak ngerti birokrasi
> gaya kepemimpinan "serahkan pada ahlinya" (alias sekda)
the scam (pt raja nusantara berjaya)
> bikin perusahaan keluarga buat monopoli proyek
> pasang asisten rumah tangga (art) jadi direktur boneka
> menangin 17 proyek outsourcing di 21 dinas & rsud
> harga perkiraan (hps) dimanipulasi biar mereka selalu menang
the family business (aliran dana)
> fadia arafiq: jatah 5.5 miliar
> suami (anggota dpr ri): jatah 1.1 miliar
> anak (anggota dprd): jatah 4.6 miliar
> anak kedua: jatah 2.5 miliar
> sisa 3 miliar ditarik tunai buat "operasional"
the cruelty (sisi gelap)
> potong dana stunting 15% (padahal buat gizi anak)
> tukang parkir puskesmas wajib setor 35rb per hari
> kalo setoran kurang, tukang parkir dipaksa nombok pake duit pribadi
> wa group "belanja rsud" isinya foto gepokan duit setoran harian
the defense
> "saya kan cuma mantan pedangdut, nggak paham hukum"
> bilang semua urusan teknis itu kerjaan sekda
> merasa nggak bersalah karena cuma "menjalankan tugas"
> kpk ketawa karena dia udah 15 tahun di politik
status pemkab
> sekda & 12 pejabat sempet diangkut kpk
> kpk bongkar praktik jual beli jabatan (kepala puskesmas 100jt)
> banyak ASN yang mulai "nyanyi" soal tekanan dari atasan
ROT IN THE HELL

Indonesia
noobe 🔞 retweetledi

Seorang remaja tutup usia setelah kena timah panas dari senjata api anggota kepolisian. Kejadian ini langsung bikin geger warga dan jadi peratian serius pimpinan Polri di sana. Kejadian tragis ini pecah pas polisi lagi patroli antisipasi gangguan keamanan (biasanya balap lari atau tawuran jelang sahur) di wilayah Makassar. Si korban, Eko Prasetyo, kena temb★k di bagian tubuh belakang yang fatal banget. Sempat dilarikan ke RS, tapi sayangnya nyawanya nggak ketolong dan meninggal dunia.
Kapolrestabes Makassar bilang kalau senjata anggotanya, Iptu N, meletus ga sengaja pas lagi proses pengamanan di lapangan. Istilahnya accidental discharge. Walau katanya gak sengaja, Kapolrestabes janji bakal tetep tindak tegas. Oknum polisi itu udah ditarik buat diperiksa intensif sama Propam Polda Sulsel. Keluarga korban nggak terima denger alasan “gak sengaja”. Mereka minta transparansi total kenapa polisi sampe harus cabut senjata buat ngadepin anak-anak muda.
Kira-kira menurut kalian, oknum polisi ini bakal beneran dipenjara atau kena sanksi mutasi doang der?🤔
📸 Kompas.com

Indonesia
noobe 🔞 retweetledi

@Naz_lira Jujur aku g suka & g prcaya sama narasi yg seolah-olah pria sawit itu ditipu & g tau apa" Klo yg dia lakukan jahat, gak ya menurutku pria sawit itu emang aslinya jahat & serakah, klopun ditipu itu jg kejahatan krn pemimpin itu hrsnya tau lbh bnyk hal setidaknya untuk tidak ditipu
Indonesia

Kita ini sadar nggak sih….?
Narasi yg dijual Trump ke Prabowo memang terdengar begitu manis dan penuh sanjungan, “Palestina butuh kehadiran Indonesia sebagai saudara muslim yg mereka percaya.” Namun jauh dari sorotan kamera pers, peta Gaza tidak ditandai dengan zona aman untuk pengungsi, melainkan zona penyangga strategis.
Israel walau tidak peduli, tapi lelah juga dengan kecaman global dari banyak negara yg mengutuk aksi kejahatan kemanusiaannya. Belum lagi ancaman serangan dari negara pendukung Palestina yg tak berkesudahan, mereka membutuhkan “tameng pelindung” baru.
Tembok beton bisa diledakkan, dan Iron Dome bisa ditembus, tetapi ada satu penghalang yg jauh lebih sulit untuk diserang oleh pejuang Palestina atau para sekutunya, yakni saudara muslim yg mendukung mereka sendiri.
Rencana itu bukanlah tentang memberdayakan tentara Indonesia sebagai Penjaga Perdamaian, melainkan menempatkan mereka sebagai pion di papan catur yg paling mematikan.
Mengingat watak Zionist Israel dan liciknya Trump, hampir dapat dipastikan posisi-posisi pos penjagaan Indonesia tidak akan dirancang untuk melindungi warga sipil Gaza, melainkan diletakkan secara presisi mengelilingi titik-titik operasi klandestin Israel.
Ini adalah jebakan psikologis yg sempurna. Ketika unit-unit khusus Israel melancarkan serangan “bersih-bersih” atau provokasi senyap dari balik garis pertahanan koalisi, setiap balasan roket atau serbuan dari faksi perlawanan Palestina akan dipaksa melewati pos penjagaan Indonesia terlebih dahulu.
Dilema itu dirancang untuk mencekik para pejuang Palestina. Menembak berarti membunuh tentara dari negara sahabat yg selama ini mendukung mereka (sebuah bunuh diri diplomatik yg akan mengucilkan Palestina dari pendukung terbesarnya). Namun jika tidak membalas berarti membiarkan Israel menyerang tanpa hukuman dari balik punggung “Garuda” yg tidak sadar sedang diperdaya.
Bagi Trump di Gedung Putih, ini adalah kemenangan mutlak. Jika tentara Indonesia gugur terkena serangan balasan, narasi global akan bergeser, “Lihat, teroris bahkan membunuh penjaga perdamaian Muslim”, tapi jika serangan balasan terhenti karena keraguan, Israel bebas beroperasi, menembaki penduduk sipil, bahkan wanita dan anak-anak.
Tentara kita tidak dikirim untuk menjadi wasit. Dalam skenario gelap ini, besar kemungkinan mereka dikirim untuk menjadi tameng hidup. Daging dan darah yg dipaksa berdiri di antara pelatuk dan sasaran, sementara dalang sesungguhnya tersenyum aman dari kejauhan, terlindungi oleh “niat baik”yg palsu.
Sejatinya Trump ini mewakili wajah moyang kulit putih Amerika yg dulu membantai penduduk asli negara yg kini dipimpinnya itu. Ia kembar identik non biologis Netanyahu.
Mempercayai apa yg keluar dari mulut keduanya persis seperti mempercayai Iblis dengan Da’jal, yg satu tegas menyatakan akan menjadikan penduduk Palestina terbakar api genosida, dan yg satunya berpura-pura menjadi sahabat agar mudah menikam bangsa Palestina dan para pendukungnya dari belakang.
Aneh dan bodohnya, kok kita dengan begitu na’if menyumbangkan uang dan nyawa tentara sendiri pada keduanya.

Indonesia
noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞 retweetledi

Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya.
'Mama, saya minta buku dan pena'
Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk.
Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan.
Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja.
Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa.
Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI.
Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok.
Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.


Indonesia
noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞 retweetledi

Top 10 film jumlah penonton paling sedikit 2025
1. Misteri Cek Khodam - penonton: 27 orang
2. Basement: Jangan Turun Ke Bawah - penonton: 115 orang
3. Korban Jatuh Tempo: Pinjol - penonton: 179 orang
4. Putra - penonton: 293 orang
5. Cinta Pertamaku - penonton: 579 orang
6. Parah Bener - penonton: 656 orang
7. Gara-Gara Cicilan - penonton: 660 orang
8. Uwentira: Kota Jin - penonton: 917 orang
9. Sun Tree - penonton: 715 orang
10. Dealova - penonton: 3,090 orang




Indonesia
noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞 retweetledi
noobe 🔞 retweetledi

😱😤
Sadis!!
Pasca penangkapan aktivis lingkungan Arlan Dahrin yang berujung pembakaran kantor PT Raihan Catur Putra (RCP), Polres Morowali kembali melakukan penangkapan paksa, kali ini terhadap wartawan Royman M. Hamid, yang dikenal aktif dalam jurnalisme advokasi dan mengawal konflik agraria di Morowali. Penangkapan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, dan disaksikan oleh warga setempat. Operasi ini dipimpin Kasatreskrim Polres Morowali dengan aparat bersenjata lengkap.
Gini amat ya @DivHumas_Polri ?
@Divpropam ?
Indonesia
noobe 🔞 retweetledi




















