Avatar Aang

7.6K posts

Avatar Aang banner
Avatar Aang

Avatar Aang

@Angga_sdf

Spirit And Keep Fighting!!!

Jawa, Indonesia Katılım Haziran 2013
208 Takip Edilen239 Takipçiler
Avatar Aang retweetledi
PFA
PFA@PFA·
Champions League finalists. ❤️👏
PFA tweet mediaPFA tweet mediaPFA tweet mediaPFA tweet media
English
28
1.2K
7.1K
39.9K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
BUDAPEST-BOUND.
Arsenal tweet media
English
2K
27.2K
93.3K
1.2M
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
TOGETHER. UNTIL THE END.
English
427
5.3K
27.2K
288.3K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
Nights like these ✨
Arsenal tweet media
English
211
3K
17.9K
143.5K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
On the cusp of history.
English
442
6.6K
32.4K
296.3K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
🔴 𝗠𝗔𝗧𝗖𝗛𝘿𝘼𝙔 ⚪️ 🆚 Atletico de Madrid 🕗 8pm (UK) 🏆 Champions League 🏟️ Arsenal Stadium
Arsenal tweet media
English
1.4K
6.3K
34.6K
733.7K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
TAKING ANOTHER BIG STEP.
Arsenal tweet media
English
1.7K
10.6K
51.5K
893.1K
Avatar Aang retweetledi
B/R Football
B/R Football@brfootball·
Arsenal go six points clear at the top of the Premier League after beating Fulham 3-0💪 Over to you, City.
B/R Football tweet media
English
164
806
11.6K
169.3K
Avatar Aang retweetledi
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
Gyökeres and Saka for Arsenal to get 3 crucial points! ❤️🤍 Who’s been your Man of the Match?
Fabrizio Romano tweet media
English
1K
1.6K
20.1K
569.8K
Avatar Aang retweetledi
B/R Football
B/R Football@brfootball·
Two goals and an assist in the thick of a title race with Thierry Henry watching in the stands. What a performance from Viktor Gyökeres 👏
B/R Football tweet media
English
146
2.5K
25K
172K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
A quite brilliant first-half performance. Let's keep pushing for more, Gunners 💪
Arsenal tweet media
English
1.2K
3.7K
26.5K
451.4K
Avatar Aang retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys buat lu yang porto nya lagi minus karena saham banking leon baren rivan ada berbagi info nih.... market lagi turun. IHSG sudah minus dari puncaknya. Banyak orang panik. Banyak yang bilang pensiun dari saham. Dan justru di momen seperti inilah mereka breakdown empat saham yang paling banyak ditanya Big 4 bank Indonesia dari perspektif value investing yang paling konkret. BCA. BRI. Mandiri. BNI. Semuanya turun dari all-time high. Semuanya terlihat "murah." Tapi murah saja tidak cukup pertanyaannya adalah mana yang paling menarik dan kenapa. Konteks dulu kenapa bank-bank ini turun: Dua alasan utama. Pertama — kinerja 2025 memang melambat. Hampir semua big bank labanya turun atau tumbuh hanya single digit. Padahal waktu all-time high valuasinya premium. Ketika valuasi premium tapi kinerja tidak deliver ekspektasi market menghukum. Kedua — asing keluar. Dan ini bukan karena Indonesia jelek. Ini karena ada ancaman Indonesia turun dari kategori emerging market ke frontier market akibat evaluasi MSCI. Kalau Indonesia jadi frontier market investor asing yang mandatnya hanya boleh pegang emerging market wajib jual. Mau semurah apapun sahamnya. Ditambah rupiah yang melemah investor asing yang dapat cuan 15-20% dari saham bisa habis terkena currency loss kalau rupiahnya turun 7-8%. Cara membaca kesehatan bank ini yang perlu dipahami: Sebelum bandingkan empat bank ini, ada enam rasio kunci yang perlu dipahami: CAR — Capital Adequacy Ratio. Rasio kecukupan modal. Semakin tinggi semakin resilien kalau terjadi krisis. Batas BI minimal 14%. Keempat big bank semuanya jauh di atas 14%. NIM — Net Interest Margin. Selisih antara bunga yang diterima dari kredit dan bunga yang dibayarkan ke nasabah. Semakin tinggi semakin menguntungkan. ROE — Return on Equity. Dari modal yang ada, perusahaan bisa cetak laba berapa. Semakin tinggi semakin efisien. CASA Ratio. Rasio dana murah tabungan dan giro dibanding deposito. Semakin tinggi CASA, semakin murah cost of fund bank itu. NPL Gross. Persentase kredit yang gagal bayar. Harus di bawah 5%. LAR — Loan at Risk. Lebih luas dari NPL menghitung kredit dari kategori "dalam perhatian khusus" sampai macet. Indikator awal tekanan kualitas aset. BCA — Jagoannya Timothy Ronald: BCA adalah satu-satunya dari big 4 yang labanya masih tumbuh double digit di 2025. Kinerja paling konsisten dan paling stabil. Fokus utamanya di segmen consumer dan corporate. CASA ratio tertinggi di antara semua bank artinya cost of fund paling murah. Itu yang membuat margin BCA sangat terjaga. Kelemahannya: valuasinya tidak pernah benar-benar murah. Bahkan setelah koreksi, PBV BCA masih di atas 3-4 kali. Buat value investor yang cari diskon dalam BCA bukan kandidat utama karena market selalu ready to pay premium untuk kualitasnya. Bank Mandiri — Jagoannya Andri: Mandiri masih tumbuh di 2025 tapi hanya single digit. Fokus utama di segmen corporate dan commercial. Kelebihan: basis korporasi besar yang cash flow-nya relatif terjaga. Risiko gagal bayar per nasabah lebih rendah karena perusahaan besar lebih likuid. Kelemahannya: sekali ada corporate besar yang gagal bayar dampaknya langsung besar ke laporan keuangan karena tiket kredit ukurannya jumbo. Dan di segmen corporate — Mandiri bersaing ketat dengan BNI yang posisinya hampir sama. Valuasi sekarang PE sekitar 7-8 kali. Murah secara historis. BNI: Labanya turun di 2025 bersama BRI. Juga fokus di corporate dan commercial, sehingga sering dianggap mirip Mandiri tapi dengan skala yang lebih kecil. Satu hal menarik: PBV BNI sekarang di bawah 1 — artinya harganya di bawah nilai buku. Secara teoritis ini sangat murah. Tapi "murah" tidak otomatis berarti menarik kalau tidak ada katalis yang jelas untuk perbaikan. BRI — Dan ini yang paling menarik untuk dibahas secara mendalam: BRI adalah satu-satunya dari big 4 yang punya diferensiasi jelas. Fokusnya bukan di corporate tapi di segmen mikro dan UMKM. Dari total penyaluran kredit BRI: 42,6% ke segmen mikro. 15,8% ke SME. Total lebih dari 58% ke mikro dan UMKM. Bandingkan dengan Mandiri atau BNI yang mayoritas ke corporate. Kenapa BRI labanya turun di 2025: Ini yang paling penting dipahami sebelum menilai BRI. Pendapatan bunga BRI tetap naik. Tapi labanya turun. Kenapa? Satu hal: provision expense beban CKPN naik 24%. Dari Rp33 triliun menjadi Rp41 triliun. CKPN adalah cadangan yang dibentuk bank untuk mengantisipasi risiko gagal bayar. Ketika ekonomi melambat dan segmen mikro-UMKM tertekan — BRI harus memperbesar cadangannya. Dan itu yang memangkas laba. Tapi ini bukan berita buruk permanen. Ini adalah biaya temporer yang dibentuk untuk mengantisipasi risiko yang sudah teridentifikasi. Sinyal bahwa BRI sedang turn around: Tiga indikator yang menunjukkan aset quality BRI membaik: LAR terus turun. Artinya kredit yang berisiko gagal bayar semakin berkurang. Ini langsung berimplikasi pada CKPN yang akan turun juga. Write-off turun dari Rp8,7 triliun per Februari 2025 menjadi Rp5,7 triliun per Februari 2026. Special mention turun dari 4,6% ke 3,9%. Ketiga indikator ini menunjukkan satu hal: masalah kualitas aset BRI sedang membaik. Dan kalau CKPN turun di 2026 laba akan rebound signifikan meskipun pendapatannya flat. Dan ini sudah mulai terbukti: per Februari 2026, laba BRI sudah naik 17% year on year. Ekosistem BRI yang tidak dimiliki bank lain: BRI bukan hanya bank. Di bawah BRI ada Pegadaian dan PNM yang sama-sama melayani segmen paling bawah dari piramida ekonomi Indonesia. Dengan harga emas yang terus naik — bisnis gadai Pegadaian ikut tumbuh signifikan. Dan itu dikonsolidasikan ke laporan BRI. Ini adalah sumber pendapatan tambahan yang tidak dimiliki BCA, Mandiri, atau BNI. Valuasi saat ini perbandingan langsung: BCA: PE sekitar 20+ kali. PBV 3-4 kali. Stabil tapi tidak murah. Mandiri: PE sekitar 7-8 kali. PBV sekitar 1,5-2 kali. BNI: PE sekitar 7-8 kali. PBV di bawah 1 kali. BRI: PE sekitar 9 kali. PBV sekitar 1,5-1,6 kali. Dari perspektif valuasi murni BNI paling murah. Tapi valuasi bukan satu-satunya faktor. Kalau digabungkan dengan turn around story, ekosistem, dan diferensiasi segmen BRI punya kombinasi yang paling menarik untuk investor yang berpikir jangka panjang. Soal dividen BRI yang 10% yield ini yang bikin banyak orang bingung: Payout ratio BRI di 2025 terlihat 92% — sangat tinggi. Banyak yang khawatir: ini sehat enggak? Jawaban singkatnya: ya, untuk bank ini normal. Bank adalah bisnis yang low capex tidak butuh banyak belanja modal untuk ekspansi seperti perusahaan manufaktur. Uang yang tidak dipakai untuk ekspansi lebih baik dikembalikan ke pemegang saham dalam bentuk dividen. Dan alasan payout ratio terlihat tinggi bukan karena dividennya naik drastis tapi karena labanya turun di 2025. Kalau laba kembali naik di 2026 seperti yang diindikasikan payout ratio akan turun sendiri sementara dividen per lembar tetap atau bahkan naik. Berapa modal yang dibutuhkan untuk passive income Rp25 juta per bulan: Dengan asumsi dividend yield rata-rata 4%: Rp25 juta per bulan = Rp300 juta per tahun. Modal yang dibutuhkan: Rp300 juta ÷ 4% = Rp7,5 miliar. Kalau menggunakan yield lebih tinggi seperti BRI yang sekarang di sekitar 10% modalnya bisa lebih kecil. Tapi untuk konservatif selalu pakai asumsi 4% karena yield bisa berubah. BCA untuk yang mau stabilitas maksimal dan tidak keberatan bayar premium. Mandiri dan BNI untuk yang mau lebih murah dan fokus di corporate exposure. BRI untuk yang percaya pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia jangka panjang dan melihat kondisi sekarang sebagai momen turn around yang menarik. Dan untuk semua ini satu prinsip yang paling penting dari value investing yang disampaikan dengan jelas: Market crash bukan waktu untuk pensiun. Market crash adalah waktu untuk belajar dan membeli. Orang yang buy high sell low itu karena ikut euforia saat semua orang sedang cuan dan panik saat semua orang sedang takut. Investor yang sukses melakukan sebaliknya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
11
175
1K
60.2K
Avatar Aang retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara. Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok. Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang. Kata-katanya sangat eksplisit. Koperasi saya enggak tahu. Yang lain saya enggak paham. Berhenti sebentar dan pahami itu. 35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan. Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum. Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret. Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi. MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan. Baru belakangan sistem dibenahi. Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi. Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik. Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu. Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan. Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan. Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang. Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret. Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan. Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya. Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab. Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN. Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN? Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar. Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk. Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus? Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus. Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda. ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian. Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi. Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama. Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan. Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
506
6.4K
14.8K
624.2K
Avatar Aang retweetledi
Premier League
Premier League@premierleague·
We have a serious title race on our hands. @ManCity defeat @Arsenal in a seismic encounter to close the gap to three points, with one match in hand.
Premier League tweet media
English
709
2.9K
17.2K
496.3K
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
On level terms after 45. Continue the fight in the second half, Gunners ✊
Arsenal tweet media
English
1.1K
1.2K
10.2K
315.2K
Avatar Aang retweetledi
ann..
ann..@Annisaulj_·
jatuh cinta haha
ann.. tweet mediaann.. tweet media
Indonesia
0
1
1
42
Avatar Aang
Avatar Aang@Angga_sdf·
4 waktu solat dilakuinnya di tempat kerja, gws tempat kerjaq
Indonesia
2
0
0
31
ann..
ann..@Annisaulj_·
kalian akan lebih pilih hati atau logika
Indonesia
1
0
0
29
Avatar Aang retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
🔴 𝗧𝗘𝗔𝗠𝙉𝙀𝙒𝙎 ⚪️ Ⓒ Dec skippers the side 💪 Havertz steps in ⚡️ Martinelli on the wing Leave it all out there, Gunners. 🤝 @deel
English
1.8K
3.9K
18.6K
2.5M