Pepeganism

4.7K posts

Pepeganism banner
Pepeganism

Pepeganism

@Aria_Officials

Form is Temporary. Class is Permanent. MUFC

Las Noches|Manchester Katılım Nisan 2013
196 Takip Edilen78 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Pepeganism
Pepeganism@Aria_Officials·
Words can't express how sad I am. But I hope you are okay there. Farewell, My best friend. I'll be missing you.
English
2
0
1
0
Pepeganism retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
Saya pernah ada di posisi kalo belum jam 1 malem, belum ngantuk. Tidur paling cepet jam 2. Sebagai gantinya, bisa tidur pagi sampe siang. Akhirnya siklusnya muter kayak gitu terus. Setelah refleksi, saya ngerasa kebiasaan2 buruk itu perlu diubah. Ditambah, saya harus punya kebiasaan yg baru. Saya pun bertekad utk gak tidur pagi. Tercetus challenge #MenjagaPagi. Tujuannya simpel, biar pagi gak tidur. Ternyata dari situ, saya jadi kepikiran aktivitas yg sebelumnya gak terbayangkan. Saya mulai memenej aktivitas, dari pagi sampe malem. Hidup saya bener2 ngerasa lebih tertata. Pagi ngerasa lebih produktif, malem ngerasa capek dan jadi ngantuk. Kuncinya? Memenangkan pagi hari. Dari situ, saya nge-set maks tidur jam 12 malem. Dan bangun 30 menit sebelum subuh. Alhamdulillahnya, habbit itu bisa kejaga sampe sekarang. Saya percaya, kebiasaan baik akan menghidupkan kebiasaan baik lainnya.
Khanif Irsyad tweet mediaKhanif Irsyad tweet mediaKhanif Irsyad tweet mediaKhanif Irsyad tweet media
F@cowosukamatcha

guys mau nanya, kalian kalau lagi susah tidur itu biasanya ngapain?

Indonesia
24
260
2.2K
113K
Pepeganism retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Lo udah baca buku Atomic Habits? Atau minimal udah save rangkumannya di Instagram 3 kali? Sekarang jawab jujur: kebiasaan lo berubah gak setelah itu? Kebanyakan orang salah ngerti poin utama buku ini. James Clear sendiri ngejelasin di beberapa interview yang jauh lebih blak-blakan dari bukunya.
Hanif | AI For Productivity tweet media
Indonesia
3
85
454
16.7K
Pepeganism retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
#NasihatPernikahan Akhir2 ini, saya lagi nyari sebanyak-banyaknya ilmu tentang pernikahan. Nemu video ini, Bu Rani Anggraini Dewi, seorang konselor keluarga. Berikut catatannya: "Harusnya suami-istri itu adalah pilot dan co-pilot. Mereka duduknya berdampingan. Co-pilot gak duduk di belakang, tapi di samping pilot. Makanya perlu tau tujuannya juga, mau dibawa ke mana keluarga" "Pernikahan yg sehat harus didasari oleh kesadaran dari dalam diri (kebutuhan biologis, emosional, dan spiritual), bukan sekadar tekanan lingkungan atau ekspektasi orang lain" "Pernikahan seharusnya menjadi ruang untuk bertumbuh bersama. Pasangan harus saling support agar potensi diri tetap bisa berkembang setelah menikah"
Khanif Irsyad tweet media
Khanif Irsyad@khanifirsyad

Gimana tanda kalo dia adalah jodoh kita? Rasa tenang. Bukan perasaan yg menggebu2, tapi ada perasaan tenang yg aneh. Seperti pulang ke rumah setelah lama pergi. Seolah kita yakin, kalo dia jodoh kita. Bukan cuma cocoklogi. Selanjutnya, kita jg ngerasa jadi diri sendiri. Gak ada yg namanya kepura2an. Gak selalu jaim di depan dia. Gak ada kekurangan yg ditutupi. Dgn jodoh, topeng itu jatuh dgn sendirinya. Tanda lainnya, kalo diskusi sm dia kerasa beda. Sekalipun beda pendapat atau berdebat. Marah, tapi gak pengen menyakiti. Capek, tapi gak pengen pergi. Ego kita gak lebih besar dari kemauan utk ngejaga hubungan. Kalo kita ketemu dia, bawaanya pengen jadi versi yg lebih baik, bukan karena dituntut. Tapi, kehadirannya bisa menginspirasi utk terus tumbuh lebih baik. Katanya, jodoh itu tenang, aman, dan mendorong ke arah lebih baik. Ketemu jodoh itu ibarat menemukan bagian diri yg hilang. Dan ketika bersama seolah tubuh kita jadi lengkap. Ini kesimpulan yg saya dapatkan, dari hasil ngobrol sm orang lain dan ngerasainnya sendiri.

Indonesia
38
2.4K
8K
216K
Pepeganism retweetledi
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ@KuntoAjiW·
Semoga yang baca ini, diberi jalan keluar, untuk masalah kecil maupun besar ruwet sulit. Yang sepertinya sudah mentok. Diberi secercah cahaya. Untuk bisa diselesaikan. Amin.
Indonesia
457
12.3K
32.1K
450.7K
Pepeganism retweetledi
adityapram
adityapram@adityapramoudya·
Semakin dewasa, kamu mulai sering ngobrol sama versi dirimu yang dulu. “Kenapa dulu ambil keputusan itu?” “Kenapa dulu bertahan selama itu?” “Kenapa dulu sekeras itu sama diri sendiri?” Dan pelan-pelan kamu sadar:kamu nggak sebodoh itu kamu cuma belum tahu lebih banyak. Kamu nggak selemah itu kamu cuma lagi berusaha bertahan dengan cara yang kamu bisa. Kamu nggak salah sepenuhnya kamu cuma mengambil pilihan dari versi dirimu di saat itu. Ini bukan soal menyesal. Ini soal memahami. Karena semakin kamu mengerti dirimu yang dulu,semakin kamu bisa menerima dirimu yang sekarang. Relate?
adityapram tweet media
Indonesia
15
1.7K
4.2K
65.3K
Pepeganism retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah. Dan ini bukan opini. Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur. Jawabannya satu kalimat mereka masuk ke pernikahan tanpa tahu siapa diri mereka sendiri. Dan begitu mereka masuk semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi, pengembangan diri pelan-pelan hilang. Bukan karena dirampas. Tapi karena struktur pernikahan yang mereka masuki memang tidak dirancang untuk menampung itu semua. Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani. Perempuan menikah. Anak lahir. Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri. Pengembangan diri berhenti. Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang? Saya sudah S1, saya pernah kerja, saya punya mimpi. Sekarang saya cuma masak ngurus anak, dan menunggu suami pulang. Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya. Mereka kirim ke universitas terbaik. Dorong untuk berkarir. Ajarkan untuk mandiri secara finansial. Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya. Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal. Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi. Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas. Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat. Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan. Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri. Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari. perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan. Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka. Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
283
8.5K
24.4K
1.1M
Pepeganism retweetledi
𝐞𝐧
𝐞𝐧@crankygvrl·
umur 21 gue disuruh tanggung utang ratusan juta, ngadepin debt collector sendirian, dipaksa ttd diatas materai buat jd penanggung jwb atas utang tsb dan cicil tiap bulan. tiap telat bayar diancem bakal diviralin video pas gue ttd surat itu, dulu takut BANGET... padahal itu semua bukan ulah gue, gue cuma bagian disuruh tanggung jawab aja. rasanya tiap hari cuma mau mati, ga punya 'bapak', data gue dipake pinjol, bayar kuliah, bayar semua kebutuhan rumah. tapi... emang Allah maha besar, entah darimana itu semua bisa gue lewatin dan sekarang masih hidup.
Rasya@studytweetrasya

Ingat ya, kalau Tuhan lebih besar dari segala kekhawatiranmu

Indonesia
126
600
6.7K
447.1K
Pepeganism retweetledi
λL-D1 | AI for Buzzer 🍉
Stress kerja itu normal. Yang ga normal itu ngebuat stress bertumpuk menjadi burnout dan ngaruh ke performance kerja. Aku udah 6 tahun kerja jadi bakal aku share beberapa tips yang work diaku. 1. Find the root cause dulu. Coba tanya ke diri sendiri, "Aku stress karena kerjaan kebanyakan? Atau karena ekspektasi ga jelas? Atau karena environment-nya toxic?" Soalnya beda penyebabnya, beda pula solusi yang ditawarkan. Ini harus duluan sebelum ngapa-ngapain. 2. Brain dump setiap hari. Tulis semua yang ada di kepala ke notes. Kerjaan, meeting, deadline, bahkan uneg-uneg. Begitu keluar dari kepala, beban langsung berkurang. Anggap aja jurnaling versi berantakan. 3. Dokumentasi everything. Setiap dapet task, tulis: apa yang harus dikerjain, context-nya apa, deadline kapan, butuh apa, siapa yang minta. Sering kita stress karena ga tau sebenernya lagi ngerjain apa. Begitu ketulis, jadi lebih jelas. Sebenarnya, ini sekaligus jadi proof saat ada yang tanya kamu lagi kerja atau nggak. 4. Set boundaries. Ke rekan kerja, bos, siapapun. Kalau kerjaan udah banyak dan ga bisa ambil lagi, ya bilang. Kasih proof kenapa kerjaan udah banyak. Kasih proof kenapa task ini ga bakal bisa dikerjain sekarang. 5. Ngobrol sama orang. Saranku ya ke psikolog. BPJS gratis, atau kalau ada budget bisa ke psikolog online. Kalau belum bisa? Ceritakan ke temen deket, keluarga, atau pacar. Stress itu makin berat kalau dipendem sendiri. 6. Kontrol yang bisa dikontrol. Fokus ke circle of control, bukan circle of concern. Kalau ga bisa kamu kontrol, ya udah biarin aja. Let go. Cari kerja emang lagi sulit. Kalau lingkungan toxic, manage stress-nya dulu biar masih ada energi buat apply dan pindah. Tapi jangan keluar kerjaan kalau ga ada duit. Resiko gede. Lebih ga enak stress ga ada duit daripada stress karena kerjaan yang kita masih ada pemasukan.
WORK@worksfess

work! Gmn ya caranya biar fine terus selama kerja 😞

Indonesia
7
775
2.9K
89.1K
Pepeganism retweetledi
Razan Tata | Content Writer
Razan Tata | Content Writer@razantataa·
Itu kenapa seseorang makin menarik kalo punya SKILL & VALUE ✨ Terkenal. Pinter masak. Jago nyanyi. Bisa bahasa asing. Public speaking oke. Punya leadership. Jago bikin kopi. Wawasan luas. Pendidikan bagus. Pinter desain. Jago fotografi. Dan masih banyak lagi. Punya 1-2 aja udah bikin kita lebih TERLIHAT ✨ Kalo enggak punya, yaa kita hanya abang abang kakak kakak yang lewat 1 detik di film 100 menit.
ayash@yforyayas

bernadya kalo ga terkenal, looksnya kaya teteh teteh bandung yang demen hunting coffee shop, terus ada tattoo kecil di tangan dan pundaknya

Indonesia
10
294
1.8K
53.7K
Pepeganism retweetledi
love drops
love drops@lovedropx·
love drops tweet media
ZXX
2
465
2.5K
56.9K
Pepeganism retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
IMO, makan sendirian di cafe jauh lebih gampang drpd makan sendirian di rumah. Setiap hari.
gara@anggarasamvdr

berani kah?

Indonesia
15
147
1.3K
43.5K
Pepeganism retweetledi
stressed
stressed@onlystresstoday·
just in case no one tells you today…..you’re worth having around. you’re worth committing to. you’re worth appreciating. you’re worth loving… you're worth reassuring. you're worth risking it all for. you're worth everything...
English
87
3.2K
11.3K
247.6K
Pepeganism retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
They said it's getting dark and darker, then finally light comes after the darkest. But do we really know when the dark is already darkest? It can always go worse. And we indeed will never know.
English
2
13
32
698
Pepeganism retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
Final stage of love is saying, "Thank you for existing."
English
1
164
595
14.2K
Pepeganism retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
Yes. Ga cuma pekerjaan saat ini, tapi orang2 yg bersama kita saat ini, tempat kita berada saat ini, semua terhubung begitu presisi sehingga kejadian demi kejadian bisa terjadi. Begitulah pengejawantahan takdir. Dan apa yg menghubungkan itu semua? Jawabannya adalah waktu.
Han🍀@0xhanyfa

Gue relate banget sama satu statement ini. Kadang kerjaan yang lagi lo jalanin sekarang… ya emang itu yang paling pas buat lo di fase ini. Kenapa?

Indonesia
13
1.2K
4.4K
113.8K
Pepeganism retweetledi
🌿 Emmy🌿
🌿 Emmy🌿@R4h4yu_12·
punya pasangan yang tepat tuh kayak nemu ruang yang beda,dia open minded, obrolannya nggak cuma seru tapi juga meaningful, kamu belajar tanpa ngerasa di-judge,cara mikirnya luas, ngomongnya berbobot, tanpa sok ngajarin tapi somehow ngebimbing,dia emotionally aware, well mannered, cara bawa dirinya classy,dan yang bikin amazed,dia ngajak kamu buat grow bareng 🫶🏿🤍
Indonesia
71
1.8K
6.3K
133K