Hollywrith Travaganz Nainggolan #ProtesNetizen

1.9K posts

Hollywrith Travaganz Nainggolan #ProtesNetizen banner
Hollywrith Travaganz Nainggolan #ProtesNetizen

Hollywrith Travaganz Nainggolan #ProtesNetizen

@Beezanteeum

Diesel Lover since Toddler|CNTRLPHHK Posse

Depok-Bekasi Katılım Eylül 2019
584 Takip Edilen44 Takipçiler
IndonesianWorkingAbroad
IndonesianWorkingAbroad@IndoWorkAbroad·
Ingat zaman lulus kuliah dulu, pilihan kerja di tech startup banyak banget. Traveloka, Toped, Gojek, Salestock, Bukalapak, Grab, dsb. Gaji pun layak, starting salary rata2 di atas 7jt. Bahkan bbrp teman dapat 12jt-an. Admin pikir itu hanya awal. Ternyata….
Indonesia
63
459
6K
473K
PEMBURU ORGIL
PEMBURU ORGIL@otaknyakonslet·
@IndoWorkAbroad Generasi skrg goblok2 makanya gak ada startup baru. Skillnya cuma ngonten.
Indonesia
3
1
7
3.7K
lucas
lucas@caswaym·
@IndoWorkAbroad meanwhile anak infra/dc, cybersecurity pada flourish~
English
2
1
10
11.2K
koko
koko@insantuyyyyyy·
@kalistohenituse Gila ya makin hari makin terkuak sejarah hitam NKRI yang gaada di buku sejarah.
Indonesia
1
0
0
538
Viva Viola
Viva Viola@Hotromantiz·
@Ag_Crypto0 @kalistohenituse Itu bayangan utopiamu bahwa Aceh akan lebih baik bila merdeka sendiri 1945. Bila kita perhatikan, negara di Asia Tenggara yg maju tanpa SDA berlimpah itu mayoritas populasinya keturunan asing atau punya persentase signifikan: Singapura (nomer 1) Malaysia (no.2) Thailland (3)
Indonesia
1
0
1
113
J
J@ailmentz·
@BisKota_ Bayar 3rebu perak banyak mau lu agus anj
Indonesia
1
0
0
1.2K
orang pun datang dan akan kembali
Baru pertama kali naik commuterline pemberangkatan pertama kah si agus ini? Pedagang, mereka butuh transportasi murah dan cepat. difasilitasi hanya boleh di krl jam pertama Jangan sampe gegara ini, mereka gak boleh lagi naek krl
orang pun datang dan akan kembali tweet mediaorang pun datang dan akan kembali tweet media
Indonesia
126
798
7.5K
405.6K
Jessie
Jessie@do2sol2lalasol·
Lyodra akan nyanyi di event BYD bukan untuk event partai politik 🙏🏻 itu admin partai politik kenapa edit posternya dan logo yang menyelenggarakan dihilangkan?
Jessie tweet mediaJessie tweet media
Indonesia
198
1.1K
8.9K
1.7M
zwitter°
zwitter°@xyzwitter·
jangan remehkan orang inggris, revolusi ilmu pengetahuan dimulai oleh ilmuwan inggris yang kurang kerjaan menggali hal-hal yang pada umumnya diabaikan oleh kebanyakan orang
Indonesia
1
0
0
43
Hollywrith Travaganz Nainggolan #ProtesNetizen
@Sendooowork @jokimarpaung Kristen sendiri artinya Pengikut Kristus. Kalo Katolik dan Kristen beda, artinya Katolik bukan Pengikut Kristus. Yang benar itu "Protestan" dan "Katolik" kalo kita mau taat asas Tapi emang dasar, mengedukasi orang Indonesia itu kaya beri mutiara kepada babi
Indonesia
0
0
0
33
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
On serious note, karena banyak yang mention Onion local ver jadi mau ngebahas, kok mereka bisa aman ya? @TheOnion (1988–now) itu protected by First Amendment yg ngelindungin satir/parodi, bisa cek jg Hustler vs Falwell precedent, itu kenapa dia 37 tahun bisa survive lawsuits, sampe jadi beneran bisnis gede dan perusahaan legal, bahkan mereka ga pakai disclaimer di bio dan label parody di accountnya loh 😂 Di Indo, ngomong bener aja di penjara, doxxing dan terror. bikin berita timpa atau melintir dikit tokoh atau figur cuma bisa berharap "semoga delik aduan" dan figurnya gak baper. Cuma bisa berharap doa sama ibu, digital security yg berlapis & baik serta berharap orang yang tau kita gak jadi snitches. Yg kurang cocok atau gak suka tenang aja, gak akan lama kok trend akun-akun ini, nanti kalau makin gede bakal lebih soft atau udahan karena risknya makin gede, pivot model akunnya atau ya kenak tangkep duluan. kita boro-boro kita punya First Amandement kayak di US, yg ada kita malah punya: UU ITE Pasal 27A, KUHP Pasal 218, KUHP Pasal 240, Pasal 28 UU ITE, apa lagi ya? anak hukum atau krim bisa tambahin ya. jadi The Onion lokal ya bisa aja, tp resikonya ya jauh lebih gede. Penyampaian pendapat yang bener aja bisa kena kriminalisasi atau persekusi. kayaknya sampe sini udah bisa ngeliat visionnya gmn, hehe. ps: btw, mutualku kalo ada yg mau belajar digital security bisa DM kami ya, kami sering bantu & sharing sama mutual buat kuatin proteksi digital untuk preventif hal-hal yang [Redacted..] terlebih kalau akunnya rawan dan suka ngomongin kebijakan pemerintah (Ya Nasib WNI)
The Kerupuk tweet media
Fousca ⌫⧨@Kodokodar

Unlike Onion news, sometimes I got baited by the parody @iPoopBased posted... They are sometimes way too close to the real news, Indonesia is a living parody and we are all fucked

Indonesia
17
28
135
26.7K
blank
blank@vndrngsmnd·
@zhil_arf di indonesia gak mungkin bisa kaya raya banget tanpa maling
Indonesia
1
0
0
58
zhil
zhil@zhil_arf·
"Indonesia dulu negara paling korup sedunia" adalah understatement. Memangnya, apa sih yang dicuri rezim Soeharto? Uang? Bukan cuma uang. Tanah. Rezim Orba mencuri tanah. Tiap orang mencuri berhektar-hektar bahkan bisa sampai 340.000 hektar. "Old Money" kaya karena mencuri.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Dwifungsi ABRI dibentuk pada zaman Soekarno tahun 1957, bukan zaman Soeharto. Apa itu Dwifungsi ABRI? Jabatan? UU? Kenyataannya lebih sederhana: uang. "Nasionalisasi 1957" itu maksudnya semua perkebunan cash crop milik perusahaan Belanda disita oleh AD, di semua daerah. Orang AD langsung menduduki jabatan sipil yaitu jabatan di perusahaan perkebunan. Pada saat yang bersamaan, orang AD tetap menduduki jabatan militer. *Inilah* Dwifungsi ABRI. Nasionalisasi perusahaan asing ini bisa terjadi setelah darurat militer (SOB) dideklarasikan di masa PRRI/Permesta pada masa rezim Orde Lama. Darurat Militer memberikan kekuasaan pada pangdam tiap daerah untuk basically melakukan "apapun". Misalnya, menyita aset perkebunan Belanda yang nilainya fantastis dan mengelolanya seolah milik pribadi. Boleh dong. Kan lagi darurat militer. Bebas. Kalau tidak setuju ditembak. Kekuasaan nekolim perusahaan-perusahaan asing Belanda diganti dengan kekuasaan ireng. Londo putih ditukar dengan londo ireng. Ternyata, kelakuan rezim londo ireng malah lebih red flag. Setelah pertukaran pemain, kualitas manajemen tata kelola perkebunan yang disita ternyata (1) sangat asal-asalan dan (2) sangat rampok. Perkebunan dikelola dengan sangat asal-asalan karena ternyata, gerombolan baru yang sombong dan sok tahu ternyata sama sekali tidak terdidik dalam hal manajemen ataupun teknik kehutanan. Mereka hanya terdidik dalam membunuh orang. Akhirnya ngasal saja. "Sangat asal-asalan" dan "sangat rampok" ini adalah salah satu penyebab langsung robohnya output ekonomi komoditas ekspor Indonesia selama 1958-1967, hiperinflasi, kelaparan massal. Merekalah salah satu dalang terbesar kemiskinan ekstrem di dekade itu. Karena mereka bingung dan ngasal dalam mengelola ekonomi kita. Dan rampok. Orang yang kritis terhadap perampokan nasional sekaligus bencana buatan nasional ini, seperti Buya Hamka, ditangkap dan disiksa. Rule of thumb politik adalah, "di mana uangnya?" Ketika Buya Hamka dipenjara dan disiksa, tanya: "di mana uangnya?" Ternyata uangnya di perkebunan Sumatra. --- Salah satu anak setan yang dibentuk rahim basah berdarah Dwifungsi ABRI yang ngasal dan rampok ini adalah Pangdam IV/Diponegoro, Kolonel Soeharto. Saat itu Soeharto berkuasa terhadap perkebunan cash crop Jawa Tengah bersama gerombolan banditnya seperti Sudono Salim dan Bob Hasan. Di Jawa Tengah, gerombolan bandit liar yang diketuai Soeharto ini mencuri kayu bulat, beras, hasil gula, bahkan truk-truk tentara milik negara yang disalahgunakan untuk mengangkut komoditas-komoditas curian itu. Sungguh serakah, truknya ikut dicuri. Sebanyak 200 buah truk milik AD diam-diam dijual Soeharto ke seorang makelar bernama Tek Kiong. Barangkali Soeharto bukan bandit paling cerdas, karena buktinya ia berhasil tertangkap basah oleh PARAN, lembaga antikorupsi yang dibentuk KASAD A.H. Nasution yang panik melihat gilanya open season korupsi pasca nasionalisasi. Bandit yang lebih cerdas barangkali adalah bandit di perkebunan Sumatra dan Sulawesi, yaitu di daerah perang aktif PRRI/Permesta yang kebun-kebunnya merupakan war goal Pusat. Siapakah nama-nama bandit di sana? Tidak jelas. Itu dia. Cerdas. Soeharto juga barangkali bukan bandit terbesar di zaman Orde Lama. Bandit paling besar dan paling rampok sepertinya adalah Ibnu Sutowo, yang diberikan kendali atas Permina pada tahun 1957 (yang lalu berganti nama jadi Pertamina). Harus diingat bahwa alasan *utama* Jepang menjajah Indonesia tahun 1942 adalah karena mencari sumber daya migas pasca embargo Amerika. Setelah kita merdeka, seluruh bisnis migas raksasa ini malah jatuh dalam kekuasaan Dwifungsi ABRI di bawah keserakahan Ibnu Sutowo yang sekaligus merangkap sebagai penjahat gangster Mafia Tanjung Priok. Gatot Taroenamihardja, jaksa yang mau mengusut Ibnu Sutowo, tiba-tiba dilindas truk di jalan sampai kakinya harus diamputasi. Setelah PRRI/Permesta ditumpas, gelombang-gelombang nasionalisasi lainnya dilancarkan pada perusahaan asing milik selain Belanda yang sebelumnya tak tersentuh. Perampokan dan miskelola semakin parah selama masa Konfrontasi 1963-1965 pasca penyitaan perusahaan-perusahaan Amerika dan Inggris dan pengusiran para manajer and engineernya. Aset-aset produksi komoditas yang disita itu ikut dirampok habis dan dikelola asal-asalan. Keruntuhan ekonomi Indonesia pun semakin ekstrem, apalagi ketika dicombo dengan (1) kematian Djuanda yang meninggalkan kekosongan IQ pemerintahan dan (2) bencana politik luar negeri Soekarno yang mengakibatkan isolasi internasional. Setelah Soeharto jadi presiden, model sistem perampokan kolonial yang ia bangun di Jawa Tengah kemudian malah diterapkan secara formal dan teratur di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Inilah Dwifungsi ABRI. Kontrol Dwifungsi ABRI terhadap Indonesia diamankan dengan kekerasan bersenjata sampai level desa lewat sistem Kodam-Kodim-Korem-Koramil yang ada. Jawa dirampok *dan* luar Jawa dirampok. Uang yang dihasilkan diambil. Inilah Dwifungsi ABRI. Inilah Orde Baru. --- Dwifungsi ABRI adalah rangkap jabatan fungsi militer dengan jabatan fungsi pengamanan produksi uang. Bisnis milik keluarga Soeharto dan struktur mafia nasionalnya diamankan dengan kekuatan senjata Dwifungsi ABRI. Di Kalimantan, Bob Hasan sampai mendapatkan julukan sebagai "Raja Hutan". Uang yang dihasilkan bos mafia hutan nasional ini tentu fantastis. Kelakuan Bob Hasan si Bandit Hutan ini terus berlangsung sampai ia malah ditunjuk jadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Maret 1998, yaitu di tengah kepanikan krismon. Dari posisi ini, Bob Hasan berkuasa terhadap seluruh industri dan seluruh perdagangan dan seluruh ekspor impor yang ada di Indonesia, setidaknya selama 2 bulan. Meanwhile, *40%* tanah di seluruh Timor Timur malah dirampok langsung secara pribadi oleh keluarga Cendana yang saat itu telah menjadi the Lord of Crime di Indonesia. Tanah milik penduduk Timor Timur dicuri keluarga Cendana dan penduduknya ditembak. Sepertiga populasi Timor Timur mati dibantai. Orang yang membantai Timor Timur sangat menyeramkan. Misal, dulu santer seorang komandan gila psikopat melakukan pembantaian bersenjata di daerah Kraras di Timor Timur. Seluruh populasi Kraras termasuk anak kecil dan bayi habis dibantai. Menurut atasannya yang resah, A.M. Hendropriyono, tes psikologi komandan itu menunjukkan "G4 alias gila". Anehnya, si gila pembunuh berantai itu malah dibiarkan asyik melanjutkan perburuan manusia untuk dibantai di Timor Timur. Di Aceh lebih seram lagi karena gerombolan bandit yang menduduki Aceh selama DOM bukan hanya mencuri kayu bulat atau menyiksa penduduk atau berburu manusia atau mencuri cadangan migas Aceh, melainkan juga menanam narkoba seperti kartel Pablo Escobar di Kolombia. Tujuannya adalah uang. Aceh luluh lantak, tetapi seluruh Sumatra dan Indonesia juga ikut rusak karena narkoba. Uang dari perkebunan Sumatra dan Sulawesi, uang dari perkebunan Jawa Tengah, uang dari Kalimantan, uang dari Timor Timur, uang dari migas dan kayu bulat dan narkoba Aceh, uang dari seluruh Indonesia, semua uangnya diamankan di bawah kekerasan bersenjata Dwifungsi ABRI. Inilah Dwifungsi ABRI. --- Hari ini, banyak sekali orang yang entah bagaimana punya lahan sawit, tebu, karet, dll sebanyak ribuan bahkan ratusan ribu hektar bahkan jutaan hektar. Dapatnya kapan coba? Kapan belinya? Uangnya dari mana? Kok bisa sih, tiba-tiba ratusan ribu hektar di Aceh atau Kalimantan jadi punyanya si ini dan si itu? Memangnya itu tanah dulunya punya bapak lo?

Indonesia
27
647
1.7K
184.7K
zhil
zhil@zhil_arf·
Kalau kamu mau jadi orang *sangat* kaya, hanya ada satu cara: frontier economy. Daftar frontier economy di Indonesia: 1. Pencurian aset tanah massal 1945-1949 2. Pencurian aset tanah massal 1958-1965 3. Pencurian aset tanah massal 1965-1967 4. Oil Boom 1973 (Pencurian cadangan migas nasional) 5. Pencurian aset tanah massal / pembukaan hutan produksi masa Orde Baru 6. Industrialisasi kroni 1988-1997 7. Commodity Boom 2000-2014 dan pembukaan >50 juta hektar hutan masa SBY (terbesar di sejarah Indonesia melebihi seluruh masa Orde Baru, oligarki hari ini lahir di zaman ini) 8. Tech Boom / Masa Bakar Uang awal 2010an 9. Proyek infrastruktur Jokowi periode 1 10. Hilirisasi nikel, biodiesel, bauksit 11. MBG, KMP, dan Neo-BPPC 12. Entahlah. Kalau kamu mau sangat kaya, kamu harus kuasai fase ini. Prediksi gw: data center. Ini butuh modal besar (yah, bisa dari modal hasil frontier economy sebelumnya). Kalau kamu mau berkuasa secara politik dalam waktu lama, ada dua cara yang bisa kamu pilih. Pertama, tunggangi Frontier Economy dan kumpulkan dana uang yang raksasa. Kedua, eksploitasi Old Economy yang lagi roboh (misal 1997, atau 1933 di Jerman). Politik adalah uang dan uang adalah politik. "Gerakan buruh", ketika pertama kali muncul, pun adalah frontier economy: pekerja yang berserikat menuntut uang yang sebanyak-banyaknya kepada pemilik modal. Ternyata berhasil dengan gemilang. Viral, dan jadi ideologi dominan Eropa. Gerakan buruh tidak ada gunanya apabila ujung-ujungnya uangnya tidak sampai ke buruh.
zhil@zhil_arf

"Indonesia dulu negara paling korup sedunia" adalah understatement. Memangnya, apa sih yang dicuri rezim Soeharto? Uang? Bukan cuma uang. Tanah. Rezim Orba mencuri tanah. Tiap orang mencuri berhektar-hektar bahkan bisa sampai 340.000 hektar. "Old Money" kaya karena mencuri.

Indonesia
15
366
1.2K
57.3K
kale
kale@kalistohenituse·
makin jelas, negara akan menjadikan rakyat lahan bisnis. Mereka 'memaksa' untuk berbelanja ke Koperasi Merah Putih, dengan mengusik minimarket yang sudah puluhan tahun beroperasi dan menyumbang pajak ratusan Milyar. sebanyak 25 gerai Alfa dan Indomaret wajib tutup karena melanggar aturan jarak. Koperasi merah putih kan koperasi, konsepnya beda dong? Kalau minimarket dianggap pesaing, itu sih topengnya doang koperasi.
kale tweet mediakale tweet mediakale tweet mediakale tweet media
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10

Kalau ada istilah sad food, maka koperasi ini sad store 😂 Displaynya okeh rapi, tapi ga variatif. Justru yang begini bikin customer males datang, soalnya ga bisa komparasi harga & kualitas. Emak-emak mana tahan sama toko gini wkwk. Husnuzhan gue, mungkin ini display buat launching biar pas diresmikan keliatan proper. Tapi ya ga gitu juga kali. Saat launching kan seharusnya pamer keunggulan biar orang langsung tertarik belanja di Koperasi Merah Putih Source gambar: (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc)

Indonesia
194
2.1K
4.9K
601.2K
zhil
zhil@zhil_arf·
Pemerintah sedang melakukan nasionalisasi ekonomi. Bisnis yang dirampas: Indomaret, Alfamart, Alfamidi, warung madura. Semua. Semua diganti state monopoly Kopdes yang dikelola asal-asalan oleh preman. Jutaaan karyawan akan dipecat. Inovasi logistik, pelayanan dibanting hancur.
zhil tweet mediazhil tweet media
kale@kalistohenituse

makin jelas, negara akan menjadikan rakyat lahan bisnis. Mereka 'memaksa' untuk berbelanja ke Koperasi Merah Putih, dengan mengusik minimarket yang sudah puluhan tahun beroperasi dan menyumbang pajak ratusan Milyar. sebanyak 25 gerai Alfa dan Indomaret wajib tutup karena melanggar aturan jarak. Koperasi merah putih kan koperasi, konsepnya beda dong? Kalau minimarket dianggap pesaing, itu sih topengnya doang koperasi.

Indonesia
44
667
1.8K
96.9K