TaylorBear

429 posts

TaylorBear banner
TaylorBear

TaylorBear

@BeruangTaylor

Katılım Mart 2013
280 Takip Edilen7 Takipçiler
TaylorBear retweetledi
Master Togan
Master Togan@Getinwithgame·
Most girls will only show their horny, wild, slùtty side to the right man. They hide it from weak, boring, or overly nice guys because they don’t feel safe or turned on enough to let that side out.
English
4
42
2.5K
432.9K
TaylorBear retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang pengen bubarin mbg boleh retweet
Indonesia
187
69.2K
57.1K
1M
TaylorBear retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Sy gak suka Ahok tapi perkataannya ada benernya juga: jika mau tahu karakter asli seseorg, kasihlah dia jabatan soros, rothschild, freemason, illuminati, yahudi, netanyahu, amerika, adalah sasaran empuk untuk menutupi ketidakbecusan dirimu dalam mengolah negara sehingga perlu pihak eksternal sebagai penjahat dalam menghalangi kemajuanmu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
56
420
2.9K
224.3K
TaylorBear retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Presiden @prabowo tak faham konstitusi. Dia menempatkan org2 yg gak sesuai ilmu dgn jabatannya. Lucunya seorang mayor Teddy diangkat jadi seskab padahal dia sama sekali gak faham ilmu ketata negaraan.
Indonesia
15
143
279
5.3K
ØTöNGKØiL
ØTöNGKØiL@0tk0il·
kamu termasuk yang mana
Indonesia
488
1.1K
12.2K
725.4K
Fuza Firdaus Zhan
Fuza Firdaus Zhan@FuzaFirdaus·
Tidak ada makan siang yang gratis. Termasuk MBG, yang dibayar dengan pemangkasan hak daerah. Selamat memperingati 30 tahun otonomi daerah, yang kini telah mati.
West Borneo, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
10
2.5K
5.9K
53.2K
TaylorBear retweetledi
Restitutor Orientis 🇱🇮
Restitutor Orientis 🇱🇮@restitutorII·
🇺🇦⚔️🇷🇺 Ukraine: GTA est désormais aussi utilisé comme plateforme de simulation pour former des opérateurs de drones FPV au sein de l’armée ukrainienne.
Français
193
1.4K
26K
2.3M
TaylorBear
TaylorBear@BeruangTaylor·
@wiariutami Itu bukan Kowad. Ini Persit, Persatuan Istri Tentara
Indonesia
1
0
2
8.7K
wiari
wiari@wiariutami·
Iseng Ngelike video polwan kowad yg cakep-cakep. Eh abisnya yg lwt Isinya banyak beginian trs. Algoritma jahanam. Knp gak di filter video polwan kowad only kek. Ini masalah rumah tangga muncul jg. 😭😅
Indonesia
6
43
1.1K
439.4K
B
B@xxxgoonerz·
One of the best faceporn I’ve ever seen. She reminds me of Yunjin of Le Sserafim.
B tweet mediaB tweet mediaB tweet mediaB tweet media
English
11
130
6.1K
477.6K
TaylorBear
TaylorBear@BeruangTaylor·
@is_pelssy Jangan posting foto AI lah. Sejak kapan itu warga bisa nenteng M4, habis itu bentuk M4nya aneh.
Indonesia
3
0
2
1.9K
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Indonesia punya sejarah konflik komunal SARA yg panjang, konflik Ambon dan Poso menyimpan jejak tersendiri.. Tampak seorang Tentara Indonesia yg dari baretnya seorang marinir dan Seorang Warga Ambon yang menenteng Jenis-M 16 saling berpandangan di kawasan Simpang A.M Sangaji, Ambon. Foto ini diambil pada 11 Januari 2000.
@is_pelssy tweet media
Indonesia
113
375
2.1K
195.8K
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Langgar aturan makanya terjadi polemik. Disamping menjadi menseskab sampai saat ini Teddy masih aktif sebagai tentara dgn pangkat letkol. Ketika seorang letjen mau menghadap presiden terjadilah polemik itu.
Edy Bayo Regar tweet media
Indonesia
223
950
5.5K
537.8K
Mering Ngo
Mering Ngo@MeringN30698·
@MurtadhaOne1 Wah parah ini. Maaf saya pensiunan 2017, alami zaman akhir Orla, Orba dan orde hingga sekarang, baru ini kali amati Menteri SetKab, LetKol (baru), spt ini. Dan ini mirip dg si Mamarika, (LetKol) Pete Hegseth Menhan bernyali memecat sejumlah jenderal! Maha janggal zaman ini.
Indonesia
2
0
34
7.2K
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
(((breefing))) (((breafing))) Antara saltik atau emang poorly educated ini atmintnya. 🙂 Agaknya lantai sama sekali gak cocok yaa buat pantat sekaliber kepala espepege, gak cocok buat duduk setara—bareng pegawe-pegawe yang lain. Boss is boss. 🙂
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
Indonesia
176
631
4K
359.1K
TaylorBear retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Nasionalisasi Perusahaan Asing di zaman Soekarno adalah lore sejarah yang paling tersembunyi di sejarah Indonesia. 1965-1967, 1998 banyak yang bahas. 1957-1965? Sedikit yang bahas. Padahal, ini kunci mengapa orang-orang Old Money punya rumah mewah besar di Pondok Indah. Ketika genosida 1965-67, terjadi pencurian tanah besar-besaran, betul. Tetapi bandingkan dengan jumlah tanah yang dicuri selama 1957-1965. Open season cuy. Tanah perkebunan yang bisa lu curi pada masa Nasionalisasi Perusahaan Asing bukan 1 tumbak, tapi 100.000 hektar. Sistem yang dibentuk selama periode Nasionalisasi Perusahaan Asing ini kemudian matang dan berhasil menjadi mesin perampok tanah yang sangat efektif pada periode 1965 dan seterusnya.
zhil tweet mediazhil tweet media
zhil@zhil_arf

Dwifungsi ABRI dibentuk pada zaman Soekarno tahun 1957, bukan zaman Soeharto. Apa itu Dwifungsi ABRI? Jabatan? UU? Kenyataannya lebih sederhana: uang. "Nasionalisasi 1957" itu maksudnya semua perkebunan cash crop milik perusahaan Belanda disita oleh AD, di semua daerah. Orang AD langsung menduduki jabatan sipil yaitu jabatan di perusahaan perkebunan. Pada saat yang bersamaan, orang AD tetap menduduki jabatan militer. *Inilah* Dwifungsi ABRI. Nasionalisasi perusahaan asing ini bisa terjadi setelah darurat militer (SOB) dideklarasikan di masa PRRI/Permesta pada masa rezim Orde Lama. Darurat Militer memberikan kekuasaan pada pangdam tiap daerah untuk basically melakukan "apapun". Misalnya, menyita aset perkebunan Belanda yang nilainya fantastis dan mengelolanya seolah milik pribadi. Boleh dong. Kan lagi darurat militer. Bebas. Kalau tidak setuju ditembak. Kekuasaan nekolim perusahaan-perusahaan asing Belanda diganti dengan kekuasaan ireng. Londo putih ditukar dengan londo ireng. Ternyata, kelakuan rezim londo ireng malah lebih red flag. Setelah pertukaran pemain, kualitas manajemen tata kelola perkebunan yang disita ternyata (1) sangat asal-asalan dan (2) sangat rampok. Perkebunan dikelola dengan sangat asal-asalan karena ternyata, gerombolan baru yang sombong dan sok tahu ternyata sama sekali tidak terdidik dalam hal manajemen ataupun teknik kehutanan. Mereka hanya terdidik dalam membunuh orang. Akhirnya ngasal saja. "Sangat asal-asalan" dan "sangat rampok" ini adalah salah satu penyebab langsung robohnya output ekonomi komoditas ekspor Indonesia selama 1958-1967, hiperinflasi, kelaparan massal. Merekalah salah satu dalang terbesar kemiskinan ekstrem di dekade itu. Karena mereka bingung dan ngasal dalam mengelola ekonomi kita. Dan rampok. Orang yang kritis terhadap perampokan nasional sekaligus bencana buatan nasional ini, seperti Buya Hamka, ditangkap dan disiksa. Rule of thumb politik adalah, "di mana uangnya?" Ketika Buya Hamka dipenjara dan disiksa, tanya: "di mana uangnya?" Ternyata uangnya di perkebunan Sumatra. --- Salah satu anak setan yang dibentuk rahim basah berdarah Dwifungsi ABRI yang ngasal dan rampok ini adalah Pangdam IV/Diponegoro, Kolonel Soeharto. Saat itu Soeharto berkuasa terhadap perkebunan cash crop Jawa Tengah bersama gerombolan banditnya seperti Sudono Salim dan Bob Hasan. Di Jawa Tengah, gerombolan bandit liar yang diketuai Soeharto ini mencuri kayu bulat, beras, hasil gula, bahkan truk-truk tentara milik negara yang disalahgunakan untuk mengangkut komoditas-komoditas curian itu. Sungguh serakah, truknya ikut dicuri. Sebanyak 200 buah truk milik AD diam-diam dijual Soeharto ke seorang makelar bernama Tek Kiong. Barangkali Soeharto bukan bandit paling cerdas, karena buktinya ia berhasil tertangkap basah oleh PARAN, lembaga antikorupsi yang dibentuk KASAD A.H. Nasution yang panik melihat gilanya open season korupsi pasca nasionalisasi. Bandit yang lebih cerdas barangkali adalah bandit di perkebunan Sumatra dan Sulawesi, yaitu di daerah perang aktif PRRI/Permesta yang kebun-kebunnya merupakan war goal Pusat. Siapakah nama-nama bandit di sana? Tidak jelas. Itu dia. Cerdas. Soeharto juga barangkali bukan bandit terbesar di zaman Orde Lama. Bandit paling besar dan paling rampok sepertinya adalah Ibnu Sutowo, yang diberikan kendali atas Permina pada tahun 1957 (yang lalu berganti nama jadi Pertamina). Harus diingat bahwa alasan *utama* Jepang menjajah Indonesia tahun 1942 adalah karena mencari sumber daya migas pasca embargo Amerika. Setelah kita merdeka, seluruh bisnis migas raksasa ini malah jatuh dalam kekuasaan Dwifungsi ABRI di bawah keserakahan Ibnu Sutowo yang sekaligus merangkap sebagai penjahat gangster Mafia Tanjung Priok. Gatot Taroenamihardja, jaksa yang mau mengusut Ibnu Sutowo, tiba-tiba dilindas truk di jalan sampai kakinya harus diamputasi. Setelah PRRI/Permesta ditumpas, gelombang-gelombang nasionalisasi lainnya dilancarkan pada perusahaan asing milik selain Belanda yang sebelumnya tak tersentuh. Perampokan dan miskelola semakin parah selama masa Konfrontasi 1963-1965 pasca penyitaan perusahaan-perusahaan Amerika dan Inggris dan pengusiran para manajer and engineernya. Aset-aset produksi komoditas yang disita itu ikut dirampok habis dan dikelola asal-asalan. Keruntuhan ekonomi Indonesia pun semakin ekstrem, apalagi ketika dicombo dengan (1) kematian Djuanda yang meninggalkan kekosongan IQ pemerintahan dan (2) bencana politik luar negeri Soekarno yang mengakibatkan isolasi internasional. Setelah Soeharto jadi presiden, model sistem perampokan kolonial yang ia bangun di Jawa Tengah kemudian malah diterapkan secara formal dan teratur di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Inilah Dwifungsi ABRI. Kontrol Dwifungsi ABRI terhadap Indonesia diamankan dengan kekerasan bersenjata sampai level desa lewat sistem Kodam-Kodim-Korem-Koramil yang ada. Jawa dirampok *dan* luar Jawa dirampok. Uang yang dihasilkan diambil. Inilah Dwifungsi ABRI. Inilah Orde Baru. --- Dwifungsi ABRI adalah rangkap jabatan fungsi militer dengan jabatan fungsi pengamanan produksi uang. Bisnis milik keluarga Soeharto dan struktur mafia nasionalnya diamankan dengan kekuatan senjata Dwifungsi ABRI. Di Kalimantan, Bob Hasan sampai mendapatkan julukan sebagai "Raja Hutan". Uang yang dihasilkan bos mafia hutan nasional ini tentu fantastis. Kelakuan Bob Hasan si Bandit Hutan ini terus berlangsung sampai ia malah ditunjuk jadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Maret 1998, yaitu di tengah kepanikan krismon. Dari posisi ini, Bob Hasan berkuasa terhadap seluruh industri dan seluruh perdagangan dan seluruh ekspor impor yang ada di Indonesia, setidaknya selama 2 bulan. Meanwhile, *40%* tanah di seluruh Timor Timur malah dirampok langsung secara pribadi oleh keluarga Cendana yang saat itu telah menjadi the Lord of Crime di Indonesia. Tanah milik penduduk Timor Timur dicuri keluarga Cendana dan penduduknya ditembak. Sepertiga populasi Timor Timur mati dibantai. Orang yang membantai Timor Timur sangat menyeramkan. Misal, dulu santer seorang komandan gila psikopat melakukan pembantaian bersenjata di daerah Kraras di Timor Timur. Seluruh populasi Kraras termasuk anak kecil dan bayi habis dibantai. Menurut atasannya yang resah, A.M. Hendropriyono, tes psikologi komandan itu menunjukkan "G4 alias gila". Anehnya, si gila pembunuh berantai itu malah dibiarkan asyik melanjutkan perburuan manusia untuk dibantai di Timor Timur. Di Aceh lebih seram lagi karena gerombolan bandit yang menduduki Aceh selama DOM bukan hanya mencuri kayu bulat atau menyiksa penduduk atau berburu manusia atau mencuri cadangan migas Aceh, melainkan juga menanam narkoba seperti kartel Pablo Escobar di Kolombia. Tujuannya adalah uang. Aceh luluh lantak, tetapi seluruh Sumatra dan Indonesia juga ikut rusak karena narkoba. Uang dari perkebunan Sumatra dan Sulawesi, uang dari perkebunan Jawa Tengah, uang dari Kalimantan, uang dari Timor Timur, uang dari migas dan kayu bulat dan narkoba Aceh, uang dari seluruh Indonesia, semua uangnya diamankan di bawah kekerasan bersenjata Dwifungsi ABRI. Inilah Dwifungsi ABRI. --- Hari ini, banyak sekali orang yang entah bagaimana punya lahan sawit, tebu, karet, dll sebanyak ribuan bahkan ratusan ribu hektar bahkan jutaan hektar. Dapatnya kapan coba? Kapan belinya? Uangnya dari mana? Kok bisa sih, tiba-tiba ratusan ribu hektar di Aceh atau Kalimantan jadi punyanya si ini dan si itu? Memangnya itu tanah dulunya punya bapak lo?

Indonesia
39
281
1.3K
95.7K
TaylorBear retweetledi
Kateryna Lisunova
Kateryna Lisunova@KaterynaLis·
‼️ ZELENSKYY: For the first time in the war, an enemy position was captured entirely by ground robotic systems and drones - without any infantry. A robot entered the most dangerous zones instead of a soldier and took the positions. «The future is here, on the battlefield, and Ukraine is creating it. These are our ground robotic systems. For the first time in this war's history, an enemy position was taken exclusively by unmanned GRS platforms and drones. The occupiers surrendered, and this operation was completed without infantry involvement and without losses on our side. Ratel, Termite, Ardal, Lynx, Zmiy, Protector, Volya and other GRS completed over 22 000 missions at the front in just 3 months. In other words, over 22 000 times lives were saved. A robot went into the most dangerous zones instead of a soldier» - Zelenskyy’s address to the workers of Ukraine’s defense-industrial complex. April 13th, 2026.
English
1.3K
10.7K
53.8K
5.1M
TaylorBear retweetledi
The Astronomy Guy
The Astronomy Guy@astrooalert·
An Interesting Visualization of the Moon's gravitational Influence on Earth. This is how tides are formed.
English
32
544
3.2K
244.7K