𝐶𝑒𝑛𝑑𝑜𝑙𝐷𝑎𝑤𝑒𝑡シ

7.1K posts

𝐶𝑒𝑛𝑑𝑜𝑙𝐷𝑎𝑤𝑒𝑡シ banner
𝐶𝑒𝑛𝑑𝑜𝑙𝐷𝑎𝑤𝑒𝑡シ

𝐶𝑒𝑛𝑑𝑜𝑙𝐷𝑎𝑤𝑒𝑡シ

@CFCSetiawan

Tᴇᴍᴘᴀᴛ sᴀᴍʙᴀᴛ #CISC

Indonesia Katılım Kasım 2009
314 Takip Edilen221 Takipçiler
kira ⋆˚₊ * . 🪽
kira ⋆˚₊ * . 🪽@pockyira·
Waktu di Taiwan tuh ada pientang (kayak warteg) gitu yg setiap hari 2x sehari aku dan temen2ku mampirin buat makan. Enak, murah, dan ada gratis teh dan sayur rumput laut. Trnyata, ayi nya selama ini nontonin kami makan dengan lahap dan bahagia. Suatu hari -
ً@prinkasusa

give me your tiny wholesome lore

Indonesia
127
1.3K
18.8K
1.1M
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
Yap! sender ham*l, padahal udah pake pengaman, aku harus gimana yaah, aku takut banget sumpah. sender masih smt 6 tolong 😭😭
Indonesia
6K
302
10.1K
2.2M
Bridgways.
Bridgways.@Bridgways·
🤭🤭
Bridgways. tweet media
QME
133
1.3K
10.7K
493.8K
Manar Hidayat
Manar Hidayat@manarhidayat·
bukan pendukung tim" liga inggris, ga benci arsenal juga tapi ngerasa ga mau liat arsenal juara kenapa yaa? ini kalo didunia kedokteran ada penjelasannya yakin
Manar Hidayat tweet media
Indonesia
325
329
3.8K
395K
Indo Gunner
Indo Gunner@Indo_Gunner·
Gak peduli skornya , yang penting 3 point harga mati !
Indo Gunner tweet media
Indonesia
337
45
391
76K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 Sehina inikah? Ceritanya semder abis buka Fesnuk, ada info dukacita dari akun resmi. Dan, ya. Lebih banyak react ketawa (3500-an) ketimbang emot sedih (63) 😭🙏.
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
347
151
5.9K
1.2M
ds
ds@dewszpe·
@berburusales Combo pake apa ya biar ada potongan lagi😂
Indonesia
3
0
3
5.1K
🦈 SUROBOYOFESS 🐊
🦈 SUROBOYOFESS 🐊@sbyfess·
-rek cowokku gaj*nya di atas umr lebih dikit, kalau aku minta skincare, perawatan sama jajan gpp ta? aku diajak nikah tapi gak mau, menurutku gaj* segitu kurang. No salty
🦈 SUROBOYOFESS 🐊 tweet media
Indonesia
1.3K
30
634
148K
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
HEAD TO HEAD MACAM APA INI COKKK 😭😭😭😭
Extra Time Indonesia tweet media
Indonesia
68
26
634
68.4K
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Sesudah menghilangkan kesal pada Fedi, dan sesudah melakukan refleksi lebih mendalam pada film Pangku, inilah ulasannya. Perlu beberapa kali menulis ulang agar tertuang semua yang dirasakan saat menonton. Ada film yang selesai kita tonton, lalu kita pulang dan hidup seperti biasa. Ada juga film yang membuat kita pulang dengan cara pandang yang berubah. Pangku berada di kelompok kedua. Dalam debut penyutradaraannya ini, Reza Rahadian memilih menaruh kamera sebagai saksi yang tenang. Di sudut-sudut Pantura, di antara perempuan yang memikul beban rumah tangga sendirian, di warung-warung kecil yang menjadi ruang bekerja sekaligus ruang tawar-menawar martabat. Di sana kita bertemu Sartika, seorang ibu yang harus menghidupi diri dan anaknya di tengah krisis ekonomi, tanpa pegangan selain tekad untuk bertahan. Kita melihat dilemanya sebagai ibu tunggal dengan perasaan sepi dan kegelisahan akan dokumen yang tak lengkap. Di titik itu film ini mengingatkan kita bahwa keleluasaan memilih adalah sesuatu yang ikut direnggut oleh kemiskinan. Reza tidak menampilkan fenomena “kopi pangku” dalam film ini sebagai sensasi, melainkan sebagai gejala dari struktur yang timpang. Perempuan dijerumuskan ke dalam keterpaksaan yang berisiko, sementara laki-laki kerap digambarkan punya kelapangan yang lebih besar untuk datang dan pergi. Walau demikian, film ini tidak menghakimi para tokohnya, tapi memperlihatkan bagaimana lingkungan dan ekonomi bisa menyudutkan seseorang ke pojok yang sempit. Di balik semua itu, terlihat betapa serius Reza menggarap karyanya. Christine Hakim mengatakan bahwa momen nafasnya pun diatur oleh Reza. Ia juga ingat terakhir kali ia disutradarai sedemikian ketatnya adalah oleh almarhum Teguh Karya. Ia benar. Ada ketelitian dan obsesi pada kesempurnaan dalam pembuatan film ini yang mengingatkan pada tradisi Teguh Karya. Perhatian pada detail membuat dunia Pantura dalam film ini terasa dekat. Kulit yang tampak lengket oleh keringat, pakaian yang terlihat benar-benar usang, hingga ornamen kecil di warung dan rumah. Semuanya membuat kita merasakan gerahnya udara pesisir dan lelah yang menempel di tubuh para tokohnya. Tidak ada glamor yang dipaksakan, yang ada adalah keotentikan yang sering menyesakkan. Secara alur, Pangku bergerak pelan. Dialognya irit, tapi justru karena jarang, tiap kalimat jadi terasa penting. Seperti pemahat yang mengikis batu karena yakin bentuk patungnya sudah ada di dalam sana, Reza dan tim menyingkirkan kata-kata yang tidak perlu. Sisanya diserahkan pada tatapan, gestur, dan keheningan. Di sisi peran, Claresta Taufan memberi tubuh dan jiwa pada sosok Sartika. Rapuh dan lelah, tapi enggan menyerah. Christine Hakim adalah Christine Hakim, seorang maestro. Ia memberikan lapisan emosi yang halus pada tokoh Bu Maya. Hangat dan manipulatif dalam satu tarikan nafas. Sementara Shakeel Fauzi sebagai Bayu menjadi pintu empati penonton terhadap anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang “tidak lengkap” di mata masyarakat. Fedi Nuril kembali menambah lapisan dilema moral dalam cerita. Bagi saya, film tidak punya kewajiban untuk mendidik. Tugas utamanya adalah membangkitkan emosi yang membekas, entah itu tawa, takut, haru, atau geram. Tetapi ketika emosi itu membuat kita merenungkan cara kita memperlakukan ibu-ibu tunggal yang dipinggirkan, anak-anak dengan hak-hak yang diremehkan, dan mereka yang terpinggirkan tanpa dukungan, di situlah film ini berperan lebih jauh sebagai medium pengingat dan pembuka kesadaran. Pangku tidak memberi kita daftar pesan moral, tapi memberi kita pengalaman. Dari pengalaman itulah, pelan-pelan, kesadaran sosial ikut terbangun. Maka untuk itu, kita berterima kasih kepada Reza, seluruh aktor dan awak yang telah menghadirkan film ini bagi bangsa. Maju terus perfilman Indonesia! boxd.it/bHOIJp
Anies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
567
6.4K
27K
3M
El.
El.@solinvictues·
@FOOD_FESS Beli di saye nder lg murah 1kg 25k karena lg over supply
El. tweet media
Indonesia
4
0
3
1.6K
🍑
🍑@FOOD_FESS·
buah unik ini guis baunya mirip duren, bentuk dalemnya mirip kelengkeng, luarnya mirip markisa versi mini, rasanya muanissss. harganya lumayan mahal kalo buat sender wkwkwk
🍑 tweet media
Indonesia
367
48
1.2K
126.7K
Jawafess
Jawafess@jawafess·
Nyuwun sewu tapi nek ngene ki koyok menehi pangan wedhus 😭😭 Boso ngendi iki?
Indonesia
770
1.8K
7.5K
927.6K
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
Ada duit 10rb dikasih mama, coba saran cemilan murmer di warung buat nonton nanti malam
Indonesia
210
17
482
73.8K