Stevanus H.T. Sumadi

10.5K posts

Stevanus H.T. Sumadi banner
Stevanus H.T. Sumadi

Stevanus H.T. Sumadi

@CahyoStevanus

Urban Planner | #CFC #BeHappy #GODFirst

Minahasa Katılım Mart 2011
608 Takip Edilen309 Takipçiler
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Adjie Santosoputro
Adjie Santosoputro@AdjieSanPutro·
Saya pernah baca buku judulnya Lost Connections, penulisnya Johann Hari. Kamu udah baca? Premisnya: Sekarang ini meski punya keluarga, temen, gampang hubungin pake hp, suasana rame… tapi banyak orang merasa kesepian, sampe depresi. Dan merasa rumah nggak lagi terasa sebagai rumah. Sekarang manusia makin terpolarisasi, terfragmentasi, lingkarannya jadi sesempit cuma per individu, “aku”. Nonton kayak live marapthon gini mungkin bikin orang merasa punya temen, dengerin obrolan ringan, merasa jadi bagian dalam kelompok dan merasa ikut di dalam rumah itu.
Dayat Piliang (;)@dayatpiliang

Guys, ini aku murni nanya untuk tujuan riset, ya. Kira-kira, kenapa sih ada ratusan ribu orang mau buang waktunya nonton live marapthon? Apa yang kalian dapatkan dari live streaming dengan konsep seperti ini? Hiburan? Edukasi? atau hanya ingin melepas penat karena gabut? Sampai sekarang aku masih enggak ngerti apa serunya dan kenapa orang mau nonton. Siapa tahu di sini ada salah satu penonton dan selalu ngikutin live streaming mereka, boleh share pengalamannya, ya.

Indonesia
150
1.9K
10.6K
889.9K
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Agus Mulyadi
Agus Mulyadi@AgusMagelangan·
Di reply, cukup banyak yang denial terhadap hasil survei ini. Kalau saya pribadi yakin hasil survei Indikator ini bisa dipertanggungjawabkan. Di lapangan, 72% masyarakat memang puas dengan MBG (setidaknya menurut hasil survei Indikator ini). Tapi, perlu digarisbawahi, puas bukan berarti baik. Itu dua hal yang berbeda. Puas dan tidak puas, suka dan tidak suka, itu urusan persepsi. Sedangkan baik atau tidak, itu urusan analisis. Sebagai contoh, masyarakat kita suka dengan amplop serangan fajar jelang pemilu karena memang politik uang dalam iklim pemilu kita sangat kental. Lantas, hanya karena banyak masyarakat suka dan senang saat menerimanya, apakah kemudian serangan fajar itu menjadi baik? Tentu saja tidak. Ini sama seandainya masyarakat kelompok pengangguran diberikan dua pilihan, antara dikasih duit 500 ribu atau kursus pelatihan vokasi. Niscaya akan lebih banyak yang memilih 500 ribu alih-alih kursus pelatihan vokasi. (Fenomena ini dikenal dengan istilah diskon hiperbolik). Mana yang akan lebih membuat masyarakat puas? Jelas duit 500 ribu. Tetapi secara analisis sederhana, mana yang jauh lebih baik dan efektif untuk mengatasi pengangguran? Tentu saja kursus pelatihan vokasi. Sikap itu pula yg saya yakini sampai sekarang. MBG saat ini adalah program yang pasti membuat banyak orang puas. Baik penerima, pekerjanya, maupun siapa saja yang kebagian proyeknya. Tetapi, apakah MBG adalah program yang baik? Di mata saya, setelah membaca banyak berita dan pendapat orang-orang yg saya percayai dan saya yakini keilmuannya, saya masih yakin, MBG adalah program yang bukan hanya buruk dan tidak tepat prioritas, tetapi juga politis. Namun, kalau ada yang menganggap MBG sebagai program yang bagus, oke, keren, luar biasa, ya silakan. Pemikiran orang kan beda-beda. 😅
INDIKATOR@indikatorcoid

@BurhanMuhtadi KEPUASAN TERHADAP PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Mayoritas merasa puas dengan program makan bergizi gratis (MBG), 72.8%. @BurhanMuhtadi

Indonesia
187
1.3K
3.5K
344.5K
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Enezator
Enezator@Enezator·
The turtle that saved the fish's life
English
69
474
14.6K
6.5M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Idris
Idris@7signxx·
Protect your children...
English
1K
25.1K
85.9K
15.1M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Arbiarso Wijatmoko | #BugarDaddy
IF (Intermittent Fasting) VS Pembatasan Kalori Biasa Mana yang lebih ampuh buat kesehatan dan turun berat badan? 🤔 Ada studi terbaru nih! 🥳 Yuk bongkar studinya dan lihat hasil perbandingannya seperti apa! 🔥A Thread🔥
Arbiarso Wijatmoko | #BugarDaddy tweet media
Indonesia
79
1.9K
10.5K
1.1M
unmag
unmag@unmagnetism·
kalo king indo bisa menang atau nahan imbang arab saudi nanti malam, 2 orang random yg reply twit ini w isiin gopay #TimnasDay
Indonesia
6.1K
2.3K
12.1K
1.2M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya: 1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya. 2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem. 3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita: a) NasDem dikasih ancaman kasus, b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU, c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur. 4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai. *** Berhenti dulu. Ada keributan lain 5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik: a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka, b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi, c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada, d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan. 6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini. *** Kembali ke lanjutan nomor 4: 7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka. Mereka juga terganjal threshold 20%. 8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting: a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung. b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5% 9) Implikasinya: a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman, b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada. 10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain. *** Yang krusial: 11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga. a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU, b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet. *** Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Indonesia
2.2K
129.7K
182.9K
17.4M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Orang meninggal karena kebut2an sampe ditangisin 2 hari terus disebut "best father". Best father apaan udah tau punya istri sama anak masih kecil, tapi masih hobi trek2an kebut2an di jalan....
Wahyu@whydiwowo

@rasjawa Gen Z ini emang udah over. Kemakan sama konten selebgram

Indonesia
2.3K
8.5K
37.6K
6.3M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Vicario Reinaldo
Vicario Reinaldo@vicarioreinaldo·
Halo semua Gue lagi bikin course tentang Strategic Thinking Silabusnya gue jabarin di bawah ini Kalau berminat, follow, like, retweet, dan reply dengan “strategi” Nanti gue akan kirim link ke landing pagenya melalui DM
Vicario Reinaldo tweet media
Indonesia
3.2K
2.9K
8.6K
565.7K
#99
#99@PartaiSocmed·
LIKE FATHER LIKE SON Begini kelakuan sesat anaknya Gilbert, Garren Lumoindong, dalam apa yg disebut "ibadah pembebasan keuangan". Jemaatnya diminta bertransaksi dgn Tuhan dan diberi limit waktu untuk segera melakukan transfer. Tentu saja rekeningnya bukan rekening milik Tuhan.
Indonesia
664
1.5K
4.7K
1.5M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
CFCDigest
CFCDigest@CFCDigest·
For our favourite player of all time, here is a thread on the greatest Eden Hazard moments. I need every Hazard fan to RT this thread for our GOAT.
CFCDigest tweet media
English
134
6.4K
25.2K
2.2M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Gerry Soejatman
Gerry Soejatman@GerryS·
OOT: Teknologi Intelijen dan Human Intelligence, case study konflik Gaza-Israel Oktober 2023 Israel terkenal sebagai tempat lahirnya perangkat lunak pengawasan paling canggih di dunia. Mereka mengawasi dan memblokade Gaza, yang panjangnya hanya 42 km. Di Gaza, dua hal yang konstan adalah kamera surveillance dan drone observasi Israel di langit. Tapi tidak ada yang melihat ini akan terjadi. Ironisnya, Mesir sudah memberi tahu Israel berkali-kali bahwa Hamas sedang merencanakan "sesuatu yang besar", namun Israel tidak mengindahkan peringatan Mesir, karena Israel lebih fokus kepada Tepi Barat dan bukan Gaza karena pendukung pemerintahan Benjamin Netanyahu terdiri banyak dari pemukim Tepi Barat yang menuntut tindakan keras keamanan di sana dalam menghadapi gelombang kekerasan yang meningkat selama 18 bulan terakhir. Ini mengakibatkan Israel kehilangan situational awareness mengenai Gaza. Ketergantungan Israel pada teknologi intelijen mengakibatkan kurangnya fokus pada human intelligence. Padahal, reputasi kemampian human intelligence Israel menjadi acuan dunia intelijen. Badan-badan intelijen Israel telah memperoleh aura yang tak terkalahkan selama beberapa dekade karena serangkaian pencapaiannya. Bahkan, reputasi lembaga-lembaga seperti Mossad, Shin Bet dan intelijen militer tetap bertahan meskipun dalam kegagalan misi. Namun serangan akhir pekan lalu adalah pertama kalinya reputasi intelijen Israel diragukan dan menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan negara dalam menghadapi musuh yang lebih lemah namun memiliki tekad yang kuat. Lebih dari 48 jam setelah dimulainya serangan, Hamas terus memerangi pasukan Israel di wilayah Israel, dan lebih dari 100 warga Israel ditahan Hamas di Gaza. Mata Israel seperti tertutup menjelang serangan mendadak yang dilakukan oleh kelompok Hamas, yang menerobos penghalang perbatasan Israel dan mengirim ratusan pasukan ke Israel untuk melakukan serangan kurang ajar yang menewaskan lebih dari 700 orang dan melukai lebih dari 2000 orang. Sejak Israel menarik pasukan dan pemukimnya dari Jalur Gaza pada tahun 2005, Israel tidak bisa mengendalikan langsung apa yang terjadi di wilayah tersebut. Namun bahkan setelah Hamas menguasai Gaza pada tahun 2007, Israel tampaknya tetap mempertahankan keunggulannya dengan fokus kepada menggunakan teknologi untuk kebutuhan intelijen dibanding human intelligence. Kemampuan teknologi intelijen Israel memang bukan main-main dimana mereka bisa mengetahui secara presisi lokasi target dan bisa mengeliminir target dengan surgical strike, atau mengentahui terowongan mana di perbatasan Gaza yang digunakan oleh Hamas untuk mengangkut para pejuang dan senjata, namun ketergantungan pada teknologi punya batasnya dan disitulah human intelligence tidak bisa digantikan. Meskipun teknologi intelijen yang digunakan Israel sudah yang tercanggih, Hamas mampu menyembunyikan rencananya, dan bisa menyembunyikannya selama berbulan-bulan, sampai tidak terdeteksi sama sekali. Mengetahui ketergantungan Israel kepada teknologi intelijen, Hamas sepertinya menemukan cara untuk menghindari pengumpulan intelijen teknologi. Mereka kembali ke Zaman Batu, mereka tidak menggunakan telepon atau komputer dan melakukan urusan sensitif mereka di ruangan yang dilindungi khusus dari spionase teknologi atau melakukan gerakan bawah tanah. Namun kegagalan tersebut lebih dari sekadar pengumpulan intelijen dan badan keamanan Israel gagal memberikan gambaran akurat dari informasi intelijen yang mereka terima, berdasarkan apa yang disebutnya sebagai kesalahpahaman seputar niat Hamas. Badan keamanan Israel dalam beberapa tahun terakhir semakin melihat Hamas sebagai aktor yang tertarik untuk memerintah, berupaya mengembangkan perekonomian Gaza dan meningkatkan standar hidup penduduk Gaza. Sepertinya Israel lupa, bahwa Hamas sebenarnya tetap memandang penghancuran Israel sebagai prioritasnya. Terlena dalam asumsi Hamas ingin memerintah Gaza, beberapa tahun terkakhir Israel mengizinkan sekitar 18000 pekerja Palestina dari Gaza untuk bekerja di Israel di mana mereka bisa mendapatkan gaji sekitar 10 kali lebih tinggi dibandingkan di Gaza. Lembaga-lembaga keamanan Israel berasumsi bahwa membereskan urusan kantong dan perut cukup untuk menjaga ketenangan. Nyatanya, ratusan bahkan ribuan anggota Hamas sedang mempersiapkan serangan mendadak selama berbulan-bulan, tanpa ada kebocoran informasi, dan kita bisa lihat hasilnya. Meskipun masih terlalu dini untuk menyalahkan kegagalan intelijen semata karena Israel sedang mengalami masalah internal, dari peningkatan kekerasan tingkat rendah di Tepi Barat yang mengharuskan pengalihan sejumlah sumber daya militer di sana dan kekacauan politik yang mengguncang Israel terkait langkah-langkah pemerintah sayap kanan Netanyahu untuk merombak sistem peradilan dimana rencana kontroversial tersebut telah mengancam kohesi IDF yang dipandang sebagai tentara rakyat Israel. Dengan Israel disibukkan dan terkoyak oleh rencana perombakan peradilan Netanyahu, pimpinan pertahanan Israel telah memberikan peringatan kepada Netanyahu serta beberapa mantan pemimpin badan intelijen negara tersebut, bahwa rencana yang memecah belah tersebut akan merusak kohesi badan keamanan negara tersebut dan membawa resiko yang besar dimana perpecahan internal mengenai perubahan hukum merupakan faktor yang memberatkan yang membuat Israel lengah. Terlepas dari permusuhan di antara pihak-pihak yang berkonflik, pada akhirnya, pertanyaan akan timbul mengenai siapa yang bertanggung jawab di pihak Israel karena gagal mempersiapkan serangan Hamas tersebut, yang merupakan serangan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Meskipun akan ada upaya untuk menyalahkan intelijen Israel karena tidak melihat serangan itu terjadi, tanggung jawab utama terletak pada pemerintah Israel dan perdana menteri. Ini adalah kegagalan intelijen Israel dalam skala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sayangnya, warga Israel dan ujung-ujungnya warga Palestina sama-sama harus menanggung akibatnya.
Gerry Soejatman tweet mediaGerry Soejatman tweet mediaGerry Soejatman tweet mediaGerry Soejatman tweet media
Indonesia
158
1.2K
4K
529.7K
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Chelsea FC Indonesia
Chelsea FC Indonesia@chelseafc_indo·
"Saya ingin membantu Chelsea kembali memenangkan gelar dan memenangkan piala." "Saya tidak akan lari ketika segala sesuatunya berjalan buruk. Saya ingin menjadi salah satu alasan yang membantu kami kembali ke performa terbaik." 🗣️ | Ben Chilwell #CFCIndo
Chelsea FC Indonesia tweet media
Indonesia
33
88
679
32.9K
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Business Nerd
Business Nerd@Business_Nerd_·
The Reason Competitors Open Stores Next To Each Other… - A Great Business Lesson -
Business Nerd tweet media
English
20
317
1.8K
340.3K
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Reece James
Reece James@ReeceJames·
@_ambehi I say no.
English
14K
43.9K
219.2K
40.8M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Health Lab
Health Lab@TheHealthLab·
4 Healthy Detox Drinks Recipes for Weight Loss and Body Cleansing. 1. Cucumber, Lemon, Ginger & Mint
Health Lab tweet media
English
37
750
3.4K
956.6K
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
The Sigma Mindset
The Sigma Mindset@thesigmamindset·
8 Japanese Techniques To Overcome Laziness:
The Sigma Mindset tweet media
English
105
5.8K
16.3K
3M
Stevanus H.T. Sumadi retweetledi
Bintang
Bintang@tang__kira·
Setelah meninggal masih berjasa. Gil Geumja (67 tahun) mendonasikan organ tubuhnya: ginjal, hati, mata kiri & mata kanannya Pada tanggal 11 Mei dan berhasil menyelamatkan 4 nyawa Wasiat dia: kalau seandainya dia meninggal, dia mau nyelamatin orang lain lewat donasi organ tubuh
Bintang tweet media
Indonesia
45
1.2K
7.7K
870.9K