WiNFiLTeR30K

13.3K posts

WiNFiLTeR30K banner
WiNFiLTeR30K

WiNFiLTeR30K

@Canapee_85

(:If it’s not now then it will be in the Hereafter:)

konoha Katılım Mart 2012
287 Takip Edilen60 Takipçiler
WiNFiLTeR30K
WiNFiLTeR30K@Canapee_85·
Matthew lu keRen 🤟😎
Matthew@matthewabides

1/ Meet Zachary Wolk (@zachxbt), the crypto investigator who's exposed $500M+ in fraud. He investigated everyone. Nobody ever investigated him. I found him in a free neighborhood paper. Also found ~$5M of "donations" from the people who never appear in his threads.

Indonesia
0
0
0
30
Polymarket
Polymarket@Polymarket·
NEW: Indonesian rupiah crashes to a new all-time low.
English
306
1.3K
4.7K
382.2K
WiNFiLTeR30K retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
318
11.2K
24.2K
975.1K
WiNFiLTeR30K retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.4K
845.5K
WiNFiLTeR30K retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Pantesan berita tentang p4le$tin4 tidak di temukan lagi...INI ulah M3TA rupanya
Indonesia
3
1.4K
2.1K
31.1K
Airdrop & Testnet
Airdrop & Testnet@airdrop_testing·
🚀 Brand New Airdrop Event @Novaex_AI signup and get $1000 worth of NEX tokens! 💰 Invite a Friend = GET Instant 10,000 NEX tokens for every successful referral (worth up to $1000 💸) ✅ Earn even more tokens by inviting friends! ✅ Earn airdrop tokens by completing community tasks! 👉 Click here to join: m.novaexai.com/register?invit… ✅ Simple tasks, genuine and effective. #Airdrop #NEX #Cryptocurrency #BNB
Airdrop & Testnet tweet mediaAirdrop & Testnet tweet media
English
7
6
18
2.9K
WiNFiLTeR30K retweetledi
𝙆𝙖𝙮™️
𝙆𝙖𝙮™️@KayLFC05_·
Last time a big 6 team made a UCL final: Arsenal - 2026 Man City - 2023 Liverpool - 2022 Chelsea - 2021 Tottenham - 2019 Mighty Manchester United - 2011
English
123
1.2K
16.6K
788.8K
WiNFiLTeR30K retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Gilaaaaa keren banget video klipnya "Storm" garapan Romain Gavras (Athena) ini. 3 menit terakhirnya dibikin one take dengan koreografi tari yang wowwwww🔥🔥🔥🔥🔥
Indonesia
20
173
1K
47.2K
WiNFiLTeR30K retweetledi
90s Football
90s Football@90sfootball·
The UEFA Champions League Intro from 1998/99 🤩
English
123
1.6K
14K
1.2M
Troll Football
Troll Football@TrollFootball·
Supernatural moment in Indonesia: Ref goes to check VAR… no official in sight, yet the video played on its own
English
1.1K
5.4K
23.1K
1.8M
WiNFiLTeR30K
WiNFiLTeR30K@Canapee_85·
iki nyamuk opo pesawat f16, manuvermu kece 🦟🥢
Indonesia
0
0
0
6
WiNFiLTeR30K retweetledi
Stern Drew
Stern Drew@SternDrewCrypto·
‼️ THEY HAVE BEEN LYING TO YOU ABOUT OIL FOR 150 YEARS. 🛢️ Oil is not rare. It is not made from dead dinosaurs. It is the second most common liquid on Earth after water and it is literally the planet’s lifeblood. The entire “fossil fuel” scam was invented by the Rockefellers and the Smithsonian in the late 1800s to create artificial scarcity and jack up prices to insane levels. They fed you the biotic lie so you would believe oil is some finite dinosaur soup that is about to run dry. Total fabrication. Oil is abiotic. It is a liquid mineral cooked deep in the Earth’s mantle under crushing pressure and scorching heat. It is the natural lubricant for tectonic plates and the grease that keeps the planet’s massive gears turning smoothly. That is why wells drilled dry in the 1970s are filling back up again today. The Earth is pumping fresh oil from below and regenerating it nonstop. It does not run out. We are sucking the lubricant out of the planet’s engine and now the whole machine is starting to shake. More earthquakes. Creaking faults. Grinding plates. Coincidence? No. We are stripping the oil that keeps the Earth’s crust sliding properly and the system is literally seizing up. The so-called “fossil theory” is the greatest economic hack in human history. Real crude oil has almost zero biological markers. No nitrogen, no phosphorus, nothing that would survive if it came from dead organisms. It is pure polymeric hydrocarbons, primordial stuff from the Earth’s own formation. Thomas Gold tried to warn the world. He proved hydrocarbons like methane and oil rise from the deep mantle, not from ancient swamps. The establishment destroyed his reputation because the truth would collapse their entire control grid. If people knew oil is basically tap water for the planet, endlessly generated from below, the entire parasitic geopolitics of wars, sanctions, and price manipulation would evaporate overnight. They do not want you to know the Earth makes its own oil. They need you scared, dependent, and paying through the nose while they bleed the planet dry. Wake up. The dinosaurs had nothing to do with it. This is the biggest lie they ever sold us and it is killing the engine of the world.
English
1K
6.5K
18.9K
4.2M
Elon Musk
Elon Musk@elonmusk·
True currency is steadfast friendship
English
15.6K
31.3K
331.2K
98.3M