Afaf D. Putra

2.5K posts

Afaf D. Putra banner
Afaf D. Putra

Afaf D. Putra

@Chaste_2

Tukang ketik surat

Jawa Timur, Indonesia Katılım Eylül 2017
239 Takip Edilen35 Takipçiler
Afaf D. Putra retweetledi
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Andrie Yunus tetap menolak hadir sidang atas dasar: 1. Tdk ada independensi pd peradilan militer 2. Proses sidang tdk akuntabel 3. Perkara akan berhenti pd pelaku lapangan, tanpa mengungkap rantai komando/aktor intelektual Ini adalah sikap politik-hukum (civil resistance).
Indonesia
14
3.1K
9.1K
89.3K
Afaf D. Putra retweetledi
Yoseph Samodra
Yoseph Samodra@yosephsamodra·
pentingnya matematika bukan hanya untuk naikkan skor PISA. tapi ya buat makin sadar bahwa contohnya JIKA harga sepatu 200 ribu, lalu anggaran per sepatu 700 ribu (realisasinya berapa?), artinya estimasi KELEBIHAN BAYAR sebesar 250%. itu kelebihannya. 250%. harusnya 0 persen.
Indonesia
7
49
156
3.1K
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Makasih sudah percaya ngeluh sama saya, tapi saya juga ngeluh sama siapa. 😭😭😭.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
6
9
109
1.6K
Afaf D. Putra retweetledi
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
Tiga pertanyaan untuk Mendikti soal LPDP digembleng TNI: 1. Sejak kapan warga sipil yang lolos IELTS, esai, dan wawancara LPDP dianggap kurang disiplin? Mereka bahkan menghitung sendiri pajaknya tiap tahun di SPT, sesuatu yang (mungkin) prajurit tidak diwajibkan lakukan dengan kerumitan yang sama. 2. Sejak kapan warga yang pajaknya dikorupsi bertahun-tahun tapi tetap bayar PPN setiap belanja dianggap kurang berkebangsaan? 3. Kalau tujuannya supaya awardee balik ke Indonesia, kenapa solusinya pelatihan baris-berbaris dan bukan perbaikan ekosistem riset, gaji dosen, dan kepastian karier akademik di dalam negeri? Yang bikin doktor enggan pulang itu bukan kurang nasionalisme. Tapi karena kurang lab, kurang dana riset, dan kurang penghargaan. Kalau pemerintah serius ingin awardee pulang dan berkontribusi, cobah perbaiki ekosistem akademik dalam negeri. Itu jauh lebih sulit, dan jauh lebih dibutuhkan. Menurut saya, mengirim calon master dan doktor ke barak untuk diajari “kebangsaan” itu membalik logika. Yang lazim di banyak negara: kadet militer yang dikirim ke kampus, bukan sebaliknya. Jangan remehkan warga sipil yang duitnya bocor terus tapi masih setia bayar pajak. Lagian, tokoh-tokoh kebangsaan terbesar republik ini sebagian besar sipil. Hatta, Sjahrir, Sukarno muda, Kartini, Tan Malaka, Agus Salim. Tidak satu pun dari mereka yang nasionalismenya dibentuk di barak. Mereka jadi nasionalis karena membaca, berdebat, hidup di pengasingan, dan berhadapan dengan ketidakadilan kolonial. Bukan karena baris-berbaris. 😬
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet media
Indonesia
109
2.4K
4K
110.9K
Afaf D. Putra retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Sebelum pensil grafit menjadi umum di abad 19, anak-anak belajar menulis menggunakan batu tulis (slate) dan kapur, atau pena bulu yang dicelup tinta. Ketika pensil mulai populer, banyak pendidik (konservatif) protes keras dengan alasan: "Kalau anak bisa menghapus kesalahannya dengan mudah, dia tidak akan pernah belajar berpikir matang sebelum menulis." Argumennya sederhana tapi menarik: kesulitan adalah bagian dari pembelajaran. Ketika tinta tidak bisa dihapus, anak dipaksa untuk merencanakan kalimat di kepalanya, mempertimbangkan struktur, baru menulis dengan hati-hati. Pensil dengan penghapus dianggap "memanjakan" dan membuat anak ceroboh. Yang ironisnya, perdebatan ini muncul lagi dalam bentuk modern setiap kali ada teknologi baru: -> Kalkulator dilarang karena "merusak kemampuan berhitung" -> Komputer dilarang karena "merusak tulisan tangan" -> Wikipedia dilarang karena "merusak riset" Dan sekarang, tools AI seperti ChatGPT dilarang karena "merusak kemampuan berpikir". Pola yang sama terus berulang sepanjang sejarah pendidikan. Setiap teknologi baru awalnya dianggap ancaman bagi "cara belajar yang benar", sebelum akhirnya diterima sebagai alat yang biasa/dinormalisasi. Penghapus di ujung pensil, yang sekarang kita anggap sangat sepele, dulunya adalah pusat perdebatan filosofis tentang bagaimana manusia seharusnya belajar.
Indonesia
3
12
42
985
Afaf D. Putra
Afaf D. Putra@Chaste_2·
@senogp Kalimat yang awalnya terdengar romantis kalau ilustrasi gini jadi serem.
Indonesia
0
0
0
24
Afaf D. Putra
Afaf D. Putra@Chaste_2·
@AnKiiim_ Kenapa sih buzzer-buzzer pemerintah ini suka sekali mempermalukan diri sendiri di depan umum?
Indonesia
0
0
10
755
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚
Feri Amsari :"Kenapa yg dibilang bohong pemerintah, yg sakit hati petani" Ketum LBH tani nusantara, itho sinaga terlihat kebingungan saat ditanya data petani seluruh indonesia yg merasa sakit hati atas pernyataan bang Feri, mana Bang Ray Rangkuti ikut nampolin lagi 🤣🤣
Indonesia
131
1.2K
4.1K
133.2K
Afaf D. Putra
Afaf D. Putra@Chaste_2·
@OmJ_J3Nggott Kurikulum merdeka mengajarkan fundamental logika berpikir, sedangkan kurikulum lama mengajarkan cara cepatnya. Jangan diadu, tapi dikolaborasikan keduanya sehingga mendapatkan pembelajaran yang mendalam.
Indonesia
0
0
2
89
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
Begini Anak murid apa Gak Stres Ada cara yang sudah mudah tapi malah dibuat menjadi lebih sulit Pantesan anak anak Jadoel Cara pikirnya lebih hebat gak mau ribet
Indonesia
373
457
2.7K
1.1M
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Halo :) Project simulator konsep sains yang aku pengen sudah mulai dibuat nih. Kamu bisa cek di github.com/listyantidewi1… Sudah ada 70 simulator awal untuk beberapa bidang (fisika, biologi, sosial, komputer, data, kimia bumi dan antariksa). Contoh simulator yang ada: -> Model Atom Bohr -> Conway's Game of Life -> Prinsip Le Chatelier's -> Bayes' Theorem -> Difusi dan Osmosis -> Efek Dopler dan lain-lain Kamu bisa jalanin ini semua secara lokal di komputer kamu untuk bantu kamu belajar atau mengajar mulai dari SMA/SMK hingga perguruan tinggi.
listyantidewi tweet medialistyantidewi tweet medialistyantidewi tweet medialistyantidewi tweet media
Indonesia
52
332
1.3K
41.9K
Afaf D. Putra retweetledi
Alghiffari
Alghiffari@AlghifAqsa·
Pelaku tentara Penuntut tentara Penasihat hukum pelaku tentara Hakim tentara Korban sipil. Betul-betul “mock trial” yg mengejek akal sehat. #peradilansesat
Indonesia
14
1.8K
3.7K
44.1K
Afaf D. Putra retweetledi
Vikir Van Baskerville
Vikir Van Baskerville@VikirBaskervl·
Ada kutipan menarik dari film the Dark knight yang paling berkesan... "You either die a hero, or live long enough to see yourself become the villain" Puluhan tahun belajar ilmu serangga untuk proteksi tanaman, hanya untuk akhirnya jadi hama.
Indonesia
22
362
1.4K
31.1K
Afaf D. Putra retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
PENGUMUMAN GUYS, Untuk guru Non-ASN termasuk honorer, saya parafrase ya poin pentingnya: ✅ a. Kalau punya sertifikat pendidik dan memenuhi beban kerja, dapat TPG (2 juta rupiah, kecuali inpassing). ✅ b. kalau punya sertifikat pendidik tapi gak memenuhi beban kerja tetep dapat insentif dari Kemdikdasmen ✅ c. kalau belum punya sertifikat pendidik tetep dapet insentif dari Kemdikdasmen Poin b dan c ini melegakan ya. Yang misteri cuma 1, itu b dan c, berapa insentifnya, punten 🙏😊
Iman Zanatul Haeri tweet mediaIman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
83
361
1.5K
82K
Afaf D. Putra retweetledi
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Terdengar empatik, tapi bodoh. Gini lho bu menteri, kecelakaan kereta itu nggak selalu tabrakan depan-belakang. Jika terjadi anjlokan akibat masalah wesel atau patah rel, gerbong tengah yg justru bisa mengalami efek teleskopik yg juga sangat mematikan. Lagian gini lho, ini soal crowd management. Gerbong khusus perempuan itu di ujung tujuannya membantu memisahkan arus penumpang laki2 dan perempuan sejak di peron stasiun. Jika gerbong khusus perempuan diletakkan di tengah, bakal sangat kacau saat jam2 sibuk. Kalau solusinya cuma pindah gerbong, menjauhkan satu kelompok dari zona bahaya berarti secara menteri ini sangat sadar utk menempatkan kelompok lain (laki-laki dan penumpang umum) di zona maut. Benar2 komentar nggak etis dalam konteks keselamatan publik. Bukannya ngepush utk meningkatkan standar keamanan, malah pindah gerbong. Heran, anggota kabinetnya prabowo ini kok banyak banget yg nggak mutu dan absun kek gini.
5tePh3N@P3gEl

Sepertinya dia tidak pernah naik KRL, ini namanya memindahkan masalah bukan memecahkan masalah 🙄

Indonesia
674
7.1K
13.3K
496.6K
Afaf D. Putra retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya. Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan. Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka. Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
229
7.7K
13K
377K
Afaf D. Putra retweetledi
Zakka Fauzan
Zakka Fauzan@zakkafm·
Yang berada di sekitar lokasi dan punya fleksibilitas waktu. Yuk bantu dukung mas Ibam. Bismillah. #KawalIbam #BebaskanIbam
Zakka Fauzan tweet media
Indonesia
10
363
828
21.6K