isnakhusna

2.8K posts

isnakhusna banner
isnakhusna

isnakhusna

@ChusnaIsna

lifetime learner. Dreaming being traveler. interested in history and coffee.

From Jepara live in Surakarta Katılım Temmuz 2011
252 Takip Edilen91 Takipçiler
isnakhusna retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Mengapa filosofi pendidikan “sesuai industri” itu problematis? Saya agak gelisah baca wacana menutup prodi yang dianggap “tidak relevan dengan industri”, yang disampaikan Sekjen Kemendikti, Prof Bakri Munir Sukoco. Bukan karena saya anti industri. Tapi… industri yang mana? Yang hari ini? Atau yang bahkan belum ada 10 tahun lagi? Masalahnya sederhana: industri sendiri sering belum tahu arah masa depannya. Laporan World Economic Forum dan McKinsey & Company berulang kali bilang hal yang sama: banyak pekerjaan masa depan belum eksis hari ini. Jadi kalau kampus sibuk “menyesuaikan diri” dengan kebutuhan sekarang, kita mungkin sedang menyiapkan lulusan… untuk dunia yang sudah lewat. Dan biasanya, yang pertama dikorbankan itu selalu sama: Filsafat. Sejarah. Sastra. Yang dianggap tidak praktis. Padahal banyak pemimpin, pembuat kebijakan, bahkan inovator yang lahir dari sana. Sekarang bahkan keguruan dan kedokteran ikut disorot oleh Sekjen Kemendikti. Keduanya dibutuhkan masyarakat tapi katanya terlalu “market-driven”, harus jadi “market-driving”. Tapi jujur saja kedua istilah ini masih dalam logika yang sama: pasar sebagai penentu. Bedanya hanya soal siapa yang lebih pandai meramal pasar. Padahal masalah utamanya bukan di situ. Masalah pendidikan di Indonesia itu ada di tata kelola. Prodi dibuka karena tren. Karena peminat. Karena pemasukan. Bukan karena visi pendidikan. Kalau akarnya di situ, menutup prodi dari atas itu cuma seperti memotong daun, tanpa menyentuh akar. Yang kita butuhkan bukan sekadar menutup prodi, tapi membenahi cara kita menilai dan membiayai pendidikan. Quality control dan akreditasi tetap penting, tapi ukurannya harus nyata: kualitas belajar, daya pikir lulusan, dan dampaknya bagi masyarakat, bukan sekadar dokumentasi. Yang dibutuhkan adalah pendanaan berbasis kualitas, kurikulum yang lentur, dan keberanian menjaga ilmu yang tidak selalu “laku”. Karena saat industri jadi satu-satunya ukuran, dunia kampus menjelma hanya melatih tenaga kerja bukan melahirkan manusia yang mampu berpikir, menilai, dan membentuk zamannya sendiri. Tabik, Nadirsyah Hosen
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
35
1.1K
2.7K
77K
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Doaku sekarang tambah simple, semoga pulangku dimudahkan tanpa membebankan siapapun.
Indonesia
0
0
0
29
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Kegabutan hari ini nontonin YouTube teori musik, cara baca not. Buset susah banget. Appreciate bagi para musisi deh. Milih jadi penikmat aja aku.
Indonesia
0
0
0
34
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Walau sering bolak balik Kudus, tapi baru mampir lagi buat ziarah setelah 2 tahun lebih.
isnakhusna tweet media
Indonesia
0
0
0
40
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Enggak menyesal beli ini.
isnakhusna tweet media
Indonesia
0
0
0
30
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Tiba-tiba pengen buat wasiat donor organ.
Indonesia
0
0
0
34
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
@cikicikaa_ Dengan tanpa mengharap yg kita tolong akan menolong balik tapi berharap Tuhan yg akan hadir dengan pertolongan entah melalui siapa pun itu.
Indonesia
0
0
0
28
Badut Cantik
Badut Cantik@cukayuka_·
suka banget sama kalimat ini: menolong orang lain adalah seni menolong diri sendiri di kemudian hari
Indonesia
35
261
863
20.2K
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Air laut tak akan pernah berubah rasa.
isnakhusna tweet media
Indonesia
0
0
0
55
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Kalau gak ada Islam, agama yg mungkin bakal aku pilih tuh Katolik deh.
Indonesia
0
0
0
58
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Laper, tapi yang dibeli malah kopi. Emang kagak waras 😆.
Indonesia
0
0
0
52
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Secakep apapun kalau gak punya common sense itu valuenya terjun bebas. Apalagi tambah kagak cakep. Makin dah.
Indonesia
0
0
0
50
ntang
ntang@prkdlx·
Kalau kalian punya kesempatan utk menghapus 1 hal di bumi, kira2 apa?
ntang tweet media
Indonesia
10
0
7
3.2K
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Beda iman satu amin, beda amin satu iman.
Indonesia
0
0
0
36
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Gampang ditreatment tuh sepatu bahan mesh aja. Kalau udah pakai leather walaupun full grain, tetep aja butuh high maintenance.
Indonesia
0
0
0
48
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Sepatu basenya leather suede ki high treatment tenan. Sebulan di anggurin gak disimpan ditempat proper jamuran. Gak bisa kena air. Manja pol.
Indonesia
0
0
0
54
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Dua kata unik “tahu circle”. Iso2 wae le buat istilah.
Indonesia
0
0
0
35
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Marigolds always bright and sunny.
isnakhusna tweet media
English
0
0
0
61
isnakhusna
isnakhusna@ChusnaIsna·
Pakai aja wanginya, jangan ditelan nanti keracunan.
isnakhusna tweet media
Indonesia
0
0
0
50
isa amane
isa amane@defonotisa·
find a man who loves you the way wowok loves sawit
English
258
13.1K
37.7K
786.6K