cips

27.8K posts

cips banner
cips

cips

@CiptaApaCips

Dunia ini sementara, dan Twitter adalah tempat sanda gurau belaka | #MoslemMartialArt #GS |

Katılım Mart 2011
478 Takip Edilen637 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
cips
cips@CiptaApaCips·
Mencari Titik Temu antara PKS dan Pemilih PKS yang Kecewa di Pilkada Serentak Utas. Disclaimer: pendapat pribadi, tidak mewakili partai, moga bermanfaat, seandainya tidak bermanfaat minimal tidak merugikan.😄🙏 @andywindarto @enjang_as @aindraku @an_gg_a
Indonesia
66
60
142
23.7K
cips
cips@CiptaApaCips·
@kompascom Masih ada yg percaya sama mulut jamban?
Indonesia
0
0
0
9
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Trump menegaskan Israel tidak pernah membujuk AS berperang dengan Iran. ~RS
Indonesia
12
1
11
1.4K
cips retweetledi
A Yousup Abd., SH
A Yousup Abd., SH@abuyahany·
Delegasi Kuwait di PBB: " Kamu @Israel tidak punya kehormatan. Menjarah tanah orang, membunuh warga sipil dan membantai anak2. Keluarlah kalian dari ruangan ini..! " Sudah waktunya bumi ini dibersihkan dari penyakit2 Zionism... ☝️
Indonesia
86
1.7K
5.1K
59.1K
cips
cips@CiptaApaCips·
@tvOneNews Kaum Zionis Israhell emang jahanam banget. Udah kek kangker, layak dihapus dari muka bumi, biar dunia kembali damai.
Indonesia
0
0
0
172
cips retweetledi
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
SAYANG JIKA TIDAK DI-SHARE Syaikh Dr. Muhammad Al-Isa (Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia & Anggota Hai'ah Kibar Al-Ulama Arab Saudi) menegaskan bahwa hakikatnya tidak ada konflik atau benturan antara Sunni dan Syiah, keduanya adalah saudara, satu Islam. Iya juga menjelaskan tentang alasan Syiah dibolehkan masuk ke Makkah dan beribadah haji dan umroh.
Indonesia
21
435
871
14.4K
cips retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
"Serangan Israel di Lebanon Selatan adalah pelanggaran serius hukum internasional yang membahayakan personel PBB. Indonesia mengutuk keras tindakan ini dan menegaskan bahwa keamanan personel perdamaian tidak dapat ditawar. Kami mendukung UNIFIL untuk melayangkan protes resmi guna mencegah destabilisasi wilayah lebih lanjut," ujar Veronica Vicka. Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/04/0… ~TR #TNI #SeranganIsrael
Kompas.com tweet media
Indonesia
10
43
109
2.9K
Melon Mask
Melon Mask@panca66·
@Ayang_Utriza Karena pak SBY menghormati ketum antum sebagai sahabat Netanyahu itu jadi beliau nga kecam Israel 😝😝
Indonesia
5
5
6
1.8K
Ayang Utriza Yakin
Ayang Utriza Yakin@Ayang_Utriza·
Kenapa tidak mengecam, mengutuk & menyebut rezim-teroris-genosida-Israel yang membunuh 3 prajurit TNI-PP PBB di Libanon? Anda sudah mantan Presiden, harusnya berani, kenapa tidak? Pertimbangan anak: AHY? Takut sama Israel-AS? Apa semua tokoh NKRI: jadi Zionis? Rakyat bertanya.
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono

Indonesia berduka karena tiga prajurit yang bertugas sebagai penjaga perdamaian (peacekeeper) di Libanon gugur. Beberapa prajurit juga mengalami luka berat, termasuk dalam insiden ketiga kemarin, di tempat penugasan mereka. Ketika saya ikut memberikan penghormatan kepada jenasah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon, hati saya ikut tergetar. Memang seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil. Namun, saya bisa merasakan duka yang mendalam dari keluarga mereka (istri, anak dan orang tua) yang hadir di Cengkareng semalam. Saat saya ikut mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada mereka, saya tahu arti air mata yang jatuh di pipi mereka. Merasakan ini semua, secara pribadi saya mendukung langkah-langkah pemerintahan Presiden Prabowo yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan investigasi secara serius, jujur dan adil. Indonesia berhak untuk itu. PBB (utamanya UNIFIL) dengan penuh rasa tanggung jawab, harus bisa menjelaskan mengapa sejumlah insiden beruntun yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka “peacekeeper” dari Indonesia itu terjadi. Saya tahu bahwa investigasi dalam situasi pertempuran yang amat dinamis sering tidak mudah. Tetapi, bagaimanapun tetap dapat dilaksanakan dengan harapan hasilnya dapat dinalar dan masuk akal (acceptable, believable narrative). Saya pernah mengemban tugas PBB di Bosnia (former Yugoslavia) tahun 1995-1996. Dengan pangkat Brigadir Jenderal, saya menjadi Kepala Pengamat Militer PBB. Investigasi terhadap pelanggaran gencatan senjata juga sering kami lakukan. Sebagai bentuk dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah kita, menyusul gugur dan luka-lukanya prajurit Indonesia tersebut, saya ingin menambahkan satu, dua hal. Satuan pemeliharaan perdamaian PBB, contohnya Kontingen Garuda XXIII/S yang sedang mengemban tugas di Libanon saat ini, tugasnya adalah untuk menjaga perdamaian (peacekeeping), bukan “peacemaking”. “Peacekeeper” tidak dipersenjatai secara kuat dan tidak pula diberikan mandat untuk melaksanakan tugas-tugas pertempuran. Ini diatur dalam Chapter 6 Piagam PBB. Bukan Chapter 7 yang punya misi “to enforce the peace”, dalam arti melaksanakan tugas yang “lebih keras” untuk sebuah “peacemaking”. Mereka bertugas di “blue line” atau di wilayah “blue zone”, yang bukan merupakan daerah pertempuran atau “war zone”. Kontingen Indonesia, hakikatnya bertugas di “Blue Line” yang memisahkan teritori Israel dengan teritori Libanon. Sekarang ini, kenyataannya yang semula mereka berada di sekitar “Blue Line” kini sudah berada di “war zone”, yang sehari-hari sudah berkecamuk pertempuran antara pihak Israel dan Hizbullah. Bahkan dikabarkan pasukan Israel sudah maju 7 km dari “Blue Line”. Keadaan ini tentu sangat berbahaya bagi “peacekeeper” karena setiap saat bisa menjadi korban dari pertempuran yang tengah berlangsung. Dengan argumentasi ini, seharusnya PBB, New York segera mengambil keputusan dan langkah yang tegas untuk menghentikan penugasan UNIFIL dan atau memindahkan lokasi mereka ke luar medan pertempuran yang masih membara saat ini. Dewan Keamanan PBB harus segera bersidang dan bisa mengeluarkan resolusi yang tegas dan jelas. Saya masih ingat ketika sebagai Menkopolkam RI, harus menghadiri Sidang DK PBB tahun 2000 karena ada insiden di Atambua yang menewaskan 3 orang petugas kemanusiaan PBB akibat unjuk rasa yang terjadi di wilayah Atambua, NTT waktu itu. PBB tidak boleh pilih kasih dan menggunakan standar ganda. Sebagaimana yang dilakukan Presiden Prabowo, secara pribadi, saya juga merasa punya kewajiban moral untuk ikut memperjuangkan keadilan bagi prajurit-prajurit TNI yang menjadi korban di Libanon ini. Mengapa? Ketika menjadi presiden Indonesia dulu, saya berinisiatif dan mengusulkan kepada PBB untuk mengirimkan satu batalyon plus Indonesia sebagai bagian dari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB di Libanon. Ini ada sejarahnya. Pada bulan Agustus 2006 terjadi perang antara Israel dan Libanon. Korban berjatuhan utamanya di pihak Libanon. DK PBB belum melakukan langkah-langkah yang efektif untuk menghentikan peperangan tersebut. Ketika PM Malaysia Abdullah Badawi (Alm) berkunjung ke Jakarta, saya mengusulkan agar beliau, dalam kapasitasnya sebagai Chair of OIC (Organisasi Kerjasama Islam) untuk menggelar “emergency meeting” guna mendesak PBB untuk segera bertindak. Beberapa hari kemudian, PM Abdullah Badawi menggelar pertemuan darurat OKI di Kuala Lumpur. Di samping Indonesia dan Malaysia, pemimpin lain yang hadir adalah Presiden Iran Ahmadinejad, Perdana Menteri Turkiye Erdogan dan Perdana Menteri Libanon Siniora. Juga hadir beberapa kepala negara/kepala pemerintahan yang lain. Dalam pertemuan itu pula, saya menyampaikan Indonesia siap untuk mengirimkan pasukan satu batalyon diperkuat sebagai bagian dari “peacekeeping mission” di perbatasan Israel dan Libanon. Artinya, setelah terjadi “ceasefire” atas usaha dari PBB, Indonesia siap mengawasi pelaksanaan gencatan senjata tersebut. Saya masih ingat, karena dipersyaratkan penggunaan kendaraan tempur mekanis dan Anoa kita belum siap, segera saya menelepon Presiden Perancis Jacques Chirac, dengan tujuan Indonesia ingin membeli kendaraan tempur VAB buatan Perancis untuk segera bisa dikirim ke Libanon. Alhamdulillah, Perancis bersedia dan bahkan proses pengirimannya berlangsung secara cepat karena dalam pengadaan alutsista tersebut saya menggunakan format G to G (government to government). Memang waktu itu kita tidak melibatkan pihak swasta. Kontingen Indonesia pertama, Garuda XXIII/A, tiga bulan kemudian (November 2006) sudah bisa berangkat ke Libanon. Untuk diketahui, 3 orang anggota kabinet Presiden Prabowo adalah bagian dari kontingen Indonesia tersebut, yaitu Kapten Kav Muhammad Iftitah Sulaiman, Lettu Inf Agus Harimurti Yudhoyono, dan Lettu Kav Ossy Dermawan. Hingga tahun 2026 ini, sudah 19 kali kontingen kita bertugas di Libanon dengan masa penugasan rata-rata satu tahun. Mungkin, ini yang terlama dalam misi PBB yang diemban oleh pasukan Indonesia. Sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, saya sampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII/S yang masih berada di Libanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia. Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air. *SBY*

Indonesia
47
256
653
15.2K
cips
cips@CiptaApaCips·
Yah mau cuci tangan, cuma ngingetin aja pilpres kemarin yg pilih prabowo itu kaum 58 persen, bukan 7 juta. Kenapa yg disenggol massa 212, dan massa 212 gak semua pilih prabowo looh.
Koh iYon@wiyokooo

Gimana ya perasaan UAS & UAH liatin prabowo sekarang. Padahal di 2019 mereka ini sampe nangis2 dan termimpi mimpi prabowo jadi presiden dan jadi penyelamat umat🫵🤣 Dan kemana ya 7 juta manusia di monas itu saat presiden idola mereka ini jadi pro zionis🤣🤣🤣

Indonesia
0
0
2
33
cips retweetledi
Documenting #GazaGenocide
Documenting #GazaGenocide@sahabatalaqsha·
Pidato terbaru juru bicara militer Brigade Izzuddin al-Qassam “Abu Ubaidah”: “Dan berpeganglah kalian semua pada tali (agama) Allah, dan janganlah kalian terpecah belah.” @LewaRafah @sahabatalaqsha
Indonesia
4
352
1.3K
10.1K
cips
cips@CiptaApaCips·
@DokFun Berarti si setan masih hidup ya om.
Indonesia
0
0
0
10
cips retweetledi
Fraksi PKS DPR RI
Fraksi PKS DPR RI@FPKSDPRRI·
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS ini, kebijakan Israel merupakan bentuk eskalasi serius dari praktik pelanggaran hak asasi manusia yang selama ini terjadi, sekaligus mempertegas watak represif otoritas Israel terhadap rakyat Palestina. Baca selengkapnya 👉 fraksi.pks.id/2026/04/05/kom…
Fraksi PKS DPR RI tweet media
Indonesia
4
51
67
959
cips retweetledi
Melon Mask
Melon Mask@panca66·
Mulyono ngibulnya nga sembuh2
Indonesia
7
15
19
1.2K
cips retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
#TempoThread Rudi Sutanto alias @kurawa, buzzer politik yang sering wara-wiri di media sosial, kini resmi jadi Staf Khusus di @kemkomdigi. Buzzer politik jadi Staf Khusus? Gak bahaya, ta?🤷‍♀️ A Thread
tempo.co tweet media
Indonesia
479
3.8K
7.4K
575.3K
cips retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Gugurnya tiga prajurit Indonesia dalam serangan Israel di Lebanon memicu pertanyaan serius terhadap sikap diplomatik Indonesia di forum internasional. Baca di sini: kompas.com/tren/read/2026… ~AA #TNI #Lebanon #BoP
Kompas.com tweet media
Indonesia
24
225
559
8.5K
cips retweetledi
cips retweetledi
Zio Atrocities and 997 others
Selamatkan jiwa para tahanan Palestina. Bicaralah tentang para tahanan, meskipun hanya sepatah kata saja 💔
Indonesia
178
6.7K
11K
106.3K