Dwiki_755

29.9K posts

Dwiki_755 banner
Dwiki_755

Dwiki_755

@Dwiki_755

/// EAT_SLEEP_PLAY ///

Bandung Katılım Mart 2015
1K Takip Edilen288 Takipçiler
Dwiki_755 retweetledi
putqal🌻🦖
putqal🌻🦖@americanoaddctd·
Sangking buruknya zaman Cowo nyari duit buat nikah, Cewe nyari duit untuk gak nikah.
Indonesia
185
5K
26.2K
302.2K
Dark Web Intelligence
Dark Web Intelligence@DailyDarkWeb·
🇮🇩 Indonesia - Indonesian National Police (POLRI) Indonesian National Police Data Breach Affects Over 300,000 Records The Indonesian National Police (POLRI), the national law enforcement agency of Indonesia, has allegedly been compromised, with over 300,000 records from its database reportedly exposed. The incident pertains to a database containing a significant volume of information related to the police force. The allegedly compromised data includes: * Names of personnel * Ranks and unit assignments * Dates of birth * Residential addresses * Phone numbers * Email addresses * National identification numbers Indonesian National Police, POLRI, Government, Law Enforcement, Indonesia, Data Breach, Cybersecurity, PII, Data Exposure Indonesia 🇮🇩 - Indonesian National Police (POLRI) suffers a data breach, exposing over 300,000 records from its database.
Dark Web Intelligence tweet media
English
100
330
1.1K
81.5K
Dwiki_755 retweetledi
Kavish aziz
Kavish aziz@azizkavish·
Salute to Jennifer's Courage Jennifer, an American, was an employee at Inspire Mental Health Services in New York. Near Times Square, upon seeing Israeli soldiers, she shouted loudly, "Israel is Baby killer!" Jennifer's video went viral, And then Jennifer was fired from her job.
Kavish aziz tweet mediaKavish aziz tweet media
English
287
5.4K
22.2K
412.3K
Dwiki_755 retweetledi
Rangga Widigda
Rangga Widigda@RanggaWidigda·
Udah dua hari berlalu dan gw belom ngeliat satu pun pejabat yang berani bikin statement sekeras ini Nyebut nama pihak aja kaga ada yang berani
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. We are outraged. An Indonesian peacekeeper is murdered. Another is fighting for his life. Israel bombed the base where they served. This is clearly not an accident, nor a collateral damage. This is Netanyahu’s regime showing, once again, that they don’t care about international law, about UN personnel, and about the lives of those who dedicate themselves to peace. Indonesia has gone above and beyond. We have sent over 1,200 of our troops to serve under the UN flag. The Indonesian government also joined the Board of Peace to push for a just and lasting resolution in the Middle East. We extended our hand in good faith. Yet the answer to that good faith is a bomb dropped on our soldiers’ base. They spat on every effort Indonesia has made for peace. But let us be honest, this is not surprising. Netanyahu’s regime has shown time and again that they are indifferent to the world’s calls for restraint. They ignore UN resolutions. They strike UN facilities. They kill civilians, journalists, aid workers, and now peacekeepers. No one is off-limits. No one is safe. Sadly, it keeps going because the world keeps allowing it. To the UN Secretary-General, we appreciate your condemnation and your condolences. But words are not enough anymore. The UN must move beyond statements. Concrete, enforceable, and urgent action is what this moment demands. The credibility of the UN is on the line. If the world body cannot protect its own peacekeepers, what exactly is it protecting? To the nations of the world, now is the time to act together. Push for accountability. Refer those responsible to international courts. Enforce the rules that you all signed up to uphold. International law is only as strong as the willingness of nations to defend it. That willingness has been tested over and over again by Netanyahu’s regime. For countless of times, the world has failed the test. Do not let this death be forgotten in a news cycle. Do not let this become just another statistic in a long list of violations. Demand justice. Demand accountability. Make clear that those who attack UN peacekeepers will face real consequences. Kepada prajurit TNI yang gugur, selamat jalan, Pahlawan. Doa kami menyertai, juga bagi keluarga yang ditinggalkan. Kepada yang terluka, semoga lekas pulih. Indonesia berduka, tapi kita yakin, Indonesia tidak akan diam.

Indonesia
24
2K
9.7K
136.3K
Shell
Shell@BlublubluRis·
@inipaprika sama banyak yang senasib, mending bikin grup aja nggak sih kak😔
Indonesia
12
0
32
5.6K
Melon
Melon@inipaprika·
kadang ngerasa diri ini ga normal karena selalu sendirian dalam artian ga interaksi dengan orang lain, untuk sekedar ngobrol via chat aja engga, join community juga engga. waktu interaksi dg orang lain cuma saat kerja, buka twitter, atau sesekali berkabar dg kawan lama.
Indonesia
134
2.2K
10.5K
181.3K
Dwiki_755
Dwiki_755@Dwiki_755·
@awdilss Karacunan tumis haseum Kitu? 😁✌️
Indonesia
0
0
0
18
Ontyyy
Ontyyy@awdilss·
Kalian yg habis lebaran tolong jaga kondisi tubuh jaga kesehatan, sumpah ini ugd membludak dan rata rata yg sakit pada sama semua😭
Indonesia
740
2.7K
32.6K
1.3M
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)@PecintaSejarah2·
Iran menuliskan pesan berisi pembelaan terhadap para korban pemboman di Hiroshima dan Nagasaki, kota yang luluh lantak setelah AS menjatuhkan bom atom sehingga menjadikan peristiwa ini sebagai pembunuhan massal paling mengerikan sepanjang sejarah. Tidak ada satupun negara yang memberikan pembelaan terhadap para korban, bahkan pemerintah Jepang juga seolah tutup mata dan memilih untuk membiarkan AS menginjak-injak harga diri bangsanya. Iran menjadi negara pertama yang tampil untuk membela para korban kejahatan AS, mengingatkan dunia bahwa AS adalah satu-satunya negara yang pernah melakukan pembantaian massal menggunakan senjata nuklir, yang kemudian berpura-pura menjadi negara yang anti terhadap penggunaan senjata pemusnah massal. Peran munafik yang berhasil menipu dunia, sehingga membuat masyarakat internasional menerima dalih tersebut untuk mengobarkan perang dimana-mana dan melakukan pembantaian terhadap bangsa lain tanpa mendapatkan sanksi apapun atas kejahatannya.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN) tweet media
Indonesia
54
646
2.4K
99.3K
Dwiki_755
Dwiki_755@Dwiki_755·
@pinkspetall Kaku+Gengsian, tapi bisa mengutarakan gimana tuh😁
Indonesia
0
0
0
4
cila
cila@toxipc·
terlahir dari keluarga kaku + gengsian, yang ga pernah mengutarakan perasaan masing masing. bahkan cuma buat ngobrol ke orang tua sendiri pun canggung ☹️
Indonesia
195
2.9K
11K
244.9K
RohanKar
RohanKar@RohanKarMooN·
If you're planning on playing the game on PC, then make sure you install Tervel's KL2Fix which includes the following fixes: - Fixed broken noise shaders - Fixing game-breaking 42% story bug - Fixes for frametime bugs in co-op - Fixes for multi-monitor setup - Built-in LAA Patcher - Borderless Windowed support and much more Link -> github.com/Tervel1337/KL2…
RohanKar tweet media
Dream's Longest Day@Dreamboum

Kane & Lynch 2 is one of the coolest game I've played in years. Such an improvement over the first one it's not even funny. The use of camcorder shaky cam effects set in Shanghai with blown out audio turns this into one of the most intense game I've ever played. A classic

English
15
88
1.1K
47.6K
北川楓
北川楓@poppo_1101·
おとなぽっぽさんだよ、すき?
北川楓 tweet media
日本語
34
15
197
5.4K
Dwiki_755
Dwiki_755@Dwiki_755·
@LambeSahamjja Wkwkwkwk jangankan beginian macem kpps meninggal aja keknya lempeng aja geng oslo
Indonesia
0
0
0
20
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys lebaran 2016 ada kejadian yang sampai sekarang gw rasa belum pernah benar-benar dipertanggungjawabkan secara serius. Namanya tragedi Brexit. Bukan Brexit Inggris. Tapi Brebes Exit pintu keluar tol Brebes Timur. Ceritanya begini. Pemerintah baru saja resmikan ruas tol Pejagan-Brebes Timur. Bangga banget. Dipamer-pamerin. Jokowi gunting pita. Janji waktu tempuh Jakarta ke Jawa Tengah bakal jauh lebih cepat. Jutaan pemudik percaya. Masuk tol semua. Tapi ada satu masalah yang tidak ada yang pikirin sebelumnya. Tolnya belum tersambung sampai mana-mana. Ujungnya buntu di Brebes Timur. Dan begitu jutaan kendaraan keluar dari tol kecepatan tinggi mereka langsung ketemu jalan arteri pantura yang sempit, pasar tumpah, dan persimpangan biasa. Bottleneck. Kemacetan total. Puluhan kilometer. Tidak bergerak lebih dari 24 jam. Di dalam mobil suhu Brebes saat itu 33 sampai 35 derajat Celsius. AC menyala terus supaya tidak kepanasan. Tapi mesin menyala terus bikin gas karbon monoksida dari ribuan knalpot numpuk di satu titik dan merembes masuk ke kabin. Tidak matikan AC juga tidak aman di panas segitu heat stroke bisa mematikan terutama lansia dan anak-anak. BBM habis. SPBU kosong. Air mineral dijual pedagang dadakan dengan harga berlipat-lipat. Ambulans tidak bisa masuk karena bahu jalan juga penuh kendaraan yang nekat menyalip. Hasilnya 12 sampai 17 orang meninggal. Bukan karena kecelakaan. Tapi karena keracunan karbon monoksida. Heat stroke. Dehidrasi akut. Kelelahan ekstrem. Serangan jantung. Mati karena macet. Dan ini yang paling bikin gw marah dari semua yang gw baca. Tidak ada satu pun pejabat yang dimintai pertanggungjawaban secara serius. Tidak ada audit kebijakan yang dibuka ke publik. Tidak ada penetapan ini sebagai kegagalan sistemik. Yang ada kalimat klise soal volume kendaraan di luar prediksi. Evaluasi dilakukan setelah kejadian. Sistem one way, contraflow, e-tol semua itu baru dibenerin setelah orang sudah mati. Bukan sebelum. Dan ini polanya selalu sama di Indonesia. Infrastruktur dibangun untuk dipamerkan. Diresmikan sebelum siap. Dipotret untuk kampanye. Dan ketika ada yang mati di atasnya itu masuk statistik mudik tahunan. Bukan kegagalan kebijakan. Tol dibangun tanpa mikirin ujungnya kemana. Gerbang tol tidak siap menampung volume. Tidak ada protokol darurat. Tidak ada koordinasi antar lembaga. Polisi di setiap daerah sibuk mastiin kemacetan tidak terjadi di wilayahnya masing-masing akibatnya semua menumpuk di satu titik dan meledak di Brebes. Kamar Film nyimpulin dengan satu kalimat yang gw rasa paling jujur. Selama keberhasilan negara diukur dari berapa kilometer tol yang dibangun bukan dari berapa nyawa yang terlindungi tragedi seperti ini akan selalu mungkin terulan Kita bukan kekurangan jalan. Kita kekurangan pemimpin yang menghitung nyawa lebih penting dari foto gunting pita.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
242
2.6K
7.2K
407K
Dwiki_755
Dwiki_755@Dwiki_755·
@MireinaRiviere Jdi inget video yt orang indo yang nikah sama org Jepang, duitnya di atur sama istrinya semua, tapi mereka jago ngatur duit, kalo semisal suami pengen jajan semisal beli hobi udah ada uang buat itu
Indonesia
0
0
1
236
𝓐bak 玲
𝓐bak 玲@MireinaRiviere·
Makanya Ust. Khalid mewanti-wanti kalo duit itu basically dipegang suami dan istri diberi nafkah sesuai kebutuhan, bukan gaji semua dikasih ke istri. Karena ya rerata istri kayak gini, hilang qawwam suami akibatnya. Istri modelan bajingan begini banyak banget.
𝓐bak 玲 tweet media
Indonesia
450
750
3.8K
406.7K
Dwiki_755
Dwiki_755@Dwiki_755·
@uliisshh Temen pernah curhat gini juga, temennya temen juga pernah curhat, jadi udah tau kurang lebihnya kayak di postingan.
Indonesia
0
0
1
23
Ulish
Ulish@uliisshh·
Sebagai ex-banker, jujur aku bisa bilang kalau tweet ini ada benarnya. Dari luar memang kelihatan rapi, profesional, dan prestige. Tapi di dalamnya, realitanya sering jauh berbeda. Jam kerja sering tidak seindah yg dibayangkan. Secara formal memang jam kantor, tapi praktiknya sering pulang malam karena closing, audit, target yg tidak realistis, atau pekerjaan yg menumpuk. Bahkan, bisa kuhitung dgn jari berapa kali aku benar2 pulang tenggo dan masih sempat melihat matahari. Lingkungan kerja juga tidak selalu nyaman. Fyi aja, tidak semua rekan kerja kompeten, kadang ada budaya saling lempar tanggung jawab. Di unitku masih ada atasan yg arogan atau gaya kepemimpinannya kurang sehat. Juga banyak orang mengira kerja di bank pasti bergaji besar, padahal utk beberapa posisi, terutama di awal karier, gajinya tidak selalu sebanding dgn tekanan kerja dan tanggung jawab yg harus dipikul. Belum lagi tuntutan penampilan, sikap profesional setiap saat di depan nasabah, dan harus tetap ramah walaupun kondisi internal sedang penuh tekanan. Lama2 ya bisa cukup menguras energi juga. Akhirnya banyak yg memilih bertahan karena stabilitas, tapi tidak sedikit juga yg pada akhirnya memutuskan resign demi mencari lingkungan kerja yg lebih sehat dan kehidupan yg lebih seimbang. Aku salah satunya. 😊
Ulish tweet media
Adit@yourfavemeat

Kerja di bank di Indonesia tuh keliatan keren banget ya. Disini aku tanya ke mantan pekerja bank (sekarang jadi tim waiter di restoku), dia bilang gajinya cuma $18 per jam. Beneran deh…liat bankir di Indo tuh kadang sampe mikir “apa speknya emang harus kaya model ya?”

Indonesia
182
577
4.5K
442.7K