Immang Samudra

9.5K posts

Immang Samudra banner
Immang Samudra

Immang Samudra

@FiremanSyh

Tubuhku adalah kontrakanku yang sudah sekian waktu aku diami, sampai lupa bahwa itu bukan rumahku

Katılım Ekim 2010
357 Takip Edilen273 Takipçiler
Immang Samudra
Immang Samudra@FiremanSyh·
@ivanlanin Apakah bisa dibilang jurinya tidak cerdas untuk cermat menyimak?
Indonesia
1
0
3
315
Ivan Lanin
Ivan Lanin@ivanlanin·
Saya pernah jadi juri adu eja (spelling bee). Kalau pengucapan peserta tidak jelas ditangkap, kami memberi kesempatan mereka untuk mengulangi. Juri harus punya kemampuan menyimak yang tinggi. Namun, adu eja memang berbeda dengan cerdas cermat, sih.
Indonesia
12
133
663
18.8K
Immang Samudra retweetledi
Dr. Omar Suleiman
Dr. Omar Suleiman@omarsuleiman·
My people. Unbreakable. Those that did this to them. Unbearable.
English
501
5.9K
19.9K
207.3K
Immang Samudra retweetledi
Gaza Notifications
Gaza Notifications@gazanotice·
⚠️Sensitive Content ⚠️ 🚨BREAKING: After two and a half years beneath the rubble, the body of child Dana Shaknatna was finally recovered in Gaza today. She was killed alongside her family when the Israeli army demolished their home over their heads. Even the dead in Gaza are still waiting to be found.
English
118
3.8K
5.2K
72.8K
Immang Samudra retweetledi
Ivan Lanin
Ivan Lanin@ivanlanin·
Jin (makhluk halus), janin (bakal bayi), janah (surga), dan majenun (kerasukan; gila) berasal dari akar bahasa Arab yang sama: j-n-n (ج ن ن). Makna akar itu tersembunyi/tertutup: dari dunia, dari pandangan, dari jangkauan, atau dari akal.
Sara@piousdeenn

The Arabic word for "jinn" and the Arabic word for "baby" come from the same root. So does "paradise." So does "madness." So does "shield." So does "heart." Three letters. ج - ن - ن One meaning: hidden. Let me show you how deep this goes.

Indonesia
10
336
1.7K
41.5K
Immang Samudra retweetledi
Gaza Notifications
Gaza Notifications@gazanotice·
🚨Heartbreaking: A grieving mother stopped her son’s funeral just to kiss him one last time‼️ Her son, Mahmoud Suhail, 15, was killed by Israeli forces in Gaza yesterday.
English
90
1.7K
3K
40K
Immang Samudra retweetledi
Nat & Ver
Nat & Ver@NarasiVisual·
Dari Iroh kita belajar: Kita gak pernah tahu apakah sebuah kejadian buruk di hari ini adalah pupuk bagi sesuatu yang indah di masa depan. Kehilangan Lu Ten memang menyakitkan. Tapi tanpanya, mungkin Tim Avatar gak akan pernah punya guru yg bijak seperti Iroh & kawan2nya di White Lotus.
GIF
GIF
Indonesia
1
1
13
740
WatchmenID
WatchmenID@WatchmenID·
filmnya melodrama, tapi gak bisa ga ketawa baca judulnya 😭
WatchmenID tweet media
Indonesia
126
64
1K
182.5K
Immang Samudra retweetledi
Documenting #GazaGenocide
Documenting #GazaGenocide@sahabatalaqsha·
Nayef Samaro mengantarkan istrinya ke rumah sakit agar dapat melahirkan anak pertama mereka, lalu ia pergi untuk mengambil beberapa keperluan. Di tengah perjalanan, serdadu penjajah "Israel" membunuhnya. @Hanzpal2 @sahabatalaqsha
Documenting #GazaGenocide tweet media
Indonesia
9
299
408
5K
Immang Samudra retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kenapa UN Sebaiknya Tidak Dihapus? Setelah mendengarkan "Pahlawan Perlu Tanda Jasa" alias pertunjukan stand-up comedy spesialnya Abdur Arsyad.... saya jadi menyetujui perlunya Ujian Nasional (UN) di dunia pendidikan. Ada beberapa argumen menarik yang disampaikan Abdur karena dia tidak setuju UN dihapus 1. Anggapan UN harus dihapus karena kerap dianggap tidak adil. Sekolah tiga tahun, tapi ditentukan kelulusannya dalam tiga hari. Itu memang tidak adil. Tapi kalau demikian, disebut apa kehidupan kita ini? Kita selalu di-judge dalam waktu singkat. Sebagai contoh, pembuatan film yang bisa bertahun-tahun, itu ditentukan dalam hitungan hari di bioskop. Kalau penontonnya sedikit, film-nya langsung turun layar. Contoh lainnya, pertunjukan satu set Stand Up Comedy itu harus lucu di tiga menit awal. Kalau tidak, akan sulit sampai hitungan jam. Contoh lainnya, pilot itu akan diapresiasi saat 8 menit ketika take off dan 3 menit ketika landing. Tidak peduli jam penerbangan sudah lama, kalau pilot membuat pesawatnya goyang luar biasa, pasti akan menuai kritik. 2. Anggapan UN harus dihapus karena membuat siswa stres. Pertanyaannya, yang membuat stres itu apakah UN-nya... atau orang tua, keluarga, guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, kementerian pendidikan, masyarakat, termasuk kita semua? UN kerap ditanggapi dengan berlebihan. Misal dulu, setiap jelang UN, ada saja momen siswa-siswa dikumpulkan, diajak refleksi berjamaah, sembari membayangkan orang tua meninggal. Stres ini akhirnya membuat takut. Ketakutan itu bisa membuat kemampuan seorang siswa tidak keluar maksimal. Ketakutan bukan hanya pada siswa, tetapi juga orang tua yang takut mendapatkan stigma negatif masyarakat. 3. Anggapan UN harus dihapus karena diuji dengan kemampuan atau pertanyaan yang sama. Justru menurut keyakinan Abdur, di sinilah letak adilnya. Karena dari Sabang sampai Merauke, uji kompetensi dasar yang sama itu menjadi salah satu indikator pemerataan pendidikan di Indonesia. Contoh, saat UN masih ada, pemerintah bisa melihat pertanyaan yang sama itu mungkin akan berbeda. Soal nomor 5 misalnya bisa jadi dapat dikerjakan oleh siswa di kota, tetapi tidak di desa. Dari situlah, ada evaluasi mulai dari guru, bahan ajar, kurikulum, dsb. Harapannya, kemampuan dasarnya jadi merata. Analogi lainnyanya.. kompetisi AFF itu Indonesia tidak pernah juara. Negara lain sudah pernah juara. Artinya, kita harus perbaiki sepak bola kita, bukan kompetisi AFF-nya yang dihapus. ======= Abdur juga menceritakan tentang banyak sekolah yang sebelumnya dikenal sebagai sekolah buangan, sekolah-sekolah ala Crows Zero. Ketika UN masih ada, sekolah-sekolah ini tingkat kelulusannya di bawah 50%. Ketika UN dihapus, sekolah-sekolah ini tingkat kelulusannya selalu 100%. Kenapa kelulusannya harus 100%? Karena kalau tidak 100%, Kepala Sekolah akan dipanggil Dinas Pendidikan. Karena tingkat kelulusan ini jadi indeks pengembangan manusia yang bisa dipakai sebagai bahan Pilkada. Bayangkan sejak 2015, banyak siswa lulus tingkat SMA tapi sebenarnya tidak layak lulus. Lalu sekarang, kita mengeluh masalah bonus demografi. Orang stunting pemikiran di mana-mana, itulah hasil dari sistem pendidikan kita tanpa UN. ======== Menurut keyakinan Abdur, kembalikan Ujian Nasional-nya. Tapi kan tidak semua orang bisa matematika? Ya kita buat syarat: UN-nya itu ada, tapi mata pelajaran yang diujikannya itu dipilih oleh siswa berdasarkan bakat dan minatnya. Hal ini pun sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang tengah berjalan saat ini. Karena kelas 2 dan 3 SMA, siswa itu boleh memilih pelajaran yang dia suka. Artinya, kalau siswa sudah dipilih yang disuka dan dikuasainya, masa sih tidak mau UN? Se-bakat-bakat dan se-minat-minatnya seseorang, harus ada standar. UN ini bisa juga linier dengan jurusan yang dia akan ambil di kampus. Misal, siswa mau kuliah film di IKJ, maka UN-nya adalah seni, bahasa, sejarah. Misal, mau kuliah MIPA di UI, maka UN-nya adalah matematika, fisika, kimia. Misal, mau jadi driver gojek, maka ujian SIM sana. ======== Abdur juga menyampaikan banyak guru yang mengeluh ketika UN dihapus, siswa-siswa itu tidak punya motivasi belajar. Karena siswa tidak ada target, akhirnya tidak ada yang dikejar di sekolah. Jadinya tidak ada motivasi, tidak ada tantangan. Bayangkan, orang sekolah-tidak sekolah, belajar-tidak belajar, lulus juga akhirnya. Jadi buat apa belajar?
M. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
24
93
242
13.3K
Immang Samudra retweetledi
WatchmenID
WatchmenID@WatchmenID·
Postingan gini ini yang bikin seru buat ngikutin franchise Avatar. Cerita, karakter, world buildingnya bisa diulik jauh banget. Contohnya ini, ngulik tiap fase Avatar problemnya apa aja.
Ali 👊🏻@mhuseinali

Avatar Szeto dosanya paling banyak. Intinya: Semua Avatar setelah Szeto itu kerjanya cuma nyebokin kesalahannya Szeto. Szeto sibuk reunifikasi Fire Nations (Dulu bukan negara api, tapi konsensus antar clan), sampe meninggalkan kewajibannya sebagai Avatar buat wilayah lain. Setelah reunifikasi, otoritas pemerintah pusat Fire nations jadi makin powerful dan bikin mereka jadi ultra nasionalis - fasis. (Isu ini diwarisin ke Avatar Roku dan karena Roku gagal, jadi diwarisin lagi ke Aang). Pada zaman itu, setiap wilayah kebijakannya isolationism karena saling curiga satu sama lain (ini isu yang diwarisin ke Avatar Yangchen sebagai diplomat). Nah karena si Szeto mewarisi banyak masalah duniawi jadinya Yangchen sibuk ngurusin duniawi. Spirit world gak keurus. Ini jadi masalah yang diwarisin ke Avatar Kuruk. Avatar Kuruk kasian lagi istrinya diculik Facestealer. Jadinya dia harus beresin urusan Spirit World yang ditinggalkan Yangchen. Dia Avatar yang mati muda karena selama di spirit world dia gak bisa bending. Jadi berantemnya full adu mekanik. Karena Kuruk sibuk di Spirit World, Kyoshi jadinya mewarisi masalah dunia. Gitu aja terus sampe Aang berhasil jadi cebokan terakhir buat Avatar Szeto. Tapi diberakin lagi sama Korra aowkwaowka

Indonesia
21
156
1K
44.8K
Immang Samudra retweetledi
Badminton Talk
Badminton Talk@BadmintonTalk·
BREAKING History is made, but not the kind Indonesia wanted. Eliminated from #ThomasCup2026 - Indonesia's first-ever group stage exit from the Thomas Cup. Before this, Indonesia's worst result was a quarter-final exit in 2012. Unprecedented. #TUC2026 #Horsens2026
English
415
1.8K
4.2K
368.2K
Antok...
Antok...@antokweladalla·
@ikhwanuddin Tambahan bang..kalau gk punya dana, temboknya cukup di cat warna putih glossy 😁
Indonesia
1
0
1
4.8K
ikhwānuddīn 🔍
ikhwānuddīn 🔍@ikhwanuddin·
Caranya ada beberapa nih: - Naikin kapasitas termal dengan dobel tembok bata, disusun agar bata-udara-bata. - Naikin kapasitas termal sekaligus pantulkan sebagian infra merah dengan pasang keramik di dinding (ini cara tradisional). - Buat lapis bangunan kedua misal lapis kayu berjarak dari dinding sejauh 10-20 cm.
ikhwānuddīn 🔍 tweet media
The Comment@Edwin_winkur

@ikhwanuddin Mas e, cara mengurangi efek panas tembok yg jadi batre termal gimana ya? Karena tembok ngadep ke barat

Indonesia
25
82
524
37.1K
Immang Samudra retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Kita pernah punya calon presiden yang mau memastikan setiap keluarga setidaknya punya 1 sarjana utk mengubah nasib keluarganya, memotong rantai kemiskinan. Kita pernah punya calon presiden yang peduli sama daycare di kantor agar ayah ibu yang harus bekerja tidak perlu was-was soal anaknya. Note: ini program 2 dari 3 calon presiden ya. Dan keduanya nampaknya berhasil sebagai sosok ayah dan suami yang baik untuk keluarganya, memberikan teladan bagi banyak orang yg fatherless, dan perempuan korban irresponsible husband.
txtdrimedia@txtdrimedia

kampus di Indonesia meluluskan sekitar 1,9 jt mahasiswa/thn, namun ketersediaan lapangan kerja sedikit kemendiktisaintek menyoroti jurusan keguruan, yg lulus 490 ribu/thn tapi kebutuhan guru hanya 20 ribu. hal ini menciptakan pengangguran terdidik pmerintah bakal fokus mengembangkan prodi yg selaras dgn pertahanan, maritim, hilirisasi , digitalisasi, energi, pangan, kesehatan, dan manufaktur

Indonesia
234
12.1K
27.7K
935.1K