Fuadzain

657 posts

Fuadzain banner
Fuadzain

Fuadzain

@Fuad_notes

• Dosen & Peneliti Ekonomi Syariah • Ngobrolin Kampus, Realita Dosen - Mahasiswa, dan Ekonomi Syariah dengan bahasa sederhana • Riset | Insight | Proses Belajar

Kota Serang, Banten Katılım Kasım 2025
1.5K Takip Edilen1.1K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
Saya Dosen. Di sini saya ingin ngobrol soal kampus, realita interaksi dosen - mahasiswa, dan ekonomi syariah, bidang yg saya tekuni. Kadang reflektif, kadang kritis, kadang cuma cerita hal remeh temeh. Saya percaya, selalu ada pelajaran dari setiap cerita. Yuk ngobrol. . .
Indonesia
8
0
21
1.4K
VIolet
VIolet@chiwbyx·
@sabtudepan pernah diputusin gegara ga bisa jawab teka-teki 😄
Indonesia
1
0
9
2.3K
リザル・ハルン™
リザル・ハルン™@rizalxharun·
Pengen absen akun yang masuk klub forty (40-an) Ngumpul disini dong 👇🏼
Indonesia
115
7
88
7.2K
Fuadzain retweetledi
Iran Embassy in Indonesia
Iran Embassy in Indonesia@IraninIndonesia·
Menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Iran, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia telah membuka rekening resmi donasi. Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi individu, institusi, maupun organisasi yang ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan nyata kepada masyarakat Iran. Seluruh donasi yang diterima akan digunakan untuk mendukung upaya rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah-wilayah yang terdampak. Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian, empati, dan solidaritas yang tulus dari masyarakat Indonesia. Setiap kontribusi adalah simbol persaudaraan dan nilai kemanusiaan yang luhur. 📍 Informasi rekening resmi: Bank: BRI Nama Rekening: Embassy of the Islamic Republic of Iran Nomor Rekening: 020601002438302 #Donasi #KedubesIran #Iran #IndonesiaIran
Iran Embassy in Indonesia tweet media
Indonesia
581
5.3K
11.4K
626.1K
Fuadzain retweetledi
sarah
sarah@sahouraxo·
Israel killed 3 Indonesian UN peacekeepers in South Lebanon. They were wearing blue helmets. They were in UN uniforms. They were peacekeepers. Israel bombed them anyway. Not a peep in Western media. Not a word from the international community. Kick Israel out of the UN.
English
1.3K
58.7K
176.4K
2.2M
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
Baru-baru ini saya terlibat obrolan santai antar dosen, tema obrolannya sebenarnya random, biasalah obrolan bapak-bapak gabut. Tiba-tiba salah satu dosen mengeluarkan statement yg agak meresahkan menurut saya, karna diucapkan oleh dosen alias pendidik. Statementnya soal pendidikan, dimana yang bersangkutan tidak terlalu "gimana-gimana" soal pendidikan anaknya, dengan alasannya "Banyak temannya" yang pendidikannya biasa aja tapi sukses jadi "orang". Mungkin tidak 100% salah, tapi agak miris statement seperti itu diucapkan oleh profesi pendidik. Definisi "sukses jadi orang" nya bias, ukurannya tidak jelas. Belum lagi kalau kita gali lebih dalam pernyataannya, yang dia sebut "Banyak" itu persentasenya seberapa besar dibanding total teman sekolah dan kuliahnya? bagaimana dosen dengan statement seperti itu memberikan motivasi bagi mahasiswanya di kelas. Apa dianjurkan supaya tidak perlu terlalu rajin kuliah agar sukses jadi orang?😅
Sukabumi Timur, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
31
Fuadzain retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. We are outraged. An Indonesian peacekeeper is murdered. Another is fighting for his life. Israel bombed the base where they served. This is clearly not an accident, nor a collateral damage. This is Netanyahu’s regime showing, once again, that they don’t care about international law, about UN personnel, and about the lives of those who dedicate themselves to peace. Indonesia has gone above and beyond. We have sent over 1,200 of our troops to serve under the UN flag. The Indonesian government also joined the Board of Peace to push for a just and lasting resolution in the Middle East. We extended our hand in good faith. Yet the answer to that good faith is a bomb dropped on our soldiers’ base. They spat on every effort Indonesia has made for peace. But let us be honest, this is not surprising. Netanyahu’s regime has shown time and again that they are indifferent to the world’s calls for restraint. They ignore UN resolutions. They strike UN facilities. They kill civilians, journalists, aid workers, and now peacekeepers. No one is off-limits. No one is safe. Sadly, it keeps going because the world keeps allowing it. To the UN Secretary-General, we appreciate your condemnation and your condolences. But words are not enough anymore. The UN must move beyond statements. Concrete, enforceable, and urgent action is what this moment demands. The credibility of the UN is on the line. If the world body cannot protect its own peacekeepers, what exactly is it protecting? To the nations of the world, now is the time to act together. Push for accountability. Refer those responsible to international courts. Enforce the rules that you all signed up to uphold. International law is only as strong as the willingness of nations to defend it. That willingness has been tested over and over again by Netanyahu’s regime. For countless of times, the world has failed the test. Do not let this death be forgotten in a news cycle. Do not let this become just another statistic in a long list of violations. Demand justice. Demand accountability. Make clear that those who attack UN peacekeepers will face real consequences. Kepada prajurit TNI yang gugur, selamat jalan, Pahlawan. Doa kami menyertai, juga bagi keluarga yang ditinggalkan. Kepada yang terluka, semoga lekas pulih. Indonesia berduka, tapi kita yakin, Indonesia tidak akan diam.
António Guterres@antonioguterres

I strongly condemn Sunday’s incident during which an Indonesian peacekeeper of @UNIFIL_ was killed amidst hostilities between Israel & Hizbullah. Another Indonesian peacekeeper was seriously injured in the same incident.   My deepest condolences to the family, friends & colleagues of the peacekeeper who died & to Indonesia. I wish a full & fast recovery to the injured peacekeeper. This is just one of a number of recent incidents that have jeopardized the safety & security of peacekeepers.   I call on all to uphold their obligations under international law & to ensure the safety & security of @UN personnel & property at all times.

English
660
20K
56.9K
1.9M
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
@valiisaa Setuju, selain itu masa kuliah juga bisa dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang, bangun relasi atau pertemanan.
Indonesia
1
0
2
166
Valisa
Valisa@valiisaa·
Kuliah bukan tempat cari kerja, tapi tempat belajar cara berpikir. Banyak yang kecewa karena materi kuliah tidak kepakai di kantor. Fungsi utama universitas bukan cuma kasih skill teknis (yang bisa dipelajari di YouTube dalam 3 bulan), tapi melatih logika, ketahanan mental, dan cara memecahkan masalah kompleks. Jika kamu cuma ngejar ijazah buat kerja, kamu bakal kalah sama orang yang belajar cara belajar (learning how to learn).
Indonesia
14
178
714
21.8K
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
@alvinafiradhiza Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu Jadi lebih baik, dibanding diriku
Indonesia
0
0
0
13
vina
vina@alvinafiradhiza·
drop potongan lirik lagu yang menurut kamu ngena banget
Indonesia
55
2
33
5.2K
andi
andi@andihiyat·
Kalo uang bukan jadi masalah, sebutin 1 mobil impian lu yang pengen banget lu beli
Indonesia
3.9K
206
5.2K
624.3K
Fuadzain retweetledi
Astronode 🧠
Astronode 🧠@astronoode·
Renungan Hari Ini: Ketika kalian sibuk banget, sebenernya hidup kalian tenang gak? Banyak orang ngejar title. Naik jabatan. Kejar angka. Tapi diam-diam, ada yang mulai hilang: 👉 diri kalian sendiri. Ini yang gak akan pernah ditulis di performance review. Kalian bisa diganti di kantor. Tapi gak akan pernah bisa diganti di rumah.
Indonesia
3
4
16
317
ciaa
ciaa@xpeacessea·
Sebutin satu mata pelajaran yang harusnya ada dari SD! Aku : Public Speaking
Indonesia
566
3.3K
26K
295.9K
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
Salah satu kalimat almarhum bapak yg aku jadikan pegangan : "Kamu mau NU atau MU silahkan, tapi jangan asal ikut-ikutan. Pelajari dulu, pahami, jadi kamu memilih atas dasar ilmu, atas dasar pengetahuan tidak sekedar ikut-ikutan" Dan itu aku terapkan di semua hal. Cari tau dulu, jangan ikut-ikutan.
Indonesia
0
1
2
129
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Muhammadiyah itu sering ditolak bukan karena salah, tapi karena terlalu cepat. Setelah kejadian dan keramaian akhir2 ini, gue mulai berfikir ada benernya juga yg beliau sampaikan. Info cara jadi warga MU @muhammadiyah @MuhammadiyinGL Sumber terlampir.
Kapten Haddock tweet mediaKapten Haddock tweet mediaKapten Haddock tweet mediaKapten Haddock tweet media
Indonesia
202
2.9K
9.8K
346.7K
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
@Naz_lira Sama halnya dengan sholat, dulu waktu sholat diketahui dengan mengamati posisi matahari. Saat ini waktu sholat cukup dengan jam. Teknologi seharusnya sangat bisa digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah dan lebih presisi.
Indonesia
0
0
1
182
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾
Tidak ada yang menafikan bahwa Rukyatul Hilal mustahil dilakukan tanpa ilmu Hisab (Falak). Sejak zaman dahulu hingga sekarang, para perukyat tidak menatap langit dengan otak kosong dari ilmu falak, sebaliknya mereka menggunakan ilmu falak/hisab yg mereka kuasai untuk menentukan kapan konjungsi terjadi, di posisi mana hilal akan muncul, berapa derajat ketinggiannya, hingga berapa lama ia akan bertahan di ufuk. Perbedaan yg ada selama ini sebenarnya bukanlah pada “ada (menguasai) atau tidak adanya (tidak menguasai) ilmu astronomi”, melainkan pada evolusi alat bantu yg digunakan, itu saja point utamanya. Dulu Rasulullah minta Sayidina Bilal bin Robbah naik keatas menara untuk mengumandangkan azan untuk memberitahu umat akan tibanya waktu shalat karena saat itu belum ditemukan “Speaker & Microphone”. Apakah dengan demikian menggunakan teknologi “Speaker & Microphone” saat ini berarti menyalahi perintah Rasulullah dan menyalahi sunnah..? Dahulu Hisab menggunakan hitungan manual (kitab-kitab falak klasik) dan Rukyat menggunakan mata telanjang atau teleskop optik sederhana, namun dengan kemajuan teknologi sekarang, Hisab menggunakan algoritma superkomputer yg lebih presisi, dan Rukyat menggunakan teknologi satelit yang mampu menembus hambatan atmosfer dan cuaca. Apakah dengan demikian menggunakan teknologi “Satelite” saat ini berarti menyalahi perintah Rasulullah dan menyalahi sunnah..? Teknologi satelit hanyalah bentuk mutakhir dari “kacamata” untuk melihat (Rukyat) dan “kalkulator” untuk menghitung (Hisab). Keduanya berpijak pada satu dasar keilmuan yg sama, yaitu Astronomi. Satelit tidak mengubah hukum syarak, ia hanya mengubah kualitas alat bantu kita, dari menggunakan mata yg terbatas, menjadi mata teknologi yg menembus angkasa. Dengan kata lain, “Satelit adalah Hisab yg Terwujud dan Rukyat yg Tervalidasi.” Menggunakan teknologi satelit bukan berarti meninggalkan tradisi, melainkan menyempurnakan ketelitian ibadah kita sesuai dengan tantangan zaman. Dengan satu teknologi yang disepakati, tidak ada lagi kelompok yang merasa “kalah” atau “menang”, yg ada adalah kemenangan umat Islam dalam menggunakan akal dan ilmu pengetahuan untuk beribadah dengan lebih khusyuk dan serentak.
Hermawan Albantani@rudi_albantani

@Naz_lira Yg harus diluruskan adalah pemahaman bahwa seolah Rukyat itu tidak menggunakan ilmu hisab/astronomi, ini keliru besar! Rukyatul hilal tetep berpedoman&berpijak pada ilmu hisab yg dikalangan pesantren disebut ilmu falak. Tanpa hisab, tidak mungkin melakukan Rukyat!

Indonesia
35
96
272
22.1K
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
@99tidaktersedia maaf, Ralat sedikit kak, 1 syawal dengan metode rukyatul hilal bertepatan dengan sabtu. Kalo pake metode hisab, maka 1 syawal jatuh hari jumat 20 maret 2026.
Indonesia
1
0
1
132
GK ゲカ
GK ゲカ@99tidaktersedia·
KESIMPULAN SIDANG ISBAT Berdasar Kriteria MABIMS (3-6,4) pada tanggal 29 Ramadan 1447 H/19 Maret 2026 M posisi hilal di sebagian wilayah Provinsi Aceh telah memenuhi parameter tinggi hilal minimum 3° pada kriteria MABIMS, namun tidak memenuhi parameter elongasi minimum 6,4°. Sehingga tanggal 1 Syawal 1447 H secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Sabtu Pahing, tanggal 21 Maret 2026 M. Besok masih puasa guys? ☺️
Indonesia
12
0
12
3K
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
Kejadian juga di kampus. Saat covid diperbolehkan mengajar online. Para dosen beradaptasi dengan aplikasi yg mendukung perkuliahan online,mengajar dari mana saja. Setelah covid berlalu, kebijakan berubah. Perkuliahan online maksimal 4 pertemuan dalam 1 semester. Tapi sudah terlanjur nyaman, masih ada dosen yg full 1 semester mengajar online. Absensi online hanya bisa dengan menggunakan jaringan internet kampus. Tapi kemudian muncul "jasa" titip absen. Akhirnya muncul kasus, ada mahasiswa yang mengadukan dosen susah ditemui untuk bimbingan skripsi. Dosen tersebut tidak pernah hadir di kampus, tapi absensi selalu full.😁 Anehnya pihak kampus malah melacak penyedia jasa titip absen, bukan menegur dosen yg bersangkutan.🤣
Pika@Piter_Kastangel

Kantor gw pas covid full WFH. Covid reda masih full WFH karena dinilai para pegawai masih bisa deliver perkerjaan tanpa kendala berarti. Rapat full zoom, presensi full online di manapun. Berjalan 2 tahun aturan WFH direvisi. Alasannya? Karena banyak yang ngelunjak dan keenakan. Dikasih WFH pas dihubungin semakin susah. Diajak ketemuan offline susah, harusnya kan gak ada alasan untuk nolak. Gongnya ada yang ketahuan gak bisa ngasih update kerjaan gegara ngenter anak sekolah. Jadi akhirnya sekarang kebijakan wfh dirombak 😭 Emang ya manusia itu kagak bisa dikasih enak, kebanyakan ngelunjak 😔

Sukamulia, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
1
28
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
@bunnybluum Bahkan sesepele senyum saja bisa jadi shadaqah, berbuat baik tidak perlu hal-hal besar.
Indonesia
0
0
0
67
elleiaa
elleiaa@bunnybluum·
kadang kita lupa hal hal kecil bisa jadi ladang pahala. semalem pesen gofood, sebelum driver sampe uda ku tungguin di depan rumah. pas ngambil makanan si driver ngomong "seneng banget kak rasanya kalo ketemu costumer begini yg siap siaga uda nungguin sebelum driver sampe, terasa banget klo jasa kami di hargain saat denger langsung costumer bilang makasi ya pak" biasanya aku mles nungguin pas pesen online, sblm driver anter aja biasanya udaaa aku chat dluan kirim foto rumah ama minta tolong letakin di meja, tapi karna semalem next klo pesen makanan online lagi bakal standby dluan kpn lagi nyenengin org lain lewat hal sepele.
Indonesia
15
8
73
4.5K
Hakim
Hakim@ronaldhakim_07·
Kenapa orang Indonesia sensitif banget sama yang namanya perbedaan pendapat?
Indonesia
64
5
69
4.3K
Fuadzain
Fuadzain@Fuad_notes·
@emokambekkon Dulu temenku cowok pernah dibayarin ongkos angkot sama cewek, itu pun karna si cewek turun duluan jadi sekalian dibayarin. temenku berhari-hari diledekin temen2 cowok lainnya. Skrg kok ada cowok kayak gitu . .wkwkw
Indonesia
1
1
30
2.5K
ayyy
ayyy@emokambekkon·
cowo -cowo sekarang sampe segininya kah? Bensin selama kenal dimasukin list itu bener-bener di luar nalar 🤣 dulu aku yang bayarin pas firstdate aja ikhlas, paling pas pulang langsung aku blok. eh ini cowo sampe ada yang nagih ongkos jemput pas nyasar. aneh banget liatnya😭😭
ayyy tweet media
Indonesia
330
149
1.9K
145.2K