Goalskorer

216 posts

Goalskorer banner
Goalskorer

Goalskorer

@Goalskorer

Football is a game of mistake. Jakarta,ID

Katılım Temmuz 2026
128 Takip Edilen83 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Iseng-Iseng berhadiah! 🎉 Hadiah total Rp200 K untuk 2 orang pemenang. Masing-masing pemenang akan mendapatkan Rp100K💸 Cara ikut: ☑ Like postingan ini ☑ Follow @goalskorer ☑ Tag 1 teman di kolom komentar ☑ Repost (Retweet) postingan ini Contoh komentar: Marselino @teman1 Mitchel Baker @teman2 Setiap akun maksimal 2 kali komentar. Rules: • Akun tidak boleh di-private. • Akun tidak boleh fake atau akun giveaway. • Pastikan sudah mengikuti seluruh syarat di atas. • Pemenang dipilih secara acak oleh admin. • Pemenang akan di-reply langsung oleh admin pada komentar yang menang. • Keputusan admin bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Semoga beruntung, gas! 🚀
Goalskorer tweet mediaGoalskorer tweet media
Indonesia
8
12
12
1.8K
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
🚨🇧🇷 Kontroversi terbaru Neymar di Santos semakin memanas. Menurut laporan ge Globo, Neymar disebut menegur beberapa pemain muda dengan keras di ruang ganti saat jeda pertandingan melawan Chapecoense. Cara penyampaiannya dikabarkan membuat rekan setim, staf pelatih, dan sejumlah petinggi klub merasa tidak nyaman. Neymar bahkan dituduh menghina Gabriel Bontempo dan menyindir bahwa sang pemain akan kembali menghadapi Chapecoense di Série B musim depan. Ia juga disebut mempertanyakan kualitas João Ananias, yang kemudian mencetak gol bunuh diri. Secara internal, ada pihak yang menilai keributan di ruang ganti ikut memengaruhi performa Santos pada babak kedua, ketika mereka kebobolan dua gol dalam waktu sekitar 10 menit. Ketegangan sebenarnya disebut sudah berlangsung cukup lama. Sejumlah pemain dikabarkan tidak nyaman karena Neymar kerap menunjukkan rasa kesal secara terbuka ketika terjadi kesalahan di lapangan. Beberapa pemain, terutama pemain asing, bahkan merasa terintimidasi oleh gesturnya di depan suporter. Selain itu, muncul pula keluhan mengenai kondisi fisik Neymar. Ini juga bukan pertama kalinya Neymar dikaitkan dengan insiden terhadap pemain muda. Deivid Washington disebut pernah menangis setelah menerima kritik keras darinya, sementara Robinho Jr sebelumnya juga dikabarkan mendapat perlakuan fisik. Keputusan Neymar menghadiri turnamen poker pada hari Santos bermain di Venezuela juga disebut sempat membuat beberapa pemain kecewa. Perwakilan Neymar menyatakan tidak memiliki komentar. Bontempo menyebut kejadian tersebut sebagai teguran keras, sedangkan Ananias membantah adanya konflik langsung, tetapi membenarkan bahwa memang terjadi ketegangan umum di ruang ganti. Manajemen Santos dijadwalkan menggelar pertemuan untuk menyelidiki situasi tersebut lebih lanjut. [Sumber: ge Globo]
Goalskorer tweet media
Indonesia
0
0
0
37
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
⬇️⬇️⬇️
Goalskorer tweet mediaGoalskorer tweet media
Goalskorer@Goalskorer

Apa yang sebenarnya berubah dalam sepak bola? Dulu gelandang bukan posisi yang “seksi” di bursa transfer. Sorotan selalu tertuju kepada striker. Mereka mencetak gol, menjadi wajah klub, dan memecahkan rekor transfer. Namun semuanya berubah sejak Real Madrid membeli Zinedine Zidane pada 2001. Transfer Zidane ke Real Madrid seharga €77 juta menjadi titik balik. Untuk pertama kalinya, dunia melihat bahwa seorang gelandang juga layak dihargai setinggi langit. Investasi itu terbukti berhasil. Zidane membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions, LaLiga, hingga menjadi ikon sepak bola dunia. Sejak saat itu, cara klub memandang gelandang mulai berubah. Puncaknya terjadi beberapa tahun terakhir. Enzo Fernandez (€121 juta), Declan Rice (€116 juta), Moises Caicedo (€116 juta), Sandro Tonali, hingga Elliot Anderson yang kini menjadi gelandang termahal dunia. Pertanyaannya, kenapa? Jawabannya sederhana. Karena sepak bola modern tidak lagi dimenangkan hanya oleh pencetak gol. Sepak bola sekarang dimenangkan oleh siapa yang menguasai lini tengah. Gelandang modern bukan lagi sekadar penghubung. Mereka harus mampu: • membangun serangan • memutus serangan lawan • mengatur tempo • melakukan pressing • membaca ruang • menciptakan peluang • bahkan mencetak gol Artinya satu pemain harus menguasai banyak kemampuan sekaligus. Dan pemain seperti itu sangat langka. Hukum ekonomi berlaku. Permintaan tinggi. Persediaan sedikit. Harga otomatis naik. Belum lagi aturan Homegrown di Premier League. Pemain lokal berkualitas menjadi rebutan karena klub wajib memenuhi kuota. Akibatnya, harga pemain Inggris seperti Declan Rice melonjak jauh di atas harga pasar normal. Ada faktor lain yang jarang dibahas. Efek domino. Ketika Chelsea membayar €121 juta untuk Enzo Fernandez, seluruh klub langsung mempunyai patokan baru. Jika Enzo bernilai €121 juta… Mengapa gelandang kami hanya dihargai €70 juta? Standar harga langsung berubah. Kini klub juga memiliki teknologi yang jauh lebih canggih. Mereka tidak hanya melihat assist atau gol. Mereka melihat: • Progressive Passes • Progressive Carries • Pressing Success • Ball Recovery • Expected Threat • Line Breaking Pass Semua kontribusi gelandang kini bisa diukur dengan data. Dan datanya menunjukkan satu hal. Gelandang elite mampu mengubah permainan sebuah tim lebih besar dibanding posisi lain. Karena itu, mereka diperlakukan sebagai investasi, bukan sekadar pemain. Prediksi saya? Harga gelandang belum mencapai puncaknya. Selama sepak bola masih mengutamakan penguasaan bola, pressing, dan positional play, pemain lini tengah akan tetap menjadi aset paling mahal. Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat transfer gelandang pertama yang menembus €200 juta. Kalau menurut kalian, siapa gelandang yang paling layak menjadi pemain pertama dengan harga €200 juta? (youtu.be/f7A8I37mOGE?si…)

QME
0
0
0
16
The Touchline | 𝐓
The Touchline | 𝐓@TouchlineX·
🚨🇧🇷 𝗠𝗔𝗝𝗢𝗥 𝗕𝗥𝗘𝗔𝗞𝗜𝗡𝗚: Neymar is being accused by his Santos teammates of verbally abusing young players in the dressing room! The incident is said to have frustrated players, the coaching staff and club officials, with some believing it affected the team's second-half performance. Club officials are expected to investigate the incident, while Neymar's representatives declined to comment. — @geglobo
The Touchline | 𝐓 tweet media
English
272
128
2.6K
133.6K
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Jersey Bali United away⚪️⚫️🔴 Jersey Como home🔵⚪️🔵 Masuk wishlist jersey yang akan ku check-out musim ini, ada tambahan gol?
Indonesia
3
0
5
451
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Tidur dulu, guys. Besok sudah hari Senin. Semoga minggu depan setiap langkah kita dimudahkan, setiap pekerjaan dilancarkan, dan setiap usaha yang kita perjuangkan menjadi jalan datangnya keberkahan. Selamat beristirahat. Semoga esok kita bangun dengan semangat baru dan hati yang lebih kuat. 🤍
Indonesia
0
0
0
20
Suporter Media
Suporter Media@suporter_media·
🚨🚨 | REMINDER: Jadwal Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026. Perjuangan dimulai besok guys! COME ON, GARUDA! 🦅 🇮🇩
Suporter Media tweet media
Indonesia
1
1
8
222
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Apa yang sebenarnya berubah dalam sepak bola? Dulu gelandang bukan posisi yang “seksi” di bursa transfer. Sorotan selalu tertuju kepada striker. Mereka mencetak gol, menjadi wajah klub, dan memecahkan rekor transfer. Namun semuanya berubah sejak Real Madrid membeli Zinedine Zidane pada 2001. Transfer Zidane ke Real Madrid seharga €77 juta menjadi titik balik. Untuk pertama kalinya, dunia melihat bahwa seorang gelandang juga layak dihargai setinggi langit. Investasi itu terbukti berhasil. Zidane membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions, LaLiga, hingga menjadi ikon sepak bola dunia. Sejak saat itu, cara klub memandang gelandang mulai berubah. Puncaknya terjadi beberapa tahun terakhir. Enzo Fernandez (€121 juta), Declan Rice (€116 juta), Moises Caicedo (€116 juta), Sandro Tonali, hingga Elliot Anderson yang kini menjadi gelandang termahal dunia. Pertanyaannya, kenapa? Jawabannya sederhana. Karena sepak bola modern tidak lagi dimenangkan hanya oleh pencetak gol. Sepak bola sekarang dimenangkan oleh siapa yang menguasai lini tengah. Gelandang modern bukan lagi sekadar penghubung. Mereka harus mampu: • membangun serangan • memutus serangan lawan • mengatur tempo • melakukan pressing • membaca ruang • menciptakan peluang • bahkan mencetak gol Artinya satu pemain harus menguasai banyak kemampuan sekaligus. Dan pemain seperti itu sangat langka. Hukum ekonomi berlaku. Permintaan tinggi. Persediaan sedikit. Harga otomatis naik. Belum lagi aturan Homegrown di Premier League. Pemain lokal berkualitas menjadi rebutan karena klub wajib memenuhi kuota. Akibatnya, harga pemain Inggris seperti Declan Rice melonjak jauh di atas harga pasar normal. Ada faktor lain yang jarang dibahas. Efek domino. Ketika Chelsea membayar €121 juta untuk Enzo Fernandez, seluruh klub langsung mempunyai patokan baru. Jika Enzo bernilai €121 juta… Mengapa gelandang kami hanya dihargai €70 juta? Standar harga langsung berubah. Kini klub juga memiliki teknologi yang jauh lebih canggih. Mereka tidak hanya melihat assist atau gol. Mereka melihat: • Progressive Passes • Progressive Carries • Pressing Success • Ball Recovery • Expected Threat • Line Breaking Pass Semua kontribusi gelandang kini bisa diukur dengan data. Dan datanya menunjukkan satu hal. Gelandang elite mampu mengubah permainan sebuah tim lebih besar dibanding posisi lain. Karena itu, mereka diperlakukan sebagai investasi, bukan sekadar pemain. Prediksi saya? Harga gelandang belum mencapai puncaknya. Selama sepak bola masih mengutamakan penguasaan bola, pressing, dan positional play, pemain lini tengah akan tetap menjadi aset paling mahal. Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat transfer gelandang pertama yang menembus €200 juta. Kalau menurut kalian, siapa gelandang yang paling layak menjadi pemain pertama dengan harga €200 juta? (youtu.be/f7A8I37mOGE?si…)
YouTube video
YouTube
Goalskorer tweet mediaGoalskorer tweet media
Indonesia
2
1
8
1.7K
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Ramadhan sananta ini lebih eksplosif ya kalo main di klub (liga 1) dibanding di Timnas.
Indonesia
0
0
0
31
Zed⚡
Zed⚡@pengsats·
@Goalskorer Macam loker di indo, mesti banyak kemampuan, sayangnya gaji tetap dikit.
Indonesia
1
0
0
70
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Pratama Arhan debut di Persija Jakarta!
Indonesia
0
0
0
255
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
@match_pulse_ Biar ada alasan buat sarapan Indomie goreng double besok min😁
Indonesia
1
0
0
12
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Cemilan nonton bola malam ini😋😂
Goalskorer tweet media
Indonesia
1
0
0
25
readaphino
readaphino@arielseraphino·
Besok Senin, ingat ngantor.
Indonesia
3
0
1
210
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Nonton Persebaya v Persija dulu. Mau liat STY.
Indonesia
0
0
0
229
B/R Football
B/R Football@brfootball·
Six years ago, David Silva played his final game for Man City 🩵 ▪️ 436 appearances ▪️ 77 goals ▪️ 141 assists ▪️ 14 trophies One of the best to ever do it 🫡
B/R Football tweet media
English
133
764
10K
154.9K
Alam Adis
Alam Adis@rskuntowiyoga·
@Shamr00g Beluum euy. Wan prestasi pisan hari ini 😂😂
Indonesia
1
0
0
64
O
O@Shamr00g·
Ngopi apa hari ini??
Indonesia
2
0
4
733
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Btw, berapa umur kalian di tahun 2010?
Goalskorer@Goalskorer

Menjelang bergulirnya ASEAN Championship 2026, saya kembali teringat masa kecil ketika sangat mengidolakan Bambang Pamungkas. Bukan hanya karena gol-golnya di lapangan, tetapi juga karena tulisan-tulisannya. Di era modem internet yang lemot, saya sering menghabiskan waktu membaca blog BP20 dari komputer di kamar kecil saya. Dari sanalah saya belajar bahwa sepak bola bukan sekadar soal menang dan kalah. Salah satu tulisan yang paling membekas adalah “Tetap Semangat Garudaku”, yang ditulis setelah kegagalan Indonesia di final AFF 2010. (bambangpamungkas20.com/2011/01/02/tet…) Saat itu Indonesia tampil luar biasa. Enam kemenangan dari tujuh pertandingan, menjadi tim paling meyakinkan sepanjang turnamen, tetapi tetap gagal membawa pulang trofi. Sebuah ironi yang hanya bisa dijelaskan oleh sepak bola. Yang membuat tulisan Bambang Pamungkas begitu istimewa bukan karena ia mencari kambing hitam. Ia justru menolak menyalahkan siapa pun. Ia tidak menyalahkan sinar laser di Bukit Jalil. Ia tidak menyalahkan rekan setimnya. Sebagai kapten, ia memilih berdiri paling depan untuk memikul tanggung jawab. Ada satu kalimat yang sampai hari ini masih saya ingat: “Sebagai sebuah tim, kita menang bersama-sama dan sudah seharusnya kita juga kalah bersama-sama.” Di ruang ganti, saat banyak pemain menangis dan merasa bersalah, Bambang memilih menguatkan mereka satu per satu. Ia menenangkan Firman Utina yang gagal penalti, memeluk Irfan Bachdim, bercanda dengan Arif Suyono, dan memastikan tak ada satu pun rekan setimnya merasa sendirian. Bagi saya, di situlah arti seorang kapten. Menjelang ASEAN Championship 2026, saya berharap cerita itu tidak hanya menjadi kenangan. Semoga generasi Timnas Indonesia hari ini mampu menyelesaikan apa yang dulu belum sempat diselesaikan. Sudah terlalu lama kita menunggu. Semoga tahun ini menjadi tahun ketika trofi yang selalu kita dambakan akhirnya pulang ke Indonesia.

Indonesia
0
0
1
58