Goalskorer

208 posts

Goalskorer banner
Goalskorer

Goalskorer

@Goalskorer

Football is a game of mistake. Jakarta,ID

Katılım Temmuz 2026
124 Takip Edilen79 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Iseng-Iseng berhadiah! 🎉 Hadiah total Rp200 K untuk 2 orang pemenang. Masing-masing pemenang akan mendapatkan Rp100K💸 Cara ikut: ☑ Like postingan ini ☑ Follow @goalskorer ☑ Tag 1 teman di kolom komentar ☑ Repost (Retweet) postingan ini Contoh komentar: Marselino @teman1 Mitchel Baker @teman2 Setiap akun maksimal 2 kali komentar. Rules: • Akun tidak boleh di-private. • Akun tidak boleh fake atau akun giveaway. • Pastikan sudah mengikuti seluruh syarat di atas. • Pemenang dipilih secara acak oleh admin. • Pemenang akan di-reply langsung oleh admin pada komentar yang menang. • Keputusan admin bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Semoga beruntung, gas! 🚀
Goalskorer tweet mediaGoalskorer tweet media
Indonesia
8
12
12
1.7K
Goalskorer retweetledi
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Apa yang sebenarnya berubah dalam sepak bola? Dulu gelandang bukan posisi yang “seksi” di bursa transfer. Sorotan selalu tertuju kepada striker. Mereka mencetak gol, menjadi wajah klub, dan memecahkan rekor transfer. Namun semuanya berubah sejak Real Madrid membeli Zinedine Zidane pada 2001. Transfer Zidane ke Real Madrid seharga €77 juta menjadi titik balik. Untuk pertama kalinya, dunia melihat bahwa seorang gelandang juga layak dihargai setinggi langit. Investasi itu terbukti berhasil. Zidane membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions, LaLiga, hingga menjadi ikon sepak bola dunia. Sejak saat itu, cara klub memandang gelandang mulai berubah. Puncaknya terjadi beberapa tahun terakhir. Enzo Fernandez (€121 juta), Declan Rice (€116 juta), Moises Caicedo (€116 juta), Sandro Tonali, hingga Elliot Anderson yang kini menjadi gelandang termahal dunia. Pertanyaannya, kenapa? Jawabannya sederhana. Karena sepak bola modern tidak lagi dimenangkan hanya oleh pencetak gol. Sepak bola sekarang dimenangkan oleh siapa yang menguasai lini tengah. Gelandang modern bukan lagi sekadar penghubung. Mereka harus mampu: • membangun serangan • memutus serangan lawan • mengatur tempo • melakukan pressing • membaca ruang • menciptakan peluang • bahkan mencetak gol Artinya satu pemain harus menguasai banyak kemampuan sekaligus. Dan pemain seperti itu sangat langka. Hukum ekonomi berlaku. Permintaan tinggi. Persediaan sedikit. Harga otomatis naik. Belum lagi aturan Homegrown di Premier League. Pemain lokal berkualitas menjadi rebutan karena klub wajib memenuhi kuota. Akibatnya, harga pemain Inggris seperti Declan Rice melonjak jauh di atas harga pasar normal. Ada faktor lain yang jarang dibahas. Efek domino. Ketika Chelsea membayar €121 juta untuk Enzo Fernandez, seluruh klub langsung mempunyai patokan baru. Jika Enzo bernilai €121 juta… Mengapa gelandang kami hanya dihargai €70 juta? Standar harga langsung berubah. Kini klub juga memiliki teknologi yang jauh lebih canggih. Mereka tidak hanya melihat assist atau gol. Mereka melihat: • Progressive Passes • Progressive Carries • Pressing Success • Ball Recovery • Expected Threat • Line Breaking Pass Semua kontribusi gelandang kini bisa diukur dengan data. Dan datanya menunjukkan satu hal. Gelandang elite mampu mengubah permainan sebuah tim lebih besar dibanding posisi lain. Karena itu, mereka diperlakukan sebagai investasi, bukan sekadar pemain. Prediksi saya? Harga gelandang belum mencapai puncaknya. Selama sepak bola masih mengutamakan penguasaan bola, pressing, dan positional play, pemain lini tengah akan tetap menjadi aset paling mahal. Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat transfer gelandang pertama yang menembus €200 juta. Kalau menurut kalian, siapa gelandang yang paling layak menjadi pemain pertama dengan harga €200 juta? (youtu.be/f7A8I37mOGE?si…)
YouTube video
YouTube
Goalskorer tweet mediaGoalskorer tweet media
Indonesia
2
1
6
1.1K
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Ramadhan sananta ini lebih eksplosif ya kalo main di klub (liga 1) dibanding di Timnas.
Indonesia
0
0
0
17
Zed⚡
Zed⚡@pengsats·
@Goalskorer Macam loker di indo, mesti banyak kemampuan, sayangnya gaji tetap dikit.
Indonesia
1
0
0
48
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Pratama Arhan debut di Persija Jakarta!
Indonesia
0
0
0
242
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
@match_pulse_ Biar ada alasan buat sarapan Indomie goreng double besok min😁
Indonesia
1
0
0
11
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Cemilan nonton bola malam ini😋😂
Goalskorer tweet media
Indonesia
1
0
0
21
readaphino
readaphino@arielseraphino·
Besok Senin, ingat ngantor.
Indonesia
3
0
1
190
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Nonton Persebaya v Persija dulu. Mau liat STY.
Indonesia
0
0
0
222
B/R Football
B/R Football@brfootball·
Six years ago, David Silva played his final game for Man City 🩵 ▪️ 436 appearances ▪️ 77 goals ▪️ 141 assists ▪️ 14 trophies One of the best to ever do it 🫡
B/R Football tweet media
English
123
540
7.4K
119.9K
Alam Adis
Alam Adis@rskuntowiyoga·
@Shamr00g Beluum euy. Wan prestasi pisan hari ini 😂😂
Indonesia
1
0
0
60
O
O@Shamr00g·
Ngopi apa hari ini??
Indonesia
2
0
4
690
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Btw, berapa umur kalian di tahun 2010?
Goalskorer@Goalskorer

Menjelang bergulirnya ASEAN Championship 2026, saya kembali teringat masa kecil ketika sangat mengidolakan Bambang Pamungkas. Bukan hanya karena gol-golnya di lapangan, tetapi juga karena tulisan-tulisannya. Di era modem internet yang lemot, saya sering menghabiskan waktu membaca blog BP20 dari komputer di kamar kecil saya. Dari sanalah saya belajar bahwa sepak bola bukan sekadar soal menang dan kalah. Salah satu tulisan yang paling membekas adalah “Tetap Semangat Garudaku”, yang ditulis setelah kegagalan Indonesia di final AFF 2010. (bambangpamungkas20.com/2011/01/02/tet…) Saat itu Indonesia tampil luar biasa. Enam kemenangan dari tujuh pertandingan, menjadi tim paling meyakinkan sepanjang turnamen, tetapi tetap gagal membawa pulang trofi. Sebuah ironi yang hanya bisa dijelaskan oleh sepak bola. Yang membuat tulisan Bambang Pamungkas begitu istimewa bukan karena ia mencari kambing hitam. Ia justru menolak menyalahkan siapa pun. Ia tidak menyalahkan sinar laser di Bukit Jalil. Ia tidak menyalahkan rekan setimnya. Sebagai kapten, ia memilih berdiri paling depan untuk memikul tanggung jawab. Ada satu kalimat yang sampai hari ini masih saya ingat: “Sebagai sebuah tim, kita menang bersama-sama dan sudah seharusnya kita juga kalah bersama-sama.” Di ruang ganti, saat banyak pemain menangis dan merasa bersalah, Bambang memilih menguatkan mereka satu per satu. Ia menenangkan Firman Utina yang gagal penalti, memeluk Irfan Bachdim, bercanda dengan Arif Suyono, dan memastikan tak ada satu pun rekan setimnya merasa sendirian. Bagi saya, di situlah arti seorang kapten. Menjelang ASEAN Championship 2026, saya berharap cerita itu tidak hanya menjadi kenangan. Semoga generasi Timnas Indonesia hari ini mampu menyelesaikan apa yang dulu belum sempat diselesaikan. Sudah terlalu lama kita menunggu. Semoga tahun ini menjadi tahun ketika trofi yang selalu kita dambakan akhirnya pulang ke Indonesia.

Indonesia
0
0
1
51
👀
👀@saludosparatii·
Hal terburuk dari Piala Dunia 64 peserta adalah bakal ada grup-grup yang isinya kaya lagi FIFA series. Berdasarkan ranking FIFA sekarang, sangat mungkin ada grup yang isinya Paraguay, Kongo, Oman, Kaledonia Baru. Piala Dunia rasa FIFA Series😭
👀 tweet media
Indonesia
20
4
55
3.9K
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
ternyata hoaks gengs😂 Suka kesel juga kadang isi bensin banyak motor-motor bertengki gede, ternyata buat ditampung.. Bikin muacet.
Indonesia
0
0
0
2
Goalskorer
Goalskorer@Goalskorer·
Kalau ini bener, tambahin juga selain ungsi lalu lintas, tetapi juga dengan melibatkan penyidik Polri yang menangani tindak pidana di bidang minyak dan gas. Pengawasan tersebut penting untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi dan BBM kompensasi. Secara istilah, Solar merupakan Jenis BBM Tertentu atau JBT, sedangkan Pertalite merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan atau JBKP. Keduanya harus disalurkan secara tepat sasaran, tepat volume, dan sesuai peruntukannya. Penindakan perlu difokuskan terhadap pelaku yang melakukan pembelian berulang untuk ditampung dan dijual kembali, kendaraan dengan tangki yang dimodifikasi, kendaraan boks yang dijadikan sarana penampungan, serta pengalihan Solar subsidi kepada alat berat atau kegiatan proyek yang tidak berhak dan tidak sesuai peruntukannya. Jangan sampai BBM yang seharusnya dinikmati masyarakat dan sektor yang berhak justru dikuasai oleh para penampung ilegal untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Sam Oip@piokharisma

Untuk duit rakyat, selalu ada sumber daya manusia dan energi. Untuk melayani masyarakat selalu ada alasan "keterbatasan personil". Anyway, yg dimaksud "Bersama Membangun Negeri" adalah "Bersama Membiayai Hidup Keluarga Pejabat".

Indonesia
1
0
0
32