Ekko Kusuma
1.6K posts

Ekko Kusuma retweetledi
Ekko Kusuma retweetledi

🇮🇩 Indonesia’s football problem, explained in 1 minute by @tomsan106:
“Politics and sport don’t mix well. Politicians’ key performance indicators are elections and popularity. Their term is only 4–5 years. In that time you can’t do anything spectacular in Youth Development.”
English

DAPETIN SAMSUNG GALAXY GRATIS DENGAN MUDAH! 🥳💙
Ayo REPLY jawabanmu sebanyak-banyaknya dan sertakan hashtag #GalaxyZFlip7 #GalaxyxMPLIDS16 #GalaxyZFlip7xMPLIDS16 #ExploreGalaxyWay
🗓️Periode: 5 - 5 November 2025. REPLY sekarang! 👇

Indonesia

@Piyusaja2 @prabowo Tidak ada satupun negara yang mau berbagai wilayah dengan penjajahnya. Hanya orang buta sejarah saja yang terus mendukung two state solution!
Indonesia

🔴SURAT Untuk Presiden @prabowo dari Warga Palestina Azzam Sultan Tamimi:
Kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Saya telah mendengarkan pidato Anda di Sidang Umum PBB. Saya sungguh terkejut bahwa, sebagai pemimpin negara Muslim terbesar, Anda tampaknya berpikir bahwa konflik di Palestina adalah antara Muslim dan Yahudi.
Saudaraku terkasih, konflik di sana bukanlah antara komunitas agama lokal yang berselisih, melainkan akibat invasi asing Barat ke Palestina.
Secara historis, Muslim, Yahudi, dan Kristen hidup dan berdampingan selama berabad-abad dalam damai dan harmonis di berbagai wilayah yang sekarang disebut Timur Tengah. Kristen dan Yahudi sama-sama merupakan ahli kitab, yang hak-haknya dijamin oleh Syariat Islam.
Orang-orang yang menyerbu tanah air saya, menggusur rakyat saya, dan saat ini membantai saudara-saudari kami di Gaza, adalah Zionis yang mengaku berbicara atas nama orang Yahudi.
Awalnya, mereka bukanlah orang Yahudi pribumi, melainkan sebagian besar datang dari Eropa, didorong oleh keserakahan atau ketakutan. Beberapa dari mereka memang melarikan diri dari penganiayaan di sana oleh orang-orang Kristen Eropa.
Faktanya, sebagian besar orang Yahudi di seluruh dunia menentang Zionisme sejak awal berdirinya lebih dari seabad yang lalu. Mereka memandang Zionisme sebagai proyek anti-Semit yang dirancang oleh kekuatan kolonial Eropa dan digunakan sebagai ujung tombak kolonial.
Saat ini, semakin banyak orang Yahudi, baik religius maupun sekuler, yang secara eksplisit menentang gerakan rasis, supremasi, kolonial, dan pemukim ini.
Lebih lanjut, saudaraku terkasih, masalah di Palestina tidak muncul karena tidak adanya negara Palestina, melainkan karena pendudukan Zionis atas tanah kami, yang merupakan kiblat pertama umat Islam dan masjid tersuci ketiga di dunia.
Oleh karena itu, solusi atas konflik yang berkecamuk di sana selama lebih dari satu abad adalah mengakhiri pendudukan Zionis, sumber segala masalah.
Mereka yang mengenal Zionisme akan memberi tahu Anda bahwa ideologi dan metodologinya tidak jauh berbeda dengan rezim Apartheid Afrika Selatan yang telah runtuh.
Dalam banyak hal, Zionisme merupakan cerminan dari proyek-proyek kolonial yang menindas, menganiaya, dan membantai penduduk asli di berbagai belahan dunia.
Zionisme, saudaraku, adalah masalahnya.
(Azzam Sultan Tamimi)
Mas P1yu🍉🇮🇩@Piyusaja2
Warga Palestina Menanggapi Pidato Presiden @prabowo di PBB. Prabowo Dinilai Tidak Tahu Akar Masalah Israel-Palestina portal-islam.id/warga-palestin…
Ekko Kusuma retweetledi

"Pada tahun 1998, teman seumuran saya dibunuh aparat. Pada tahun 2025, Affan, yang sebaya dengan anak saya, dibunuh aparat.
Dia tidak seberuntung para polisi muda, yang ayahnya, dan mungkin ibunya, punya sawah untuk dijual.
Ada otak di kepala. Bukankah para polisi itu bisa menggunakannya? Jika ada otak, apakah jadi polisi?
Tahukah kalian bahwa semua keputusan politik di negara ini adalah hasil pilihan kalian? Kalian bilang, "Kami rakyat kecil. Kami ini bisa apa?" Kalau kalian tidak berarti bagi mereka, tidak mungkin mereka akan datang mengemis suara kalian.
Anda, Pak Polisi, Ibu Polisi, mau sampai kapan kalian menggunakan kekerasan untuk menghadapi rakyat? Kami ini bukan musuhmu, Pak. Kami ini tangan kosong. Kami ini hanya menyuarakan suara kami.
Kami yang tertindas, kami yang bekerja hari ini, tanpa tahu besok apakah masih ada lapangan pekerjaan untuk kami. Kami yang setiap hari harus berpikir, "Budget apa lagi yang harus kami bayar?" Biaya UKT kuliah anak kami lagi yang akan naik. "Berapa lagi yang harus kami cari?"
Kalian kemana? Kalian membela anggota Dewan yang berjoget dengan pendapatan 100 juta per bulan. Tapi kalian memukuli kami yang di luar sini.
Kalian bisa bersikap manis pada para anggota Dewan, pada para pejabat. Tetapi mengapa kalian beringas terhadap rakyat?
Tolonglah, balikkan badan kalian, berjuanglah bersama kami rakyat. Apakah kami harus mengadu ke Damkar? Apakah kalian tidak malu ketika kalian sedikit demi sedikit kehilangan fungsinya?
Ketika kalian diperolok bahwa kalian hanya bisa merazia. Ketika ada pencurian, masyarakat meminta bantuan Damkar. Ketika ada kekerasan dalam rumah tangga, masyarakat larinya ke Damkar. Apakah kalian tidak malu?
Kalian berseragam coklat untuk menegakkan keadilan. Untuk membantu kami yang tidak mengerti hukum!"
Ibu Nana
Warga Kotawaringin Barat
Kalimantan Tengah
30 Agustus 2025
Indonesia
Ekko Kusuma retweetledi
Ekko Kusuma retweetledi

“Pembuat hoax terbaik adalah penguasa, karena mereka memiliki seluruh peralatan untuk berbohong. Intelijen dia punya, data statistik punya, media punya.” - @rockygerung
Dahnil A Simanjuntak@Dahnilanzar
Kini kita tahu siapa produsen kebohongan dan Hoax yg STM (Sistematik, Terstruktur, Massif).
Indonesia
















