TheGank_14
1.6K posts

TheGank_14
@GoonersRaurus
Arsenal ❤️ Home 🏟️ Pride 🔴⚪ Enjoy 🍷
Katılım Ocak 2026
280 Takip Edilen82 Takipçiler

@cah_eka Sebenernya gak jelek² amat sh, cuma lebih cocok jadi pelapis aja. Tp gak nyangka juga Ozil bisa gabung sama Arsenal waktu itu. 😅
Indonesia

@GoonersRaurus Bisa ituu
Tapi kureng puas untuk sekarang
Mending ai laen
Indonesia

@cah_eka Haha,, biasanya klo ini sy pake apk lain copy paste link download. Bisa buat gambar jdi vidio via grok ya bang?
Indonesia

@GoonersRaurus Cenblu enaknya juga bisa download video
Abis itu diupload tempat laen wkw
Indonesia

@kick_n_rusuh Emang konyol bgt ini, kok bisa kartu merah. Tp udah gak heran sh, klo liat final ucl vs Barca!
Indonesia

🚨 BREAKING: Arsenal menjadi salah satu klub yang mengincar Morgan Rogers (23/AM/🏴), dengan nilai transfer diperkirakan mendekati £100 juta termasuk add-ons. 👀🔴
Aston Villa dan Rogers saat ini tidak berada dalam posisi terburu-buru untuk menyelesaikan transfer.
Namun, tekanan finansial yang berpotensi terjadi pada musim panas mendatang dapat memaksa Villa melepas salah satu aset terbaik mereka.
📝 @JBurtTelegraph

Indonesia
TheGank_14 retweetledi

@remaerts @IDGoonerscom Kasian cedera Mulu, jadi makin menurun perform nya
Indonesia

@IDGoonerscom Ben white dilepas keputusan tolol. Bek tengah berkaki kanan otomatis tinggal saliba. Aslila arteta hancur bgt manajemennya pdhl ben udah bagus ditengah, martineli lebih bagus striker. Kalau gabjes emang gk bagus sama sekali
Indonesia

@IDGoonerscom Ketiganya udh washed emg harus dijual, gak bakal naik standar arsenal kalo masih hobi nyimpen pemain ky gni
Indonesia

@IDGoonerscom Gabsus aja, masih mau nostalgia sama Ben dan martinelli!
Indonesia
TheGank_14 retweetledi

Kita siap jadi villain! 🦹🏼♂️🔴⚪
United Focus Indonesia@utdfocusid
Kok gue gak terlalu bersemangat ya ngecengin Liverpool, beda bgt kalau misal yg semalem kalah itu Arsenal 😭
Indonesia

@Excel_Dee Salfok tulisan tangannya rapih, mbak. Mirip bapak sy tapi versi sambung. 😬👍🏼
Indonesia

~ Sedekah Ilmu Bekal Abadi dari Bertani ~
Saya bukan orang kaya.
Secara finansial, saya masih belajar untuk mapan. Maka saya sadar, kalau hanya mengandalkan uang, mungkin yang bisa saya beri sangat sedikit dan terbatas.
Lalu saya berpikir…
apakah memberi manfaat besar harus selalu dengan harta... ?
Ternyata tidak.
Bertani Itu Bukan Sekadar Menanam
Awalnya saya hanya ingin memahami satu hal sederhana bagaimana sebenarnya Allah menumbuhkan tanaman...?
Dari situ saya mulai mengamati :
- Bagaimana daun kering bisa menjadi sumber nutrisi.
- Bagaimana akar bekerja mencari makan.
- Bagaimana tanah yang hidup bisa memberi makan tanaman tanpa banyak tambahan.
Semakin saya belajar, semakin saya sadar bahwa :
Alam ini sudah lengkap.
Kita hanya belum memahaminya.
Dari Pengalaman Menjadi Ilmu
Saya tidak banyak menunjukkan hasil dalam bentuk foto atau pameran panen besar.
Sebagian besar yang saya bagikan adalah logika, pemahaman, dan cara berpikir.
Namun ternyata…
Ada petani yang hanya melihat saya dari Twitter, lalu mencoba mengikuti arahan saya lewat telepon.
Dan mereka berhasil.
Bukan satu orang.
Bukan dua orang.
Tapi beberapa.
Dari situ saya sadar, bahwa yang dibutuhkan petani bukan sekadar “resep”, tapi cara memahami tanaman.
Ilmu yang Menghidupkan, Bukan Mengikat.
Selama ini, banyak petani dibuat tergantung :
- Harus pakai pupuk ini
- Harus beli produk itu
- Harus ikut sistem tertentu
Padahal kenyataannya :
Nitrogen sudah ada
Fosfor sudah ada
Kalium sudah ada
Semua sudah disediakan di alam.
Yang belum adalah :
pemahaman cara mengaktifkannya
Prinsip sederhana yang saya pegang
Saya tidak mengajarkan sesuatu yang rumit.
Hanya tiga hal utama :
Tanah harus hidup
Air harus cukup
Bahan organik harus ada
Kalau tiga ini berjalan, maka:
- Tanaman akan mencari makan sendiri
- Tanah akan memperbaiki dirinya
- Hasil akan mengikuti
Sedekah yang tidak terlihat, tapi mengalir.
Saya mungkin tidak bisa memberi banyak uang.
Tapi saya bisa berbagi ilmu.
Dan saya percaya...
Ilmu yang diamalkan orang lain
akan terus mengalir pahalanya.
Bayangkan jika :
- Satu petani paham
- Dia ajarkan ke anaknya
- Anaknya lanjutkan ke generasi berikutnya.
Maka itu bukan lagi satu sedekah,
tapi rantai kebaikan yang tidak terputus.
Saya tidak tahu sejauh mana ilmu ini akan berkembang.
Saya juga tidak tahu akan dibawa ke mana arah edukasi ini.
Tapi satu hal yang saya pegang...
Selama ini bermanfaat, saya akan terus berbagi.
Karena mungkin, inilah salah satu bekal terbaik yang bisa saya bawa nanti.
Bukan harta yang saya tinggalkan,
tapi pemahaman yang tetap hidup setelah saya tiada.
Semoga bermanfaat....🙏
~ RAyAD, Solo, 090426 ~

Indonesia









