Haira retweetledi

Warga sekitar green line hari ini (lagi-lagi) jadi korban akibat ketidakberpihakan pemerintah terhadap tempat tinggal dan mobilitas.
Mereka tinggal di luar kota karena harga hunian yang makin ga terjangkau, padahal secara space masih memungkinkan. Tapi, buat ke Jakarta, lo cuma dikasih 1 lin KRL, yang hari ini layananannya terganggu karena cuaca, dan mungkin beberapa bus.
Warga Bintaro, BSD, Ciputat akhirnya terpaksa terdampar kaya gini, atau bayar mahal naik taksi online karena simply ga punya pilihan lain. Tapi coba lu bayangin gimana rasanya jadi warga Parung Panjang atau Rangkasbitung. Naik taxi online ke sana bisa 5-10% gaji kali, karena itu satu-satunya pilihan lu bisa balik sebelum besok pagi kembali dihajar realita.
Cerita sedih dan bikin marah kaya gini, sayangnya, selalu terulang. Ya mau gimana, pejabatnya aja gaada yang mau naik transum. Kenapa? Karena mereka tau produk kebijakan mereka hasilnya ya kaya begini.
Masyarakat Umum@erirendy5
@txttransportasi @hrdbacot Greenline putus, penumpang numpuk di Kebayoran. Kasian yg pulang rumah Parungpanjang, Maja, atau Rangkasbitung. Ini besok pasti kecapen... Tolong kasih libur sehari!
Indonesia











































