Halodaraaa
5K posts

Halodaraaa
@Halodaraaa
I wrote about my weekend
padang indonesia Katılım Kasım 2012
267 Takip Edilen55 Takipçiler

@promisenewera @howtodresvvell yang lirik pembukanya :
"kau membuat....."
"Well, when you go
Don't ever think I'll make you try to stay ..."
English

balik nyontek lagu orang lain aja mending bang
D'MASIV@DMASIV
Logo baru? Lagu baru? Ini band baru? Gimana menurut kamu?
Indonesia

@Stakof Cukup Menilainya Dari Cara Dia Pakai Huruf Kapital Di Awal Setiap Kata.
Indonesia

Setelah membaca "paper" milik Ferry Irwandi yang diunggah di Google Drive, kok, saya melihat ada nuansa AI di sini, ya?
Hal ini karena ada yang tadi mengulasnya, dan memang saya temukan di beberapa frasa dan beberapa sisi lainnya.
Saya bukan praktisi ekonomi, tidak ngeh juga dengan syudududu-ekonomi, angka-angka, dan formula yang Ferry tulis.
Tapi frasa yang dipakai, termasuk gaya inferensinya, "cukup akrab" di benak saya sebagai output bergaya-AI.
Dan untuk "sisi lain" tadi, tadi sore, sudah ada yang mengulasnya sedikit. Yaitu inferensi yang (mungkin) dijadikan landasan itu bisa jadi berasal dari sebuah paper.
Karena seperti yang kita tahu, AI itu punya basis data yang diterbitkan secara daring, dan kadang-kadang ia mengambil inferensi dari hal yang sudah ada.
Plus, ternyata bener, tidak ada daftar pustaka yang dijadikan rujukan di semua PDF-nya.
Benar bahwa sesekali Ferry, jika tidak keliru, memakai APA sebagai gaya pengutipan (citation style). Tapi saya tidak tahu judul aslinya karena tidak dia cantumkan di halaman terakhir (yang seharusnya berisi daftar pustaka).
Di antara yang referensinya ditulis lengkap adalah ini (sekadar contoh saja): Ferry memakai "Poor Economics" sebagai rujukan.
Saya punya PDF buku itu.
Tapi setelah saya upyek-upyek isi PDF-nya (bahkan meminta AI untuk memastikannya), ternyata buku itu tidak memuat angka yang Ferry pakai.
"...Banerjee dan Duflo dalam Poor Economics (2011) dan evaluasi World Bank atas Indonesia BISA Program 2023 menunjukkan bahwa targeted nutrition interventions memberikan return 1,5-2 kali universal coverage dengan budget yang sama."
Poor Economics memang mendukung gagasan bahwa investasi gizi yang diarahkan ke kelompok berisiko, seperti anak dan ibu hamil, punya imbal hasil sosial yang besar, dan bahwa sekadar menambah pasokan kalori bukanlah solusi.
Tapi, angka 1,5 sampai 2 kali lipat itu tidak ada di sana.
Jadi, menurut saya, yang bisa "disangga" buku ini cuma arah argumennya, bukan besaran angkanya, seperti yang ditulis Ferry.
Makanya, kalau Ferry menyandarkan pernyataannya yang berinti angka 1,5-2x ke buku ini, dia membuat Poor Economics seolah menanggung lebih dari yang sebenarnya kedua penulisnya tulis di buku itu.
NB: saya bisa salah membaca Poor Economics, dan AI juga bisa tidak akurat. Jadi, silakan koreksi bacaan saya ini~
Namun pada intinya, Ferry jika memang serius dengan analisisnya, harusnya mengirim ini ke rumah jurnal. Klaim besarnya soal "makroekonomi" di sini jelas harus difalsifikasi pakar sejawat.
Bukannya berakhir di PDF tiga file yang diunggah di Google Drive begini.
😅
Walhasil, saya takjub dengan energi Ferry. Salut untuknya yang telah membikin tiga PDF yang cukup mewakili dedikasinya untuk Indonesia.
Salam hangat untuk Ferry dan Malakan.


Indonesia
Halodaraaa retweetledi

Nicko Widjaja (Founding CEO BRI Ventures) baru saja dituntut 11 tahun penjara + denda Rp1 miliar karena menyetujui investasi US$5 juta (~Rp73 miliar) ke startup agritech TaniHub.
Dia dianggap merugikan negara karena startup Tanihub yg diinvest gagal.
Ngeri banget ya? Di dunia VC, risiko itu bagian dari pekerjaan. Ada yang 10x, ada yang gagal total. Itu hukum alam inovasi.
Kalau setiap keputusan investasi yang rugi dianggap “merugikan negara” dan dipenjarakan, siapa lagi yang berani ambil risiko?
Menurut kalian vonisnya fair atau ini termasuk kriminalisasi?


Indonesia

NARASI?? NARASI ?? NARASI?????? NAJWA SHIHAB?
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1
Auto unfol lah x.com/Amortalizartsz…
Indonesia


