Gilang Ramadhani

731 posts

Gilang Ramadhani

Gilang Ramadhani

@Halogilang

Alisya Leliani♥

Jakarta Capital Region Katılım Mart 2011
213 Takip Edilen123 Takipçiler
Gilang Ramadhani retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
kalo Allah udh berkehendak, gaakan ada yg bisa menghalangi. sebaliknya, kalo Allah bilang engga, even itu udah di depan mata, ya gaakan terjadi. sama halnya dengan rezeki dan musibah guys. mau kita menghindar gimanapun, kalo udh rezeki atau musibah, pasti kita bakal tetep dapetin itu. jd jgn khawatir soal rezeki. rezeki kita udh diatur dan disiapkan. kita cuma disuruh doa dan ikhtiar. sisanya serahin ke Allah. jalan rezeki Allah tuh banyak. bumi Allah luas. kita dapet rezeki bukan karena usaha kita semata, tapi memang itulah porsi rezeki kita. semangat y✨
Indonesia
25
1.7K
5.5K
141.8K
Gilang Ramadhani retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
877
12.4K
44.7K
3.2M
Gilang Ramadhani retweetledi
Bitter Sad Truth
Bitter Sad Truth@tweethalu·
@hrdbacot Kantor yg isinya boomer real expert bukan yg feodal. Beneran transfer knowledge kerasa efektif bgt. Jobdesc udah terorganisir jadi ga ada overload. Respect above everything, dari delegasi sampai chitchat, ga pernah ngegosip. Kebanyakan boomer, semakin expert semakin humble.
Indonesia
1
65
321
15.7K
Gilang Ramadhani retweetledi
Putra Tegar
Putra Tegar@putrategar2709·
Buat orang Bodetabek yang kerja di Jakarta itu seharusnya jangan dikasih masuk Jam 09.00 pagi terus pulang jam 18.00. Mending masuk jam 06.00 atau 07.00 dan pulang jam 15.00 atau jam 16.00. Karena masuk jam 9 pun mereka tetap harus berangkat subuh jadi mending sekalian masuk pagi. Masih ada ruang lebih banyak saat pulang kerja.
kim 🍵@matcha_creamyy

unpopular opinion about work in indonesia

Indonesia
173
502
3.4K
563.6K
Gilang Ramadhani retweetledi
@levelsio
@levelsio@levelsio·
The irony is that traveling on <$1000/mo is way more fun than >$10,000/mo Luxury travel is extremely boring, comfortable, not challenging, sycophantic (yes sir) Travel on a shoestring budget you get inventive, are forced to meet locals just to survive and get around, have to hitchhike etc I like to combine cheap and luxury travel which keeps my brain from decaying and the contrast actually lets you enjoy both
Splin Teron@splinter0n

and some crypto bros still living with delusional mindset that $10,000 is not money. people outside crypto bubble travel 130 days, visit 9 countries with $12,000. you only live once.

English
227
196
4.4K
874.8K
pus
pus@hubblebub·
adakah yang ikut pcam ojk tahap psikologi tapi blm dapet invitation wawancaranya?
Indonesia
6
0
1
1.6K
naya
naya@fairytalehee·
haloo temen temen yang lolos ke wawancara psikologi pcam ojk ada yang udah dapet jadwal belum yaa?
Indonesia
12
0
2
3.6K
Dzaki
Dzaki@JadiImammu_·
@hubblebub Terpantau jam 14.30 apakah ada yang sudah dapat?
Indonesia
2
0
0
336
Gilang Ramadhani retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Ini tren di bnyk negara. Gen Z : Ngapain ngoyo toh pd akhirnya kita tetap gak akan sanggup beli rumah dll. Yg menarik mrk jg enggan saving for long term (dan milih habisin buat jajan). Sebab ngapain susah2 nabung, toh harga rumah tetap mustahil terjangkau.
Strategi + Bisnis tweet media
Indonesia
243
2.7K
12.5K
699.2K
Gilang Ramadhani retweetledi
Alitt
Alitt@shitlicious·
Jangan terlalu lama scrolling X? Justru saya mengamini isi video itu, karena saya keluar, menjalani dunia, menyentuh rumput. Berbaur, bekerja, dan hidup bersama kelas atas, menengah, dan bawah. Tidak sekadar melihat data dan teori ekonomi yang dipakai untuk laporan pemerintah. Melihat sendi ekonomi kehidupan bukan sekadar statistik, Kenyataannya memang begitu. Bisnis retail maupun jasa, banyak yang sekarat maupun gulung tikar. Kelas menengah bertumbangan. Jumlah masyarakat miskin makin naik (tapi pemerintah bisa menurunkan jumlah masyarakat miskin dengan cara menurunkan standar miskin, sih) Stimulus pemerintah untuk kelas menengah yang benar2 ada dampaknya ke ekonomi sekarang apa? MBG? Yang hulunya diurus oleh mereka2 lagi itu? Yang di bawah cuma kebagian eksekusi dan kebagian margin tipis itu? Pengangguran turun? Wow.. agak kontra dengan ceritanya banyak perusahaan besar tutup dan investor kabur. Silakan terus bersuara sambil melihat kondisi masyarakat dari Menara Gading. Karena dengan begitu, suara anda akan tetap dianggap tak berguna bagi masyarakat. Hanya berguna untuk menyuapi ego anda dan penguasa. Tapi ingatlah, apapun statement kalian saat ini, akan kami catat untuk bekal Pemilu berikutnya. 🙏🏻
Dedek Prayudi - Uki@Uki23

Terpuruk gimana sih? Inflasi di bawah 3%, pertumbuhan di atas 5%, pengangguran terbuka turun, angka kemiskinan turun, neraca surplus selama 67 bulan, Indeks Pembangunan Manusia tumbuh. Jangan terlalu lama scrolling di X, lama lama kamu percaya Indonesia bubar besok lusa. Pergi keluar, liat orang-orang berinteraksi seperti biasa. Di X mah, tantrum sama sambat aja isinya. Cuitan ku yg isinya fakta positif ini aja bentar lagi ditantrumin di kolom reply. 🫢😁

Indonesia
96
868
2K
152.7K
Gilang Ramadhani retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
many of us misunderstood about the concept of rizq. we thought that rizq is anything we’ve got like sallary, money, and gifts. but you know what? its wrong. i once heard ust (i forgot which ustadz) said : “rezeki kita itu bukan harta (duit) yg kita punya, tapi harta yg sudah kita keluarkan utk diri sendiri dan org sekitar. jadi gaji dan duit yg kita simpan, belum tentu jd rezeki kita karena bisa saja duit tsb hilang sebab musibah (bencana, penipuan, kebobolan, dll). tapi kalo sudah dikeluarkan menjadi makanan yg kita makan, pakaian yg kita kenakan, listrik, air dll itulah rezeki kita” 🤯it completely changes my mind.
leeda@lhngwu

Sore ini alhamdulillah aku abis dapet rezeki dari allah, tapi ga tau kenapa aku malah resah dan ga tenang sampai ga bisa tidur. Aku bingung, aku takut boros, takut ga bisa atur pengeluaran dll. Ini gimana ya.. 😞

English
30
2.7K
8.9K
404.5K
Gilang Ramadhani retweetledi
•
@Alhamdhulillaah·
Abū Hurayrah رضي الله عنه reported Allāh's Messenger ﷺ said: “The strong believer is better and more beloved to Allāh than the weak believer, though there is good in both. Strive for what benefits you, seek help from Allāh, and do not feel helpless. If something befalls you, do not say: ‘If only I had done such and such, it would have been such and such.’ But say: ‘Allāh has decreed, and whatever He wills, He does,’ for indeed, ‘if only’ opens the door to the deeds of Shayṭān.” [Ṣaḥīḥ Muslim 2664]
Català
1
37
239
11.4K
Gilang Ramadhani retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
April tahun 2018. BPPT bikin diskusi tentang potensi tsunami di Pandeglang. Lalu, penelitinya dipanggil Polda Banten. "Kita Polda tidak diam. Senin kita layangkan panggilan untuk dihadirkan Rabu atau Kamis," kata Dirkrimsus Polda Banten Kombes Abdul Karim saat dihubungi wartawan di Serang, Banten, Jumat (6/4/2018). "Dengan dia melakukan pernyataan itu, sebagian besar warga Pandeglang khawatir. Kedua, investasi pengaruhnya ke sana, takut karena potensi tsunami," ujarnya. "Kita lihat dulu motifnya, apa dasar bicara seperti itu." "Bikin gaduh itu" *** Desember 2018. Tsunami terjadi. Di Pandeglang. Kalau ingat, Tsunami tersebut membawa korban. Tiga personel band Seventeen tewas dalam peristiwa itu.
Ardianto Satriawan tweet media
Andy | talkinandy@TalkinAndy

Longsor terjadi kemarin. 10 hari sebelumnya udah ada warning dari geologist dan pemerintah sudah mengungsikan seluruh penduduknya yang jumlahnya ada 300 jiwa. Sebuah contoh kehadiran negara dalam kehidupan warga.

Indonesia
787
12K
27.6K
2.2M
Gilang Ramadhani retweetledi
Dirty Vote
Dirty Vote@DirtyVote·
Dirty Vote II o3 Official Trailer
English
269
16.5K
38.4K
2.3M
Gilang Ramadhani retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
MBG adalah premanisme jahat terhadap UMKM di sekitar sekolah. Bisnis industri makanan yang awalnya dijalankan oleh warung jajanan, dirampok oleh yayasan dan bisnis milik parpol2 tertentu, didanai pajak 1 triliun/hari. Makanan yang diadakan basi, busuk, dan asal-asalan. Ini karena tujuan MBG jelas bukan memberi makan anak, melainkan literally mentransfer uang triliunan per minggu ke rekening orang-orang partai politik. Literally megakorupsi, penjarahan, perampokan uang pajak rakyat gila-gilaan (ratusan triliun per tahun) oleh sekolompok orang serakah dan korup. Tidak ada dampak positif yang dihasilkan. Dampak negatifnya ribuan anak kecil bergelimpangan sakit keracunan. Ketika guru orang tuanya marah, guru dan orang tuanya diteror.
Jogja Milik Warga@JogjaMilikWarga

Kasus keracunan MBG di Mlati, Sleman ini diduga dimasak sama PT Janu Putra. Pendiri dan pemiliknya H. Singgih Januratmoko, Anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya.

Indonesia
60
4K
5K
463.5K