Kang Himura
106 posts


@Stakof Paling susah kalau eaktu subuh gus.. Waktu pendek.. Kapasitas mushala nya pernah maksimal itu 3. Kalau gini apakah shalat di kurai tp utk yg bagian rukun berdiri.. Kita ttp berdiri gt gus?
Indonesia

Halo.
Saya sering memakai kereta api untuk perjalanan rutin Semarang-Jakarta, dan sebaliknya. Di kereta, saya sering mendapati contoh seperti ini.
Dan salat seperti ini: tidak sah (jika yang dikerjakan adalah salat fardu).
Pertama, semangat shalatnya patut diapresiasi. Tapi harus diketahui bahwa salat itu ada fikihnya, dan contoh di bawah ini bisa jadi melewatkannya.
Berdiri (qiyam) adalah rukun salat fardu. Kecuali si Mas salat sunnah, maka tidak perlu berdiri (meski bukan di kereta, salat sunnah dengan duduk diperbolehkan).
Maka berdiri, meskipun sedang di kendaraan apapun (termasuk kereta), masih menjadi wajib bagi orang salat. Fikih menjelaskan: jika kalian mampu berdiri, ya wajib berdiri.
Ada pengecualian, tapi sempit:
1. Kalau kendaraannya terlalu bergoyan sehingga berdiri benar-benar membahayakan kalian,
2. Tidak ada ruang sama sekali untuk berdiri, atau
3. Khawatir waktu salatnya habis sementara turun tidak mungkin.
Sebagai pengguna setia KAI, saya cukup tahu betul umumnya sudah ada musala yang bersih di gerbong dekat restoran.
Kalau ada musala, dan fisiknya si Mas mampu berdiri, maka salat di kursi penumpang seperti ini: belum sah menurut kebanyakan ulama (jumhur).
Sekali lagi, niat si Mas sudah benar, dan harus diapresiasi.
Tinggal mengubah caranya saja.
🙏
🍋Mama Lemon 🍋@MamaLemonmoh
Yang model begini jangan di simpen di gerbong belakang please 😭
Indonesia

@listyantidewi Terima kasih banyak mbak.. Smg jd amal jariyah.. Awam.. Smg bs intak nya nanti
Indonesia
Kang Himura retweetledi

Halo :) Ini aku ada kode program buat everyday tasks seperti convert PDF, resize PDF, split PDF, generate QR code, remove image backrgound, unit converter, dll (bisa lihat di referensi screenshots terlampir).
Kamu bisa unduh kode programnya di github.com/listyantidewi1…
dan jalanin secara lokal di komputer kamu, supaya data-data kamu nggak bocor ke mana-mana.



Indonesia
Kang Himura retweetledi


Create a highly detailed isometric 3D travel infographic map. The city to illustrate is: [Nama Kota]. Use this exact city name whenever the infographic requires the city name (for example in the title). After this instruction, refer to it only as that city. Design a premium tourism infographic poster featuring a miniature isometric landscape map of that city placed at the center. The environment should include buildings, roads, greenery, water elements if relevant, and small human activity scenes to create a lively urban atmosphere. Automatically identify and select 5 of the most famous landmarks or tourist destinations located in that city. These must be real, widely recognized locations associated with that city. Place those landmarks on the map with reasonable geographic positioning relative to each other. Each landmark must have a rounded infographic callout box connected to the map with a thin curved line and circular marker. Each callout box must contain: the landmark name the district or area within that city 3 short bullet points describing why it is popular All written text in the infographic must be in Bahasa Indonesia, with correct spelling and clean formatting. INFOGRAPHIC TITLE JELAJAH [gunakan nama kota yang diberikan di atas]: DESTINASI WAJIB DIKUNJUNGI SUBTITLE Panduan Wisata Ikonik [gunakan nama kota yang diberikan di atas]: Budaya, Alam, dan Tempat Populer VISUAL STYLE stylized isometric 3D illustration travel infographic poster style pastel tropical color palette turquoise water, green vegetation, warm urban tones rounded information cards with soft shadows clean modern sans-serif typography small icons beside each bullet point environmental details such as trees, cars, tiny people, boats, and street scenes The layout should feel like a professional editorial tourism infographic, visually rich but clean and easy to read. IMPORTANT RULES avoid duplicated landmarks avoid spelling mistakes keep text concise ensure every callout clearly points to its landmark maintain clean visual hierarchy OUTPUT ultra high resolution infographic poster design aspect ratio 4:5 highly detailed.
English

BAGI-BAGI PROMPT VIRAL LAGI.
Kali ini saya mau share cara buat infografis keren seperti di bawah. Karena saya domisili di Tangsel, kota yang saya buat adalah kota tempat yg saya tinggali saat ini.
Kalian bisa buat kota/negara manapun.
sini saya kasih tau caranya, ikutin baik² ya:
1. Buka ChatGPT (jangan Gemini)
2. Klik Create Image (wajib)
3. Copy Paste prompt dibawah ke ChatGPT
4. Liat di promptnya, ganti "[nama kota]" jadi kota yang ingin kamu buat
5. Send. Voillaa sudah jadi
Promptnya di next tweet.

Indonesia

MBG memang luar biasa. Nggak nemu padanannya di negara lain. Anomali di Indonesia program ini menyerap sekitar 7 persen anggaran negara, ketika negara lain umumnya berada di bawah 1 persen, bahkan banyak yang tidak mencapai 0,5 persen. Apalagi, MBG tidak berdiri sebagai pos anggaran yang netral. MBG menyerap anggaran pendidikan. Secara konstitusional, Indonesia wajib mengalokasikan 20 persen APBN untuk pendidikan, sekitar Rp757,8 triliun pada 2026. Namun, sebagian dari dana ini ikut digunakan membiayai MBG. Belum lagi penggunaan anggarannya, yg ternyata banyak untuk non-makanan, kualitas menu tak bergizi, kasus keracunan, dll.
Sulit memahami logika ekonomi atau gizi di balik program ini. Kecuali logika politik praktis sih.
kompas.id/artikel/mbg-da…
Indonesia

@akuntandigital @LambeSahamjja Bukan tdk bagus om.. Tp ludu menetapkan skala prioritas.. Gak seperti "pasar kaget". Jd tdk ada guidence yg jelas.. Indonesia 5 th kedepan mau jd negara apa, 10 th mau kek mana...
Indonesia

@akuntandigital @LambeSahamjja Kalau gas lpg melon yg 13rb aja diawasi siapa yg berhak menerima. Lha ini 15rb/hari/org. Gak peduli kaya, miskin dikasih. Disini logika berasa eror
Indonesia

Guys, Feri Amsari lagi ngebedah program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan poin utamanya tuh bukan soal niatnya baik atau nggak, tapi cara jalannya yang dianggap bermasalah secara hukum dan sistem.
Jadi gini… menurut dia, program sebesar MBG ini harusnya punya dasar hukum yang jelas.
Masalahnya?
- Nggak ada undang-undang khusus yang ngatur program ini secara detail.
Yang ada cuma masuk ke anggaran di Undang-Undang APBN.
Padahal angkanya nggak main-main:
- Bisa tembus sekitar Rp1,2 triliun per hari
-atau sekitar Rp300–360 triliun per tahun
Nah, di sini dia mulai nyerang logikanya:
Program segede ini, makan duit ratusan triliun,
tapi:
-Tujuannya nggak dijelasin secara ilmiah
-Mekanismenya nggak transparan
-Nggak ada kajian dampak (kayak RIA / analisis ekonomi)
-Bahkan nggak ada uji coba (pilot project)
Jadi menurut dia:
ini kayak program besar tapi lompat langsung jalan tanpa test dulu
Masalah makin keliatan di lapangan
Dia juga nyorot fakta-fakta kejadian:
-Ada makanan nggak layak (mentah, dll)
-Ada kasus keracunan
- Distribusi nggak rapi
Kenapa bisa dibilang berpotensi langgar konstitusi?
Karena di Undang-Undang Dasar 1945 itu jelas:
- Negara wajib melindungi hak warga, termasuk:
- hak hidup layak
- hak kesehatan
- perlindungan anak
Tapi kalau program negara justru:
- bikin orang sakit
-distribusinya kacau
-nggak dirancang dengan benar
Maka niat baik aja nggak cukup, bisa dianggap melanggar konstitusi
Dia bilang Indonesia itu problemnya bukan cuma program, tapi sistem politiknya juga:
DPR + pemerintah terlalu sejalan(koalisi besar)
Hampir nggak ada oposisi kuat
Akibatnya:
program pemerintah mudah lolos tanpa kritik serius
Program bagus + eksekusi ngawur = tetap bahaya
Kalau nggak, ya siap-siap aja digugat ke Mahkamah Konstitusi.
Tapi bukannya Mahkamah Konstitusi juga bisa di sogok ya sekarang???

Indonesia
Kang Himura retweetledi

Buku belajar AI untuk SD, SMP, SMA, SMK & Guru bisa di ambil di drive.google.com/drive/folders/…
Image Server Internet OFFLINE lengkap dengan ChatGPT lokal (Ollama) bisa di copy onnocenter.or.id/wiki/index.php…
Ebook AI dll
s.id/free-owp-ebook…
Indonesia
Kang Himura retweetledi
Kang Himura retweetledi
Kang Himura retweetledi
Kang Himura retweetledi

Highest rates of prostitution in the world:
1.Thailand (Buddhist)
2.Denmark (Christian)
3.Italy (Christian)
4.Germany (Christian)
5.France (Christian)
6.Norway (Christian)
7.Belgium (Christian)
8.Spain (Christian)
9.United Kingdom (Christian)
10.Finland (Christian)
Highest rates of theft in the world:
1.Denmark and Finland (Christian)
2.Zimbabwe (Christian)
3.Australia (Christian)
4.Canada (Christian)
5.New Zealand (Christian)
6.India (Hindu)
7.England and Wales (Christian)
8.United States (Christian)
9.Sweden (Christian)
10.South Africa (Christian)
Highest rates of alcohol addiction in the world:
1.Moldova (Christian)
2.Belarus (Christian)
3.Lithuania (Christian)
4.Russia (Christian)
5.Czech Republic (Christian)
6.Ukraine (Christian)
7.Andorra (Christian)
8.Romania (Christian)
9.Serbia (Christian)
10.Australia (Christian)
Highest homicide rates in the world:
1.Honduras (Christian)
2.Venezuela (Christian)
3.Belize (Christian)
4.El Salvador (Christian)
5.Guatemala (Christian)
6.South Africa (Christian)
7.Saint Kitts and Nevis (Christian)
8.The Bahamas (Christian)
9.Lesotho (Christian)
10.Jamaica (Christian)
Most dangerous gangs in the world:
1.Yakuza (non-religious)
2.Agberos (Christian)
3.Wah Sing (Christian)
4.Jamaica Posse (Christian)
5.Primeiro (Christian)
6.Aryan Brotherhood (Christian)
Largest drug cartels in the world:
1.Pablo Escobar – Colombia (Christian)
2.Amado Carrillo – Colombia (Christian)
3.Carlos Lehder – Germany (Christian)
4.Griselda Blanco – Colombia (Christian)
5.Joaquín Guzmán – Mexico (Christian)
6.Rafael Caro – Mexico (Christian)
And then they say that #Islam is the cause of violence and terrorism in the world and want us to believe that.
Who started World War I?
Not Muslims.
Who started World War II?
Not Muslims.
Who killed about 20 million of Australia’s indigenous people?
Not Muslims.
Who dropped the nuclear bombs on Nagasaki and Hiroshima in Japan?
Not Muslims.
Who killed more than 100 million Native Americans in South America?
Not Muslims.
Who killed about 50 million Native Americans in North America?
Not Muslims.
Who kidnapped more than 180 million Africans as slaves from Africa, of whom about 88% died and were thrown into the oceans?
Not Muslims.
First, we must define terrorism or understand how terrorism is viewed by non-Muslims.
If a non-Muslim commits a terrorist act, it is called a crime; but if a Muslim commits it, it is called terrorism.
We must stop dealing with double standards.
Only then will you understand the purpose of my words.
I am proud of my Islam.
I am proud to be Muslim.
Do not let it stop with you—
inform others about the distortion of reality and truth.
Praise be to Allah for the blessing of Islam and all its blessings.
English
Kang Himura retweetledi

FREE for ALL:
AWS: drive.google.com/drive/mobile/f…
CISSP: drive.google.com/drive/mobile/f…
CISA: drive.google.com/drive/mobile/f…
CISM: drive.google.com/drive/mobile/f…
CRISC: drive.google.com/drive/mobile/f…
CCDA: drive.google.com/drive/mobile/f…
Digital Marketing: drive.google.com/drive/mobile/f…
English
Kang Himura retweetledi

Wakil presiden dan Rakyat
: Gw mau polling :
Mana lebih manfaat dan mumpuni
❤ 👉 Wapres, dik @gibran_tweet
🔁 👉 Rakyat, Bro @pandji
Gak usah baperan, hanya sekedar polling.

Indonesia
Kang Himura retweetledi

Mafia Lelang KPR
Oleh ET Hadi Saputra 04-09-2025
Saya mendapat cerita dari seorang kolega pengacara. Bukan kasus biasa, katanya. Ini kasus perlawanan orang kecil melawan sebuah sindikat yang rapi. Saya menyebutnya "mafia lelang".
Dulu, ada sepasang suami istri pekerja, sebut saja Pak Budi dan Bu Siti. Mereka punya rumah di Jakarta Timur, dengan cicilan KPR di sebuah bank plat merah, sebut saja Bank BRI. Rumah itu adalah surga mereka. Nilai pasar wajarnya di kisaran Rp 2 miliar. Beli dengan uang muka Rp 211 juta, sisanya KPR Rp 1,2 miliar.
Semua berjalan baik sampai badai pandemi datang. Bisnis Pak Budi kolaps. Penghasilan terpangkas. Cicilan pun tersendat.
Saat itulah, naluri Pak Budi menyuruhnya untuk berjuang. Ia tahu ada aturan dari OJK yang memberi kelonggaran restrukturisasi. Berkali-kali ia mendatangi Bank Merah. Memohon, meminta keringanan, dan menunjukkan itikad baiknya.
Namun, bank itu seolah sudah punya rencana lain. Semua pintu negosiasi ditutup rapat. Janji ketemu diundur undur sampai melewati tenggat. Pimpinan cabangnya, selalu sibuk. Permohonan ketemu Pak Budi diabaikan, semua dicuekin termasuk surat yang berulang kali dikirim.
Tepat saat Pak Budi dan Bu Siti terpojok, skenario itu dimulai.
Lelang pun diadakan. Harga limitnya bukan Rp 1,4 miliar, bukan Rp 1,2 miliar, tapi hanya Rp 690 juta. Jauh sekali di bawah nilai pasar.
Siapa yang diuntungkan dari harga semurah itu?
Seorang pembeli, yang saya sebut Tuan B. Ia memenangkan lelang dengan harga Rp 725,5 juta. Sebuah "hadiah" yang sangat manis.
Prosesnya sangat cepat. Sertifikat rumah langsung dibalik nama. Tuan B, tanpa basa-basi, langsung mengajukan permohonan pengosongan rumah.
Tentu saja Pak Budi dan Bu Siti tak tinggal diam. Mereka menggandeng pengacara yang punya nyali, sebut saja Pengacara P. dan timnya.
Mereka melihat semua kejanggalan itu bukan kebetulan. Ini adalah rangkaian peristiwa yang terstruktur, yang tujuannya hanya satu: merampas aset dengan cara yang "legal".
Di pengadilan, mereka melawan. Mereka menyebutnya perlawanan terhadap eksekusi lelang.
Mereka mengungkap bagaimana Bank BRI sengaja menciptakan wanprestasi. Bagaimana nilai limit lelang dimanipulasi agar harganya murah. Bagaimana risalah lelang itu punya dua versi tanggal yang berbeda.
Lalu, siapa Tuan B? "Pembeli yang beritikad baik pasti akan datang melihat rumahnya dulu. Tapi Tuan B tidak. Dia hanya tahu di atas kertas, lalu terburu-buru mengosongkan."
Mereka juga menyeret dua lembaga pemerintah: Kantor Lelang dan Kantor Pertanahan. Kedua lembaga ini, dalam pembelaannya, mengatakan bahwa mereka hanya menjalankan prosedur. Hanya mengurus dokumen.
"Bagaimana mungkin sebuah lembaga bisa menjalankan prosedur yang cacat? Bagaimana mungkin sebuah risalah lelang yang isinya tidak konsisten bisa dianggap sah?"
Kasus ini masih berjalan. Tapi, bagi saya, ini sudah membuktikan sesuatu. Bahwa "mafia lelang" itu nyata.
Mereka punya komplotan yang rapi. Bank yang menutup pintu, penilai yang membuat harga rendah, pembeli yang siap menampung, dan lembaga pemerintah yang memproses tanpa bertanya.
Semua orang dalam komplotan itu punya peran masing-masing. Mereka menunggu saat yang tepat untuk mencaplok aset-aset berharga.
Perjuangan Pak Budi dan Bu Siti adalah perjuangan kita semua. Perlawanan ini harus didukung, agar tidak ada lagi yang menjadi korban. Agar keadilan tidak lagi dilelang dengan harga yang terlalu murah.

Indonesia

@MurtadhaOne1 Gak ikut pilih di pilpres kok minta di bantu...LOL..🤪👻👎
Indonesia
Kang Himura retweetledi














