Tomu

302 posts

Tomu banner
Tomu

Tomu

@Im_Tomu

Game and Coffee

Binary World Katılım Nisan 2023
337 Takip Edilen81 Takipçiler
Tomu retweetledi
Watchdoc Documentary
Watchdoc Documentary@watchdoc_ID·
Pajak seharusnya menjadi alat pemerataan, bukan membebani rakyat kecil sementara akumulasi kekayaan bernilai triliunan rupiah belum dikenai pajak kekayaan.
Watchdoc Documentary tweet mediaWatchdoc Documentary tweet mediaWatchdoc Documentary tweet mediaWatchdoc Documentary tweet media
Indonesia
2
179
226
4.1K
Tomu retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo: Kita Harus Berani Menghadapi Kesulitan
tempo.co tweet media
Indonesia
844
107
594
88.8K
Irul Fajar
Irul Fajar@IrulFajarx·
Serupa tapi tidak sama
Irul Fajar tweet media
Indonesia
195
5.2K
30.5K
240.2K
Tomu retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
AKMIL TARUNA AKAN MELATIH SISWA SEKOLAH Mabes TNI dan Kementerian Sosial akan menerjunkan 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) untuk membina kedisiplinan dan karakter siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah pada awal Agustus 2026 mendatang. Wamensos Agus Jabo menyebut bahwa pembinaan tersebut diperlukan untuk membantu siswa beradaptasi dari lingkungan lama ke lingkungan baru di Sekolah Rakyat sekaligus membentuk karakter yang lebih disiplin dan rapi. "Karena memang kita butuh. Sejak awal Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) itu justru untuk mendisiplinkan dari habitat lama ke habitat baru di Sekolah Rakyat itu memang butuh pembinaan," kata Agus dalam keterangan pers, Rabu (24/6/2026). Dia menuturkan, Kemensos sudah sejak awal meminta TNI/Polri untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan siswa Sekolah Rakyat. Jadi kalau kemudian ke depan nanti kita melaksanakan ini ya enggak ada masalah, itu (sesuai) Inpres (Inpres Nomor 8 Tahun 2025)," ujar Agus "Tujuannya adalah membantu menumbuhkan nilai-nilai dasar kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, serta semangat cinta Tanah Air pada para siswa," kata Nas kepada Kompascom, Jumat. Nas menuturkan, para taruna akan berperan sebagai pembimbing sekaligus teladan dalam pembentukan karakter siswa Menurut rencana, 1.000 taruna Akmil akan melatih kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat dengan mengajarkan kebiasaan dasar, seperti menyetrika seragam, merapikan tempat tidur, menata lemari pakaian, hingga menyemir sepatu. (sumber kompascom/memepolitaik1)
tempo.co@tempodotco

JUST IN: 1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat

Indonesia
7
7
41
3.3K
Tomu
Tomu@Im_Tomu·
@indepenSumatera Gak tau. Otakku terlalu bodoh untuk cari benang merah pelatihan dari pemerintah satu ini.
GIF
Indonesia
0
0
0
21
Tomu
Tomu@Im_Tomu·
@TheKerupuk Ya tuhan, sumpah, beneran aku nggak paham. Hubungan pelatihan dasar militer buat jadi manajer KOPDES itu apa coba??? Ini biar jadi manager koperasi atau sersan??? Apalagi udah ada korban😭STOP lah KOPDES itu "KOPERASI"!!!! TEMPAT BELI SEMBAKO!!!
Indonesia
3
0
2
1.4K
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
ini ngapain lagi sih kopdes ajg, STOP WOI MAIN TENTARA-TENTARAANNYA😭😭😭
Indonesia
2.1K
5.7K
25.3K
1.3M
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
KALAU MAU MAJU HARUS MERIT SYSTEM. *** Kalau negara kita mau maju mau hebat, Yang dihormati, yang dihargai, yang harus segera dipromosikan, segera diberi penghargaan adalah mereka yang berprestasi. Kita harus menuju ke arah merit sistem. Semua adalah merit, prestasi, prestasi, pengabdian, pengorbanan. Ini tradisi yg harus kita langgengkan. Kebiasaan kita bukan koneksi, koncoisme, dan sebagainya. Kamu anaknya siapa Kamu ponakannya siapa.
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

CV-nya sungguh menterengggggggg!!!! Lulus, Relawan, Komisaris

Indonesia
78
151
488
27.2K
Tomu retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
"Suatu saat, di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada di segelintir orang akan pelan-pelan menetes ke bawah" Yang disebut Prabowo itu, dikenal sebagai trickle-down effect: salah satu ilusi ekonomi terbesar dalam sejarah kapitalisme modern. Secara sederhana, ini adalah keyakinan bahwa kalau kelompok kaya dibiarkan makin kaya, diberi ruang akumulasi lebih besar, diberi insentif, atau dilindungi kepentingannya, maka pada akhirnya kekayaan itu akan “menetes” ke masyarakat bawah lewat investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi. Masalahnya, sejarah membuktikan bahwa teori ini sangat jauh dari kenyataan. kekayaan tidak otomatis menetes, yang terjadi justru kekayaan justru mengendap, berputar di lingkaran yang sama, lalu berubah menjadi kekuasaan politik. Bahkan IMF sendiri pernah menunjukkan bahwa ketika porsi pendapatan kelompok terkaya naik, pertumbuhan malah justru cenderung melemah, sama halnya yang terjadi di Indonesia. Pendeknya, trickle-down economics adalah dongeng paling sukses yang pernah dijual elite kepada rakyat miskin. Dan dia adalah bagian dari elite yang menjual dongeng itu.
Watchdoc Documentary@watchdoc_ID

Simak selengkapnya dalam "Tax the Super Rich" di YouTube Watchdoc Documentary youtu.be/qV3cHCKwBsw Padahal ada potensi Rp93 triliun pertahun penerimaan negara dari pajak kekayaan 50 orang super kaya untuk mengatasi ketimpangan diberbagai sektor. Seperti setara untuk 387 ribu rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. 187 juta masyarakat menerima bansos senilai Rp500 ribu. 1,2 juta mahasiswa dapat kuliah gratis. 41.34 juta ton pupuk subsidi untuk petani. 5,8 juta unit panel surya untuk desa terpencil. #TaxTheSuperRich

Indonesia
55
982
1.8K
89.8K
Tomu retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
bisa bisanya KOPDES bisa ke bangun di aceh, tapi rumah rumah warga masih rata dengan tanah/rusak akibat bencana
Lambe Saham tweet media
Indonesia
1.3K
12.3K
33K
847K
Tomu retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
We are finished? Yes indeed.
herwin tweet media
English
95
1.4K
7.1K
113.9K
Tomu retweetledi
hot cocoa
hot cocoa@bismillahyuk_·
🚨 TERPANTAU: Pidato Prabowo hari ini yang mengatakan "Ndasmu" dan "Emang gue pikirin" beneran dicut sama MetroTV 🤬🤯 Lucky KompasTV ngga nge-cut bagian itu & kita udh punya rekaman jejak digital tersebut🙂 YaAllah kapan lengsernya sih, muak bangeet cuy!! #IndonesiaGelap
Indonesia
403
7.4K
20.7K
466K
Tomu retweetledi
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨
Nih Contohnya bagaimana PROSES yang sering kali DISABOTASE oleh sistem yang ingin hasil instan demi kepentingan statistik politik. Termasuk tuh yang MELARANG RAKYAT punya MIMPI KAYA 😎
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨@WeKa_Ronin

Kemiskinan bukan realitas—tapi alat. Bukan kondisi—tapi konstruksi. Dan kapitalisme adalah arsitek utamanya.” "Kemiskinan" Adalah Mitologi Modern untuk Melegitimasi Penindasan Kapitalisme menciptakan ilusi bahwa: 🔹️Orang miskin butuh “diselamatkan”. 🔹️Negara perlu “program pengentasan kemiskinan”. 🔹️Investor datang untuk “membuka lapangan kerja”. Padahal kenyataannya: Yang disebut “miskin” hanya tidak punya akses ke sistem uang. Mereka punya tanah, punya keterampilan, punya komunitas, dan spiritualitas—tapi tidak punya akun bank. Kapitalisme menciptakan sistem yang membuat mereka bergantung, lalu menyebut ketergantungan itu sebagai “penyelesaian”. “Miskin” hanyalah istilah untuk mereka yang tidak tunduk pada sistem pasar. Mereka tidak ingin kemiskinan hilang. Mereka butuh kemiskinan sebagai pembenaran agar “pahlawan palsu” (donatur, investor, NGO) tetap dibutuhkan. Kemiskinan tidak pernah ada. Yang ada hanya proses manusia yang belum selesai. Yang menjadikannya masalah adalah sistem yang tidak sabar—karena hanya tahu mengukur lewat uang. Salah satu Contoh nyata: dulu saat kecil Rockefeler melarat hidupnya sekarang pasti sebutannya "ANAK STUNTING" HAHAHAHA Wajib diberi MBG HAHAHAHA, karena orang tua nya disebut miskin, ternyata berapa puluh tahun kemudian (ini proses manusia), siapa yang ga kenal ROCKEFELER hingga sekarang? Lalu Contoh lainnya, dan ada manusia yang baru di hari tuanya baru kaya raya (karena ukuran dunia soal sukses adalah Materialistik), nih Robert Kuok (pebisnis Malaysia) atau George Joseph (pendiri asuransi Mercury General), yang tetap masuk dalam daftar orang kaya di usia mendekati atau melewati 100 tahun karena akumulasi aset yang mereka kelola sepanjang hidupnya. Kapitalisme bukan sistem ekonomi. Ia adalah agama baru, dan uang adalah tuhannya. Dan siapa pun yang menolak menyembah pada sistem ini, mereka sebut “miskin”. Jadi apa itu Miskin? Miskin hanya proses manusia yang belum selesai. Itu saja dan proses itulah yang sering kali disabotase oleh sistem yang ingin hasil instan demi kepentingan statistik politik. :: WeKa ::

Indonesia
37
248
751
20.6K
Tomu retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
HAI PRABOWO MANA JANJIMU??? *** Sekarang yang suka buka Facebook, coba angkat tangan, oh banyak juga ya, ini ikut angkat. Benar? Bagus. Masuk, sebagian besar dukung statement-statement saya. Ada yang sinis, nanti jangan-jangan Pak Prabowo kalau berkuasa sama aja. Dari mana jaminan kalau Pak Prabowo berkuasa nggak sama dengan yang lain? Pertanyaan yang pelik, yang susah dijawab saya bilang. Ya, saya bilang Saudara-Saudara, minimal Saudara punya tolok ukur. Saudara punya rekaman statement-statement saya, Saudara punya catatan statement-statement saya, Saudara punya dokumentasi karangan-karangan yang saya tulis, buku-buku yang saya cetak, program-program yang disiarkan di televisi, yang disaksikan oleh puluhan juta rakyat Indonesia. Dan Saudara berhak, kalau saya berkuasa, kalau Saudara berhasil memberi mandat kepada saya nanti tahun 2014, kalau Saudara berhasil meyakinkan rakyat supaya kita diberi kepercayaan, Saudara berhak untuk menuntut pertanggungjawaban. Hai, Prabowo, kau bicara kau memberantas korupsi, tapi justru kau biarkan korupsi. Hai, Prabowo, mana janjimu? Kau bilang 10 juta hektare sawah, 1 juta aja nggak? Kau bilang, Prabowo, kenapa? Kau bilang kau akan hilangkan kebocoran, malah kau diemkan kebocoran. Kebocoran Saudara berhak menuntut saya, rakyat berhak menuntut karena ada tolok ukur.
Indonesia
59
159
373
15.6K
Tomu retweetledi
Shitpost 2077
Shitpost 2077@shitpost_2077·
Shitpost 2077 tweet media
ZXX
212
4.4K
83.4K
1.4M
Tomu retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
KENAPA. GAK. DARI. AWAL???
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
980
5K
25K
764.8K