Lobo
2.4K posts


Kok bisa ada orang setenang ini. Saat timnya mencetak gol kemenangan pd menit 90+6 gesturnya terlihat biasa2 saja. Nggak ada selebrasi heboh. Dia malah langsung fokus bicara dgn asistennya, Paul Clement utk memasukkan Danilo Santos dan mengunci kemenangan. Saat tertinggal di babak 1, menurut pengakuan Casemiro dan Gabriel, pelatih bilang tetap tenang dan cari solusi. Lalu dia mencoba taktik 4-2-4 dgn memasukkan Endrick (penyerang) menggantikan Paqueta (gelandang). Dia menginstruksikan sesimpel mungkin kpd pemainnya utk mulai banyak crossing dan memenuhi kotak penalti Jepang dgn lebih banyak lagi pemain. Dia juga mengubah pure winger Gabriel Martinelli utk lebih ke tengah sbg inside forward atau bahkan pemain nomor 8. Taktik2nya berhasil. Gol berdatangan. Krn pelatihnya tenang, pemain Brazil juga tenang dalam membongkar low block Jepang. Brazil memang butuh sosok ini, sosok luar biasa tenang meski dlm tekanan hebat sebuah negeri yg menganggap sepak bola bukan cuma olahraga tapi agama suci. Sosok yang ketenangannya telah dibuktikan berkali2 sebelumnya terutama di tim yang tuntutannya juga tak kalah gila, Real Madrid. Jadi, selamat datang kembali di dunia Carlo Ancelotti..



@TheKerupuk Terlalu meromantisasi pergerakan kolektif gapake figur sentral karena takut berakhir jadi musuh baru, padahal rakyat tetep perlu figur inspiratif. Kalau emang gak ada yang ngedorong figur lain selain dia biar gak ada yang mendominasi, yah cukup beri masukan fair tanpa menjegal.


















