DiaryTrader@WOLF_of_IHSG
Membaca ini membuat saya merasa perlu berbagi pengalaman menarik saya berhubungan langsung dengan beberapa pecandu JUDOL .
Saya pernah sedekat itu dengan pecandu JUDOL hanya demi ingin tahu kenapa sampai secandu itu mereka meski tahu mereka akan kalah.
Dari sekian banyak cerita, ada 1 yang masih saya ingat.
Suatu hari, ada salah 1 PS, sebut saja namanya Bang Jacky; dia minta kerja sama saya. Pekerjaan buruh kasar, apapun itu, dia minta upah 200rb karena katanya "buat beli rokok dan beras".
Sebelumnya saya tahu dia candu Judol; tapi saya berpikir positif saja, hari itu dia butuh uang untuk survival.
Akhirnya saya suruh dia cabut rumput dan bersihkan semak belukar di area tanah kosong di dekat rumah saya karena itu sangat menggangu.
Pekerjaan sederhana dan tak berat. Kerja pagi, sore kelar.
Singkat cerita, sore hari saya memberinya upah 200rb.
Pas saya kasih cash, langsung dia bilang : "ga usah bang, isikan aja pake DANA ke nomor ini".
saya bilang : "loh tadi katanya buat beli beras"
dia jawab : "ga jadi bang, mau kuputar sekalian buat beli semua kebutuhan rumah"
Hmmmm...
saya penasaran, gimana mekanisme dia "mutar" duit 200rb tadi.
Oke, saya lanjut trasnfer ke no.rek yg dia berikan.
Setelahnya, dia keluarkan HP Advan andoridnya dan dia bilang : "bang, bagikan Password Wifi bang. Aku mau maen Jackpot Maxxwin"
ASTAGA !
rupanya ini mekanisme dia melipatgandakan uang secara cepat 🤣
Karena penasaran, saya kasihkan password WiFI, saya ajak dia duduk bareng, dan saya mau lihat gimana cara mainnya dan gimana strategi atau analisa dia.
Sebelumnya saya bilang, "bang, mending abang beli beras dan rokok masih ada sisa itu 200rb, daripada abang pake Judol di situ. Yakin abang menang?"
tau dia jawab apa?
saya malah dinasihati balik.
"udah diam aja abang, saya pernah dari modal 30rb jadi 3jt pas kena Jackpot bang !"
Yasudah, saya diam dan melihat saja apa yg dia lakukan.
Nampak jelas tertera, saldo 200rb.
Saya pantau terus, persis kyk lihat P/L di porto, bertambah atau berkurang di setiap detik putarannya.
angkanya bergerak kira-kira begini : " 200 ; 208; 220; 250; 220; 190; 175; 150; 110; 90;75;60; dan seterusnya sampai 0 "
Tau gak? ini semua cuman dalam tempo ga sampai 5 menit. Ludes.
Bayangkan. Uang dia cari capek, di bawah panas terik kerja kasar lapar haus gosong, upahnya lenyap cuman dalam waktu 5 menit.
Dia langsung marah-marah dan bilang : "ahh SIAL emang pake Wifi abang. Ga bawa hoki ! Sial !!!"
terus tahu apa selanjutnya?
"Bang, peganglah dulu ini, kasihkan aku Limpol (cash 50rb) buat makan hari ini bang" , sembari menyodorkan HP advan yg dia pake buat judol tadi.
Saya langsung menolak; dan saya persilahkan dia pulang.
...............................................
Setelah kejadian itu, saya coba cari tahu, telusuri beberapa referensi tentang JUDOL; dan kenapa bisa membuat manusia secandu itu dan seakan hilang akal sehat.
Jadi, otak manusia itu pada dasarnya adalah Survival Machine yang dirancang untuk mengincar Reward. Jaman dulu sejak manusia berburu, otak dipakai untuk mengincar potensi hasil buruan yang akan ditangkap.
Nah, isi otak pecandu JUDOL itu sudah ga beres. Judi sudah membajak (hijack) brain chemicals si pecandunya, sehingga ekspetasi akan "REWARD" di dalam kepalanya sudah tak berfungsi sebagaimana seharusnya.
Kenapa rusak? ya karena pengalaman yang berulang.
ada :"Rapid feedback Loops" ; jadi ada Loop yang menawarkan hasil reward yang immediate & high-intensity . Nah hal ini makin diperparah karena ada faktor "ketidakpastian"/Uncertainty.
kalau menang terus,pasti kita mudah bosan. Tapi kalau peluangnya random dan tak pasti , ini membuat otak merilis Dopamine yang sensasinya luar biasa. The uncertainty is more intoxicating than the win itself.
Selain ketidakpastian, pengalaman akan "NYARIS JACKPOT/ JP PAUS/NYARIS MENANG" itu bikin candu dan memang senikmat itu ! Ada semacam DOPAMINE SPIKES menjelang situasi antisipasi hampir menang. Baanyak orang berasumsi, dopamine dirilis ketika kita menang. Namun pada kenyataanya, dopamine spikes during the anticipation of a reward; ini yang bikin candu ! Momemn nyaris menang besar itu bikin Intense Euphoria dan Dopamine Flood !
Orang normal kalau kalah : "yaudah aku kalah"
Kalau orang candu, kalah : " aduh dikit lagi padahal itu, aku udah hampir menang tadi; berarti udah benar ini, cuman belum nasib aja tadi. !"
Nah, selain DOPAMINE SPIKES tadi, ada juga namanya LOSS AVERSION. Kalau di cerita bang Jacky tadi, itu moment ketika dia sudah kalah dan dia bahkan mau gadai HP lagi. Itu mekanisme psikologis dia untuk mau menghilangkan derita saat kalah, dengan cara harus menang lagi. Ada 'emotional pain' yang membuat dia harus segera memenangkan lagi uang yang sudah hilang sebelumnya.
Selain itu, Pecandu JUDOL juga udah kena LOGIC ERROR dan ILUSI BIG WIN. Otaknya selalu mengingat ketika dia pernah menang besar / jackpot di masa sebelumnya; ini membuatnya tak bisa lagi berfikir logis, dan di setiap pertaruhan yang dia buat,selalu ada ilusi dari kemenangan besar yang pernah dia dapatkan sebelumnya "akan terulang lagi kali ini". Dia akan terus mencoba bertaruh hingga mengulang kesuksesan sebelumnya. Contoh dalam kisah bang Jacky tadi, dia ingin mengulang magic dia merubah 30rb jadi 3jt yang pernah dia alami. Ini membuat pecandu judol tak mudah untuk berhenti.Otaknya sudah dipenuhi ilusi Big win yang pernah dialaminya.
Sekian dari saya terkait pengalaman tentang JUDOL ini. Semoga tulisan ini sedikit banyak bisa membantu memahami kenapa CANDU JUDI itu berbahaya.
Semoga siapapun yang kena candu JUDOL bisa sembuh. Kolega, teman,keluarga, atau siapapun. Semoga mereka bisa sehat dan normal kembali sebelum masuk ke Distorsi DARK FLOW : udah hilang semua waktu, fikiran, uang, bahkan realitas kehidupan, karena seluruh hidupnya cuman dihabiskan untuk menanti "where's my next big reward?"