Calon Gubernur Jabar @syaikhu_ahmad silaturahim dgn warga masyarakat Tionghoa Bandung di Kantor Yayasan Dana Sosial Priangan, Kota Bandung
Dalam kunjungan ini didampingi oleh Calon Walikota Bandung @suandharu
Kegiatan ini diawali dengan mengunjungi museum Tionghoa.
#JabarAsih
Pagi tadi, saya berkesempatan mengunjungi Gang Raden Jibja di Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong.
Sepulang dari sana, saya diberi suguhan karya kaligrafi. Indah sekali!
Saya bertemu Kang Acep Arman, ketua RW yang antusias menjelaskan sejarah karya di sepanjang jalan.
Kampung kaligrafi ini salah satu contoh dan wujud bahwa Bandung adalah kota kreatif. Ke depan, ide-ide kreatif warga harus ditampung dan semakin diaktualisasikan.
Kita bersama wujudkan Bandung Kota Kreatif Dunia!
____________________________
#kampungkaligrafi#hade#bandungkotakreatifdunia
Alhamdulillah kemarin kami menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren At-Taqwa tepatnya di Masjid Jami At-Taqwa yang menjadi simbol Kota santri Kampung Ujung Harapan. Babelan, Bekasi.
Bahagia rasanya berjumpa, mendengarkan nasihat dari para Guru, Kyai, Habaib, Ulama yang hadir
Rencana Pemerintah Batasi Subsidi BBM, Aleg PKS: Dampaknya pada Rakyat Kelas Menengah dan Miskin
"Jika subsidi BBM dikurangi, tentu bakal berdampak pada aktivitas kehidupan mereka yang dalam kesehariannya sudah banyak dikenakan pajak." ~@Aminakram_buff.ly/4dSxom2
Banyak Kelas Menengah Jatuh Miskin, Politisi PKS Desak Pemerintah Pertahankan Subsidi BBM
“Dengan mempertahankan subsidi BBM dan tarif KRL, kita dapat meringankan beban pengeluaran harian mereka dan menjaga daya beli masyarakat,” ~@Aminakram_buff.ly/3XDmIlN
Wakil Ketua FPKS: Sebaiknya Rencana Pembatasan BBM Bersubsidi Ditunda
“Kondisi yang memprihatinkan ini jangan diperburuk dengan pembatasan BBM bersubsidi karena secara langsung akan memperlemah daya beli mereka yang sudah lemah,” ~@pakmul63buff.ly/4gukz3c
Kelas Menengah Makin Terpuruk, PKS Desak Pemerintah Tetap Pertahankan Subsidi BBM‼️
|| Amin Ak (Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS)
#fraksipksdprri#PKSpembelaRakyat#PKS
Kelas Menengah Makin Terpuruk, PKS Desak Pemerintah Tetap Pertahankan Subsidi BBM‼️
|| Amin Ak (Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS)
#fraksipksdprri#PKSpembelaRakyat#PKS
Ledia Hanifa Beri Catatan Kritis Soal Alokasi Anggaran Fungsi Pendidikan di RAPBN 2025
"Anggaran fungsi pendidikan Indonesia justru belum berpihak pada pemenuhan kualitas pendidikan dasar dan menengah." ~Ledia Hanifa
buff.ly/4dVzBNt
Deflasi Beruntun dalam Beberapa Bulan Terakhir, F-PKS Ingatkan Pemerintah soal Menurunnya Pendapatan dan Daya Beli Masyarakat
~@AnisbyarwatiPKS, Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS
Pilkada Sumut: Koalisi untuk Perbaikan Kesejahteraan SUMUT
Assalamu’alaikum wr wb.,
Horas, mejuah juah kerina
1.Ramai komentar netizen, saat PKS bergabung dengan koalisi yang mengusung Bobby Nasution - Surya di Pilkada Sumut.
2.Sebelumnya, di koalisi ini sudah bergabung partai2 Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat dan PAN mendukung Bobby-Surya. Nggak ada ribut2, adem ayem saja. Mungkin saking ‘cintanya’ pada PKS, saat ikut bergabung jadi seru.
3.Ada yang menuduh PKS mendukung politik dinasti lah, suul khotimah, tergiur dana dsb. Bukan begitu saudara2ku. Insya Allah PKS tidak berubah. Kami akan terus berjuang untuk perbaikan ummat dan bangsa yang sama2 kita cintai ini. Cita2 menegakkan keadilan dan meratakan kesejahteraan, berkhidmat untuk rakyat senantiasa kami perjuangkan. Bisa lihat rekam jejak PKS selama di Parlemen dan di Pemerintahan.
4.Masa pilkada 2024 ini PKS ‘mengurus’ dan menyeleksi cakada2 lebih dari 400 titik di Indonesia. Salah satunya adalah Pilgub Sumut.
5.Perolehan kursi DPRD Sumut dalam pileg 2024 lalu: Golkar 22, PDIP 21, Gerindra 13, Nasdem 12, PKS 10, PAN 6, Demokrat 5, PKB 4 dst.
6.Syarat jumlah kursi untuk bisa mengajukan Calon Gubernur Sumut: 20 kursi. PKS tidak bisa mengusung sendiri, tidak cukup 10 kursi, harus berkoalisi dengan partai2 lain.
7.Arahan umum pimpinan pusat PKS, bahwa koalisi di daerah tidak harus sama dengan koalisi di pilpres lalu. Koalisi pilkada di daerah, lebih cair. Beda karakteristik. Ada faktor2: ketokohan, ketegasan, kapasitas kepemimpinan, dukungan politik dan masyarakat, dll yang bersifat setempatan daerah. Faktanya juga begitu, pak Prabowo menang di Pilpres lalu, tapi Gerindra di Sumut bukan pemenang pileg.
8.Lebih kurang 6 bulan terakhir, nama bakal cagub Sumut yang muncul ke publik hanya 2 orang: Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution.
9.Dulu tahun 2018, PKS bersama partai2 lain: Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN dan Hanura bergabung mengusung pasangan Edy Rahmayadi -Musa Rajeksah. Pada sisi lain PDIP dkk mengusung: Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus.
10.Dulu 2018, Edy Rahmayadi melawan cagub PDIP. Sekarang 2024 beliau minta diusung PDIP. Ini realitas politik kita.
11.Komunikasi PKS dengan kedua cagub ini tentu terbuka. Tapi terus terang, kami sangat intensif dengan Pak Edy, sebab sudah ada pengalaman 5 tahun sebelumnya.
12.Tapi PKS kan nggak cukup kursi, jadi kami minta pak Edy agar berusaha mencari partai lain hingga mencapai 20%, agar bisa mengusung beliau. Nah, pak Edy mengatakan bahwa PDIP sudah oke.
13.Namun sampai lebih kurang 4 kali penundaan, bahkan sampai hari ini (7/8/2024), PDIP belum memberikan SK cagub kepada pak Edy. Belum ada kepastian, dan siapa cawagubnya. Jadi PKS Sumut harus menunggu sampai kapan?. Padahal ada batas2 waktu, administrasi, jadwal pilkada, pendaftaran, syarat2 calon dll yang harus dilengkapi semua.
14.Ada juga nada2 yg agak menggelitik, dikirim ke WA saya. Pak Tif, sejak masa reformasi 1998, sudah 26 tahun belum ada Gubernur Sumut yang bermarga. Ha ha ha. Benar juga ya. Dari Melayu sudah, dari suku Jawa sudah. Yah sekali2 boleh dong Gubernur yang bermarga di Sumut.
15.Diantara poin2 kesepakatan kami dengan Cagub dan koalisi Bobby-Surya adalah pembangunan yang merata, bersikap adil, memajukan kesejahteraan masyarakat Sumut. Kita ingin Sumut maju dan bermartabat.
16.Jika ditakdirkan menang, PKS akan terus mengawal pasangan ini agar tidak melenceng dari kebaikan dan nilai2 yang dianut oleh bangsa ini.
17.Terakhir kami mohon maaf, jika ada kesalah pahaman, dan doa restu atas upaya2 maksimal kami dalam perjuangan pilkada ini. Bagi yang kurang berkenan dengan pilihan PKS, silakan memilih pasangan cagub-cawagub yang lain. Terimakasih.
Apakah PKS sudah berubah?
Masih banyak yang penasaran tentang sikap PKS di Pilkada 2024.
Bismillahirrahmanirrahim..
1.Insya Allah PKS masih seperti yang dulu, tidak berubah. Azasnya tetap Islam dan cita2nya tetap Terwujudnya Indonesia yang berkeadilan, sejahtera dan bermartabat.
2.Insya Allah PKS tetap dalam rel dan koridor amanah reformasi yang berdasarkan kepada Pancasila dan UUD NRI tahun 1945. Upaya2 yang sungguh2 melakukan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, serta penyelamatan bangsa dan NKRI.
3.Sehingga PKS, sebagai salah satu kumpulan elemen anak bangsa, terjun ke ranah politik dengan menjalankan ketentuan2 dalam konstitusi dan aturan2 yang berlaku dalam sistem demokrasi di Indonesia.
4.Saat ini PKS memiliki kader berpendidikan S3, lebih dari 500 orang. Baik disiplin ilmu Syariah, Fanniyah(Teknik) dan Ilmiyyah (sains).
5.Dewan tertinggi di PKS namanya MAJELIS SYURO, beranggotakan 99 orang. Secara ideal dikomposisi 50% unsur Syariah, 25% Fanniyah dan 25% Ilmiyyah.
6.Keputusan2 strategis diambil lewat pembahasan di Majelis Syuro. Maaf di PKS, untuk hal2 strategis tidak ada itu istilah instruksi Ketum. Semua dimusyawarahkan.
7.Dalam kaitannya dengan Koalisi atau Aliansi, PKS memiliki empat tingkatan: Koalisi Ideologis, Koalisi Strategis, Koalisi Taktis dan Koalisi Teknis.
8.Dalam pengelolaan negara, ini level koalisinya strategis, pernah kami lakukan dengan pak SBY (2004-2014).
9.Adapun PILKADA ini, dalam pandangan PKS, hanya koalisi yg bersifat taktis. Bagaimana sandang, pangan, papan masyarakat daerah setempatan bisa terpenuhi. Bagaimana pengangguran menurun, bagaimana kesehatan terlayani dengan baik, bagaimana infrastruktur daerah dibangun dan dipelihara. Bagaimana pendidikan bisa maju dsb dsb.
10.Adapun koalisi teknis, lebih kepada koalisi kemanusiaan. Kalau kata Kiyai saya ‘ukhuwwah bashoriyyah”…
11.Agak rancu juga, jika dengan prinsip2 diatas, dalam upaya2 PKS di pilkada2, yang bersifat taktis itu, TAPI dievaluasi secara idelogis. Ada yang mengirimkan hadits ‘ayatul munaafiq tsalaatsun’. Dsb.
12.Dalam pertimbangan lain, Dewan Syariah Pusat PKS, semacam lembaga Yudikatif, juga memberikan arahan2 kaidah ushulul fiqh. Seperti: jika ada 4 orang calon, bagus2 semua, maka gunakan prinsip ‘man ahsana minhum’, pilih siapa yang terbaik dari mereka. Akan tetapi, jika hanya ada 2 calon, ternyata kurang bagus ke dua2nya, maka gunakan kaidah ‘akhoofudh dhoroorain’, siapa yang lebih ringan mudhorotnya. Yang paling penting, kepemimpinan itu harus tetap ada, harus dipilih.
13.Sesi pilkada 2024 ini, PKS mengurus lebih dari 400 pilkada. Semua menggunakan prinsip2 diatas.
14.Demikianlah usaha2 maksimum yang dapat kami upayakan. Bagi teman2 yang punya pendapat dan pilihan lain, silakan. Semoga mendapat pemimpin daerah yang terbaik dan bahagia dengan pilihannya. Kami mohon maaf, belum bisa memuaskan semua orang.
15.Dayung ke tepian bersama kekasih/ Cukup sekian dan terimakasih…😊
Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-79. Mari kita mensyukuri anugerah besar yang telah Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada bangsa kita.
79 tahun merdeka adalah hasil perjuangan para pahlawan yang tak kenal lelah, dan sekarang tugas kita mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus.
Kemerdekaan bukan sekadar peringatan, tapi juga sebuah tanggung jawab untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dengan semangat Nusantara Baru, Indonesia Maju, kita bisa melangkah menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera.
Selamat Hari Kemerdekaan! Semoga Indonesia semakin jaya! Merdeka!
F-PKS: Kaum Perempuan Harus Merdeka untuk Memilih Berhijab✨️
|| Diah Nurwitasari (Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS)
#fraksipksdprri#PKSpembelaRakyat#PKS
PKS: Pemerintah Harus Segera Revisi Ayat soal Penyediaan Alat Kontrasepsi pada Remaja di PP 28 Tahun 2024‼️
|| Kurniasih Mufidayati (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS)
#fraksipksdprri#PKSpembelaRakyat#PKS