Kholidi

2.7K posts

Kholidi banner
Kholidi

Kholidi

@Kholidi631943

Katılım Mart 2023
305 Takip Edilen18 Takipçiler
Kholidi retweetledi
Ayah bertumbuh
Ayah bertumbuh@emeraldpratama·
kenapa harus normalisasi baca 7 surat istimewa ini ? 1. Al waqiah : pembuka pintu rezeki 2. Ar rahman : melembutkan hati 3. Yasin : mempermudah segala urusan 4. Al mulk : selamat dari siksa kubur 5. Al kahfi : terhindar dari fitnah dajjal 6. Luqman : diberikan 10 kebaikan 7. As sajdah : penolong di hari kiamat
Indonesia
3
382
1.6K
19.1K
Kholidi retweetledi
🥀
🥀@boxxtoc·
Syarat pendaftaran karyawan: 1. SKCK, tdk pernah dipidana 2. minimal S1 3. maksimal umur 30 thn. Gaji: 5 juta Banyak pejabat di Indonesia yg: 1. narapidana 2. lulusan SMA 3. lansia Gaji: minimal 50 juta (belom termasuk tunjangan) Pantesan negara gak maju maju cc: riosapoetro
Indonesia
138
8K
18.6K
134.6K
Kholidi retweetledi
narkosun
narkosun@narkosun·
8/ Pelajaran abadi dari Shiffin: Fitnah ini menyayat hati umat. Dua pihak sahabat besar bertempur karena ijtihad dan perbedaan pandangan, tapi tetap penuh adab dan kasih sayang. Ali ra. dan Mu'awiyah ra. adalah sahabat mulia. Semoga Allah meridhai mereka semua. Akhirnya kedua pihak sepakat tahkim (arbitrase) di bulan Muharram 37 H untuk menghentikan pertumpahan darah. Ini menjadi pelajaran berharga tentang bahaya fitnah, pentingnya persatuan, dan hikmah di balik peristiwa sejarah.
Indonesia
2
2
2
570
Kholidi retweetledi
kebijaksanan
kebijaksanan@kebajikanatas·
KAMU “MAU APA” DALAM HIDUP? 1. Mau disukai orang - Belajar bawa diri & jaga sikap, bukan cuma cari perhatian 2. Mau hidup lebih tenang - Stop terlalu haus validasi dari orang lain 3. Mau lebih produktif - Kurangin scroll yang “cuma bentar” tapi tau-tau sejam 😭 4. Mau dihargai - Jangan sibuk ikut drama yang nggak penting 5. Mau finansial lebih aman - Belajar bedain kebutuhan & impuls belanja 6. Mau punya waktu lebih banyak - Coba mulai bangun lebih pagi 7. Mau dipercaya orang - Biasain tepat waktu & pegang omongan 8. Mau naik level - Ya harus siap nggak nyaman 9. Mau rezeki lebih lancar - Main jujur & jangan ambil jalan curang 10. Mau hidup lebih enak - Stop nunggu motivasi, mulai gerak aja dulu
Indonesia
0
65
224
6.5K
Kholidi retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
6 FORMULA CERDAS BIAR HIDUP TIDAK TERKUNCI PADA KEMISKINAN 1. CATAT UANG KELUAR Berhentilah bingung ke mana larinya gaji setiap bulan. Dengan mencatat setiap pengeluaran kecil, kita jadi tahu bocor halusnya di mana dan bisa segera kita tutup. 2. ATURAN 50/30/20 Alokasikan 50% untuk kebutuhan, 30% buat hiburan, dan 20% wajib untuk investasi. Rumus sederhana ini bakal bikin masa depan keuangan keluarga kita jadi jauh lebih jelas. 3. PUNYA 3 REKENING Pisahkan uang buat hidup harian, tabungan, dan dana darurat. Jangan dicampur kayak es campur supaya kita nggak khilaf pakai uang yang seharusnya buat simpanan masa depan. 4. BANGUN DANA DARURAT Siapkan minimal 3-6 kali biaya hidup bulanan untuk jaga-jaga. Hidup itu penuh kejutan yang nggak ketebak, dan dana ini adalah tameng utama biar kita nggak panik. 5. STOP NGUTANG SEMBARANGAN Utang konsumtif cuma bakal bikin beban hidup terasa makin berat setiap harinya. Kalau nggak punya arah dan tujuan yang jelas, sebaiknya hindari berhutang demi gengsi semata. 6. MULAI INVESTASI KECIL Nggak perlu nunggu kaya, mulai dari Rp10.000 pun nggak masalah yang penting konsisten. Investasi sejak dini adalah cara terbaik agar masa depan kita nanti bilang "terima kasih".
Indonesia
0
49
88
4.4K
Kholidi retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
guys lu pada tau gk direktur BPJS curhat bilang kondisi keuangan mereka sekarang lagi tidak baik baik saja mereka tiap bulan nonbok 2 triliun akibat banyak rakyat yang pasien yang ngekalim tiap bulan melunjak apaakh BPJS kemungkinan di tutup?
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
140
84
290
35.8K
Kholidi retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ferry Irwandi bilang sesuatu tentang MBG yang menurut gue paling jujur yang pernah diucapkan oleh siapapun yang punya platform besar di Indonesia. "Kalau gua presiden program ini tidak akan gua buat. Gua lebih setuju kalau dari awal program ini tidak ada." Kalimat itu bukan dari oposisi. Bukan dari pengamat politik yang benci pemerintah. Tapi dari seseorang yang menghabiskan dua bulan riset ekonomi dengan data, formula, dan kalkulasi yang bisa diverifikasi siapapun. Dan ini yang paling menohok soal MBG: Program ini menghabiskan Rp335 triliun per tahun. Setelah dipotong Rp68 triliun oleh Purbaya masih Rp268 triliun. Tapi Ferry menemukan bahwa dengan analisis yang benar MBG bisa dihemat lebih dari Rp179 triliun per tahun sambil tetap menghasilkan outcome yang lebih baik untuk anak-anak yang benar-benar membutuhkan. Bukan dengan menghapusnya. Tapi dengan membuatnya tidak bodoh. Empat masalah utama MBG yang tidak pernah diakui pemerintah: Pertama: coverage terlalu universal. Tidak semua anak sekolah butuh makan gratis dari negara. Anak dari keluarga yang mampu tidak perlu disubsidi. Tapi sekarang semua dapat. Dari SD negeri di Jakarta yang siswanya anak pejabat sampai SD terpencil di Papua yang siswanya betul-betul kelaparan. Dapat semua dengan porsi yang sama. Ini bukan pemerataan. Ini pemborosan yang disamarkan sebagai kepedulian. Kedua: komposisi menu tidak berbasis kebutuhan gizi aktual. Yang dibutuhkan untuk mencegah stunting bukan sekadar mengisi perut. Dibutuhkan protein yang cukup, micronutrient yang tepat, dan konsistensi asupan. Tapi yang terjadi di lapangan: satu jeruk keriput, satu roti, satu kotak susu ultra diklaim sebagai makan bergizi gratis. Bahkan ada laporan menu yang tidak layak dari berbagai daerah. Dan guru yang memfoto menu buruk itu dipanggil kepala sekolah. Diminta diam. Ketiga: sistem pengadaan terlalu terpusat dan rawan kebocoran. Uang sebesar Rp268 triliun mengalir melalui satu sistem yang belum pernah diaudit secara independen. Tanpa mekanisme pengawasan yang kuat setiap lapisan distribusi adalah peluang kebocoran. Dan KPK yang seharusnya mengawasi sedang dalam kondisi paling lemah dalam sejarahnya. Keempat: audit dan monitoring sangat lemah. Mahfud MD sendiri bilang: kalau MBG dikelola melalui Koperasi Merah Putih langsung ke desa tanpa perantara bisa hemat 60%. Tapi yang terjadi sekarang? Lapisan demi lapisan birokrasi. Dan tidak ada laporan publik yang bisa diverifikasi tentang berapa yang sampai ke piring anak-anak. Dan ini yang membuat gue paling marah: Pemotongan Rp68 triliun yang diumumkan Purbaya memang langkah yang benar. Gue apresiasi itu. Tapi ruang efisiensinya masih Rp179 triliun lebih. Artinya pemotongan yang sudah dilakukan baru menyentuh sepertiga dari potensi penghematan yang ada. Dan uang Rp179 triliun yang bisa dihemat itu kalau dialokasikan dengan benar bisa menggaji 450.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan selama satu tahun penuh. Atau membiayai pendidikan gratis dari SD sampai SMA untuk seluruh anak Indonesia dari keluarga tidak mampu. Tapi itu tidak dilakukan. Karena efisiensi tidak menghasilkan foto yang bagus untuk kampanye. Dan sekarang kita bicara soal subsidi dan ini yang lebih gila lagi: Total subsidi dan kompensasi energi 2026: Rp381,3 triliun. Ditambah subsidi non-energi dan perlindungan sosial: lebih dari Rp1.000 triliun. Satu triliun rupiah. Setiap tahun. Untuk subsidi. Dan hasilnya: 46,2% dari subsidi itu dinikmati oleh 20% kelompok terkaya Indonesia. Bukan yang miskin. Bukan yang butuh. Tapi yang paling kaya. Dan ini bukan teori. Ini data dari World Bank. Data yang ada. Data yang sudah diketahui. Data yang tidak pernah dijadikan alasan untuk berubah. Dan ini yang paling konkret soal LPG: 70% subsidi LPG tabung melon yang warnanya hijau itu, yang katanya untuk rakyat kecil mengalir ke kelompok menengah dan menengah ke atas. Bukan ke ibu-ibu yang betul-betul tidak mampu beli gas dengan harga normal. Tapi ke rumah tangga yang gajinya lebih dari cukup untuk beli gas tanpa subsidi. Kenapa bisa begini? Karena sistemnya berbasis harga bukan berbasis penerima. Siapapun yang beli LPG melon dapat subsidi. Tidak peduli kamu kaya atau miskin. Tidak peduli kamu pegawai kantoran bergaji puluhan juta atau petani yang penghasilannya di bawah UMP. Akibatnya: kebocoran Rp174 triliun per tahun karena salah sasaran. Hampir dua kali anggaran kesehatan nasional. Hilang. Setiap tahun. Dan solusinya sangat sederhana tapi tidak pernah dilakukan: Ubah sistemnya. Bukan hapus subsidinya. Harga LPG dibuat mendekati harga pasar. Tapi kelompok yang betul-betul miskin dapat transfer tunai langsung ke rekening mereka. Bukan barang yang bisa dicuri di tengah jalan. Bukan kupon yang bisa dipalsukan. Tapi uang nyata yang masuk langsung ke tangan yang berhak. Semua negara yang melakukan ini berhasil. Tidak ada yang gagal. Iran melakukan ini. Brasil melakukan ini. India melakukan ini. Mexico melakukan ini. Hasilnya selalu sama: kebocoran turun drastis, yang miskin dapat lebih banyak, negara lebih efisien. Kalau Indonesia melakukan hal yang sama: saving bisa menembus Rp120 triliun net per tahun. Rp120 triliun. Setiap tahun. Bukan dari pajak baru. Bukan dari utang baru. Tapi dari memperbaiki sistem yang sudah ada. Dan ini yang paling pedas: Infrastruktur untuk melakukan ini sudah ada. KTP ada. NPWP ada. BPJS ada. Rekening bank untuk rakyat miskin sudah pernah dibuat di era Jokowi. Data sudah sebagian ada. Yang tidak ada adalah kemauan politik untuk melakukannya. Karena subsidi harga yang universal terlihat populis. Mudah dikomunikasikan. Mudah diklaim sebagai kebijakan pro rakyat. Sementara reformasi subsidi yang tepat sasaran butuh penjelasan yang panjang. Butuh komunikasi yang jujur. Butuh keberanian untuk bilang bahwa yang kaya harus bayar harga pasar. Dan itu tidak menghasilkan tepuk tangan di podium. Tidak menghasilkan foto yang bagus di media sosial. Tidak bisa dijadikan bahan pidato yang mengharukan. Jadi tidak dilakukan. MBG bisa dihemat Rp179 triliun dengan hasil yang lebih baik untuk anak yang betul-betul butuh. Subsidi bisa diefisienkan Rp120 triliun dengan manfaat yang lebih besar untuk yang betul-betul miskin. Total: hampir Rp300 triliun per tahun yang bisa diselamatkan dari pemborosan dan salah sasaran. Tanpa menambah pajak. Tanpa menambah utang. Hanya dengan mengubah sistem yang sudah ada menjadi sistem yang benar. Tapi yang dilakukan sekarang: Rp68 triliun dipotong lalu diklaim sebagai efisiensi besar. Sementara rakyat kaya terus menikmati 46% subsidi yang seharusnya untuk rakyat miskin. Dan anak-anak yang betul-betul kelaparan masih dapat menu satu jeruk keriput dan satu roti. Dan guru yang berani memfotonya diminta diam.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
47
257
730
56.4K
Kholidi retweetledi
kebijaksanan
kebijaksanan@kebajikanatas·
MAKIN TENANG, MAKIN SUSAH DIKALAHKAN 1. Orang cerewet → Dengerin, lalu alihkan. Biar obrolan tetap terkendali. 2. Orang pintar → Banyakin nanya & nyimak. Di situ kamu bisa naikin level diri kamu. 3. Orang pemarah → Turunin nada bicara. Karena api gak padam kalau dilawan api. 4. Orang pendiam → Jadi pendengar yang baik. Kadang mereka itu cuma butuh ruang. 5. Orang bodoh → Gak usah berdebat. Karena menang debat ≠ menang keadaan. 6. Orang sombong → Jangan tanding ego. Biar situasi gak makin panas. 7. Orang suka gosip → Tutup info pribadi. Karena yang bocor susah ditarik lagi.
Indonesia
1
219
1.1K
37.7K
Kholidi retweetledi
txt keluhan warga konoha
txt keluhan warga konoha@keluhkesahkonoh·
Swiss gak punya laut. Singapura gak punya sawah. Jepang miskin sumber daya mineral. Arab Saudi hutannya minim. Belanda bahkan gak punya gunung. indonesia punya semuanya. Alam lengkap, sumber daya ada, laut luas, tanah subur. Tapi kok UMR masih 5 juta ?
Indonesia
260
6.4K
20.4K
159K
Kholidi retweetledi
Embun
Embun@dewibahageia·
@baguslifandry @aniesbaswedan Mereka pikir mengkritik pemerintah adl melawan perintah. Mereka kira dg diam semua akan baik-baik saja. Mereka menghakimi para kritisi dg terus meminta solusi, padahal yg harus dimintai solusi adl pemerintah itu sendiri. Karna mensejahterakan rakyat memang tugas pemerintah.
Indonesia
0
1
4
239
Kholidi retweetledi
Bima
Bima@Oxbims·
Logikanya agak bermasalah karena menganggap kritik itu anti kemajuan. Seolah fungsi warga negara hanya jadi tim sorak yang wajib setuju selama dibungkus jargon “demi kemajuan”. Padahal dalam demokrasi konstitusional, kemajuan lahir dari kritik, transparansi, dan pengawasan, bukan dari dukung mendukung. Bahkan dalam Islam ada prinsip tabayyun dan keadilan dalam menilai suatu perkara. Nabi bersabda: “Tolonglah saudaramu yang zalim maupun yang dizalimi.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana menolong yang zalim?” Nabi menjawab, “Cegah ia dari kezalimannya.” (HR. Bukhari). Jadi mengkritik bukan berarti membenci negara, justru adalah bukti cinta dan peduli kepada negara karena mencegah pemerintah melakukan kesalahan.
Muhammad Ikhsan Hidayat@ikhsanhdy

@ecosocrights Makanya dukung program presiden, kan lu semua pada ga setuju. Giliran udh joinan sama AS malah ga setuju juga, jadi lu maunya ape? Gak mau Indonesia maju kah? Kalau mau maju tunjukkan solusinya apa? Jangan cuma narasi bikin gaduh doang kocak

Indonesia
0
1
0
70
Kholidi retweetledi
Tekarok 007
Tekarok 007@tekarok007·
Di sistem yang benar itu harusnya tidak ada namanya Guru Honorer, karena honoror itu menyalahi aturan. Tapi dibiarkan berjalan lama, karena dibutuhkan. Pejabat mendapat tunjangan dan gaji besar, gaji guru kok sedikit? Itulah hasil demokrasi, semakin besar suara yang didapat semakin tinggi kekuasaannya. Guru siapa yang memilih? cuma pejabat. Sedangkan pejabat yang memilih rakyat. Jadi di sini guru itu, di sistem demokrasi tidak ada nilainya. Lalu pertanyaannya mengapa dapat tunjangan dan gaji gede? Karena buat memilih pejabat baru lebih mahal, daripada mengaji pejabat yang sudah terpilih. Lagi-lagi yah karena sistemnya demokrasi. Kalau sistem kerajaan, pejabat malah tidak ada nilainya, salah dikit langsung dihukum mati. Rajanya sudah dipilih tanpa campur tangan suara rakyat, apalagi pejabatnya. Jadi mengapa gaji guru murah dan pejabat mahal? Yah karena rakyatnya yang masih inginkan itu, dengan memilih pejabat yang ingin sistem seperti itu juga. Tapi kan yang saya tidak milih pejabat sekarang? Yah itu lagi-lagi karena sistemnya demokrasi, suara dan keinginan mayoritas lebih penting. Dan yang minoritas juga ikut menikmati. Coba yang minoritas mulai gerakan, "Kami siap bayar SPP 10x lebih mahal, agar guru sejaterah". tapi apa mereka mau? Tentu saja tidak, maunya malah gratis. Tapi pas pemilihan pejabat? Mereka rela keluar duit banyak, bahkan sumbang tenaga gratisan biar pejabat idolanya terpilih dan menang. Ironis banget yah... Jadi emang gaji guru murah itu karena kehendak pikiran kolektif rakyat.
Indonesia
0
2
2
41
Kholidi retweetledi
☀️☯️ Ĕxčèĺ Ďèé🌏🌱
~PESTISIDA NABATI DAUN PEPAYA~ Solusi Alami utk Mengendalikan Hama Ringan di Pekarangan. Daun pepaya punya kandungan enzim papain, alkaloid, dan senyawa pahit di dalamnya dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati utk membantu mengendalikan hama tanaman. Namun perlu dipahami, pestisida ini bekerja sebagai pengendali (repellent & antifeedant), bukan pembasmi total seperti pestisida kimia. MANFAAT UTAMA -Menekan populasi hama ringan (ulat, kutu daun) -Mengganggu aktivitas makan hama -Lebih aman untuk tanah & lingkungan -Cocok untuk kebun rumah & pertanian organik -Bahan murah dan mudah didapat CARA MEMBUAT Bahan : 10 lembar daun pepaya 2 liter air 2 siung bawang putih Sedikit sabun cair Langkah : 1. Haluskan daun pepaya & bawang putih 2. Campurkan ke dalam air 3. Rendam 12–24 jam 4. Saring larutan 5. Tambahkan sedikit sabun cair (perekat) 6. Masukkan ke sprayer CARA PENGGUNAAN Semprot pagi atau sore hari Fokus bagian bawah daun Ulangi 2–3 kali seminggu Gunakan saat serangan masih ringan CATATAN PENTING Tidak efektif untuk serangan hama berat Efeknya sementara, perlu aplikasi rutin Mudah hilang oleh hujan & sinar matahari Lebih cocok sebagai pencegahan Pestisida daun pepaya adalah solusi alami yang cukup efektif utk pengendalian hama ringan, terutama di tahap awal serangan. Untuk serangan berat, tetap perlu dikombinasikan dengan metode lain. Pestisida nabati lebih cocok digunakan sebagai pencegahan dan pengendalian sejak dini, dengan aplikasi rutin. Murah, mudah, dan lebih ramah lingkungan. Tapi tetap gunakan secara bijak sesuai kondisi serangan. Semoga Bermanfaat....💚🤍 #RAyAD #pertanian #pestisidanabati #berkebun #organik #petaniindonesia #edukasipertanian
☀️☯️ Ĕxčèĺ Ďèé🌏🌱 tweet media
Indonesia
2
28
89
1.5K
Kholidi retweetledi
Happy Life
Happy Life@whereaiko·
selepas solat subuh bacalah "Allohummaghfirli watub ‘alayya innaka anta tawwabur rahim" sebanyak 70X, InsyaAllah hajatmu, rezekimu, jodohmu, hutangmu, mase depanmu semua akan dipermudahkan
Indonesia
53
4.1K
16.6K
166.1K
Kholidi retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
Rahasia Psikologi Gila yang 90% Orang Skip 1. Suaramu akan berubah, saat berbicara dengan orang yang kamu sayangi. 2. Orang yang bisa mengangkat satu alisnya, biasanya terlihat lebih menarik. 3. Menangis tidak selalu buruk, bahkan bisa membantu bulu mata tumbuh. 4. Kalau kamu sering tidur tengkurap, bisa jadi hatimu sedang tidak baik-baik saja. 5. Tubuhmu sebenarnya, tidak menelan ludah setiap detik. 6. Saat kamu tiba-tiba teringat seseorang, kadang ada alasan emosional di baliknya. 7. Mendengarkan lagu favorit sebelum tidur, bisa membantu menenangkan kecemasan. 📖Riset&sumber: 1. Zimman, L. Voice and Identity, Annual Review of Anthropology, 2018 2. Perrett, D.I. et al. Facial attractiveness judgments, Perception, 1998 3. Vingerhoets, A.J.M. Why Only Humans Weep, Oxford University Press, 2013 4. Zhang, J. & Lam, S.P. Sleep posture and its associations, Sleep Medicine, 2016 5. Proctor, G.B. The physiology of salivary secretion, Physiological Reviews, 2016 6. Schacter, D.L. Memory and emotion, Current Opinion in Neurobiology, 2000 7. De Witte, M. et al. Music interventions for stress and anxiety, Cochrane Database, 2022
Indonesia
1
82
485
24K
Kholidi retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
SEBELUM NYALAIN ROK BERIKUTNYA, BACA INI DULU...!! 1. tubuhmu bukan milikmu: allah titipkan, bukan untuk kamu rusak pelan-pelan. 2. setiap hisapan = pilihan: apakah kamu memilih nikmat sesaat atau ridha-nya? 3. uangnya dari mana?: rezeki yang kamu minta dalam doa dibakar begitu saja. 4. anakmu lihat semuanya: kebiasaanmu hari ini adalah pelajaran mereka esok hari. 5. allah tidak butuh alasanmu: tapi dia tahu betapa susahnya kamu berhenti. 6. ulama sepakat: imam ibnu baz, ibnu utsaimin, dan mui semua satu suara. rokok = haram 7. hadits nabi tegas: "laa dharara wa laa dhiraar" tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain. (hr. ibnu majah)
dunia kegelisahan tweet media
Indonesia
0
22
61
2K
Kholidi retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
Kenapa pisang dipanen sebelum matang, tapi bisa menguning dan manis? Buah yg secara alami menghasilkan gas etilen setelah dipetik disebut buah klimaterik. Gas inilah memicu proses pematangan, termasuk pisang. Selain pisang, ada juga: buah apel, mangga, sawo, melon, sirsak, nangka, dan buah2 lainnya. Tapi, pas dipanen pun gak asal2an, perlu dilihat dari usianya, apakah sudah waktunya atau belum. 💡Pro tips menyimpan: Untuk mempercepat pematangan, kamu bisa menyimpan buah mentah bersama buah yg matang. Sebaliknya, simpan buah2an ini terpisah dari sayuran hijau agar sayuran tidak cepat membusuk
Khanif Irsyad tweet mediaKhanif Irsyad tweet media
Indonesia
22
60
283
13.3K
Kholidi retweetledi
zaada
zaada@zaada92·
Menurut kaidah Islam, ruh setelah berpisah dari jasad tidak sepenuhnya terputus. Ia masih memiliki kesadaran tertentu dan dapat mengetahui sebagian keadaan orang-orang yang hidup, terutama yang pernah dekat dengannya di dunia. Karena itu, ziarah kubur dan bertawassul dengan ruh orang-orang saleh memiliki manfaat, seperti menjadi sebab turunnya kebaikan dan tertolaknya musibah. Sebab, ruh masih memiliki keterkaitan dengan jasad dan tempat ia dikuburkan. Maka, ketika seseorang berziarah dan mengarahkan hatinya kepada ruh tersebut, terjadi hubungan antara keduanya yang menjadi sebab adanya pengaruh dan keberkahan.
zaada tweet media
Indonesia
9
70
254
9K
Kholidi retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
KEBIASAAN SEPELE YANG DIAM-DIAM MERUSAK TUBUHMU 1. nahan pipis itu bukan disiplin. kamu lagi nabung masalah ginjal. 2. tidur tengkurap kelihatannya santai. tulang belakang kamu yang bayar mahal nanti. 3. cotton bud ke telinga terlalu dalam kamu kira bersih. padahal pelan-pelan bisa merusak pendengaran. 4. suka makanan panas nikmat sebentar. kerongkongan kamu yang jadi korbannya. 5. hp di bawah bantal katanya biar gampang dicek. nyatanya bikin kualitas tidurmu rusak. 6. duduk kelamaan ngerasaa biasa aja karena "cuma duduk" padahal darah kamu stagnan, tubuh kamu pelan-pelan mati gaya. 7. kretek-kretek jari katanya biar enak. lama-lama bikin sendi kamu jadi lemah. 8. minum pas lagi makan kelihatannya normal. tapi pencernaan kamu kerja lebih berat dari biasanya. Kebiasaan kecil sering dianggap nggak masalah, padahal kalau dilakukan terus-menerus bisa bikin organ tubuh kerja lembur dan akhirnya rusak. Ini penjelasan ilmiahnya: 1. NAHAN PIPIS Menahan buang air kecil bikin bakteri punya waktu lebih lama untuk berkembang biak di kandung kemih. Kalau sering dilakukan, risiko infeksi saluran kemih dan infeksi ginjal naik. Ginjal juga harus bekerja menahan tekanan balik dari kandung kemih yang penuh, yang dalam jangka panjang bisa menurunkan fungsi ginjal. *Risiko utama: ISK berulang, refluks vesikoureteral, penurunan fungsi ginjal. 2. TIDUR TENGKURAP Posisi ini memaksa leher berputar 90 derajat selama berjam-jam. Tulang belakang leher kehilangan kurva alaminya, otot leher dan punggung jadi tegang. Studi ergonomi tidur menyebut posisi tengkurap meningkatkan tekanan pada tulang belakang lumbar dan servikal, memicu nyeri punggung kronis. *Risiko utama: nyeri leher, nyeri punggung bawah, mati rasa di tangan. 3. COTTON BUD KE TELINGA TERLALU DALAM Alih-alih membersihkan, cotton bud justru mendorong kotoran lebih dalam dan melukai kulit saluran telinga. Penelitian pada mahasiswa FK Unjani menemukan pembersihan telinga dengan cotton bud meningkatkan risiko otitis eksterna 95,28 kali lebih besar dibanding yang tidak pakai. Luka mikro di kulit telinga jadi pintu masuk bakteri, menyebabkan gatal, nyeri, bahkan penurunan pendengaran. *Risiko utama: otitis eksterna, perforasi gendang telinga, gangguan pendengaran. 4. SUKA MAKANAN /MINUMAN TERLALU PANAS Minum atau makan di suhu >65°C bisa melukai lapisan mukosa esofagus secara berulang. IARC/WHO mengklasifikasikan minuman sangat panas sebagai probable carcinogen karena luka bakar kronis ini memicu perubahan sel yang berujung kanker esofagus. *Risiko utama: iritasi kerongkongan, esofagitis, peningkatan risiko kanker esofagus. 5. HP DI BAWAH BANTAL Cahaya biru dari layar HP menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Paparan sebelum tidur mengganggu fase REM dan membuat tidur jadi dangkal. Selain itu, notifikasi bikin otak tetap “siaga”, sehingga kualitas tidur turun meski durasi cukup. *Risiko utama: insomnia, sleep apnea, kantuk siang hari, penurunan konsentrasi. 6. DUDUK KELAMAAN Duduk >6 jam/hari membuat aliran darah melambat, terutama di kaki. Ini meningkatkan risiko pembekuan darah, resistensi insulin, dan penurunan metabolisme lemak. Studi epidemiologi menyebut perilaku sedenter berhubungan dengan mortalitas dini, meski olahraga dilakukan. *Risiko utama: DVT, diabetes tipe 2, obesitas, nyeri pinggul. 7. KRETEK-KRETEK JARI Suara “krek” berasal dari gelembung gas yang pecah di cairan sinovial sendi. Penelitian di Journal of the American Board of Family Medicine menunjukkan kebiasaan ini tidak menyebabkan artritis, tapi kalau dilakukan berlebihan bisa melemahkan kekuatan genggaman dan membuat ligamen longgar. *Risiko utama: instabilitas sendi, penurunan kekuatan genggaman. 8. MINUM PAS LAGI MAKAN Minum banyak saat makan memang mengencerkan asam lambung dan enzim pencernaan. Akibatnya makanan butuh waktu lebih lama dicerna, perut terasa kembung dan kerja lambung jadi berat. Untuk orang dengan GERD, kebiasaan ini memperparah refluks. *Risiko utama: kembung, dispepsia, refluks asam lambung. KESIMPULAN Tubuh kita didesain untuk pola hidup seimbang. Kebiasaan sepele di atas terlihat kecil, tapi efek kumulatifnya nyata. Mulai ganti satu per satu, bukan semua sekaligus. RISET & SUMBER : 1. Unjani. Hubungan Pembersihan Telinga Menggunakan Cotton Buds dengan Kejadian Keluhan Telinga. Medika Kartika 2023. 2. Resindo Medika. Pengaruh Gadget dan Layar Elektronik terhadap Pola Tidur, 3. IARC WHO. Consumption of very hot beverages dan karsinogenitas suhu panas. 4. Studi ergonomi tidur & fisiologi ginjal dari jurnal kedokteran umum.
Indonesia
0
19
99
19.2K