Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩
16.6K posts

Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩
@Klabangijo
Attack the problem, not the person. However, if the person is always creating problem, then he's the problem. 🇮🇩🇮🇩 Indonesia tanah air beta 😎🐷🍻
Bogor Regency, Indonesia Katılım Ağustos 2010
4.7K Takip Edilen3.8K Takipçiler
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi

Kiai Cabul di Ponpes Pati yang Gegerkan Publik
Seorang pengasuh pondok pesantren yang seharusnya jadi teladan agama, malah diduga jadi predator bagi puluhan santriwati di bawah umur.
Kasus ini terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
1. Pelaku
Pelaku adalah Ashari, seorang kiai sekaligus pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo. Ia bukan hanya pemimpin pondok putri, tapi juga tokoh agama yang diklaim punya pengaruh besar di sana.
Menurut kesaksian mantan pengikut, Ashari sering memanipulasi dengan doktrin menyimpang: mengaku sebagai “wali keturunan Nabi” agar korban tunduk.
Pada 28 April 2026, polisi sudah tetapkan dia sebagai tersangka, tapi hingga 3 Mei 2026 belum ditahan. Bahkan, ia sempat tawarkan suap Rp400 juta ke kuasa hukum korban (ditolak mentah-mentah).
2. Korban
Korban diduga mencapai 30-50 santriwati. Mayoritas anak SMP kelas 1-2, yatim-piatu, dan berasal dari keluarga miskin yang mondok gratis. Beberapa korban mengalami pencabulan hingga 4 tahun lamanya. Ada yang hamil dan dipaksa menikah dengan santri lain agar “ditutup-tutupi”.
Korban baru berani melapor setelah lulus SMA dan sudah tidak tinggal di pondok lagi—karena selama di dalam, mereka takut diusir atau diancam.
3. Modus
Modusnya licik dan sistematis:
- Tengah malam (sekitar jam 12), Ashari kirim WA ke santriwati: “Temani aku tidur” atau “temani beraksi”.
- Kalau korban menolak, langsung diancam dikeluarkan dari pondok.
- Ia klaim sebagai “guru” yang harus dituruti sepenuhnya, sambil pakai doktrin untuk meyakinkan.
- Perbuatan dilakukan di ruang khusus dekat kamar istrinya, bahkan ada laporan ia “gilir” dua korban dalam semalam.
- Pelecehan fisik berulang (cium bibir, dll.) hingga pemerkosaan. Korban yang hamil dipaksa nikah paksa dengan santri lain.
4. Kronologis hingga Terungkap
- 2024–2026: Perbuatan berlangsung selama hampir dua tahun. Laporan pertama masuk ke Dinsos P3AKB Pati pada September 2024 (hanya satu korban).
- September 2025: Keluarga korban tanya lagi ke Dinsos karena kasus mandek.
- 27 April 2026: Polisi akhirnya olah TKP di 4 lokasi (asrama putri, ruang belajar, dan dua ruang kiai).
- 28 April 2026: Ashari ditetapkan tersangka oleh Polresta Pati.
- 2 Mei 2026: Ribuan massa dari Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (Aspirasi) geruduk rumah dan area pondok, tuntut yayasan pecat Ashari dan polisi tindak tegas.
- Hingga kini (awal Mei 2026): Kasus masih didalami, Dinsos dampingi korban dengan psikolog dan siapkan shelter kalau ada ancaman. Kuasa hukum korban, Ali Yusron, terus dorong agar pelaku segera ditahan.
MUI mana suaranya? Jangan cuma babi haram saja yg diurus. Ini ada predator cabul yg korbannya hingga puluhan santriwati, malah diam⁉️
narkosun@narkosun
Iblis sih ini bukan kiai‼️
Indonesia
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi

Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi.
Hal itu seperti yang diungkapkan bibi korban, berinisial VN. Ia mengatakan. korban disebut selalu mengurung diri di dalam kamar dan kerap menangis histeris hingga melukai diri sendiri.
Sertu Majib sendiri kini masih dalam pelariannya dan belum ditemukan setelah dilaporkan kabur saat diperiksa atasannya terkait dugaan pencabulan yang ia lakukan terhadap korban.
VN membeberkan, awalnya korban bersama keluarganya tinggal di rumah terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto. Korban dan terduga pelaku diketahui memiliki hubungan kekeluargaan.
Namun, korban dan keluarganya kemudian meninggalkan rumah itu dan memutuskan tinggal di rumah neneknya yang berada di Kota Kendari sejak kasus tersebut bergulir.
Saat di rumah neneknya itu, korban menunjukkan perilaku depresi yang diduga timbul akibat kejadian tersebut. Kata VN, saat itu korban takut keluar rumah dan selalu mengurung diri di dalam kamar.
Bahkan saat didampingi keluarganya, korban hanya merenung dan enggan bercerita.
“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” katanya kepada media, Minggu (3/5/2026).
Pendampingan yang dilakukan psikolog anak telah diberikan kepada korban, tetapi hingga kini belum memberikan perkembangan baik terhadap kondisinya.
Kata VN, pihak TNI sempat berupaya mengajukan permintaan untuk membesuk korban. Namun, hal itu ditolak keluarga lantaran korban masih takut bertemu dengan orang baru.
“Kemarin mereka mau datang tapi kami keluarga korban takut karena korban masih depresi berat,” bebernya.

Indonesia
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi

Pelajaran Jurnalistik dari Warung Remang-remang
Waktu saya ikut pelatihan reporter Suara Pembaruan pada 2007, ada satu materi yaitu melakukan liputan soal kehidupan malam. Saya kemudian milih liputan ke satu warung remang-remang di kawasan (ada deh hehehe).
Pas di situ, saya ngobrol sama pramusaji, sebut saja Ari. Dari Ari, saya dapat informasi bahwa warung itu berhubungan baik dengan masyarakat sekitar.
"Kalau ada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di sekitar sini, bos saya suka nyumbang. Warga kalo ada perlu juga suka minta langsung ke bos," kurang lebih begitu kata Ari.
Berdasar cerita Ari, saya bikin draft artikel berjudul kira-kira "Warung Remang-remang Dukung Kegiatan Warga". Setelah selesai, draft itu saya kirim ke mentor saya untuk di-review. Gak berapa lama, saya dipanggil dan dikeramasin 😁.
1. Stigma Negatif
Informasi yang diberikan Ari sensitif secara sosial. Meski betul dibantu bos warung itu, warga bisa tersinggung dan menekan warung remang-remang.
2. Melindungi Narasumber
Waktu ngobrol, saya tidak memperkenalkan diri sebagai wartawan. Kalau saya memperkenalkan diri, Ari mungkin akan membatasi pembicaraan.
Jika narasumber tidak menyadari dampak dari pernyataannya, saya tidak boleh mengutip dan menyebut namanya begitu saja.
Dalam hal ini, saya punya kewajiban melindungi narasumber dari dampak yang mungkin muncul dari berita yang dibuatnya. Informasi dari Ari bisa jadi informasi latar (background) untuk dikonfirmasi ke bos warung dan warga.
3. Sadar Dampak
Kalau naskah saya tayang, ada kemungkinan Ari kena pecat karena bosnya keberatan dengan berita saya. Atau, lebih jauh lagi, warung itu bisa tutup karena warga keberatan dengan berita saya.
4. Berita Dangkal
Selain cacat prosedur (konfirmasi dan verifikasi), draft berita saya tidak punya manfaat apa-apa buat masyarakat. Kalau sekadar memberitakan fakta, saya bukan jurnalis, tapi corong. "Kata A, B begini. Kata B, A begini”.
Intinya…
"Jurnalistik itu enggak cuma soal fakta. Elo mesti mikirin dampaknya. Elo mikir enggak tulisan elo bisa bikin si Ari dipecat karena bos-nya keberatan sama publikasi ini? Elo mikir enggak tulisan elo bisa bikin masyarakat sekitar tersinggung atau marah? Masyarakat kita banyak yang mau terima uangnya, tapi enggak mau orang tahu uang itu dari warung remang-remang,” begitu kurang lebih kata mentor saya (tentu dengan nada tinggi hehehe)
"Kalo elo mau tulisan ini tayang, elo perlu konfirmasi ke bos-nya warung itu dan ke tokoh masyarakat sekitarnya. Kalau ada konfirmasi dari mereka pun, ini tulisan juga gak bakal gue tayangin. Ini tulisan dangkal. Emang apa manfaat tulisan kayak gini buat khalayak?" pungkas mentor saya.
Kata-kata itu masih suka bunyi sendiri di kepala saya. Bukan karena saya selalu baik dan benar, tetapi justru karena saya sering tidak yakin sesuatu itu benar atau tidak, baik atau tidak 😁.
Makanya, kalau nulis, saya bisa lama banget. Nulisnya sebentar. Nimbang-nimbangnya yang lama. Kalau pun akhirnya tayang, ruang koreksi harus tetap terbuka.
Gak usah jauh-jauh, sekadar menceritakan pengalaman soal teman-teman saja, saya sering menyamarkan nama asli orangnya. Mana tahu orangnya keberatan atau bahkan cerita saya salah, risikonya berhenti di saya.
Begitu kura-kura 😁
Godspeed 🙏
#jurnalistik #jurnalisme
Indonesia
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi

Tokoh pemberantasan korupsi @nazaqistsha kaget melihat apa yang terjadi di Papua setelah nonton #PestaBabi. “Separah itu ternyata”.
Dia juga menyoroti kaitan mobilisasi tentara, “KKB dijadikan alasan untuk memperbanyak pasukan dan mendorong terjadinya eksploitasi”.
Indonesia
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Riau (Unri) mengatakan sebanyak 30 mahasiswi melapor menjadi korban dugaan pelecehan di kampus.
Pelecehan dilakukan oleh seorang dokter pria yang bertugas di Klinik Pratama Unri 1, klinik tersebut merupakan klinik kampus.
“Sejauh ini sudah diterima 30 orang yang melapor, proses masih berjalan sesuai prosedur,” kata Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Unri, Admin, saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).
Pihak kampus memastikan bahwa oknum dokter tersebut saat ini telah dinonaktifkan sementara dari tugasnya.
📸: Dok. Unri.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: focus | pelecehanunri | news | oneliner | R169 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi

Ditegur pengunjung tidak boleh m3r0k0k didalam gedung mall, pria ini malah merasa arogan (nunjuk-nunjuk) dia pemilik toko itu bahkan sebut satpam aja mana berani.
Kronologi:
Seorang pengunjung menegur seorang pria jangan m3r0k0k didalam gedung karena ada aturannya yang sudah tertempel di dinding.
Tidak terima ditegur pria ini malah menyebut abang siapa disini, saya pemilik toko. Bahkan satpam tak berani tegur.
😨😱
Indonesia

@RaidenKevin17 wah, pas banget ngumpul semua di dalam mobil. Saatnya bikin panggang... 🐶🐶
Indonesia

@P3gEl minta pengawalan ambulan lawan arah gratis 3 tahun dari si pemarah pelawan arah itu.
Indonesia
Kla 🐛🐍 🇮🇩🇮🇩 retweetledi















