Sabitlenmiş Tweet
konde
74K posts

konde
@Konde_001
Kita Ditempa Bukan Untuk Berani Mati, Tapi Kita Ditempa Untuk Berani Hidup.
+62 Katılım Temmuz 2015
332 Takip Edilen622 Takipçiler
konde retweetledi

Most AI systems still need good human input.
Automated training can scale.
But it struggles with:
Ambiguity
Nuance
Real-world judgment
That’s why human-in-the-loop systems still matter.
Not as a fallback. But as a core layer.
The challenge isn’t whether human input is needed.
It’s how to get it:
At scale
With quality
From real people
That’s the bottleneck, and Pi Network has already built the solution: the large-scale, globally distributed workforce of identity-verified human participants already active inside the Pi ecosystem.
minepi.com/blog/pi-for-ai/
English
konde retweetledi

Kami memohon bantuan Sahabat KompasTV dan masyarakat luas untuk memberikan informasi terkait keberadaan rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain), yang dilaporkan hilang kontak pascakecelakaan kereta di area Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
Hingga kini, pihak keluarga dan tim belum berhasil menghubungi beliau, dan namanya belum terdaftar di rumah sakit sekitar.
Ciri-ciri Terakhir:
1. Jilbab Putih
2. Baju Warna Cerah
3. Celana Jeans
Jika melihat sosok dengan ciri tersebut atau memiliki info valid, mohon segera hubungi:
📞 0813-1031-4907 (Bapak Hari Marwata)
📞 0815-1007-0119 (Arman)
📞 0821-2528-2163 (Ian)

Indonesia
konde retweetledi
konde retweetledi
konde retweetledi

MBG patut diduga sebagai 'STATE CAPTURE CORRUPTION'
State capture (biasanya diterjemahkan sebagai "pencaplokan negara" atau "pembajakan negara") adalah bentuk korupsi sistemik yang jauh lebih berbahaya daripada suap biasa.
Jika korupsi biasa adalah melanggar aturan, state capture adalah mengatur ulang aturan tersebut agar menguntungkan pihak tertentu. Dalam kondisi ini, kepentingan pribadi (perusahaan besar, elit politik, atau kelompok tertentu) berhasil "membeli" pengaruh atas proses pembuatan kebijakan negara.
Perbedaan Utama: Korupsi Biasa vs. State Capture
Korupsi Administratif: Anda menyuap petugas pajak agar denda Anda dihapus. Aturannya ada, tapi Anda "mengakalinya".
vs
State Capture: Anda memengaruhi anggota DPR agar membuat undang-undang yang membuat bisnis Anda bebas pajak secara legal. Di sini, Anda "menciptakan" aturannya.
Cara Kerja State Capture
1. Membajak Undang-Undang (Legislatif): Menaruh orang di parlemen atau mendanai kampanye mereka agar mereka meloloskan UU yang memberikan hak eksklusif atau monopoli pada sektor tertentu (misalnya pertambangan atau energi).
2. Membajak Penegakan Hukum (Yudikatif): Memastikan hakim atau jaksa agung adalah "orang mereka," sehingga jika ada skandal korupsi, penyelidikannya akan dihentikan atau diarahkan ke pihak lain.
3. Membajak Birokrasi (Eksekutif): Menempatkan loyalis di posisi strategis dalam BUMN atau kementerian untuk mengarahkan proyek-proyek raksasa pemerintah ke kelompok sendiri.
4. Membajak Regulasi: Melemahkan lembaga pengawas agar industri tertentu bisa beroperasi tanpa gangguan standar lingkungan atau audit keuangan yang ketat.
Indonesia
konde retweetledi

Bismillahirrahmanirrahim.
Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.
Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya.
Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan.
Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka.
Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻

Indonesia
konde retweetledi

Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran.
Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini.
Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan.
Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja.
Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya.
Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia.
Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”.
Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal.
Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;)
Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan.
Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa.
Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri.
Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok.
Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco
JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
Indonesia
konde retweetledi

@KPK_RI ,@KejaksaanRI ,@bpkri
@DPR_RI ; aparat lenegak hukum blm tertarik memeriksa digaan penyelewengan uang negara di BGN dan BPK blm mau audit ??

Indonesia
konde retweetledi

The Pi Founders will both take the stage as speakers at the Consensus 2026 conference!
Dr. Chengdiao Fan will deliver a presentation exploring how Pi’s blockchain infrastructure, verified identity, and globally engaged network can support utility-driven products and AI-era business models.
Dr. Nicolas Kokkalis will join a panel discussion on human identity and authenticity in an AI World.
Don’t miss the Founders at Consensus Miami to learn more!
minepi.com/blog/pi-consen…
English
konde retweetledi
konde retweetledi

🚨BREAKING
Mojtaba Khamenei to the White House: “You begged for a ceasefire to reload — we allowed it to expose your weakness.”
“Whatever you bring in two weeks, we’ll wipe out in two days. Our missile and drone power won’t run out for 10 years. For every loss, we replace it a thousand times over.”
“We won’t wait. Tel Aviv will be hit with full force — no energy center will remain operational.”
⚠️ Final warning: “No more truces. No negotiations. It’s victory or martyrdom.”
Reports claim up to 10,000 missiles ready for major targets.
“If you return, we return — and God is with us.”

English
konde retweetledi

Secara logika bisnis, perusahaan yang memenangkan tender sebesar 21.800 unit (yang nilainya dipastikan mencapai ratusan miliar rupiah) idealnya memiliki infrastruktur kantor dan gudang yang representatif.
Indikasi Perusahaan "Boneka": Kantor di gang sempit sering kali menjadi ciri khas perusahaan yang dipinjam benderanya atau perusahaan baru yang dibuat khusus untuk memenangkan proyek tertentu tanpa memiliki rekam jejak atau kapasitas riil yang memadai.

Indonesia
konde retweetledi

Berikut rincian realisasi pengadaan jasa EO yang dilakukan BGN.
1. Milli Kita Bersama (nilai kontrak Rp 446.035.649)
2. Erawan Prakasa Utama (nilai kontrak Rp 1.075.148.775)
3. Milli Kita Bersama (nilai kontrak Rp 426.647.038)
4. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 2.691.768.315)
5. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 1.067.681.250)
6. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 1.012.933.708)
7. Azka Jaya Pratama (nilai kontrak Rp 419.015.441)
8. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 11.072.879.037)
9. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 871.350.000)
10. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 12.576.438.473)
11. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 1.515.437.823)
12. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 1.593.618.536)
13. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 3.110.265.371)
14. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 2.310.487.200)
15. Mokhsa Karsa Ganendra (nilai kontrak Rp 626.964.429)
16. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 4.010.217.047)
17. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 1.153.290.000)
18. Pojok Celebes Mandiri (nilai kontrak Rp 15.416.365.703)
19. Falah Eka Cahya (nilai kontrak Rp 16.590.000.000)
20. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 4.597.322.631)
21. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 1.407.462.518)
22. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 469.242.788)
23. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 931.640.760)
24. Erawan Prakasa Utama (nilai kontrak Rp 1.660.725.488)
25. Senawangi Citra Imaji (nilai kontrak Rp 391.376.160)
26. Mokhsa Karsa Ganendra (nilai kontrak Rp 695.372.938)
27. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 5.257.989.248)
28. Maria Utara Jaya (nilai kontrak Rp 18.472.000.000)
29. Kredo Aum (nilai kontrak Rp 1.339.310.500)
30. Greenlite Kreasi Abadi (nilai kontrak Rp 465.554.555)
31. Gloria Abdi Cendana (nilai kontrak Rp 242.000.000)
tempo.co@tempodotco
BGN Hamburkan Rp 113 Miliar untuk Sewa Jasa Event Organizer Dadan: "BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri."
Indonesia
konde retweetledi
konde retweetledi

SCOUTRO motor listrik made in @itbofficial buatan anak bangsa.
Tapi kenapa @prabowo tidak pakai ini untuk MBG.
Indonesia
konde retweetledi

Pi Network has released an RPC server, currently available on Testnet, supporting the development, testing, and future deployment of smart contracts within the Pi ecosystem.
The RPC server enables developers to build responsive applications, test contract behavior, and integrate services using real-time blockchain data.
Node operators and third-party services can also run their own RPC servers.
Read the blog to learn more, and explore the RPC capabilities as a developer.
minepi.com/blog/rpc-serve…
English
konde retweetledi

@kompascom @kompascom ; Org ini hrs segera dilengserkan dan diproses hukum krn terbukti hamburkan duit rkyt
Indonesia
konde retweetledi

ATTENTION PCM COMMUNITY
Update on Product Image Display on the PCM Marketplace
Dear sellers,
Some product images are not displaying correctly on the PCM marketplace due to a technical issue. To maintain a smooth experience for buyers, these affected products have been temporarily removed from view.
If you are affected, there’s no need to worry—your listings are not lost. You simply need to review and relist them so they can display properly again.
What you should do:
Visit the PCM marketplace and check your listed products
Identify any items that are not displaying correctly
Relist those products to restore their visibility
How to relist:
Open your PCM wallet
Navigate to DApps
Click on PiChainMall
Go to Account
Navigate to Seller Center and click on Shop
Click Edit on the specific product and add the new images
Click Save Edit
For new users or sellers, this is also a great time to start listing your products and become part of the growing marketplace.
As we move into this new phase of the journey, your cooperation and active participation will help strengthen and improve the overall experience for everyone in the PCM community, the Pi Community and Crypto at large.

English




