Riswan laha

15K posts

Riswan laha banner
Riswan laha

Riswan laha

@Lahahitam

Membagi apa yg bisa dibagi | #JelajahBalikpapan | Bacalah untuk mengetahui kebodohanmu

Balikpapan Katılım Haziran 2010
1.1K Takip Edilen570 Takipçiler
Riswan laha retweetledi
Prasdianto
Prasdianto@kamentrader·
Ga cuma umat Katolik, semua org. Senin bareng2 tutup rekening BNI. Yg karyawan tutup rekening koran. Yg pengusaha pindahin Payroll. Yg investor, cabut dari BIONS. Yg trader, lepas semua BBNI. Yg nyicil rumah, oper kredit. Mulai Senin.
Billy@Billy_Naravit

Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.

Indonesia
184
5K
15.6K
358.1K
Riswan laha retweetledi
Opposite6888 🇮🇩
Opposite6888 🇮🇩@Opposite6888·
Biaya upgrade suite dan layanan tambahan selama tim berada di Four Seasons Hotel George V Paris disebut TIDAK dibebankan pada SPPD resmi. Sebagai gantinya, biaya tersebut “dikompensasikan” melalui TAGIHAN operasional proyek Fase 1. Pola ini memunculkan pertanyaan.. Apakah pengeluaran non-operasional proyek sedang disamarkan dalam anggaran negara ? Polanya kini terlihat solid dan mengerikan. Paris menjadi tempat lobi tingkat tinggi yang jauh dari jangkauan auditor domestik. Skemanya sederhana tapi mematikan ! ​Sumber dana pembiayaan perjalanan tsb dari markup proyek IT dan logistik di BGN (termasuk anomali anggaran motor, tablet, semir sepatu). Jadi, Vendor (GTI) "menalangi" biaya kemewahan tim pendukung di LN sebagai timbal balik atas pengamanan kontrak melalui Perpres 46/2025. ​ini adalah tim yang sama sewaktu mengelola retret di Magelang dan kini mengelola "kenyamanan" di Paris. ​Ini bukan lagi sekadar persoalan diplomatik di hadapan Emmanuel Macron pasca pertemuan dengan Vladimir Putin tp ini adalah indikasi Gratifikasi Internasional. Uang yang seharusnya menjadi protein bagi anak-anak bangsa diduga telah dikonversi menjadi layanan concierge bintang 5 dan kemewahan kamar Presidential Suite. Netralitas kebijakan nasional tampaknya telah "terjual" di jantung Prancis sebelum kontrak proyek benar-benar ditandatangani di Jakarta.. Rakyat jelantah cukup liat video Hotel George V aja ya, jangan emosi.. 😎
Indonesia
24
103
236
9.9K
Riswan laha retweetledi
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
Terima kasih atensinya, @BNI. Tapi setelah membaca investigasinya, seharusnya ini masalah Anda dengan karyawan Anda. Nasabah seperti Bu Natalia tidak perlu pusing. Ditunggu resolusinya. Yaitu uang jemaat kembali semua.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.@BNI

@Stakof Hai Kak Stakof, maaf ya udah buat Kakak gak nyaman 🙏. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara. Terkait informasi yang beredar, BNI menegaskan bahwa proses penyelesaian kasus Paroki Aek Nabara dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Saat ini, BNI masih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak terkait sebagai dasar verifikasi untuk memastikan jumlah kerugian yang valid. Tanpa data yang lengkap dan sah, proses validasi belum dapat dilakukan. Perlu diketahui juga, peristiwa ini merupakan tindakan oknum di luar sistem perbankan resmi BNI dan tidak mencerminkan operasional BNI. Dalam hal ini, BNI juga merupakan pihak yang terdampak. (1/2)

Indonesia
17
239
809
21.3K
Riswan laha retweetledi
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Guru guru PPPK Penuh Waktu aja banyak yang terancam putus kontrak ditahun ini & Pemerintah seolah lepas tangan bahwa ini adalah masalah daerah. Tapi disaat yang sama, pegawai kopdes jadi pegawai BUMN. Udah bener bener ngelantur
Kompas.com@kompascom

Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih membuka rekrutmen besar-besaran. Pemerintah membuka rekrutmen atau lowongan untuk 30.000 manajer Kopdes Merah Putih yang nantinya akan diangkat menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Baca selengkapnya: nasional.kompas.com/read/2026/04/1… ~RK #kopdes #merahputih #rekrutmen

Indonesia
2
48
48
846
Riswan laha retweetledi
Dosen Penguji
Dosen Penguji@dospeng·
Bukti gagalnya pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja. Semua orang beralih ke sektor informal karena terbatasnya peluang di sektor formal. Saat ini semakin banyak kita temui pedagang seperti ini. Bisa jadi mereka lulusan S1, atau bahkan S2. Bukan. Bukannya mereka sarjana gagal. Tapi mungkin itulah yang paling realistis untuk di jalani saat ini. Coba lihat ke sekeliling kalian, makin banyak kan pedagang di pinggir jalan? Pesan dari saya. Maaf ya kalau jalanan menuju rumahmu sering macet setiap sore. Itu karena ada perut yang perlu diberi makan, SPP yang harus dibayar, Token Listrik yang harus diisi, kontrakan yang hampir jatuh tempo.
Dosen Penguji tweet media
Indonesia
170
3.4K
11.7K
302.3K
Riswan laha
Riswan laha@Lahahitam·
@kumparan Lha ini ga kebalik? Kok yg d monitor yg ngasih pengarahan.
Indonesia
0
0
1
945
kumparan
kumparan@kumparan·
Presiden Prabowo Subianto diagendakan memberi pengarahan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, hari ini, Sabtu (18/4). Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, sebelum ke acara tersebut, Prabowo mengawali harinya dengan berenang di kediaman pribadinya. Setelah itu, Teddy menambahkan, Prabowo akan terbang ke Magelang. Saat ini, Ketua DPRD seluruh Indonesia memang tengah menjalani Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang dikemas dalam bentuk retreat nasional di Akademi Militer. Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari. Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepemimpinan nasional yang sebelumnya juga telah diikuti kepala daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota. 📸: Dok. Instagram @sekretariat.kabinet. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | tweetshot | R158 | R169 | E051 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan tweet mediakumparan tweet media
Indonesia
157
58
271
118.2K
Riswan laha retweetledi
Suwakir
Suwakir@zsouwakr·
@kumparan System ketatanegaraan Indonesia ini membingungkan, Presiden, DPR itu katanya sejajar. Trus DPRD juga apa hubungannya dengan Presiden, bisa menyalah gunakan wewenang nantinya
Indonesia
0
8
41
5K
Riswan laha retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia. Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998. Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa. Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta. Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas. Hasilnya sangat ekstrem. Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta. Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai. Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah. Ribuan orang mati dibantai. Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan. Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop. Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek. The Rape of Jakarta. Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah. Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total. Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar: 1. Kostrad 2. Kodam Jaya 3. Kopassus Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal. Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya. Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh? Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun. Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja? Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat? Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan? Tentu, tentara hanya mengikuti perintah. Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat? Siapa sih komandan-komandannya saat itu? Oh, berarti muncul 3 nama: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan. Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut. They-Who-Must-Not-Be-Named. Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin. Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
tempo.co@tempodotco

Terima Hercules di Kantornya, Seskab Teddy: Kawan Lama

Indonesia
109
12.1K
25.4K
1.1M
Riswan laha retweetledi
ruhulmaani
ruhulmaani@ruhulanakgaul·
Nadiem berhasil SKAK MATI saksi ahli auditor muda BPKP! Nadiem tanya kenapa auditor menghitung harga wajar menggunakan metode COSTING yang mengabaikan harga wajar di pasar. Harusnya kan didasarkan pada harga wajar pasar. Auditor tersebut bilang, "Karena harga pasar saat itu sudah bukan harga wajar. Harga tersebut sudah dipengaruhi oleh demand tunggal yaitu harga pengadaan dari pemerintah. Dan Nadiem pun langsung bantah, "Lha kok aneh?! Pada saat itu kan BELUM DILAKUKAN pengadaan oleh Pemerintah. Kok Bapak bisa bilang, harga pasar saat itu DIPENGARUHI oleh pengadaan laptop besar-besaran oleh pemerintah yang menyebabkan harga pasar tidak wajar?! Lha wong proses pengadaan alias tender saja belum dilaksanakan, kok!". PLAK!!
Indonesia
162
2.1K
9.3K
395.1K
Riswan laha retweetledi
Ali 👊🏻
Ali 👊🏻@mhuseinali·
Halo @BNI Kalau kasus Suster Natalia uang jemaatnya gak bisa dikembaliin, saya tutup rekening ya.
Indonesia
575
9.7K
45K
1.4M
Riswan laha retweetledi
Tom Wright
Tom Wright@TomWrightAsia·
BREAKING; Indonesia’s Attorney General has charged Ibam with 15 years in prison and IDR16.5b in fines. Let’s be clear, there is no crime. This is a political witch-hunt by dark forces who didn’t like changes in the education ministry. Indonesia’s legal system is broken. Verdict in two weeks.
Tom Wright@TomWrightAsia

Meet Ibrahim Arief. A top-tier Indonesian engineer involved with some of the nation's best-known tech unicorns. Now he's under arrest, awaiting trial in a politicized case that's deeply hurting Indonesia's reputation. His story is distressing. 1/6

English
91
5.3K
9.6K
287.5K
Riswan laha retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
792
10.8K
37.7K
2.2M
Riswan laha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Tidak ada. Tapi faktanya beda cerita. Fakta pahit yang perlu semua orang tahu: Satu standar biaya perjalanan dinas luar negeri pejabat Indonesia. Berdasarkan PMK yang berlaku pejabat setingkat menteri mendapat uang hotel hingga USD 500-900 per malam tergantung negara tujuan. Di kota seperti New York, London, atau Tokyo itu setara Rp8 sampai Rp14 juta per malam. Untuk kamar hotel. Satu malam. Sementara UMP Jakarta 2026 sekitar Rp5,3 juta per bulan. Artinya satu malam tidur pejabat dinas di luar negeri bisa setara dua sampai tiga kali gaji bulanan pekerja Jakarta. Dua siapa yang bayar? APBN. Uang pajak rakyat. Uang yang sama yang sekarang dipotong habis-habisan atas nama efisiensi anggaran. Di saat yang sama: Anggaran perpustakaan dipotong Anggaran pendidikan dasar dipotong Anggaran puskesmas di daerah terpencil dipotong Guru honorer masih ada yang digaji Rp300.000 per bulan Tapi standar hotel pejabat dinas tidak pernah masuk daftar yang diefisiensi. Tiga apa yang sebenarnya terjadi di lapangan: Banyak pejabat yang tidak hanya pakai jatah hotelnya tapi mengambil selisih dengan cara menginap di hotel yang lebih murah dan mengantongi sisanya. Ini bukan rahasia. Ini sudah lama jadi praktik yang "dimaklumi" dalam budaya birokrasi Indonesia. Standar ditetapkan setinggi-tingginya bukan karena kebutuhan operasional tapi karena selisihnya bisa jadi penghasilan tambahan yang tidak terlihat di laporan. Bukan karena mereka butuh kenyamanan itu untuk bekerja efektif. Tapi karena sistemnya memang dirancang demikian dan tidak ada yang mau mengubahnya karena semua yang punya kekuasaan untuk mengubahnya adalah penerima manfaatnya. Pejabat dinas ke luar negeri pakai hotel mewah bukan karena mereka butuh kasur empuk untuk berpikir lebih jernih. Mereka butuh kasur empuk karena sistemnya membolehkan dan tidak ada yang cukup peduli atau cukup punya kuasa untuk menghentikannya. Dan selama rakyat yang membayar pajak tidak tahu berapa yang dihabiskan untuk apa dan apa hasilnya maka ini bukan sekadar pemborosan. Ini adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan publik yang terjadi setiap hari dengan tenang di balik kuitansi hotel yang tidak pernah diperlihatkan ke siapapun.
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata

Masih belum paham apa urgency seorang pejabat harus tinggal di hotel super mewah ketika dinas di luar negeri.

Indonesia
11
69
136
12K
Riswan laha retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Saya usul kembali ke buku matematika SD tahun 90an. Buku fisik dan semua harus punya. Buku ini, materinya sederhana dan diulang-ulang. Kalimat yang digunakan sangat efektif, sederhana, singkat, dan mudah dipahami. Tidak terlalu banyak gambar² ilustrasi yang mengalihkan perhatian anak saat belajar. Anak ke sekolah tidak perlu bawa hape. Orangtua didiklat soal screen time dan harus menerapkan di rumah pakai aplikasi parental kontrol. Tidak usah menggunakan media pembelajaran digital selama SD. Kecuali guru dan orangtua MEMILIKI LITERASI DIGITAL YANG TINGGI.
listyantidewi tweet medialistyantidewi tweet medialistyantidewi tweet medialistyantidewi tweet media
IF@IFnubia

ANAK SMA GAK BISA NGITUNG! Kurang lebih begitu judul provokatif di beberapa video pendek yang sempat saya tonton. Saya kurang percaya. Apa iya: penjumlahan, pengurangan, pengalian, dan pembagian dasar saja, lambat? Sampai akhirnya beberapa hari terakhir mengharuskan berinteraksi lumayan intens dengan beberapa anak SMA baru (akan) lulus di sebuah kabupaten pesisir. Remaja dengan aktivitas biologis sedang galak-galaknya, banyak menghabiskan waktu scrolling tiktok, sekolah asal lulus, tapi bisa makan MBG sampai 5 ompreng karena sekolah mereka selalu diberikan jatah lebih. Muridnya sedikit. Bagusnya: mereka mau mengerjakan apa saja asal "bisa hidup". Mulai dagang cilok di gerobak dorong, membantu di warung, sampai jadi tulang urut panggilan. Ternyata benar, mereka sangat lambat berhitung. Perkalian dasar setingkat SD saja lemah. Perlu bermenit-menit menghitung 8 kali tiga. DELAPAN KALI TIGA! sampai-sampai seluruh jari tangannya dikeluarkan semua, dipakai menghitung dengan cara menjumlahkan. Saya mengurut dada. Dada sendiri. Sedih. Kecewa. Marah. Semua campur aduk. Bukan marah kepada mereka pribadi, karena biar bagaimana, mereka adalah PRODUK pendidikan. Pendidikan formal di sekolahan, di rumah, dan di lingkungan. Dan, ini saya sampaikan kepada mereka pelan-pelan dengan bahasa amat sederhana. Bahasa sederhana yang sekiranya dipahami oleh mereka yang seumur hidup belum pernah membaca satu buku pun hingga tuntas. Bukan salah menteri dengan kebijakan asal-asalannya, karena jangan-jangan mereka pun TIDAK PAHAM atau di bawah todongan. Pun bukan salah sekolah, apalagi orang tua. Yang tidak tahu tidak bisa dikenakan delik, bukan? Abad-21 dipenuhi piranti canggih, namun pengguna kecanggihan tersebut kalah telak oleh generasi dua ribu tahun lalu, atau abad pertengahan, jauh sebelum renaissance. Kala itu manusia usia belasan tahun sudah siap mandiri, sendiri mengarungi kehidupan. PR terbesarnya kemudian: bagaimana 'menyembuhkan' mereka, yang semula sebagai PRODUK GAGAL sistem pendidikan, menjadi generasi tangguh, terampil, cerdas sekaligus mandiri di tengah tantangan dunia yang semakin berat? Berat. Sangat berat. *** Stella, ini buktinya. Tiap hari makan MBG sampai 5 ompreng pun TIDAK bikin cerdas.

Indonesia
166
2K
5.1K
119.1K
Riswan laha retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Mungkin kita semua sudah lupa, bahwa pendidikan adalah aktivitas sosial...
Indonesia
0
16
72
5.8K
Riswan laha retweetledi
Ancy, CCE, CBP, HMN, BALM
Ancy, CCE, CBP, HMN, BALM@AnalisaCrypto·
Ringkasan tulisan istri Ibam: ~ Ibam dikenal tidak money oriented dan sering bantu dengan tulus ~ Sudah ±16 tahun berkontribusi di bidang teknologi untuk negara ~ Pernah menolak tawaran puluhan miliar demi pengabdian ~ Dituntut 15 tahun penjara + denda Rp16,9 miliar ~ Jika tidak bayar → tambahan 7,5 tahun (total 22,5 tahun) ~ Bukan pejabat negara, hanya konsultan yayasan ~ Tidak digaji dari APBN dan tidak punya kewenangan pengadaan ~ Tidak pernah mengarahkan pengadaan, justru menyarankan uji coba ~ Keputusan pengadaan dibuat oleh pejabat Eselon I ~ Nama Ibam dicatut dalam SK tanpa sepengetahuan ~ Tidak ada tanda tangan Ibam dalam dokumen ~ Tidak ada aliran dana ke Ibam (diakui dalam tuntutan) ~ Kenaikan harta Rp16,9 M dari saham lama sebelum jadi konsultan ~ Bukti tersebut ditolak oleh JPU ~ Pejabat lain terima suap ratusan juta tapi tidak jadi tersangka ~ Ada yang terbukti terima miliaran, dituntut lebih ringan (6 tahun) ~ Ibam tanpa aliran dana justru dituntut 22,5 tahun ~ Ahli IT menyatakan masukan Ibam netral, profesional, sesuai prosedur ~ Keputusan tetap sepenuhnya di tangan kementerian ~ Keluarga kehilangan penghasilan selama 1 tahun ~ Tabungan habis untuk biaya hukum dan medis ~ Kondisi kesehatan Ibam (jantung) memburuk ~ Saat ini tinggal menunggu putusan hakim ~ Keluarga berharap keadilan sesuai fakta persidangan ~ Ibam dianggap korban, bukan pelaku ~ Ada dugaan dikambinghitamkan dalam sistem ~ Ajakan untuk menyuarakan keadilan agar tidak terulang lagi
Ibrahim Arief@ibamarief

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)

Indonesia
25
924
1.6K
67.4K
Riswan laha retweetledi
Bivitri Susanti
Bivitri Susanti@BivitriS·
ASN = Aparatur Sipil NEGARA. Mengabdi ke negara buat mengurusi warganya. Mrk bukan abdi pemerintah, apalagi presiden. Bongkar pikiran negara=pemerintah. Bongkar feodalisme. Presiden bukan raja. Ini republik. Dungu banget yg nyerang2 @feriamsari krn dia ASN.
Indonesia
140
1.8K
3.9K
90.8K