(Jirri Tudur)

69K posts

(Jirri Tudur) banner
(Jirri Tudur)

(Jirri Tudur)

@Last__Sword

Jakarta Barat, DKI Jakarta Katılım Aralık 2017
985 Takip Edilen979 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
DUKUNGAN EKSPONEN 98 & MASYARAKAT ANTI KKN KEPADA KPK : USUT TUNTAS DUGAAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG KAESANG & GIBRAN SESUAI LAPORAN DOSEN UNJ UBEDILAH BADRUN KEPADA KPK - Tandatangani Petisi! chng.it/N48jQGVk lewat @ChangeOrg_ID
Indonesia
4
9
25
0
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Editornya kecolongan. Padahal video resmi Presiden. Videonya ada di reply.
SobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet media
Indonesia
593
3.7K
33.1K
1.7M
detiksulsel
detiksulsel@detiksulsel_·
Sepuluh orang pendulang emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, tewas dibunuh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pimpinan OPM Dejang Heluka sempat membuat pernyataan lewat video usai membunuh para korban. detik.com/sulsel/hukum-d… #OPM #yahukimo #detikSulsel
Indonesia
87
212
1.2K
247.2K
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@KakekHalal jadi boneka jilid 2, teringat jokowi yg dengan noraknya divideoin sama puan lagi duduk dimeja depan mega, kek anak sd yg lagi ujian lisan
Indonesia
0
0
0
61
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Andai saat itu Ganjar Pranowo yang terpilih menjadi presiden, mungkin arah kepemimpinan Indonesia akan terasa lebih tenang, merakyat, dan fokus pada pembangunan manusia. Banyak orang kini merasa kecewa karena harapan itu tidak terjadi, sementara kenyataan justru dipenuhi janji-janji besar yang dianggap hanya sekadar omon-omon tanpa hasil nyata bagi rakyat kecil. Di tengah kondisi ekonomi yang masih berat dan berbagai persoalan yang belum terselesaikan, muncul anggapan bahwa Indonesia kehilangan kesempatan dipimpin oleh sosok yang lebih sederhana, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat bawah.
KakekHalal tweet media
Indonesia
373
90
447
61.4K
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@fajarnugros intinya lu benci aja udah. lagian penyepong mulyono dua periode ditanggepin sih
Indonesia
0
1
3
54
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Andai pas Pilgub gak bawa2 politik identitas mungkin saya udah jadi pendukungnya..
Indonesia
1.2K
70
583
4.3M
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@hanifproduktif kalo udah kaya, berarti ancaman cancel kalian tuh gak ngaruh guys, coba aja di test 😂
Indonesia
0
1
0
115
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Ingfluencer 02 udah pada mulai cuci tangan takut kena cancel wkwkwk Gokil diajak temen baik buat bikin post yang dibaca sama 800ribu followers
Hanif | AI For Productivity tweet mediaHanif | AI For Productivity tweet media
Indonesia
453
4.2K
17.4K
501.9K
Benidictus Siregar
Benidictus Siregar@Benidictivity·
Pemuka agama yang terkenal di sosmed dan youtube itu kayaknya memang buzzer. Isu terkini apapun dia bahas di sosmednya kecuali isu yang menyangkut pemerintah apalagi pimpinan tertingginya. 🤣🤣🤣 Coba deh cek IGnya. 😊
Indonesia
76
110
2K
286.9K
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@ulil halah, bangsat kau, 🤣, kemarin lu juga bilang yaqut gak korupsi. kentut kau.
Indonesia
1
0
1
398
Ulil Abshar-Abdalla
Saya percaya Nadiem bersih. Mungkin kebijakannya ada yg tidak disukai; namanya jg kebijakan, pasti ada pro-kontra. Tetapi dia tidak korupsi.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada yang gue rasa perlu dibahas lebih dalam soal kasus Nadiem dan ini bukan soal membela dia secara membabi buta. Ini soal menelusuri logika di balik kenapa kasus ini tiba-tiba meledak sekencang ini. Karena kalau lo telisik lebih dalam, ada pola yang sangat menarik dan sangat tidak nyaman untuk diabaikan. Apa yang sebenarnya Nadiem bangun selama jadi Mendikbud: Di era Nadiem, lahir satu sistem yang namanya SIPLah Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah. Platform digital untuk pengadaan barang dan jasa menggunakan dana BOS dan BOP. Artinya apa? Setiap transaksi tercatat online. Setiap pelaporan bisa dilacak. Nota kosong jadi jauh lebih sulit digunakan. Markup jadi jauh lebih sulit disembunyikan. Selama puluhan tahun sebelumnya dana BOS adalah salah satu ladang basah yang paling mudah dimainkan di tingkat sekolah sampai dinas. Nota fiktif, pengadaan barang yang tidak pernah ada, markup harga yang masuk kantong oknum. Semua itu bisa berjalan mulus karena sistemnya manual dan tidak bisa diaudit dengan mudah. Nadiem menutup lubang itu. Sertifikasi guru yang ikut didigitalisasi: Sebelumnya sertifikasi guru identik dengan biaya hotel, konsumsi, transportasi, administrasi tatap muka yang semuanya bisa di-markup dan bisa jadi sumber komisi bagi pihak-pihak tertentu. Di era Nadiem sebagian besar proses ini dipindahkan online. Lebih efisien. Lebih murah. Dan jauh lebih sulit untuk dimainkan anggarannya. Chromebook dan ekosistem Google yang sebenarnya paling mengancam siapa: Ini yang paling penting dan paling jarang dibahas. Kalau sekolah pakai Windows lisensi Windows 11 Home saja Rp2,6 juta. Microsoft Office saja Rp2,2 juta. Per laptop. Dikali ratusan ribu sekolah di seluruh Indonesia. Angkanya fantastis. Dan karena banyak yang pakai bajakan ada ruang untuk markup seolah-olah membeli lisensi asli padahal tidak. ChromeOS dan Google Workspace for Education? Gratis untuk institusi pendidikan. Tidak ada lisensi yang perlu dibeli. Tidak ada celah untuk markup lisensi software. Jadi pertanyaannya bukan hanya soal apakah Chromebook bagus atau tidak untuk pendidikan. Pertanyaannya adalah: siapa yang selama ini menikmati ekosistem pengadaan software berbayar di sekolah-sekolah Indonesia dan siapa yang dirugikan ketika ekosistem itu diputus? Polanya terlalu jelas untuk diabaikan: Digitalisasi SIPLah menutup celah korupsi pengadaan. Digitalisasi sertifikasi menutup celah markup pelatihan. Chromebook dan Google Workspace menutup celah markup lisensi software. Audit anggaran jadi lebih mudah karena semuanya tercatat digital. Dan kemudian tiba-tiba kasus Nadiem meledak. Dengan tuntutan 27 tahun. Dengan uang pengganti Rp5,6 triliun yang bahkan diambil dari nilai IPO Gojek di SPT pajak bukan dari uang yang terbukti masuk ke kantong Nadiem. PPATK sendiri tidak menemukan satu sen pun aliran dana ke Nadiem dari siapapun. Kalau ini murni kasus hukum kenapa tuntutannya lebih besar dari pembunuh dan teroris? Kenapa uang penggantinya diambil dari aset yang tidak ada hubungannya dengan dugaan korupsi yang dituduhkan? Gue tidak bilang Nadiem sempurna. Gue tidak bilang semua kebijakannya benar. Tapi ada pertanyaan yang jauh lebih besar di balik kasus ini: Siapa yang paling diuntungkan dari kembalinya sistem lama yang serba manual, serba gelap, dan serba susah diaudit? Dan apakah orang-orang itu memiliki kepentingan — dan kemampuan untuk memastikan bahwa orang yang menutup ladang mereka itu tidak bisa berbuat apa-apa lagi? Kalau jawabannya iya maka yang sedang kita saksikan bukan penegakan hukum. Itu pembunuhan karakter sistematis terhadap orang yang paling banyak menutup pintu korupsi di dunia pendidikan Indonesia.

Indonesia
60
19
87
37.9K
MANTO
MANTO@KangManto123·
Fakta
MANTO tweet media
Svenska
270
12.5K
69.6K
897.3K
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
Tom Lembong aja divonis 4,5 tahun Nadiem ? Tom Lembong, publik hampir satu arah, bela Nadiem, publik terpecah dan terpolarisiasi
Indonesia
31
20
184
15.2K
Takayama_Zero
Takayama_Zero@RaidenKevin17·
Hari gini bikin tipu-tipu dan rekayasa lulusan kuliah di luar negeri! Kasihan banget tuh orang tuanya kalau sampai ketahuan itu beneran palsu dan rekayasa! 😅
Indonesia
171
438
4K
360.8K
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@RidhaIntifadha btw ada gak om , kasus korupsi dengan kerugian besar yg vonisnya juga sepadan dgn dampaknya selain nadiem?
Indonesia
0
0
0
347
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@sibambaang sepertinya gak ngaruh deh, klo aktivitas fisik bisa mencegah, noh di tempat gym banyak spesiesnya
Indonesia
0
0
0
15
Bambang
Bambang@sibambaang·
Ngomongin soal LGBT, kemarin sempat ngobrol sama ustad-ustad saya. Kebetulan kami sedang membuka pesantren dan SMP. Ada yang usul supaya diadakan kegiatan fisik untuk menghindari benih-benih penyaluran hasrat anak puber yang menyimpang. Karena saya tidak pernah mondok, saya belum terlalu mengerti urgensinya, sebab namanya pondok kukira pasti alim-alim santrinya. Tidak perlu khawatir. Tapi karena ustad-ustad saya dari kecil udah mondok jadi paham betul bagaimana penyimpangan ini rentan sekali terjadi di dalam pondok Untuk meyakinkan, beliau-beliau bercerita pengalaman masing-masing saat mondok. Saya kaget selama mereka cerita detail momen-momen saat dilecehkan sewaktu kecil di pondok. Kalian bisa bayangin deh kalau jadi saya saat tahu seorang ustad pendiri pondok, dosen, lulusan mesir, yang dihormati di almamater kampus, dulu pernah mengalami hal seperti itu. Beliau bahkan sampai menyimpulkan bahwa LGBT itu tidak bisa sembuh meski menikah secara normal. Yang bisa dilakukan hanya mengendalikan. Beliau menyimpulkan begitu karena beliau tahu ada satu tokoh hafidz pemegang belasan sanad (jika saya sebutkan barangkali kita semua tahu terutama yang ada di dunia pesantren), yang masih punya kecenderungan ke sesama jenis. Bisa jadi benihnya muncul saat kecil di pondok. Subjek LGBT bisa muncul dari objek. Objek yang terus menerus mengalami perlakuan dan tidak melawan, lama kelamaan bisa menjadi subjek (pelaku) karena momen saat masa-masa puber akan terus membekas sampai dewasa. Yang lebih mengagetkan, ternyata tidak hanya santri putra yang begitu. Santri putri pun ada. Dulu ustad saya yang lain sampai membatalkan pendaftaran anaknya di pondok karena ada informasi kalau di pondok tersebut “sarangnya” benih lesbian. Padahal beliau sudah membayar uang gedung 20jt dan tidak bisa diminta kembali. Setelah dikaji, penyebab terbesar penyimpangan seksual di pesantren adalah karena minimnya aktivitas fisik untuk menyalurkan energi dan hormon masa pertumbuhan santri. Kami pun berpikir untuk mengadakan fasilitas lap. badminton, voli, fitnes, dan pilates untuk santri perempuan. Sekaligus menambah jam kegiatan fisik tersebut. Bayangkan, ada berapa banyak ponpes yang mau dan mampu mengadakan fasilitas serupa. Ada berapa banyak pesantren yang punya potensi menjadi benih suburnya objek dan subjek lgbt. Apakah ada cara lain untuk mengantisipasi penyimpangan tersebut?
Bambang tweet media
Indonesia
61
80
405
53K
(Jirri Tudur)
(Jirri Tudur)@Last__Sword·
@PecintaSejarah2 yg gue penasaran ini si nadiem pernah nyebut nama jokowi kah, ampe hukumannya kek gitu?
Indonesia
0
0
0
143
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)@PecintaSejarah2·
Analoginya sederhana, Nadiem diibaratkan pasien, sedangkan Jamdatun sebagai dokternya. Pasien BERKONSULTASI kepada dokter mengenai menu makanan yang harus dikonsumsi, dokter tau bahwa menurut rekam medis pasien tersebut memiliki GEJALA diabetes. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka dokter MENYARANKAN agar pasien tidak lagi mengkonsumsi gula tebu, namun menggantinya dengan gula dari daun stevia. Pasien yang merasa bahwa dirinya sehat tidak mengindahkan sara dari dokter, dia tetap mengkonsumsi gula tebu. Setahun berlalu, pasien mulai merasa ada perubahan drastis pada tubuhnya. Dia mengalami disfungsi ereksi dan muncul bercak hitam di area lipatan tubuh (seperti leher atau ketiak), yang menjadi tanda resistensi insulin. Perubahan tersebut diketahui oleh istri si pasien, dia memaksa agar suaminya pergi ke RS untuk memeriksakan kesehatan, hasil medical check up menunjukkan bahwa kadar gula darah pasien meningkat dan melebihi ambang batas sehingga menyebabkan rusaknya pankreas. Dokter menyarankan agar pasien menjalani perawatan, namun pasien menolak dan justru balik menyalahkan dokter. Alasannya dia sudah pernah berkonsultasi dengan dokter... Kan aneh banget ini pasien.. 🙈 Begitulah kira-kira yg terjadi dengan Nadiem, dimana dia memang pernah BERKONSULTASI dengan Jamdatun untuk meminta saran terkait rencana kebijakan pembelian laptop. Karena Jamdatun mengetahui bahwa perusahaan Gojek milik Nadiem pernah disuntik investasi oleh Google pada tahun 2017, ketika itu Nadiem belum dilantik menjadi menteri. Berdasarkan fakta tersebut, guna mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam program pengadaan laptop, Jamdatun membuat garis merah dengan menyarankan pembelian laptop berbasis windows. Mendapatkan saran tersebut, Nadiem malah ngeyel dam kekueh membeli laptop chromebook, akhirnya kini terlibat kasus hukum dan Nadiem dianggap t telah memperkaya korporasi. Nadiem gak terima lalu mencoba meraih simpati masyarakat dengan menyebarkan isu bahwa dibalik kebijakan yang diambilnya selalu berkonsultasi dengan Jamdatun, namun tidak menjelaskan bahwa dalam pengambilan keputusan dirinya sama sekali tak mau mengikuti saran dari Jamdatun. Ya, konsultasi yang dilakukan oleh Nadiem cuma formalitas belaka, guna melegitimasi keputusan yang telah ditetapkan jauh sebelum dia menjabat sebagai menteri. Begitulah modus yang coba disembunyikan oleh Nadiem dari perhatian publik.
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN) tweet mediaPecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN) tweet media
222 Mountains For 🇵🇸@kafiradikalis

...Yang anggap Nadiem polos cuma 2 kemungkinan aja: 1. Gblk 2. Denial Pamannya Nadiem (adik kandung ayahnya) adalah ex kepala BAIS (dulu BIA). Kalo lu tumbuh di lingkungan yg mana anggota keluarga menjabat kepala intelijen yah mustahil lu bisa polos memandang hidup... (``,)

Indonesia
104
236
850
186.9K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Warganet bisa-bisanya nemu 'Arsip' begini yak. Emang berbakat jadi intel. Pasti pada bertanya2 siapa gerangan. Link Youtube di kolom reply.
SobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet media
Indonesia
182
165
2.7K
985.2K
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
owalah, beras mahal karna stok di gudang bulog ga di rilis ke pasar. mentan sengaja tahan stok bulog, biar pas laporan ke presiden berasnya banyak terus. menteri dongo !!!
Indonesia
443
4.8K
16.8K
280K
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Pernah liat di thread. Berita internasional, kunjungan presiden RI yg maraton, multi negara. Ada org luar komen dlm english. Intinya krg lbh dia blg: "Percuma gencar promosiin investasi di negerimu. itu bos gojek yg konsepnya revolusioner, buka jutaan lap kerja, idenya ditiru bnyk negara, malah masuk pengadilan krn tuduhan berbau kriminalisasi, pdhl dia asli bangsamu sndri. Mana ada investor mau percaya naruh duit di negerimu dg kondisi hukum yg tdk pasti. Mending ke SG, MY, atau vietnam" cc:alrogritm
Indonesia
230
10.8K
36K
596.2K
Indonesnews
Indonesnews@pendapatpribumi·
Ini golongan ibu ibu belok kanan sein kiri! Giliran ditegur nyolot. Seorang ibu muda sengaja melepaskan anaknya untuk main plosotkan di area skatepark stadion maulana yusuf kota serang banten, dengan alasan bahwa skatepark tersebut adalah tempat umum. Sebagian netizen menyalahkan si atlet bmx bernama akun tiktok amfarhaan_ karna tampak menahan diri dan akhirnya terjatuh, kenapa tidak sekalian di “senggol saja” ungkap netizen
Indonesia
701
892
6.9K
619.9K