Louis Timotius

7.5K posts

Louis Timotius banner
Louis Timotius

Louis Timotius

@Lightcross

Stop calling them elites, they are PARASITES. $CKB $DGB $ADA $XDC $HOT $THETA $LTC $VELO

Katılım Temmuz 2009
219 Takip Edilen219 Takipçiler
pain
pain@paaiinnnn·
Hey @grok bring this pictures into real life !!
pain tweet media
English
306
274
6.1K
2.6M
CapitalisGanMarc
CapitalisGanMarc@Capitalisborju·
@Inie_UtyCute Niat banget bikin video Fitnah beginian., ikut nyebarin fitnah pula ini akun. Keji sekali.
Indonesia
0
1
4
1.7K
🅽🅸🅲🅺🆈 🅰🆁🆃🅰 🇮🇩
Dongeng sebelum tidur dari suatu dinasti yang pernah berkuasa Entah benar - entah hanya sebatas gosip saja. Hanya mereka & tembok rumahnya saja yg tahu kebenarannya.
Indonesia
64
248
1.3K
495.3K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@h_radite @muhammadarzans1 @ARSIPAJA @piyopikavet Justru yg jd pertanyaan, mengapa CEO perusahaan terbesar Cheng Du, malah mengambil bocah kemayu macam gini utk jadi sekretris? Bukankah masih banyak gadis miskin yg bisa dijadikan sekretaris? Seri 2 nya lanjut pls
Indonesia
0
0
0
99
Jejak digital.
Jejak digital.@ARSIPAJA·
Seskab Teddy: "Pokoknya ada"
Jejak digital. tweet media
Indonesia
1.1K
1.5K
5.4K
2.9M
Indonesian Poop Base
Indonesian Poop Base@iPoopBased·
Teddy Indra Wijaya, when asked whether Prabowo Subianto is monocotyledon and dicotyledon: "Pokoknya Ada."
Indonesian Poop Base tweet mediaIndonesian Poop Base tweet media
Indonesia
121
1.6K
7.3K
213.8K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@itsquaileggs Balik nama stnk jalur cepat nambah 500rb Jalur normal, 6 bulan Tapi itu di konoha yg aph nya BANG SATe ayam Kalo di indonesia mah kagak.
Indonesia
0
0
0
16
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@papua_muslim95 Harusnya jek sendiri yg repot. Ini ternak2 ga ada legal standing, main lapor dan maksa. Kan yg merasa dicemarkan nama baiknya si jack
Indonesia
0
0
0
97
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@DokterTifa Strategi pecah belah, tujuannya memisahkan anda dengan bpk Refly. Spy lebih berjarak lagi. Pdhl ya selama ini biasa aja kalo teman ngobrol ama ketawa2. Skrg mereka mau bikin spy kalian berjarak
Indonesia
0
0
0
185
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Isu murahan berisi fitnah disampaikan orang sinting, yang bahkan mengurus dirinya sendiri saja tidak mampu, kok ditanggapi. Buang-buang waktu. Di depan mata banyak sekali persoalan besar yang sudah dan bakal terjadi: Perang Dunia III dengan segala dampak yang harus segera dicarikan solusinya bagi rakyat, karena bakal ada kelangkaan BBM, bencana kelaparan, pandemi yang sudah disiapkan, bencana kelaparan, banyak sekali yang membutuhkan pemikiran dan tindakan konkrit.
Dokter Tifa tweet mediaDokter Tifa tweet media
Indonesia
100
189
716
23.2K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@P3gEl Saya dulu (belasan tahun lalu) aja sewa editor macam gt buat wedding biayanya 50jt brai. Dia bawa kamera macam2 ama bbrp kru. Apa harusnya saya gak usah bayar ya dulu itu? Harusnya kan nol rupiah ya?. Fix dulu gue kemahalan bayarin editor. 🤪🤪
Indonesia
1
0
1
74
5tePh3N
5tePh3N@P3gEl·
Kronologi pekerja seni ditetapkan sebagai tersangka korupsi
Indonesia
35
588
1.4K
21.2K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@ainurohman Cara jawabnya lebih gemulai drpd ivan gunawan. Dah itu aja. Ga berani komen lebih lanjut.
Indonesia
1
9
47
6.6K
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
✅Bagi2 100 ribu kupon. ✅Setiap kupon berharga Rp 500 ribu. ✅Pos anggarannya? "Pokoknya ada." Jika pemegang otoritas administratif tertinggi spt Sekkab dgn arogan dan enteng pakai frasa membunuh akuntabilitas kayak gini, berarti ada sinyal bahwa tertib administrasi negeri ini bisa dgn gampangnya diterabas demi kepentingan2 pragmatis. Ngeri bener pengelolaan negara ini..
Jejak digital.@ARSIPAJA

Seskab Teddy: "Pokoknya ada"

Indonesia
201
5.4K
9.9K
295.3K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@DedynurPalakka Kesana tuh wajib nanya, "dulu kuliah fakultas kehutanan jurusan apa pak?" Nah ntar dr jawabannya baru kamu bisa tau jack itu spt apa.
Indonesia
0
0
1
105
Dedy Nur
Dedy Nur@DedynurPalakka·
"Jokowi : Sisi Lain" Pengalaman Pribadi Sore itu disebuah coffee shop kecil disudut salah satu jalan paling padat di kota Bali saya terlibat diskusi yang cukup intenst dengan istri saya, topiknya juga sebenarnya tidak sederhana "bagaimana kalau kita ke Solo bertemu dengan Bpk Presiden ke 7 Republik Indonesia" Istri saya awalnya agak ragu dan sempat bertanya dengan nada skeptis, apa mungkin kita berdua bisa bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia sementara saya dan istri tidak punya kontak langsung dengan orang-orang yang bisa mengatur jadwal. Karena tau sendiri bagaimana ketatnya protokol istana. Orang-orang yang tidak punya kepentingan yang jelas tentu saja ngga akan diijinkan untuk masuk bertemu dengan orang-orang penting seperti Presiden. Begitu kira-kira skenario yang beredar di kepala saya dan istri, sambil duduk minum segelas cappuccino didampingi dengan menu andalan kami yaitu Burger dan French fries. Lalu semua bubar, rencana yang tadinya bersemangat tiba-tiba hilang karena ada semacam keraguan, benarkah orang-orang biasa seperti kita bisa bertemu dan bersalaman langsung dengan Jokowi yang sudah menjadi tokoh Sentral dalam politik Indonesia. Hari berlalu, rencana yang semula bersemangat lalu hilang begitu saja. Tapi kemudian entah mengapa saya ingat pada saat itu saya pernah berkenalan dengan kawan di X yang cukup aktif ber-interaksi dari sana semangat itu kembali menyala karena menurut dia bertemu dengan Bpk Jokowi tidak serumit yang dibayangkan oleh banyak orang. Dari interaksi itulah saya dan istri ngga banyak diskusi lagi, kami langsung pesan tiket Bus Bali-Solo. Perjalanan darat yang tidak bisa dilupakan, karena banyak hal dalam perjalanan yang kami saksikan. Tiba di Solo kawan X ini langsung menyambut dengan hangat, diajaklah kita keliling lihat-lihat kota Solo, sebelum besoknya antri di depan pagar yang hari ini di ganti menjadi "tembok" oleh mereka yang kelihatannya masih marah sama sikap politik Jokowi di masa lalu. Tapi bodoh amatlah sama ketidaksukaan personal mereka pada sosok Jokowi, yang jelas saya dan istri antri bersemangat pagi-pagi bersama warga masyarakat yang pada saat itu juga ikut antri. Ngga banyak keribetan berarti kami akhirnya bisa bersalaman dan bertemu langsung dengan sosok sederhana bernama Jokowi. Memang menurut pengamatan saya secara langsung label sederhana yang melekat pada diri beliau adalah faktual ngga dibuat-buat, karena sesuatu yang dibuat-buat biasanya ngga bertahan lama, ia luntur oleh waktu. Tapi untuk sosok seperti Jokowi inilah identitas natural dari beliau. Saya ingat kata perkata yang pertama kali keluar dari mulut beliau : Jokowi : Dari mana? DNP : dari Bali pak. Jokowi : Denpasar? DNP : dari Kuta pak. Selesai Lalu kami bertiga berfoto bersama. Saya dan istri akhirnya bisa menjawab satu hal dari keraguan yang pernah membuat perjalanan saya ke Solo tertunda, ternyata apa yang sering muncul dalam pikiran kita tidak selalu benar. Kita harus berani menguji sendiri apa yang membuat kita ragu. Jokowi adalah sosok yang menurut saya pribadi sangat kuat karena ia tampil otentik dan apa adanya. Saya ingat tulisan dari seorang pemikiran politik terkemuka yang juga sering disalah pahami ia bilang "hanya sedikit yang tau aslinya kamu, orang lain ngga tau asilnya kamu, yang mereka tau adalah bayangan yang beredar dalam pikiran mereka" kira-kira begitu terjemahan saya atas pikiran Nicolo Machiavelli.
Indonesia
32
14
70
8.5K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@DokterTifa Dokternya kan sudah divaksin? Vaksinnya gagal atau bagaimana? Apa isi vaksin campak tsb sama dengan varian campak yg ada di Indonesia? Atau isinya varian virus campak tipe lain?
Indonesia
1
1
4
630
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
CAMPAK INI BIOLOGICAL WARFARE ATAU IMMUNE AMNESIA? (Bagian 1) Oleh dr Tifauzia Tyassuma, M.Sc Epidemiologist, Neuroscience Behavior, Neuropolitika Berdasarkam data, campak memang sedang meningkat di Indonesia Kasus campak naik signifikan dan menjadi indikator turunnya imunitas populasi Satu pasien bisa menulari 12–18 orang (sangat infeksius) Sudah ada kematian akibat campak di 2026 Minimal 6 kematian tercatat awal 2026. Campak bukan penyakit ringan Bisa menyebabkan: Pneumonia Diare berat Ensefalitis (radang otak) Bahkan bisa mematikan Cakupan imunisasi belum ideal Baru sekitar 83% (harusnya ≥95%) untuk herd immunity ANALISIS KRITIS: BIOLOGICAL WARFARE ATAU BUKAN? Mari kita bedah secara ilmiah: 1. Campak adalah virus alami yang sangat menular Sudah ada sejak lama Tidak perlu rekayasa untuk jadi “wabah” 2. Lonjakan kasus bisa dijelaskan oleh: Turunnya vaksinasi (83% < 95%) Mobilitas tinggi pasca pandemi Penurunan herd immunity Ini cukup menjelaskan epidemi tanpa perlu asumsi warfare 3. Tapi, apakah mungkin digunakan sebagai “alat”? Secara teori: Ya, dalam konsep biological warfare, patogen yang: sangat menular melemahkan populasi menyerang sistem imun Campak memenuhi sebagian kriteria itu DUA DOKTER MUDA GUGUR KARENA CAMPAK. INI BUKAN SEKADAR PENYAKIT. INI ALARM PERADABAN. Kita selama ini meremehkan campak. Menganggapnya sekadar ruam merah, demam, lalu sembuh. Padahal di balik itu, ada fakta yang tidak nyaman: Campak adalah virus yang sangat agresif. Satu orang bisa menulari hingga 18 orang. Ia bukan hanya menyerang, tapi melemahkan sistem imun manusia dari dalam. Dan hari ini, Bahkan dokter muda, yang berdiri di garis depan, bisa tumbang. Ini bukan sekadar tragedi medis. Ini adalah tanda bahwa imunitas kolektif kita sedang runtuh. Cakupan vaksin kita tidak mencapai ambang aman. Masyarakat terpecah oleh informasi. Kepercayaan terhadap sistem kesehatan retak. Dan di tengah semua itu, Virus tidak butuh konspirasi untuk menjadi mematikan. Cukup satu hal: kelengahan manusia. Apakah ini biological warfare? Saya katakan begini: Kita tidak perlu menunggu musuh melepaskan senjata biologis. Ketika sistem imun populasi runtuh, ketika kepercayaan publik hancur, ketika tenaga kesehatan gugur… Maka kita sudah berada dalam kondisi yang sama: peradaban yang sedang diserang, dari dalam. Yang lebih berbahaya dari virus adalah: kebodohan yang dipelihara ketidakpercayaan yang disebarkan dan sistem yang tidak siap Hari ini campak. Besok bisa yang lain. Dan jika kita tidak belajar dari ini, Maka yang akan datang bukan lagi wabah. Tapi seleksi peradaban.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
42
136
405
11.2K
Louis Timotius retweetledi
iii_chromatic
iii_chromatic@blue_berets7·
Sebentar lagi uangmu bisa diprogram, dilacak, dan dibekukan tanpa persetujuanmu. Namanya CBDC. Dan Indonesia sedang membangunnya sekarang. Ini Bukan GoPay. Bukan QRIS. Bukan rekening bank biasa. CBDC ini untuk efisiensi atau kontrol yang lebih besar?
iii_chromatic tweet mediaiii_chromatic tweet mediaiii_chromatic tweet mediaiii_chromatic tweet media
Indonesia
21
102
230
11.8K
folkative
folkative@insidefolkative·
Tanpa menyebutkan umur kamu, sebutkan satu acara TV yang kamu tonton waktu kecil. 🫵
Indonesia
2.8K
46
808
154.1K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@kalistohenituse Mereka punya bengkel yg dikelola keluarga mereka utk perbaikan mobil2 transportnya. Akuisisi bakmi GM spy gaji2 pekerjanya balik lagi ke mereka lwt makan. Punya BCA buat transaksi mrk. Skrg punya RS. Ya ini emang strategi bisnis spy uang ga keluar dr circlenya. Apakah ilegal??
Indonesia
0
1
0
379
kale
kale@kalistohenituse·
Cuan mentok ini Grup Djarum, cuan dari jualan rokok, cuan dari pasien karena ngerokok. Mungkin ini yg namanya hilirisasi.
kale tweet media
Indonesia
472
4.3K
20.8K
551.9K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@regar_op0sisi @DokterTifa @ReflyHZ Saran saya buat ph Roy dan Tifa, cukup diaimpan aja bukti2 yg keluar dr pantat FA ini. Tapi fokus aja ke ijazah palsunya si badut solo. Setelah selesai baru tuntut tuh FA.
Indonesia
1
0
0
589
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Fitnah keji yg dilontarkan Farhat Abas kepada Tifa dan Refly Harun. Kenapa para termul bebas memfitnah dan adudomba? Sebab mereka dilindungi penguasa. @DokterTifa @ReflyHZ
Indonesia
259
305
589
16.5K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@prajnamu Sekelas youtuber aja punya editor cuks. Setahu saya nex carlos, medy renaldy, fanny tjndra, ria sw, ... ada editornya semua. DAN DIBAYAR. Mana ada editing kerja rodi?! Nih jaksa & hakim emang TOLOL AJA. Kalian perlu sekolah lagi, plus cari guru yg bener.
Indonesia
3
0
1
4.5K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@NataliusPigai2 Sampai disini kalian apa masih belum sadar bahwa anak2 kalian semua sekolah di LN spy dianggap sukses?? Knp sih ogah bgt naikin gaji guru2? Memperbaiki fasilitas2 pendidikan? Memperbaiki sistemnya? Kok malah dibuat jd mbg yg peruntukannya bagi semua? Kan sasar aja yg miskin, ckp.
Indonesia
0
2
8
2.1K
NataliusPigai
NataliusPigai@NataliusPigai2·
Anak Saya Putri Papuana Melanesiani Pigai akhirnya sudah wisuda di Sekolah Kuliner Bergengsi Terbaik Nomor 1 Dunia Le Cordon Bleu di Eropa. Dulu dia sekolah di Amerika Serikat dan Sekarang di Eropa. Akhirnya lulus di Sekolah Top Dunia. Anak Sy Putra salah satu generasi muda brilian, alumni Pangudi Luhur Jakarta sering juara dan siswa berprestasi dan saat ini kuliah S1 di salah satu sekolah terbaik dan tersulit dunia di Tokyo Jepang, yang suatu saat akan dilirik atau minimal Presiden Freeport atau Pimpin Smelter Freeport dimiliki Jepang di Gresik. Itu keinginan Saya sebagai orang tua but let’s see the subsequent😀 Mereka sekolah saatnya Ayahnya bekerja sebagai oposisi dan aktivis jalanan. Sekarang Saya tidak punya rumah dan tanah dan tercatat di LHKPN KPK sebagai Menteri Termiskin di Kabinet. Tetapi prestasi anak2 Saya bernilai tinggi. Saya tidak sombongkan diri Saya termasuk Menteri yg anak2nya masuk Sekolah2 Top Dunia.😀🙏 Mereka sekolah tanpa biaya Pemerintah, tanpa biaya LPDP seperti anak2 pejabat Indonesia pada umumnya dan juga anak Capres yang mantan Menteri dan Gubernur yang dapat biaya LPDP itu. By the way “mereka dua tidak tahu kantor saya dan selalu naik taksi, Grab, bawa motor dan bahkan 1 pegawai Kementerian HAM pun tidak kenal. (Boleh tanya mulai dari Securiti, OB, sampai Dirjen/ Sekjen dan semua Pejabat). Sampai di sini kita bisa renungkan kualitas dan integritas, karakter, kapasitas, moralitas orang tuanya karena “Buah Matoa tidak pernah jatuh jauh dari pohonnya”.
NataliusPigai tweet mediaNataliusPigai tweet mediaNataliusPigai tweet mediaNataliusPigai tweet media
Indonesia
2.8K
372
1.5K
1.1M
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@Muslim_AntiPKI9 Korban & rakyat yg disuruh cari tkp & bukti2. Sementara aph nya nyantai Contohnya ya liat aja Roy Suryo yg sampe ke aussie hanya demi nyari bukti gibran ga pernah lulus. Juga si Joshua yg sampe jalan2 ke jepang nyari bukti kelulusan rismon. Aph nya nunggu doang di kantor ber ac.
Indonesia
0
0
0
73
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@xquitavee Ibu hanya bilang abis bangun tidur, ranjang harus rapi. Ga ada tuh ibu nyuruh2 rapikan ranjang. Hanya yg paham bahasa indonesia beneran yg paham bahwa keduanya punya maksud sama.
Indonesia
0
0
0
667
Vëe Kyoshi🀄
Vëe Kyoshi🀄@xquitavee·
Jadi yang sedang rame di Sosmed tentang Menteri ESDM Pak Bahlil itu pada kemakan hoax pelintiran dari media 😒 Pak Bahlil mengatakan : setelah masak beres kompor jangan boros, tidak ada kata matikan kompor. Sekarang emx harus hati hati memilah berita jangan telan bulat-bulat
Indonesia
107
80
274
11.9K
Louis Timotius
Louis Timotius@Lightcross·
@joeybtoonz Maybe the company pay him to promote the doll house & the poop pants. Will you wear & promote them for couple of days for $200,000 ?
English
0
0
0
151