
staffbiasadikantor
2.3K posts






Adik dari tokoh yg sdg dipuja puji setinggi pohon tomat, netijen sontoloyo. antaranews.com/berita/5159965…



Daftar tarif yang harusnya bernilai 0 menurut auditor dan jaksa 🤦♂️



Ini kasus viral yang menurutku menunjukkan betapa bodohnya penegak hukum kita. Amsal Sitepu dianggap mark-up anggaran karena jaksa dan auditor menganggap jasa edit video harusnya bernilai Rp0. Mereka anggap jasa digital ini tidak ada nilai ekonominya. 🤷🏻♂️ medan.inews.id/read/681204/ba…







Kadang gue penasaran, kenapa banyak orang 'berseragam' menggunakan seragamnya tidak pada tempatnya? Apa gabisa gitu ganti baju dulu? Atau memang ada aturan kedinasan yg mengharuskan selalu berseragam? *nanya serius



Unpopular opini tentang Jawa ? Sekarang keluarkan semua kalian punya



Seorang Komandan TNI "pukul dan maki" anak buahnya di pos penjagaan karena dianggap tidak disiplin. Bagaimana menurut Netizen X, wajar atau berlebihan?









Aku ada dan tidak berguna.





Sandal Birkenstock harganya memang Rp 2 jutaan. Maybe segmennya memang kaum yg gajinya diatas Rp 20 juta. Semua produk bisa laku asal segmennya cocok. Istilahnya STP : segmentation, targetting, positioining. Segmen high income akan anggap harga Birkenstock aman2 aja. Sebaliknya audiens yg bukan segmen premium products biasanya akan kaget. Ya nggap apa apa. Wong emang bukan segmen yg disasar brand tsb. Secara rasio, orang dg gaji Rp 45 juta sebulan (buanyak jumlahnya di Jakarta), beli sandal harga Rp 2 juta SAMA dg orang gaji Rp 4,5 juta beli sandal Rp 200 ribu. Jadi POV tiap orang pasti akan beda beda, tergantung kelas ekonominya. Dan POV seseorang memang sangat bergantung pd level sosial ekonominya. Makanya ada ilmu STP tadi. Ilmu ttg segmentasi pasar. Ada sandal Rp 200 ribu, laris. Ada sandal Rp 2 juta, ya laris juga. Semua ada segmennya masing2. Jadi kalau ada orang teriak woi mahal amat sandalmu. Ya maybe karena orang ini memang bukan segmen yg dituju.









