Marzzikk

1.2K posts

Marzzikk

Marzzikk

@Marzzzel123

Katılım Temmuz 2018
138 Takip Edilen4 Takipçiler
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@lucways @AkbarGID "hirarki" dan masalah2 gitu udah dari dulu si tapi sejawat pada "solid". Baru menkes skrng aja yg berani lawan "dokter preman" alias IDI. Ada menkes yg dokter dgn latar belakang TNI (Letjen) aja tetap nunduk sama IDI. Makanya byk sejawat "senior" yg gk suka sama ni menkes
Indonesia
2
2
31
2.1K
insn
insn@lucways·
@AkbarGID i mean.. menkes as peak policy maker ga perlu hafal nama nama organ dan penyakit tapi yang bisa mikirin the whole healthcare landscape and how the system work si, tapi melihat kasus viral di dunia kedokteran akhir akhir ini, hirarki dan politisnya udah kyk militer jujur
Indonesia
6
84
1.6K
21.1K
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@bambangsunar123 @mhuseinali Tolong apresiasi juga doi berani lawan si lembaga preman dokter alias IDI. Menkes dulu dulu, bhkan backgroundnyaTNI tetap aja kicep sm IDI🤭
Indonesia
0
0
0
199
joko wiwi
joko wiwi@bambangsunar123·
@mhuseinali udah ada di luar, jadi bukan dia yg ngide, jadi ngga perlu dipuji idenya tp emang perlu diapresiasi inisiasinya, mungkin kalo bukan dia menterinya ngga akan dijalanin
Indonesia
1
0
2
3.8K
Hayes
Hayes@jldarmosby·
@CImtgr katanya setelah Khameini gugur, rezim iran bakal jatuh? kok malah skrg amerika nyuruh negara teluk & eropa bantuin dia? masa kewalahan lawan negara yg diembargo puluhan tahun🤣🤣
Indonesia
1
0
3
1.4K
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@NgZahard @PresideNetizen Atas dasar apa bg Iran by one sama Israel pasti menang? Menang di rudal ballistic? sisanya??? Btw, namanya juga NEGARA, pasti ada "teman"nya, pertanyaannya kemana "teman" nya Iran? Kemana China dan Russia? Kok gk se solid "teman-teman" nya Israel🤧🤧🤧
Indonesia
1
0
1
106
Andri XVI
Andri XVI@NgZahard·
@PresideNetizen Tapi fakta yang gak bisa lu tolak IRAN ini memang dikeroyok habis"an. Wajar kalau mereka kalah krna sangat tidak mungkin untuk menang melawan begitu bnyak negara super power tapi kalau bye one sama Israel IRAN yang sekarang pasti menang
Indonesia
1
0
2
1.4K
Presiden Netizen
Presiden Netizen@PresideNetizen·
ini halusinasi mau diteruskan sampai kapan? Iran udah ga ada angkatan udara dan laut. habis dihajar. apa yang anomali?
Cerita Ayah@bulunangko

Saddam, Satelit AS, dan Ketabahan Teheran: Anomali Iran Yang Dikeroyok Dunia Dunia hari ini heran melihat Iran begitu digdaya menantang arus, namun banyak yang lupa bahwa bangsa ini lahir dari 'keroyokan' massal seluruh kekuatan global. Jika Anda ingin tahu mengapa mereka begitu keras kepala hari ini, Anda harus melihat luka delapan tahun saat mereka dibiarkan mati sendirian. Dunia mengenal Perang Irak-Iran sebagai perang paling berdarah di abad ke-20. Delapan tahun lamanya. Sejak 1980 hingga 1988. Bayangkan sebuah negara yang baru saja "lahir kembali" lewat revolusi, langsung dihantam badai besar. Itulah Iran. Saat itu, Iran masih seperti bayi yang belajar berjalan. Revolusi 1979 baru saja usai. Sistem politiknya masih acak-acakan. Militernya sedang dalam proses pembersihan. Di saat rapuh itulah, Saddam Hussein dari Irak masuk membawa tank dan pesawat tempur. Saddam tidak sendirian. Di belakangnya berderet raksasa dunia. Iran benar-benar dikeroyok. Mereka berdiri sendirian di tengah padang pasir yang membara. Tanpa kawan, tanpa sekutu formal. Benar-benar "yatim piatu" secara politik. Siapa Saja yang "Mengeroyok" Iran? Mari kita bedah satu per satu siapa saja yang ada di belakang Irak saat itu: Amerika Serikat dan Barat: Mereka benci setengah mati pada revolusi Iran. AS menyuplai data intelijen satelit kepada Saddam. Mereka ingin memastikan Iran tidak menang agar pengaruh revolusinya tidak menyebar. Uni Soviet (Raksasa Komunis): Aneh tapi nyata. Di perang ini, AS dan Soviet yang biasanya musuhan, malah kompak mendukung Irak. Soviet menjadi pemasok senjata utama bagi Saddam. Tank T-72 dan rudal Scud mereka kirim ke Baghdad. Negara-Negara Arab Teluk: Arab Saudi, Kuwait, dan tetangganya merasa terancam oleh ideologi baru Iran. Mereka menyuntikkan dana tunai miliaran dolar ke kantong Saddam. Mereka menjadikan Irak sebagai benteng agar revolusi Iran tidak meluber ke wilayah mereka. Prancis dan Jerman: Mereka mengirim teknologi canggih. Pesawat Super Etendard dan rudal Exocet dari Prancis sangat mematikan. Sementara teknologi kimia dari Eropa tanpa sengaja (atau sengaja) membantu Irak membuat senjata terlarang. Iran: Mandiri Karena Terpaksa Iran saat itu praktis tidak punya pasar untuk membeli suku cadang pesawat F-14 mereka yang buatan Amerika. Embargo di mana-mana. Mereka dikhianati dari luar, dan digoyang dari dalam oleh kelompok kiri. Apa yang terjadi? Iran terpaksa memutar otak. Mereka mulai membongkar mesin sendiri. Mereka belajar membuat peluru sendiri. Mereka dukung universitas untuk riset teknologi senjata. Perang ini bukan sekadar soal wilayah (Shatt al-Arab). Ini soal harga diri sebuah bangsa yang merasa dikepung dunia. Rakyat Iran merasa jika mereka menyerah, bangsa mereka akan hilang dari peta sejarah. Delapan tahun berlalu. Jutaan nyawa melayang. Kota-kota hancur lebur. Tapi anehnya, Iran tidak runtuh. Saddam Hussein yang didukung seluruh dunia gagal menggulingkan pemerintahan di Teheran. Anomali Sejarah yang Membekas Inilah yang saya sebut sebagai anomali sejarah. Sebuah negara yang dikeroyok habis-habisan justru tidak mati. Mereka malah tumbuh menjadi kekuatan militer yang sangat mandiri hari ini. Mentalitas "dikepung" itulah yang membentuk Iran sekarang. Mengapa mereka sangat terobsesi membuat rudal sendiri? Mengapa mereka tidak percaya pada janji Barat? Jawabannya ada di luka tahun 1980-1988 itu. Sejarah mengajarkan satu hal: tekanan yang luar biasa besar bisa menghancurkan sebuah bangsa, atau justru menempanya menjadi baja yang paling keras. Iran memilih yang kedua. Salam pembebasan Unu'

Indonesia
64
25
202
34.4K
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@harucchi8492 @txtdaritaxpayer klo Taliban mah karena lebih "murah". Tinggal ambil orang lalu di suapin sejarah + ayat ayat suci + bom, dah siap🙏
Indonesia
0
1
1
134
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@Brandanara @pararealmen Lohhh kan anda yang memulai. Saya si cuma nnya "Tanah air?" 🤪🤪🤪🤪🤪. Itu jari gak bisa disekolahin yah? Kasar banget sihh😣😣😣😣😣😣😣😭😭😭😭😭😭🤪🤪🤡
Indonesia
1
0
0
8
Branda
Branda@Brandanara·
@Marzzzel123 @pararealmen Jancok cok cok cok raimu cok jancok. Kenapa cok? Alasanmu balas juga kayak anjint gak paham apa yang kau maksud. Taik!!!
Indonesia
1
0
0
9
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@Brandanara @pararealmen Loh tensi nya tinggi ya mas? Ke dokter deh gampang banget marah marah🤣🤣🤣. Jelas jelas mereka orang kuba, masa dibilang "cinta tanah air" (Venezuela) 🤣🤣🤣. Entah anda bodoh atau bagaimana🤪🤪
Indonesia
1
0
0
15
Branda
Branda@Brandanara·
@pararealmen Sepertinya mereka gugur lebih terhormat membela tanah airnya ketimbang diam saja membiarkan negara lain menjajah negaranya
Indonesia
1
0
1
513
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@LembagaKERIS 2 contoh negara "besar" sesungguhnya. Bukan cuman omon omon🫣
Indonesia
0
1
2
1.6K
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@Gus_Mail @RWWReborn @Pakyatn Tapi alasannya jelas, terlepas apakah alasan tersebut benar atau tidak, misal karena pendukung teroris. Lah Russia menyerang Ukraina alasannya apa? Ukraina mau join NATO? Lah kan ini negara berdaulat, terserah dia dong.
Indonesia
3
0
3
213
GM
GM@Gus_Mail·
@RWWReborn @Pakyatn Rusia cuma ngimbangi US aja. Banyakan negara yg dihancurkan mereka dan geng nato multinasional nya
Indonesia
2
0
0
620
Random Warfare Worldwide
Random Warfare Worldwide@RWWReborn·
Apakah tambah lagi kaum URAA URAA yang berangkat ke Rusia untuk bergabung dalam operasi militer menjajah Ukraina? Dengar-dengar ini sedang heboh di Facebook karena dugaan penyalahgunaan dokumen dan agen travelnya yang ikut dipertanyakan...
Random Warfare Worldwide tweet mediaRandom Warfare Worldwide tweet mediaRandom Warfare Worldwide tweet media
Indonesia
82
65
906
58.7K
Semangka
Semangka@Semangka2075371·
@tanyakanrl Mereka aslinya bisa milih. Di Amerika yg polisinya terkenal bajingan aja bisa milih bersama rakyat. Di Korsel waktu tiba2 darurat militer blm lama ini, memilih menolak perintah. Omong kosong lah ga bisa memilih.
Semangka tweet mediaSemangka tweet media
Indonesia
15
314
1.3K
151.8K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 have no choice, they said. what a joke dude😂
Tanyarl 💚 tweet media
English
1.3K
7.4K
62.8K
2.1M
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@priyant28 @vmastratocaster Ya biar klo ntar ditangkap ada alasan la. "Saya anggota", "HaNYa PM yang bisa tangkap" lagian itu juga kartu izin senjata api palingan selip itu di dompetnya🤣
Indonesia
2
0
16
3.4K
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@RealestFarzet Ukraine invasion? U mean a "Special Military Operation"??
English
1
0
1
384
RealFarzet
RealFarzet@RealestFarzet·
I remember when it was WW3 for the past 5 years.... WW3 January 2020 (Qaseem Soleimani airstrike & Iran Sable Rattling) WW3 May 2020 (China-India Border Clash) WW3 September 2020 (Nagorno Karabakh) WW3 2021 (Donbas Escalation) WW3 February 2022 (Ukraine invasion) WW3 December 2022 (China-India Border Clash again) WW3 October 2023 (The 7th October Attack) WW3 January 2024 (Airstrikes on Houthi) WW3 2025 (Iran-Israel War)
English
26
137
1K
41.9K
Marzzikk
Marzzikk@Marzzzel123·
@bubblepaket @GilangIndraR @aimr0d Iya tapi radikalisme di era beliau sangat dipelihara bagaikan anak sendiri. Gk tau kenapa mungkin bliau gk berani ngelawan organisasi radikal yg membawa agama😃
Indonesia
3
1
1
403
Mowilex
Mowilex@bubblepaket·
@GilangIndraR @aimr0d Tapi jaman sby Fungsi yudikatif, eksekutif, legislatif semuanya jalan dan sama kuat. KPK jadi lembaga bener2 independen tanpa intervensi hehehe. yg gong banyak masyarakat yang naik kelas dari garis miskin ke menegah hehehe
Indonesia
1
0
8
818
Marzzikk retweetledi
Pak Win #GrowWin
Pak Win #GrowWin@AsahPolaPikir·
isi otak yang gagal dalam hidup: 1. film p*rno 2. judi 3. drama sosmed
Indonesia
244
2.4K
25.3K
1.4M
Marzzikk retweetledi
Kementerian Kegelapan
Kementerian Kegelapan@kemgelapan·
Sang Mentor Kegelapan 🔥
Kementerian Kegelapan tweet media
Indonesia
200
2K
11.2K
1.2M