lonewolf
4.1K posts







Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"

















Couple encountered a bizarre woman during their hike “did you see my other two guys”

Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.

SUMPAH KESEL BANGET! Jujur, gue sering banget denger ini dari pasien, yang endingnya pasiennya jadi GAK MAU minum obat. Padahal obatnya itu malah sebenarnya untuk melindungi organ-organ mereka, seperti liver dan ginjal. Ujungnya malah penyakit pasiennya jadi GAK TERKONTROL. Izin gue jelaskan sambil marah-marah. 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮, 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗻𝗮𝗺𝗮𝗻𝘆𝗮 "𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗸𝗶𝗺𝗶𝗮" 𝘀𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝘀𝗮𝘁𝘂 𝗸𝗮𝘁𝗲𝗴𝗼𝗿𝗶. Semua obat, termasuk jamu, herbal, suplemen, itu adalah zat kimia. Air pun zat kimia, namanya H2O. Yang membedakan obat dari racun BUKAN jenisnya, tapi dosisnya. 𝗞𝗲𝗱𝘂𝗮, 𝘁𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗹𝗶𝘃𝗲𝗿. Iya bener, beberapa obat memang dimetabolisme di hati. Tapi hati manusia punya kemampuan metabolisme yang luar biasa, dan obat-obatan yang lolos uji klinis dan disetujui BPOM sudah melewati serangkaian tes hepatotoksisitas. Malah data menunjukkan di Amerika Serikat, suplemen herbal menyumbang hampir 20% kasus drug-induced liver injury di Amerika. Di Indonesia, data BPOM menunjukkan produk herbal disita karena mengandung bahan aktif tersembunyi tanpa standar dosis. 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗴𝗮, 𝘁𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗴𝗶𝗻𝗷𝗮𝗹. Risiko penurunan kondisi ginjal memang ada pada beberapa kelas obat tertentu. Tapi ini tidak berlaku untuk semua obat. Selain itu, untuk pasien yang memang perlu obat-obatan tersebut, manfaat klinisnya jauh lebih besar dari risikonya, dengan monitoring yang tepat. 𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 Narasi seperti ini SANGAT BERBAHAYA, terutama bagi orang yang harus konsumsi obat jangka panjang. Ujung-ujungnya adalah ketakutan, hingga tidak minum obat, dan pasien malah turun kondisinya, bahkan muncul komplikasi yang berbahaya. Semoga bermanfaat!






Tanggapan kalian gesss....















