NanNanButBut
3.4K posts





gue kira isinya bakal jualan barang umkm, ternyata jatuhnya toko kelontong udah gitu, siapa yang ngajarin display begitu duh..




terakhir update malingnya di sini, sampe skrg msh ga kedetect lg🥲 mau coba ke ktr polisi abis ini dan balik jkt…. booth cfku ttp buka ya guys dijagain temenku😭🙏🏻🙏🏻🙏🏻 jgn lupa mampir F28-29🥲

Sekarang paham kan kenapa dr Tirta bilang flexing orang zaman sekarang tu ngikut Ironman, ya karena ini alasannya🥲 wdyt? 🎥: ig/triwithnic

Pantesan jalan ditutup, mana malam minggu deui euy


Aksi Demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) DIMULAI Teguh istiyanto " Jangan pernah melawan aparat karena kita akan kalah"







Lewat artikel kompas ini, kita bisa melihat adanya pergeseran besar dalam cara anak muda mengonsumsi informasi. 🌱 Berdasarkan laporan Reuters Institute 2026, generasi muda usia 18-24 tahun kini lebih memercayai kreator konten dibandingkan media arus utama. 🌱 Rupanya, Sosmed sosial telah menjadi pintu utama mereka untuk mengakses berita, dengan persentase mencapai 39%, naik drastis dari satu dekade lalu. ya mirip berita bola, skrg mudah sekali dapat info dan PoV dr twitter. 🌱 Dominasi Facebook telah berakhir di kalangan anak muda. Mereka sekarang lebih memilih Instagram, YouTube, dan TikTok. Platform berbasis audiovisual jauh lebih diminati daripada format teks tradisional. 🌱 Sebanyak 51% responden lebih memperhatikan kreator konten karena dianggap lebih relevan, autentik, dan memiliki kedekatan emosional. Media konvensional hanya dipilih oleh 39 persen responden. 🌱 Anak muda lebih tertarik pada konten yang bersifat opini, partisan, dan menghibur. Sebaliknya, berita analisis yang formal dan seimbang justru mulai ditinggalkan. Mereka juga cenderung menghindari berita yang dianggap terlalu depresif atau tidak relevan dengan keseharian mereka. 🌱Ketua @dewanpers, Prof. Komaruddin Hidayat, menilai kondisi ini membuat arus informasi di media sosial terasa seperti kerumunan besar tanpa aturan yang ideal. 🌱 Media arus utama kini menghadapi tantangan berat untuk tetap relevan tanpa kehilangan prinsip dasar jurnalisme di tengah gempuran konten yang emosional dan sensasional. saya pribadi melihat bahwa tantangan media saat ini bukan sekadar soal distribusi berita, melainkan bagaimana cara mengemas informasi agar tetap berkualitas namun tetap dekat dengan realitas hidup generasi muda. cc: @dosenhukumnotes @dospeng @dosenkesmas @FandomID_




















