
Catatan Dosen Hukum
181 posts

Catatan Dosen Hukum
@dosenhukumnotes
Catatan dosen hukum: isu hukum dan tips akademik.













Bener banget penjelasannya secara mekanisme — memang secara aturan PAW (Pergantian Antar Waktu) nggak bisa asal tunjuk keluarga. Tp yg jadi soal bukan cuma soal legal atau nggak-nya, tapi soal ekosistem yg memungkinkan dinasti ini terbentuk sejak awal — yaitu partai yg dengan sadar menempatkan bapak dan anak di dapil yg sama. Di situ partai punya peran besar dong. Secara elektoral, nama besar orang tua jelas ngasih efek "coattail" ke si anak — pemilih yg loyal ke bapaknya otomatis jadi basis suara anaknya juga. Jadi meski secara prosedur "sah", ada privilege struktural yg nggak bisa diabaikan. Yg lebih menarik disorot sebenernya: kenapa partai-partai kita cenderung nyaman mereproduksi pola ini? Karena rekrutmen kader berbasis nama/keluarga jauh lebih "aman" secara elektoral dibanding mendorong kader baru yg belum punya basis massa. Selama sistem kepartaian kita masih sangat oligarkis dan rekrutmen nggak transparan, dinasti legislatif kayak gini bakal terus ada — legal, tp tetep problematik dari sisi demokrasi yg sehat. 🙏








Preman akan berkuasa di Negara yg penegakan hukumnya jelek. Penguasa yg tidak mau atau tidak mampu menegakkan hukum akan memelihara Preman. Itu saja.





