@akuntwiter968 Lho ada juga yg keracunan? Tempo hari video ttg MBG di Tiongkok, sampai kepsek wajib makan juga dg murid² utk pastikan aman dan terlihat pengolahannya profesional.
Siswa SMA di tiongkok enggan makan pembagian makan di kantin sekolah dan memilih memakan makanan yg dibawakan orang tua mereka. Alasannya para orang tua tidak percaya dengan skandal keamanan pangan yg terjadi disana.
Org tua mana yg mau anaknya keracunan/makan gk bergizi.
@empty__core karena jaman dulu barang begituan di iklankan sebagai susu murni, mskipun udah di ksh pnjelasan ya rata2 mereka tetep akan denial, contoh nya ortu ku sendiri aja, gw pesen susu buat kucing udah gw kasih liat bungkus dan harga nya malah di beliin frisian flag saset katanya sma aja
Former Japanese television presenter and YouTuber Kanon Aoki has warned that X’s automatic translation tool is damaging Japan’s international reputation as a polite and harmonious society.
She explains that the feature now exposes blunt or negative online comments from some Japanese users to global audiences, revealing opinions on topics like tourism and cultural norms that were previously hidden by language barriers.
Via @FujiNews_
@hariswgn@KKudiat81770@ChainWhisper44 tapi kan aplikasi mirip ig & tiktok disana juga ada. kata siapa kritik langsung dibungkam? jangan jangan lu gabisa bedain kritik sama makar
Puluhan ribu anak muda di China kini kehilangan akses hidup setelah masuk daftar hitam sistem kredit sosial
Sekali terblokir dompet digital WeChat langsung dikunci uang pribadi tak bisa digunakan, bahkan gaji pun tak bisa masuk
@sosmedkeras pernah juga jaman msih SD tahun 2003, tiap hari minggu duit abis dari rental PS siang sama temen ke pasar cari botol kosong dan kardus di kumpulin ampe sore, jual ke pengepul dapet 2000 - 3000 rupiah aja udah seneng😆
Hati hati pencurian data . Jadi Bapak guru ini datanya di curi orang untuk beli mobil Ferrari dan mendaftarkan di Samsat .
Beliau mendapatkan telp dari orang tak di kenal yg menawarkan 5 juta rupiah atas kompensasi menggunakan nama & datanya untuk membeli mobil atasan nya..
Setelah mengecek di Samsat , memang betul ada nama pak guru itu sebagai pemilik mobil Ferrari .
Beliau melaporkan ke polisi & sedang di tindak lanjuti .
Sc ig /feedramindo & detik com