Novita

13K posts

Novita banner
Novita

Novita

@NovitaYuriah

Let it go.

Katılım Kasım 2010
213 Takip Edilen85 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Novita
Novita@NovitaYuriah·
Berdamailah dengan hati dan pikiranmu sendiri.
Indonesia
1
0
0
2.3K
Novita retweetledi
IAN
IAN@IAN_1111AN·
Teman-teman minta tolong RETWEET dong. Dijual rumah 101 m2 full bangunan semi furnished di Jalan Damai Sleman Jogjakarta. 3 kamar tidur (1 kamar tidur dengan kamar mandi dalam), 1 kamar mandi di luar, dapur, garasi, air PDAM. 850 juta nego. More info 08176565585. Matur nuwun. 🙏🏽
IAN tweet mediaIAN tweet mediaIAN tweet mediaIAN tweet media
Indonesia
26
296
473
58.9K
Novita
Novita@NovitaYuriah·
@inganggita Ada kabar baik ndak mbak buat aku?
Indonesia
0
0
0
24
Novita
Novita@NovitaYuriah·
@inganggita Belum lagi keamanan supir trans jatim itu jadi taruhannya.
Indonesia
0
0
2
84
Novita
Novita@NovitaYuriah·
@pinksuf Kalau di moker, kayak gini ya mahal. 25K nasi kotak disini isinya: sayur/kuluban + ayam bakar + mie + tahu/tempe bali + sambal + lalapan + kerupuk.
Indonesia
0
0
0
47
alora skay
alora skay@pinksuf·
in this economy segini 25rb murah atau mahal
alora skay tweet media
Indonesia
1.9K
54
2.4K
283.7K
Novita retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
@AlfianBahri47 @LutfiDhaffa Karena pembebasannya tidak diberikan "bekal". Biasane "digandeng", moro² diculno ae.. malah dikeploki joget² padahal mlakune mbrangkang.
Indonesia
7
8
43
1.2K
Novita retweetledi
Novita retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Kurikulum Merdeka mempersyaratkan disusunnya Kurikulum (Operasional) Satuan Pendidikan/KOSP/KSP. Sejak dulu begitu. "Kemerdekaan" terbesar-nya ada di situ. Kemendikdasmen menerbitkan capaian pembelajaran untuk semua mapel di semua fase. Sekolah menyusun Kurikulum untuk mencapai capaian pembelajaran tersebut. Yang menyusun, utamanya, adalah kepala sekolah melalui wakil kepala sekolah bidang Kurikulum. Peran guru adalah berkontribusi dengan membuat analisis capaian pembelajaran, menyusun tujuan pembelajaran, merancang alur tujuan pembelajaran, menyusun perencanaan pembelajaran, dan menyusun instrumen asesmen. Di dalam KSP, sekolah (dan guru) memiliki "kemerdekaan" untuk menyesuaikan Kurikulumnya dengan kebutuhan belajar murid. Selain itu, bisa didasarkan pada rapor pendidikan, kebutuhan dan kerjasama dengan dunia usaha/industri (terumata SMK), dan analisis lainnya. Fakta yg terjadi di lapangan, banyak sekolah yang tidak punya kapasitas untuk mendesain Kurikulum satuan pendidikan. Penguatan di sisi ini pun tidak dilakukan di zaman Nadiem. Daripada menggelontorkan trilyunan untuk beli chromebook, Nadiem bisa saja menggunakan kerjasamanya dengan Harvard University untuk melatih para waka Kurikulum untuk menyusun Kurikulum satuan pendidikan misalnya. Sekolah pun juga belum bergeser paradigmanya. Banyak Sekolah masih berpikir bahwa pendidikan adalah bekal mencari kerja dan Kurikulum adalah barang yg diterbitkan pemerintah utk diikuti apa adanya. KSP sekarang ini hanya menjadi formalitas awal tahun ajaran yg dikerjakan waka Kurikulum utk dimintakan ttd kepala dinas pendidikan dan pengawas.
Indonesia
0
1
1
82
Novita retweetledi
Saya Miftah
Saya Miftah@tAhdroid·
dan ada satu lagi permasalahan sebelum kurmer ini dibahas lebih lanjut, bu. keberadaan yg sangat urgen pemerataan ketersediaan sekolah beserta sarana pendukungnya. jangankan membicarakan ketersediaan sarpras pendukung, di banyak tempat ketersediaan sekolah aja kurang/tidak ada. indonesia butuh penambahan sekolah, butuh tenaga guru, butuh tenaga kependidikan lebih banyak lagi. konsekuensi dari jumlah penduduk yg bertambah maka kewajiban pemerintah utk menambah yg saya sebutkan tadi.
Indonesia
2
1
4
432
Novita retweetledi
Oni Suryaman
Oni Suryaman@OniSuryaman·
@listyantidewi Sepakat. Sekolah harus merdeka. Tapi tidak dengan model Nadiem, yg sudah dikerangkeng dalam Profil Pelajar Pancasila
Indonesia
0
2
11
452
Novita
Novita@NovitaYuriah·
Point 5 ini setuju banget.
listyantidewi@listyantidewi

Saya sangat setuju bahwa pendidikan itu selayaknya harus memerdekakan. Kurikulum merdeka sudah ke arah sana. Problemnya adalah, Nadiem tidak mendorong penguatan di berbagai lini supaya pendidikan yang memerdekakan (melalui Kurikulum Merdeka) ini bisa dijalankan sesuai niat baiknya. Berapa kali sekolah mendapat pelatihan mendalam terkait curriculum design untuk menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan? Yang terdengar malah gembar-gembor digitalisasi, asesmen nasional, chromebook, platform Merdeka Mengajar. Syarat keberhasilan paradigma pendidikan yang memerdekakan dan Kurikulum Merdeka adalah: 1. Sekolah punya kemampuan untuk menyelenggarakan riset sebagai dasar penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan. Ya, Kurikulum Merdeka bukan Kurikulum yang one fits for all. Yang diterbitkan pemerintah hanya capaian pembelajaran, dan sekolah harus menyusun Kurikulumnya sendiri utk mencapai capaian pembelajaran tersebut. 2. Sekolah harus punya kemampuan untuk mendesain dan mengembangkan kurikulum satuan pendidikan. 3. Sekolah harus punya akses terhadap data dan instrumen pengembangan Kurikulum satuan pendidikan. 4. Sarana pra sarana sekolah harus mendukung berbagai kebutuhan murid dan guru (fyi, kebutuhan akan chromebook bukan yang utama). 5. Sekolah harus mampu (secara internal) mengkompromikan alur tujuan pembelajaran antara satu guru dengan yg lain, dan satu mapel dengan yg lain. Ini membutuhkan kesadaran akan pentingnya pembelajaran lintas disiplin ilmu. Pembelajaran tidak harus mengikuti alur tertentu atau terkotak-kotak sesuai hirarki mapel tertentu. Nadiem, sebagai menteri pendidikan saat itu, seharusnya memikirkan kondisi di lapangan.

Indonesia
0
0
0
6
Novita
Novita@NovitaYuriah·
Aku baru sadar kayak gini di sekolah TK anakku yg kecil. Bukan anaknya, tp emak2nya. Sebagian besar suka menelisik finanasial mama2 yg ada disitu, kalau ternyata lumayan berada di deketin dan dijadikan temen se-circle.
Nana | @bantu.berkarir 👩‍💻@nanadybs

Sebagian orang Indo emang hobinya kasianin orang kaya. Kenapa? Parasocial Relationship. Kalo belain orang kaya, otak ngerasa “aku bagian dari superior”, padahal aslinya kondisi ekonomi sendiri lagi berat. Coping mechanism-nya kaum menengah ke bawah kadang kayak gini🥲

Indonesia
0
0
0
33
Novita
Novita@NovitaYuriah·
@inganggita IGD aja mbak beberapa puskesmas sudah 24jam. Nah gak tahu lg ini maksudnya bagian poli pelayanan atau IGD yg diminta buka 24jam. Soalnya kalau di sini polinya hanya buka jam kerja saja.
Indonesia
0
0
0
25
Novita
Novita@NovitaYuriah·
@inganggita Lho mereka berdua saingan? Aku pikir semua dari prabowo?
Indonesia
0
0
0
49