
Ornament
559 posts


Ornament retweetledi
Ornament retweetledi

agak serem ya SDM rendah dikasih power
GIAN@GKuswaya
JPU nanya kenapa videografer pake istilah bahasa Inggris di RAB-nya 😂 eh bandeng rawa, editing, rendering, color grading itu bahasa industri, bukan kode rahasia mafia internasional. sama aja kayak lo nanya ke dokter: “pak kenapa resepnya pake istilah latin? mencurigakan ini”
Indonesia

Bapakku NU
Ibuk muslimgauze
mbakyu fiddlehead
maher shalal@tershanjung13
bapakku NU ibukku mitski
Indonesia
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi

Ratusan Gen Z menjadi tahanan politik pada rezim Prabowo. Mereka ditangkap pasca-demo Agustus 2025 dalam ‘pemburuan terbesar sejak Reformasi’.
BBC News Indonesia bersama @projectm_org membedah demografi mereka.
Utas.
bbc.com/indonesia/arti…
Indonesia
Ornament retweetledi

Min @DivHumas_Polri 😡😡😡
@ListyoSigitP
Arnendo, 20 th mahasiswa Antropologi Sosial Fak Ilmu Budaya Undip dikeroyok dan dihajar 30 mahasiswa satu jurusan mulai jam 23.00-04.15 baru berhenti setelah ada adzan Subuh. Dia dipukuli, disundut rokok, kemaluannya diolesi hot cream, ditusuk jarum, disabet sabuk, dan leher diikat sabuk seperti anjing sambil diketawain. Skg dia cacat patah tulang hidung dan gegar otak. Kini dia tdk kuliah kr trauma pelaku blm ditangkap. Kejadian 15 November 2025 dan sudah dilaporkan Polrestabes Smg sejak 16 November 2025.
Indonesia
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi
Ornament retweetledi

Mohon viralkan: Kondisi fisik Alfarisi yang memburuk selama ditahan, bahkan sampai kehilangan berat badan secara drastis & mengalami tekanan psikologis berat, jelas mengindikasikan adanya pelanggaran serius terhadap standar penahanan.
amnesty.id/kabar-terbaru/…
Indonesia
Ornament retweetledi

Kontras Desak Usut Kematian Alfarisi Usai Keluarga Diminta Tak Menuntut dan Ditemukan Memar
Baca di: surabaya.kompas.com/read/2026/01/0…

Indonesia
Ornament retweetledi

Nenek Penolak Tamb4ng lleg4l di lahannya sendiri Dih4jar dan Dibuang, Dikira Tew4s.
Peristiwa memilukan terjadi di Rao, Pasaman Timur. Seorang nenek Saudah (67), menjadi korban pengani4yaan brut4l setelah menolak aktivitas tamb4ng emas ileg4l di lahan miliknya sendiri.
Kamis malam, 1 Januari 2026, Nenek Saudah mendatangi para penambang dan meminta mereka menghentikan penggalian. Aktivitas sempat berhenti. Namun usai Magrib, para penambang kembali masuk ke lahannya.
Tak terima haknya dilanggar, sang nenek nekat berjalan sendirian menuju lokasi tambang yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya, hanya berbekal senter. Di tengah jalan, ia dilemp4ri batu, lalu dipukvli hingga tak berdaya.
Dalam kondisi setengah s4d4r,korban sempat mendengar dirinya disebut "sudah meninggal". Tubuhnya kemudian dibuang ke semak-semak di tepi sungai sekitar pukul 22.00 WIB.
Sekitar pukul 01.00 WIB, keajaiban terjadi. Nenek Saudah tersadar dan berusaha pulang dengan tubuh tertatih. Namun setiba di depan rumah, ia kembali pings4n

Indonesia
Ornament retweetledi





















