PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin
10K posts

PilAr Shavin
@PilArShavin
Interisti,Catlover
London, England Katılım Eylül 2010
179 Takip Edilen86 Takipçiler
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi

@kangdede78 @dinopattidjalal Mas boleh diskusi. Itu realisasi investasi bener segitu? Boleh dibreak down dong datanya. Lalu yg Jepang dan Korea itu realisasi atau komitmen investasi? Ini betul2 nanya supaya saya merujuk data yang benar. Terima kasih ya
Indonesia
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi

REKAP MUSIM ARSENAL 2025/26
🏆 Premier League
Finish: 1st (Champions)
Main: 26 Menang — 7 Imbang — 5 Kalah
Poin: 85
🇪🇺 UEFA Champions League
Finish: Runner-up
Kalah dari PSG di final lewat adu penalti setelah skor 1-1.
Rekor: 11 Menang — 3 Imbang — 0 Kalah
🏆 Carabao Cup
Finish: Runner-up
Kalah 0-2 vs Manchester City di final Wembley.
Rekor: 4 Menang — 1 Imbang — 1 Kalah
🏆 FA Cup
Finish: Perempat Final
Tersingkir oleh Southampton.
Rekor: 3 Menang — 0 Imbang — 1 Kalah
📊 TOTAL SEMUA KOMPETISI
Main: 60
✅ Menang: 42
🤝 Imbang: 11
❌ Kalah: 7
⚽ Gol: 117
🥅 Kebobolan: 41
🏅 Posisi Akhir Kompetisi
Premier League: 🥇 Juara
Champions League: 🥈 Runner-up
Carabao Cup: 🥈 Runner-up
FA Cup: Perempat Final




Indonesia
PilAr Shavin retweetledi

Gue mau nulis agak panjang tentang fenomena "Arsenal vs everybody" di era sosmed ini, dan coba se fair, dan sejujur mungkin.
Kalo ada yang mau komen dengan opini jujur silakan, mau repost kalo sepemahaman ama gue juga terimakasih
Gue ijin quote postingan ini ya kak @arsenatasyas , karna gue nganggep di mutual gue, beliau ini salah satu Gooners yg rasionil, dan argumen nya kuat.
Jadi alasan utama kenapa buanyak banget fans base dari banyak klub, bahkan di luar PL jadi pada seneng ngledek, atau istilah yg lg hits - ngebanter, menurut gue (udah banyak yg bilang juga), adalah karena :
Banyaknya akun" yang boleh dibilang besar, sangat besar, dalam dan luar negeri, seringan bikin konten, teks atau video, yang emang sifatnya rage, click bait. Demi farming engagement. Dan, harus diakui, berhasil.
Yang mengherankan, ada juga yang secara kasat mata ga cari engagement demi monet, tapi sering kali opininya, -- sorry, ga berdasar. Tapi ya sudahlah 😃
Situasi ini, lagi lagi di era sosmed ini jadi bola salju yang akhirnya berujung pada munculnya posting / konten yang merupakan reaksi atas komen" ngawur tadi, yang terlihat, atau emang keliatan men-generalisir semua fans Arsenal kek orang" dibalik akun" tadi.
Dan karna akun" yang direspon publik tadi masih juga ga berubah, ya sudah, membuncah lah itu publik yg aktif di sosmed, lebih nylekit dalam ngebanter
Padahal banyak juga Gooners yang rasional, pun risih ama kontennya akun akun tadi. Gue banyak punya kawan Gooners, yang sering duduk bareng ngopi ngebir, dan punya opini masuk akal. Banter? Biasa.
Nah yang jadi "korban" menurut gue justru yang rasionil ini. Karena makin nylekitnya opini fans dari klub lain, akhirnya kecebur dan ikut bereaksi.
Rame lah temlen.
Perihal istilah HARAMBALL , gue kmrn sempet lempar topik diskusi, bahwa haramball adalah hak smua klub bola, dan oleh sebab itu maka penghakiman atas itu harus dikurangi di lini masa, karena ... halaaah, malah memplesetkan pembukaan UUD
Ya begitulah intinya, haramball adalah approach pragmatis, untuk tujuan utama glory. Latar belakangnya? Banyak.
Yunani di Euro 2004, udah sampe final lawan Portugal, tuan rumah dengan squad bertabur bintang saat itu.
Internazionale di final UCL 2010 vs Barcelona juga melakukan hal yang sama.
Bahkan, dari aspek defensive yang rigid, LFC di semifinal leg 2 2005 lawan Chelsea udah mendekati kategori ini, possession 40% vs 60%
Pada kasus Arteta, gue coba minta jeminai bikin infografis hasil olah data dari sejumlah sumber.
Dari situ gue menyimpulkan, kenapa memilih approach ini, utamanya ya demi glory, prestasi. Arteta perlu membuktikan diri bahwa dia mampu, setelah memasuki musim ke 7 nya menukangi Arsenal.
Dan yang mungkin (dugaan gue) , adanya tuntutan dari manajemen untuk segera mewujudkan prestasi, setelah memberikan support penuh untuk berproses, berprogres, dalam bentuk nyata invenstasi cukup besar. Nett spend Arsenal sejak ditukangi Arteta sekitar £760 juta.
Tapi emang ga smua akan suka, bahkan bbrp kawan gw yang fans Arsenal, yg menikmati era Wengerball juga bilang ga menikmati. Karena dahulu terbiasa liat maen cepet 1-2 touch pass ala Henry, Bergkamp, Pires, Ljunberg.
Gue bahkan dulu berharap LFC era itu, bisa maen kek Arsenal.
Kira kira gitu lah. Panjang lebar tulisan sepi makna ini
Tabik

sya@arsenatasyas
musim ini menjelaskan banget kalo some people hate arsenal more than they love their club 😂😂😂 it’s funny
Indonesia
PilAr Shavin retweetledi

Sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk menikmati permainan, merayakan kemenangan, dan tetap setia saat klub sedang terpuruk. Namun di era sekarang, muncul fenomena yang semakin sering terlihat, SIRIKISME. 😂
Fenomena ketika sebagian suporter atau fans tidak lagi fokus pada perkembangan klub yang mereka dukung, melainkan lebih sibuk memantau, mengomentari, dan berharap klub lain gagal juara. Ketika tim sendiri gagal meraih trofi atau prestasi, perhatian mereka tidak tertuju pada MASALAH klub yg mereka sukai.
Yang menjadi fokus justru berapa banyak trofi yang dimiliki rival, bagaimana cara meremehkan pencapaian mereka, dan kapan momen yang tepat untuk mengejek mereka.
"Padahal, keberhasilan klub lain tidak menghapus sejarah klub kita" 🤝
Jumlah trofi klub yg udah dimenangkan tidak membuat koleksi berkurang satu. Namun bagi penganut SIRIKISME, melihat rival sukses sering kali terasa lebih menyakitkan daripada melihat timnya sendiri gagal.
Cirinya cukup mudah dikenali qo:
1. Lebih hafal kekalahan rival daripada kemenangan klub sendiri.
2. Muncul paling depan ketika rival kalah, lalu menghilang saat rival juara.
3. Menganggap setiap prestasi lawan sebagai ancaman terhadap harga diri pribadi.
4. Menjadikan kebencian terhadap rival sebagai identitas utama fandom.
5. Lebih sering membahas klub lain daripada klub yang mereka dukung sendiri.
Padahal esensi menjadi adalah tentang mendukung, bukan sekadar membenci.
Beberapa orang menonton bola untuk menikmati pertandingan.
Beberapa orang menonton bola untuk melihat pemain favoritnya berkembang.
Beberapa orang menonton bola untuk merasakan kebahagiaan ketika klubnya menang.
Tapi ada juga yang menonton bola hanya untuk menunggu klub lain terpeleset. Dan ketika rival terus berkembang, terus memenangkan trofi, dan terus menciptakan sejarah baru, mereka kehabisan bahan pembicaraan.
Ujung-ujungnya yang tersisa hanyalah membuka kembali arsip sejarah lama, mengulang cerita puluhan tahun lalu, dan hidup dalam kenangan yang semakin jauh dari realitas saat ini.
Masa depan dan sekarang tidak menarik bagi mereka.Karena satu-satunya tempat di mana mereka masih merasa unggul adalah masa lalu.
Kita tau sekarang sepak bola selalu bergerak ke depan. Generasi berganti, pemain berganti, pelatih berganti, bahkan dinasti pun berganti.
Kadang klub kita ada di fase jaya-jayanya. Tapi beberapa moment, klub yang kita cintai masuk kedelam jaman kegelapan atau dark era.
Yang terus hidup dalam nostalgia tanpa mampu menerima kenyataan hanya akan menjadi penonton dari sejarah yang sedang ditulis oleh orang lain.
PADA AKHIRNYA,
Klub juara mengangkat trofi 🏆
Fansnya merayakan pencapaian klubnya 💙🖤
Sedangkan penganut SIRIKISME,
mengangkat arsip, berharap masa lalu bisa mengalahkan kenyataan, menghabiskan waktu mengecilkan trofi, mencari celah untuk meremehkan prestasi, atau berharap keberhasilan itu terlihat tidak istimewa 🥲

Indonesia
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi

Yang ramai jika semalam Arsenal menang :
- Goal Havertz harusnya di anulir, soalnya Trossard handball (insert screen capture)
- Cara menang UCL paling memalukan sepanjang massa, haramball, you name it
- PSG harusnya dapet penalti 2x, Saka handsball di kotak sendiri (insert screen capture)
Berhubung Arsenal semalam ga menang, jadi yaa yang ramai :
- Alhamdulillah timeline udah ga berisik lagi, PSG menyelamatkan sosmed
- Champions of Europe, you'll never sing that
- Bottled again, bottled again, bottled again
- Arsenal bisa apa tanpa PGMOL
- Emang mentalnya runner-up
- 0 UCL kalah sama Nottingham Forest

Indonesia
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi

WA dari temen. Siang. Jam 12.
"Bro, ponakan lo sering mual di mobil gak?"
"Iya parah. Tiap perjalanan muntah."
"Coba buka Settings iPhone lo."
"Hah? Emang kenapa?"
"Accessibility → Motion → Vehicle Motion Cues."
"Aktifin."
"Ini ngapain?"
"Udah aktifin aja. Besok perjalanan gak muntah."
Aku aktifin.
Besoknya, ponakkanu gak muntah pertama kalinya.
Indonesia

Top 10 balap Invalid di kandang Engkong
Raul Lemos
Talenan
Tukang Blokir
Basuki Tjahaja Pumiyem
El Potong
El Pegat
Tukang Pizza CFD
Claude Opus
Lauk MBG 🦈
Striker era ISL
Jangan cari yang tidak ada.
#MotoGP #TissotSprint #ItalianGP
Indonesia
PilAr Shavin retweetledi
PilAr Shavin retweetledi

News wak🖲: Prabowo melakukan pemborosan APBN 5,8 miliar hanya untuk menginap di hotel Four Season George V bersama rombongan.
Sementara itu di aceh anak² masih banyak melakukan proses pembelajaran di bawah tenda, jembatan masih banyak pakai seling dan jalan masih banyak terputus.
IKAN ITU BUSUK DIMULAI DARI KEPALANYA

Indonesia
PilAr Shavin retweetledi

Setelah sekian lama tidak menulis, saya sempatkan di momen spesial ini untuk melakukan kilas balik, untuk menulis artikel ini. Satu hari sebelum final paling penting dalam sejarah Arsenal.
The Journey to Become Premier League Champions.
jalanarsenal.com/2026/05/29/the…
Indonesia
















