Qi

5.2K posts

Qi banner
Qi

Qi

@Qyubi990

Katılım Haziran 2019
199 Takip Edilen96 Takipçiler
Koi
Koi@ecoecou·
@liongpark @angga_fzn Percaya gak percaya punya temen punya "pegangan" tapi gak pake jarum tapi parfum. Tampang biasa aja maaf mirip tukul tapi pas ngelewatin cewe, cewe minta kenalan terus, minta no hp lah. Cewek ini kalo ada dia nempel nya gampang banget
Indonesia
1
0
8
4.3K
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Logikanya gmn ya scientifically bs nanem jarum2 begini? Penasaran aja sih.
butoable@butoable

Jadi gini, banyak artis atau figur publik yang kalau ditanya rahasia karismanya atau awet mudanya apa, jawabannya selalu sangat rohani: "Oh, cuma rajin minum air putih, air wudhu, sama berpikir positif." Padahal, realitasnya di balik layar kadang agak lebih heavy metal dari itu. Susuk kecantikan yang paling lumrah dipakai (biasanya ditanam di area dagu, pipi, atau dahi) itu wujud fisiknya adalah jarum emas, perak, atau tembaga berukuran sangat kecil. Nah, masalah utamanya adalah: mantra dukun boleh sakti, tapi benda-benda logam ini tetap nggak bisa menipu radiasi elektromagnetik buatan sains barat. Bayangin aja momen awkward yang sering kejadian di klinik gigi eksklusif di Jaksel: Seorang seleb senior datang ke dokter bedah mulut buat urusan operasi gigi bungsu atau pasang implan. Pas disuruh foto panoramic (Rontgen keseluruhan rahang), tiba-tiba di layar komputernya muncul puluhan garis putih bersinar yang tertancap rapi dan simetris di area otot wajahnya. Dokter giginya biasanya cuma bisa senyum tipis, pura-pura sibuk ngecek gigi, sementara si artis mungkin udah keringat dingin karena rahasia "air wudhu"-nya terpampang nyata di layar monitor HD. Bahkan yang lebih jadi komedi gelap, mereka yang pakai susuk logam murahan bakal panik setengah mati kalau dokter menyuruh mereka masuk tabung MRI (Magnetic Resonance Imaging). Mesin MRI itu pada dasarnya adalah magnet raksasa yang sangat kuat. Kalau jarum kleniknya kebetulan punya kandungan logam magnetis, susuk-susuk gaib itu secara teoritis bisa tertarik keluar menembus kulit saat mesin dinyalakan. Jadi, perpaduan antara klenik nusantara dan teknologi medis modern ini sebenarnya menghasilkan realita yang absurd. Mau se-gaib apapun backing-annya, ujung-ujungnya tetap ketahuan juga sama mesin radiologi rumah sakit.

Indonesia
38
161
3.4K
411.8K
Qi retweetledi
𝗝𝗮𝘅
𝗝𝗮𝘅@JackVardan·
Saya lakukan, dan mungkin kalian harus coba, rasakan perbedaanya. "tanpa" Saat berbincang tanpa hp, kamar mandi tanpa hp, matikan hp saat tidur, makan tanpa hp, family time tanpa hp, jalan santai lihat sekeliling lingkungan, baca buku, kurangi intensitas hp. Soul booster.
Indonesia
1
18
73
1.2K
Leopurwanto | #Onieru #HealthLy #ACAB
@putridwishsw Tapi emang bener, mamffat dari kebencian itu apa. Kalo lu bilang try being a poor, ya udah tau kita miskin ya survive putar otak cari duit bukan putar otak untuk kebencian. Poinnya adalah makna dan maffat kebencian itu apa ? Gw yg miskin aja paham kok gak ada manffaatnya
Indonesia
3
1
40
1.9K
Qi retweetledi
ntang
ntang@prkdlx·
Ini nasihat bagus bgt: Berhenti nyalahin diri sendiri atas keputusan yg kamu buat waktu dulu, pas masih kurang pengalaman. Soalnya ada beberapa hal yg baru bisa dipahami setelah bener2 ngalamin. Banggalah dgn apa yang udah kamu pelajari, bukan merasa malu kapan kamu belajar itu. Melihat sesuatu dari sudut pandang yg berbeda sekarang sebenarnya hal yang bagus. === Apa pengalamanmu yg kadang bikin malu kalau dibahas?
Blake Burge@blakeaburge

Underrated life advice: Stop beating yourself up for decisions your younger self made with less knowledge. Some things only make sense after you’ve lived them. Be proud of what you’ve learned, not ashamed of when you learned it. Seeing things differently now is a good thing.

Indonesia
35
3.7K
9.5K
163.6K
Qi retweetledi
rifka ☁︎⋅🍉
rifka ☁︎⋅🍉@rfknrltm_·
Salah satu cara paling ampuh buat nge-combat brain rot di era digital ini memang adalah MEMBACA. Read passages, essays, books. Let your brain think and digest them. Let your mind capture nuances and different perspectives;
Biblio Base@bibliobase

📕 penasaran dampak baca buku yang paling kalian rasain apa? kalo aku tingkat memahami suatu kalimat (terutama di platform ini) meningkat, jadi ga sumbu pendek. kadang tuh ada opini harmless karena kurang literasi jadi ajang debat kann.

English
29
5K
16.3K
218.1K
Qi retweetledi
kiBar
kiBar@symmetrr·
suka iri liat orang yg kalo ngomong gak kaku, gak belibet, extrovert, pinter, gak mati topik, banyak temen, kalau ngomong mudah dimengerti, sedangkan gua kalo ngomong asbun banget.
Indonesia
29
2.8K
10.9K
96.3K
Qi retweetledi
Shub
Shub@shub0414·
"Line Spacing 1.5” "Font size 12" "Font style Times New Roman" "Your literature review is too scanty" "Your citation is poor" “Include all of abbreviations” "Print 4 copies, 3 for the department and one for you" This is where it ends... like I said "the most useless thing in University Education, is Project."
Shub tweet mediaShub tweet media
English
455
11.2K
48.6K
2.9M
Qi retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Biasanya, rasa males tuh muncul krn: 1. Lemah kontrol diri 2. Merasa beban terlalu berat 3. Bingung mulai dari mana 4. Ada distraksi yg lebih kuat 5. Takut gagal 6. Gak pede dg kemampuan 7. Ga mood 8. Takut ga selese 9. Nunggu jam bulet kek 07.00, 20.00, dll Kamu yg mana tuh? 😀
Indonesia
22
153
909
11.8K
Qi retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Struktur Bicara yang Bikin Orang Langsung Paham Salah satu penyebab utama komunikasi yang tidak efektif adalah tidak adanya struktur yang jelas. Banyak orang berbicara panjang lebar, tetapi audiens tetap bingung karena tidak tahu arah pembicaraan. Padahal, dengan struktur sederhana, pesan bisa disampaikan dengan jauh lebih kuat. Gunakan pola dasar: pembuka, isi, dan penutup. Pembuka berfungsi untuk menarik perhatian audiens. Anda bisa menggunakan pertanyaan, fakta menarik, atau cerita singkat. Tujuannya adalah membuat audiens langsung fokus pada Anda. Bagian isi adalah inti dari pesan yang ingin disampaikan. Batasi hanya pada dua atau tiga poin utama agar tidak melebar dan membingungkan. Terakhir, bagian penutup berfungsi untuk merangkum dan memperkuat pesan. Buat kesimpulan yang singkat, jelas, dan mudah diingat. Anda juga bisa menambahkan ajakan atau refleksi agar audiens benar-benar memahami inti pembicaraan Anda. Struktur ini tidak hanya membantu audiens, tetapi juga memudahkan Anda dalam menyampaikan materi. Anda jadi lebih terarah dan tidak mudah kehilangan alur. Public speaking bukan tentang berbicara panjang, tetapi tentang menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif. Mau belajar menyusun pembicaraan yang rapi dan mudah dipahami? Pelajari caranya di buku Lancar Public Speaking. Segera miliki sekarang! Dapatkan bukunya disini ya gaes : s.shopee.co.id/901aKRVS7k
Indonesia
0
7
23
1.8K
Qi retweetledi
txt onlineshop
txt onlineshop@txtdarionlshop·
Review jujur dari teknisi: Kalian tim inverter atau non inverter?
Service AC Jakarta Bekasi@pjteknik

@tanyakanrl Inverter + Hemat daya + Suara Senyap - Harga beli mahal - Perbaikan mahal - Part sering tidak tersedia apalagi sudah discontinue - Tidak semua teknisi paham Inverter Semua merk ada ±. Berikut kami rangkum review AC berdasarkan pengalam kami di lapangan

Indonesia
13
24
268
31.2K
Qi retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Uang Itu Soal Perilaku, Bukan Kepintaran Banyak orang mengira untuk sukses secara finansial, yang dibutuhkan adalah kecerdasan tinggi. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Ada banyak orang pintar—lulusan terbaik, analis hebat, bahkan ahli keuangan—yang tetap gagal mengelola uangnya. Kenapa? Karena uang lebih berkaitan dengan perilaku daripada pengetahuan. Mengelola uang adalah soal kebiasaan sehari-hari: apakah Anda disiplin menabung, mampu menahan keinginan konsumtif, dan tidak panik saat pasar turun. Ini bukan soal rumus atau teori, tapi soal kontrol diri. Orang dengan penghasilan biasa namun konsisten menabung dan hidup sederhana, seringkali justru lebih stabil secara finansial dibanding mereka yang berpenghasilan besar tapi boros. Perilaku juga berkaitan dengan emosi. Ketika investasi turun, apakah Anda tetap tenang atau panik dan menjual di waktu yang salah? Ketika penghasilan naik, apakah gaya hidup ikut naik drastis? Inilah inti dari The Psychology of Money: sukses finansial bukan tentang menjadi yang paling pintar, tapi yang paling konsisten. Mulailah dari hal sederhana. Bangun kebiasaan kecil yang sehat: menabung rutin, membatasi pengeluaran, dan berpikir jangka panjang. Karena pada akhirnya, yang menentukan bukan seberapa banyak yang Anda tahu, tapi seberapa baik Anda mengelola diri sendiri. Ingin memahami cara mengelola uang dengan pola pikir yang benar? Baca The Psychology of Money sekarang dan mulai ubah cara Anda melihat keuangan. Dapatkan bukunya disini gaes : s.shopee.co.id/W32ArFtZK
Strategi + Bisnis tweet media
Indonesia
1
34
174
5K
Qi retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Excel Bisa Naikkan Gaji Anda Tidak banyak yang sadar bahwa skill Excel bisa berdampak langsung pada penghasilan. Karyawan yang mampu mengolah data dengan cepat dan akurat seringkali dianggap lebih bernilai oleh perusahaan. Kenapa? Karena mereka bisa menghemat waktu, meningkatkan produktivitas, dan membantu pengambilan keputusan. Mereka bukan sekadar “pekerja”, tapi menjadi problem solver. Misalnya, Anda bisa membuat laporan otomatis dalam 10 menit, sementara orang lain butuh 2 jam. Dalam jangka panjang, efisiensi ini sangat berharga. Bahkan di banyak perusahaan, kemampuan Excel menjadi salah satu faktor dalam promosi jabatan. Anda yang menguasai Excel berpeluang lebih besar untuk naik level. Skill ini juga membuka peluang tambahan seperti freelance atau pekerjaan remote berbasis data. Jadi, belajar Excel bukan sekadar belajar software, tapi investasi untuk masa depan karier Anda. Ingin meningkatkan nilai diri dan peluang penghasilan? Mulai kuasai Excel sekarang lewat buku Kuasai Excel. Klik link untuk mendapatkan panduannya. s.shopee.co.id/20roiG7F28
Strategi + Bisnis tweet media
Indonesia
1
31
128
5.1K
Qi retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
#NasihatPernikahan Saya lagi suka nyimak cerita orang2 yg udah nikah dan berkeluarga. Saya nemu konten ini, penyampaian mereka gampang dipahami dan insightfull. HAL2 YG PERLU DISIAPIN SEBELUM MENIKAH: 1/ Selesaikan Urusan Diri Sendiri Pastikan mental, emosi, dan pemahaman agama sudah matang. Jangan membawa masalah yg belum selesai ke dalam rumah tangga karena akan menjadi beban baru saat sudah ada pasangan dan keluarga besar. 2/ Pilih Pasangan dengan Kriteria Tepat Agama adalah prioritas utama (sebagai angka '1'). Harta, keluarga, dan paras adalah pelengkap (angka '0'). Keseimbangan keempatnya akan membuat pondasi rumah tangga jauh lebih kokoh. 3/ Pentingnya Visi & Misi yg Sama Diskusikan konsep rumah tangga, cara mendidik anak, hingga peran suami sebagai kepala keluarga. Visi yg sama adalah kunci agar tidak bingung di tengah jalan. 4/ Transparansi Finansial & Budgeting Jangan sampai memaksakan pesta besar hingga berhutang. Fokuslah pada kemampuan finansial nyata. Transparansi keuangan sangat penting untuk meminimalisir konflik di kemudian hari. 5/ Selaraskan Dua Keluarga Menikah berarti menyatukan dua keluarga besar. Belajarlah untuk saling mengenali dan membangun bonding dengan orang tua pasangan agar hubungan menantu-mertua tetap harmonis. 6/ Minimalisir Konflik Untuk detail teknis seperti konsep acara, dekorasi, atau busana, seringkali disepakati untuk dilimpahkan ke satu pihak (misal: pihak perempuan) untuk meminimalisir friction atau perdebatan yg tidak perlu. 7/ Belajar Ilmu Pernikahan Jauh2 Hari Jangan menunggu hari H baru belajar. Mempersiapkan ilmu pernikahan lebih awal membuat kita tidak merasa terburu-buru dan overwhelmed. Ada rekomendasi konten lain yg perlu ditonton?
Khanif Irsyad tweet media
Khanif Irsyad@khanifirsyad

Kok bisa PDKT baru sebulan, tapi udah berani ngajak nikah? Sebenernya tau dan naksir doi udah lama, sejak kuliah. Tapi waktu itu cuma sekadar kenal dan jaga jarak. Bahkan kita sempet lost contact sejak 2022. Terus dapet momentum akhir2 waktu ini. Setelah tau dia blm nikah dan blm punya calon, saya beranikan diri buat PDKT dgn niat mau serius. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Setelah ngajak nikah dan lamaran, ternyata saya baru tau. Si doi jg naksir saya dari lama, haha. Bahkan katanya, dia selama ini nungguin saya. Makanya prosesnya bisa cepet, karena dua orang yg saling suka dan menantikan momen utk bersama.

Indonesia
15
1.3K
6.5K
151.7K
Qi retweetledi
bilek
bilek@rasabersalahhh·
anehnya.. gua lebih berani di tempat asing, yg bener² gada orang yg kenal gua samsek, drpd lingkungan gua sendiriㅤ
Indonesia
353
14.1K
54.1K
812.8K
Qi retweetledi
nana
nana@americanona02·
barang siapa yang menguasai excel, word dan inggris maka dia akan menguasai dunia dan yang bisa bahasa mandarin, tinggal nego gaji aja
Indonesia
255
8.7K
67K
674.2K
Qi retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Kebutuhan vs Keinginan Salah satu tantangan terbesar dalam mengelola keuangan adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Banyak orang merasa sudah hidup “hemat,” tetapi tetap kesulitan menabung. Penyebabnya seringkali karena keinginan disamakan dengan kebutuhan. Kebutuhan adalah hal yang benar-benar penting untuk hidup, seperti makanan, tempat tinggal, kesehatan, dan pendidikan. Sementara keinginan adalah sesuatu yang membuat hidup lebih nyaman atau menyenangkan, tetapi tidak wajib. Masalah muncul ketika batas antara keduanya menjadi kabur. Misalnya, mengganti ponsel yang masih berfungsi hanya karena ada model baru. Atau makan di restoran mahal hanya karena ingin mencoba. Dalam buku Get Rich Slowly, kesadaran ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki kondisi finansial. Anda tidak harus menghilangkan semua keinginan, tetapi perlu mengendalikannya. Salah satu cara efektif adalah dengan membuat jeda sebelum membeli sesuatu. Beri waktu 24 jam untuk berpikir. Jika setelah itu Anda masih merasa perlu, maka pertimbangkan kembali dengan lebih rasional. Dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, Anda bisa mengalokasikan lebih banyak dana untuk hal yang lebih penting, seperti tabungan dan investasi. Mengelola keinginan bukan berarti membatasi diri secara ekstrem, tetapi membuat keputusan yang lebih bijak. Pelajari cara membedakan kebutuhan dan keinginan dengan lebih jelas di buku Get Rich Slowly agar keuangan Anda lebih terarah. Dapatkan buku bagus ini disini ya : s.shopee.co.id/2Vo5IRHs0D
Strategi + Bisnis tweet media
Indonesia
1
27
110
3.2K
Qi retweetledi
ntang
ntang@prkdlx·
Ini menarik bgt. Ada yg bilang: kalau ada anak kecil yg terlalu religius, itu tanda parenting orang tuanya jelek. Argumen ini langsung dibantah sama @afro_hamza, dgn menyertakan bukti riset. Intinya anak yang dibesarkan di lingkungan religius (sekolah agama/private faith-based) secara statistik punya prestasi akademik lebih tinggi, perilaku lebih baik, dan orang tuanya lebih aktif terlibat. Itu semua justru ciri2 parenting bagus menurut penelitian sosiologi & pendidikan (meta-analysis W.H. Jeynes). Ini bukan cuma opini, tp ada datanya. Kamu setuju ga sama penelitian ini?
Hamza K@afro_hamza

Children raised in religious environments are statistically associated with higher academic attainment, better behavior, and higher levels of parental engagement, outcomes that are almost universally considered hallmarks of good parenting in sociological and educational research.

Indonesia
53
763
3.8K
126K