RSM

57.7K posts

RSM banner
RSM

RSM

@RezaRatm

Geos

Cikarang, Indonesia Katılım Ağustos 2009
873 Takip Edilen683 Takipçiler
RSM retweetledi
Bayo Suti
Bayo Suti@rahmatsn·
Hai para pria, kalau kau diminta jadi imam shalat subuh di mushalla bandara, sebagus apapun bacaan mu gak perlu kau pamerkan dengan membaca ayat panjang karena malah menunjukkan kau cuma pandai ngaji tapi tak punya ilmu agama, orang yg shalat sudah ada jadwal terbang masing2 dan kapasitas mushalla juga terbatas, semakin panjang ayat kau baca semakin ramai antrian di mushalla, beragama itu perlu ilmu!!
Indonesia
438
940
5.5K
207.8K
RSM retweetledi
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
Recruiter itu ga dikejar KPI buat efisiensi emco (employee cost). Tugas recruiter cuma sampai hire. Lucu kalau nyari budget org serendah rndahnya pdhl secara budget ruangnya masih ada. Trs recruiter ga sampai offering. Offering di cnb. Kalau nyari karyawan budget dipress potensi turnover tinggi, turn over tinggi brarti rcruiter nyari terus. Kalau nyari terus apa iya dapet insentif aneh seperti ini? Nyari karyawan kompeten, gaji dikasih sesuai budget dan expected salary aja bisa resign. Apalagi ini. Semoga kalian dijauhkan dari HR HR yg modelan seperti ini.
โอบี ดีธาน@obyeto

Mincotttt @hrdbacot udah liat ini belommm??? Kaget banget baca ini pagi-pagi di hari Senin gini bahahahaha Affaahhh iyyaa???

Indonesia
39
826
2.7K
134.8K
RSM retweetledi
hard logic
hard logic@ekologic4·
@SosmedAnu Pria itu makhuk paling sederhana, saking sederhana keinginannya seringkali diabaikan dan digampangkan. Padahal sekedar pelukan atau senyuman dari yg tercinta bisa membuatnya melupakan semua derita dan beban hidupnya.
Indonesia
5
107
2K
40.9K
RSM retweetledi
Anu
Anu@SosmedAnu·
Anu tweet media
ZXX
387
2.8K
31.6K
437.9K
RSM retweetledi
Panggil Saja: 🅰🅱1
❌Logika Lieur Kaum #Syiah❌ Satu di antara banyak keyakinan2 sesat kaum #Syiah, ya seperti vidio ini. Bahwa, jika bukan krn Fatiman Az Zahrah maka Nabi Muhammad & Ali tidak bakal diciptakan oleh Allaah! :) Sungguh. Diberikan hidayah di atas #sunnah itu berkah yg tak bernilai!
Indonesia
2
12
21
427
RSM retweetledi
doktermarket
doktermarket@doktermarket·
BNN mengusulkan pelarangan vape karena mengklaim menemukan kandungan narkotika dalam sebagian cairan vape yang diteliti. Sejumlah negara ASEAN seperti Vietnam, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Laos telah lebih dulu melarang penggunaan vape. : Kontan
Indonesia
0
5
7
841
RSM retweetledi
Naoki Yamamoto
Naoki Yamamoto@NaokiQYamamoto·
My hometown, Okayama, after World War II. It wasn’t only Hiroshima and Nagasaki. The United States carried out air raids on nearly all of Japan’s major cities, killing countless civilians.
Naoki Yamamoto tweet media
English
16
314
888
17.6K
RSM retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys baru aja nih Shigeru Ishiba cerita pengalamannya ketemu Donald Trump. Katanya: kalau lu bilang Trump salah → dia langsung marah kalau lu coba benerin dengan halus → dia malah makin ngegas Jadi menurut dia, lu tuh nggak bisa frontal kalo mau buat si trump ini lunak Ngadepin dia tuh bukan soal bener atau salah… tapi soal gimana caranya lu ngomong tanpa bikin dia meledak.” Harus sering-sering bilang: iya bener kok… ya harus sering kasih pujian ke dia dan bikin di merasa di atas biar situasi tetap aman.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
142
107
741
217.8K
RSM retweetledi
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
Kita disuruh WFA/WFH. Ada juga yang bikin kebijakan dalam rangka efisiensi anggaran: - Jalan kaki - Naik Sepeda Tapi kita dipertontokan puluhan ribu motor di jalan untuk MBG yg menghabiskan biaya triliunan. ©jogjastudent
Indonesia
174
9.4K
17.4K
295.2K
RSM retweetledi
Black Hole
Black Hole@konstructivizm·
Why is the flight to the Moon so slow? I've seen the question many times: "Why is the Artemis 2 flight tracker showing such a low speed, or why is it dropping at all?" In short, it's all about gravity. Even though the spacecraft initially accelerated enough to leave Earth's immediate vicinity, our planet's gravity continues to exert its influence on the way to the Moon. How does it hold the Moon? As Orion flies, Earth continues to pull it back and slow it down. That's why the speed drops. Orion was initially accelerated enough to fly slightly beyond the Moon's orbit, after which the spacecraft turns under Earth's gravity and, with the additional assistance of the Moon's gravity, rushes back toward Earth—again, under the influence of the Moon's gravity. The Artemis 2 flight trajectory is not coincidentally called a free-return trajectory. This means it can return without additional thruster activation, using gravity assist (although in practice, corrective maneuvers are used). On the way back, Orion's speed, on the contrary, will increase.
English
7
55
271
39.4K
RSM retweetledi
InfoAstronomy.org ✨
InfoAstronomy.org ✨@infoAstronomy·
LIVE: 4 astronaut Artemis II, saat ini (7 April 2026 pukul 05:53 WIB) sedang bergerak memutar melintasi sisi jauh Bulan sehingga komunikasi dengan Bumi terputus sementara! Foto ini diambil beberapa saat sebelum mereka memasuki sisi jauh Bulan itu. Sekadar informasi, sisi jauh Bulan adalah sisi yang tidak pernah menghadap ke Bumi karena Bulan mengalami penguncian gravitasi, dengan periode rotasi dan revolusinya sama cepatnya jadi cuma satu wajah aja (sisi dekat Bulan) yang selalu terlihat dari Bumi. Pada gambar ini, sisi dekat Bulan ada di sebelah kanan, yang dapat dikenali dari bercak-bercak gelapnya, semetara sisi jauhnya di sebelah kiri.
InfoAstronomy.org ✨ tweet media
InfoAstronomy.org ✨@infoAstronomy

Siapkan kopi, sejarah akan tercipta malam ini. 4 astronaut dalam misi Artemis II yang meluncur sejak 2 April 2026 kemarin akan tiba di orbit dekat Bulan malam ini, 7 April 2026. Dan menariknya, berkat kemajuan teknologi, kita bisa menontonnya secara live 4K!

Indonesia
3
110
597
28.7K
RSM retweetledi
Your Best Version
Your Best Version@YourPrimePath·
While you slept last night, completely still in your bed, our galaxy moved millions of kilometers through the cosmos. You woke up in the same room, on the same planet, yet unimaginably far from where you were the night before. The Milky Way is not drifting quietly through the universe. It is racing through space at around 600 kilometers per second, carrying billions of stars, planets, and everything on them along for the ride. It is a good reminder that even when life feels motionless, you are always in motion.
English
289
2.8K
20.1K
1.4M
RSM retweetledi
Massimo
Massimo@Rainmaker1973·
Artemis II Lunar approach timelapse. [🎞️ Luke Leisher]
Norsk
9
21
161
22.8K
RSM retweetledi
The Curious Tales
The Curious Tales@thecurioustales·
🚨SHOCKING: Artemis II mission isn’t “going to the Moon.” It’s aiming for a precise point in space where the Moon will be. 252,757 miles away. One miscalculation… and there’s nothing to land on.
English
3
41
204
258.7K
RSM retweetledi
𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷
Apakah kita benar2 “pergi ke Bulan" atau hanya menembakkan diri ke titik kosong di ruang angkasa, berharap Bulan dtg menemui kita di sana? Saat Artemis II diluncurkan 1 April lalu, para insinyur NASA tdk mengarahkan Orion ke tempat Bulan berada saat itu. Mrk mengarahkan roket ke koordinat yg kosong.. sebuah titik di mana Bulan akan berada lima hari kemudian, tepat 252.757 mil dari Bumi. 1 kesalahan perhitungan kecil saja, dan kru Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen akan meluncur ke kehampaan. Ini bmn fiksi ilmiah. Ini trajektori bebas-kembali (free-return trajectory).. konsep mekanika orbital yg mengajarkan kita 1 hal mendasar: di ruang angkasa, tdk ada “tujuan tetap”, hanya ada intersep. Kita tdk pernah pergi ke suatu tempat, kita selalu pergi ke suatu waktu. Saya sering berpikir betapa kecilnya intuisi manusia di hadapan persamaan2 yg mengikat gravitasi, kecepatan, dan waktu. Kita terbiasa berpikir seperti pesawat terbang menuju bandara. Padahal perjalanan antariksa adalah seni memprediksi masa depan dgn presisi milimeter, melintasi ratusan ribu mil vakum. Kemarin 6 April, mrk berhasil melewati sisi gelap Bulan dgn selisih hanya ribuan mil.. sebuah keajaiban matematika yg membuat saya semakin yakin: pemahaman kita tentang alam semesta bkn hanya soal pengetahuan, tapi juga kerendahan hati di hadapan ketepatan kosmik. Bagi kamu, bgmn rasanya mengetahui bahwa perjalanan paling berani umat manusia ternyata adalah taruhan dgn masa depan yg tdk terlihat? 🤔🤔 Apakah ini membuat kamu semakin takjub.. atau justru semakin sadar betapa rapuhnya kita di tengah persamaan2 hukum alam semesta? 🤔🤔
The Curious Tales@thecurioustales

🚨SHOCKING: Artemis II mission isn’t “going to the Moon.” It’s aiming for a precise point in space where the Moon will be. 252,706 miles away . The human brain cannot process what this actually means. Every space mission you’ve ever seen depicted gets this fundamentally wrong. Movies show rockets flying toward a destination like an airplane flying toward an airport. Point at target, fire engines, arrive. Reality operates under completely different physics. When NASA launched Artemis II on April 1, 2026 , the Moon was somewhere entirely different than where the spacecraft will intercept it on April 6 . The rocket launched toward empty space, betting everything on a mathematical prediction of where a target traveling 67,000 miles per hour would position itself five days  in the future. Space travel is not transportation. It’s temporal ballistics. The Moon orbits Earth every 27.3 days, covering roughly 1.5 million miles of distance. During the ten day journey of Artemis II  , the Moon moves approximately 370,000 miles along its orbital path. The spacecraft launched in a direction that looks completely wrong to every human instinct, following a free-return trajectory that intercepts the Moon’s future position  , not its current one. This requires predicting exactly where an object the size of a continent will be located, down to mile precision, five days before the meeting happens. Any error in orbital calculation, any miscalculation in the Moon’s gravitational influences from Earth and Sun, any slight deviation in spacecraft velocity, and the crew of Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, and Jeremy Hansen  sails past their target into the infinite void of space. NASA engineers call this a “free return trajectory,”   but the name obscures the cognitive breakthrough required to make it work. You cannot think about space travel the way you think about any form of transportation that exists on Earth. Destinations don’t exist in space. Only intercepts exist. You’re never going somewhere. You’re always going somewhen. The mathematics behind orbital rendezvous calculations treats time and space as completely integrated variables. The spacecraft’s translunar injection burn on April 2  lasted exactly six minutes. Miss that window by even minutes, and the geometric relationship between Earth’s rotation, the Moon’s orbital position, and the spacecraft’s trajectory becomes unsolvable. The destination literally disappears from the realm of possibility until celestial mechanics realign. The Artemis II crew spent five days flying through vacuum toward coordinates   that would contain nothing but empty space if they had launched 24 hours earlier or later. They bet their lives on humanity’s ability to predict the future position of celestial objects with mathematical precision that exceeds anything we do on Earth. Today, April 6, they’ll pass within 4,070 miles of the lunar surface , reaching their maximum distance from Earth. But they launched toward empty space and intercepted a moving target with pinpoint accuracy across a quarter million mile void. Space doesn’t contain destinations. It contains equations.

Indonesia
14
226
941
44.5K
RSM retweetledi
Junto
Junto@Jumianto_RK·
Dengan bangganya Dadan mengatakan bahwa MBG bisa mencairkan anggaran Rp 32,1 triliun dalam waktu singkat hanya 1,5 bulan. Perkataannya sungguh sangat menyayat menyakiti perasaan para guru honorer diseluruh Indonesia.
Indonesia
20
119
198
9.7K