RianHS

7.6K posts

RianHS banner
RianHS

RianHS

@RianHS

Academician. Former bureaucrat and quarantine medical veterinarian.

Kota Makassar Katılım Aralık 2009
1.1K Takip Edilen1.4K Takipçiler
RianHS retweetledi
Idses
Idses@mencobavalid·
Jikalau kalian butuh hiburan, coba mampir di channelnya @tirta_cipeng nonton yang podcastnya dia sama Aldi Taher. Ya kalian bayangin aja, ketika manusia soft spoken ketemu dengan "semua burung milik Allah" 😂 Bagian Intro aja udah rukun banget ni dua orang, di akhir tambah ngakak, serius, tonton deh!😅
Indonesia
13
55
496
47.6K
RianHS retweetledi
Aden
Aden@speedingjunkie·
pernyataan gue selalu relevan soal warlok indo : Warlok Indonesia kalau lihat satwa liar pikirannya cuman : > Tangkep lalu jual kalau dimatanya ada cuan. > Tangkap lalu bunuh kalau kelihatan ganas. > Tangkap lalu makan kalau kelihatan enak. - Liat ikan banyak di sungai otaknya langsung mancing. - Liat ular atau biawak otaknya langsung mau tangkep lalu dibunuh dan dimasak(buat biawak). - Liat burung keliatan bagus aja otaknya langsung mau tangkep buat pelihara.
карина ☁️💙@karinyoo

maaf OOT, sejak aku pindah ke ostrali, aku tu sering posting kakatua karena emang banyak di sini (di sekitar rumah, di taman, dimana2) Reaksi temen/kerabat di Jakarta liat kalo aku posting kakatua: "Kita punya nih" (gatau beli di mana, tp dikandangin) "Kak tangkep aja di Indo bisa 10juta harganya" ini gak cuma kakatua tp burung dara juga diginiin "wah banyak ya burung dara di sama, kalo di sini udah tangkepin atau digoreng" apakah memang banyak yg mindsetnya bgitchuuu gabisa liat hewan liar hidup dgn semestinya, dan ya, berdampingan. (Jadi inget suamiku kmaren lagi joging tb2 ada uler lewat depan dia juga dia biasa aja 😂😂)

Indonesia
53
515
1.7K
69.5K
RianHS retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Indonesia
529
35.3K
71.5K
1.1M
RianHS retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang 👇🏼 Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam. Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang. Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar. Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali. Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan. Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana. Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan. Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam. Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami. Tolong, suarakan ketidakadilan ini. Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi. Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka. Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
Indonesia
119
4.5K
6.8K
423.1K
RianHS retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
832
14.2K
20.4K
2.9M
RianHS retweetledi
jenn ☀️
jenn ☀️@jennsun·
overheard a new insult: you have a short context window 💀
English
234
1K
11.9K
408.7K
RianHS retweetledi
International Poop Base
International Poop Base@iPoopBased·
Grab Indonesia launches “GrabPungli,” a new feature where users must pre-pay “security fees” digitally before entering designated high-risk preman zones. Beta testing has begun in select areas, with GRIB Jaya reportedly demanding a 58% revenue share. Grab says discussions are ongoing, while GRIB responds: “Kagak ada lagi diskas-diskus, 58% harga mati!.”
International Poop Base tweet media
English
92
438
2.1K
509.3K
RianHS retweetledi
Omolomo
Omolomo@Omolomo_o·
🔔🔔 saw the smallest dog among other breeds leads other dogs and i had to go read the story on a chinese news website. this is insane 😭 > seven neighborhood dogs (different breeds like plucky corgi, a big german shepherd, golden retriever, labrador, and other breeds) were stolen together from their owners' homes. > the thieves steals them to go sell as processed meat 💔 which is illegal btw > while they were in the bus they were being transported with, the bigger dog somehow escaped, then bite the rope holding the door, the door got opened and others started jumpingoff the vehicle mid-highway. now it gets more interesting here: > instead of scattering in panic like most animals would, these seven immediately formed a tight, loyal unit. They made one of them lead them while others guard the injured german shepherd who was limping badly after being wounded from jumpin the moving van. > the shortest dog, which is the corgi became their leader. leading them in front while others follow 😂😂 > they went through highway, the larger dogs positioned themselves on the outside to shield the pack; they kept the injured german shepherd protected in the middle. > some people saw them and started taking videos of them from March 18–19, 2026, all seven made it home. the question is why did the smallest dog in the pack take the lead? someone said it’s because they’ve strong sense of smell so they can trace their way from where they’re coming from. my grandma use to tell me about how dogs urine help them trace their route 🤔 is this true ?
𝕐o̴g̴@Yoda4ever

Seven dogs stolen from their owners have gone viral after escaping from an illegal transport truck and making their way home. They traveled around 17 km together, led by a corgi across highways and fields, now safely back with their respective owners..🐶🐾🥺❤️

English
150
3.1K
18.4K
1.4M
RianHS retweetledi
Mikael Dewabrata 📊
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata·
Kacau lu @tokopedia
Mikael Dewabrata 📊 tweet media
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

🚨Menguak Jejaring Jual Satwa Liar Online Modus Samarkan Produk🚨 Perdagangan satwa liar terus terjadi. @bellingcat dan @MongabayID melakukan investigasi dengan menelusuri aktivitas toko online Sato Exotic. Dari 71 daftar satwa yang ada, di @tokopedia, sebagian besar gunakan kategori yang tak sesuai produknya. Satwa yang dijual tercantum sebagai alat, mainan, dekorasi akuarium, dan buku. Beberapa juga sebagai spesies berbeda: burung dan tupai, misal, telah masuk sebagai hamster dan reptil. Perdagangan satwa liar ini berjejaring. Toko Sato Exotic, misal, terafiliasi dengan ‘broker’ atau ‘makelar’ yang mempromosikan satwa liar lewat Facebook. Bellingcat sudah menelusuri sembilan grup Facebook dengan total anggota lebih dari 70.000 orang. Bellingcat mengidentifikasi operator di balik sembilan grup itu. Mereka menemukan enam profil Facebook yang mengarah pada satu perantara (broker) dan Toko Sato Exotic. Pelaku, terus mengembangkan modus canggih, seperti temuan Bellingcat, pelaku memakai ‘kode transaksi’ untuk menghindari deteksi Meta. Dwi Januanto Nugroho, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan mengatakan, akan menindaklanjuti temuan tim investigasi. (omdo si ini... ekekwkwkwk) mongabay.co.id/2026/03/19/men… cc : @Jakartalk @ainunnajib

Indonesia
92
2.5K
7K
303.6K
RianHS retweetledi
Stela Nau
Stela Nau@stelanau·
Kita mengalami masa-masa dimana pengangguran itu bukan cuma yg baru lulus sekolah. Yg uda punya expertise pun banyak kehilangan pekerjaan. Alih-alih dapat pekerjaan pengganti, kumpulan ahli ini justru ditawarkan untuk melatih AI agar bs melakukan pekerjaan mereka. Jangan-jangan besok-besok kita bisa beneran kaya jaman Plato dan Socrates guys. Tidur2an di bawah pohon, piknik di taman sambil diskusi ngomongin filosofi kehidupan.
Joe Weisenthal@TheStalwart

Lawyers and scientists and other people who have lost their jobs have now entered the gig economy, where they get paid to help train AIs to do their old job. nymag.com/intelligencer/…

Indonesia
4
33
114
6.9K
RianHS retweetledi
nasi.
nasi.@semangkukuji·
Pernah nulis ini di akun pribadi. Singkatnya tahun lalu, di tengah hujan deras dan macetnya jalanan, gue ketemu ibu dan anak lagi kehujanan tanpa mantel. Gue ingat ada jas hujan plastik di jok motor, lalu gue teriak, “BU SAYA ADA JAS HUJAN, MAU NGGAK?” Beliau berhenti, lalu gue menawarkan untuk pakaikan mantel plastik biru ke anaknya yang lagi pegang pisang goreng yang layu karena hujan. Sewaktu gue pakaikan, si Ibu tiba-tiba nangis dan bilang, “Mbak, makasih sudah baik sama saya. Hari ini, saya lagi hancur sekali. Dunia jahat banget sama saya, Mbak." Gue — yang masih keribetan bantu anaknya pakai mantel dan kita lagi bertarung sama kaki-kaki hujan yang nusuk wajah, agak kebingungan. Setelah selesai, gue tanya, "Ibu kenapa?" Beliau bilang, "Saya habis pergokin suami saya di kontrakan bareng selingkuhannya, Mbak. Mereka ternyata sudah nikah. Saya dan anak saya diusir." Tangisnya sederas hujan. Gue lihat anaknya yang masih menggenggam pisang goreng layu — yang gue asumsikan sudah menyaksikan pentas patah hati orang tuanya, matanya masih terlalu polos untuk lihat semuanya. Dunia betulan jahat. "Mbak, makasih ya. Ternyata di tengah jahatnya dunia, masih ada kebaikan di sini untuk saya,” lanjut si Ibu. Gue si manusia kikuk ini, entah gimana caranya bisa elus pundak si Ibu dan bilang, "Air mata dan luka Ibu sudah dihitung Allah. Insyaa Allah semuanya akan diganti dengan yang lebih indah. Masih banyak kebaikan di dunia ini." Sekalipun diam-diam gue setuju bahwa dunia ini jahat. Tapi gue berharap ada kekuatan di kalimat yang gue sampaikan. Percakapan kita cuma sampai di situ. Setelah untuk yang kesekian kali beliau bilang makasih, karena hujan deras dan khawatir Adik kedinginan, si Ibu buru-buru pamit. Ini kisah tahun lalu.. semoga sekarang mereka selalu direngkuh dengan banyak kebaikan 🤍
ً@prinkasusa

give me your tiny wholesome lore

Indonesia
132
1.9K
20.1K
617.3K
RianHS retweetledi
Ahlus Soresu wal Djem So
Ahlus Soresu wal Djem So@ObiWan_Catnobi·
Kita pake 145 PTN aja, ya. Total daya tampung di ±285.000 maba. Most of maba kena UKT di range 4-8jt/semester; kita pake angka tertinggi 8jt/semester. Asumsikan juga kuliah 8 semester. 285×8×8 = Rp18,24 T (dibayar di muka). Setara dengan 15 hari MBG (maling berkedok gratis)
umbi jelata@duasatuempat

@ObiWan_Catnobi Kalau kuliah di kampus top 3 dalam negeri bisa dapat brp org mhsw yah?

Indonesia
37
2.8K
10.6K
231.5K
RianHS retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
"Kok kamu memuji-muji kebijakan militer China terus, kamu buzzer China ya?" Kebalik. Tweet-tweet ini hanyalah suatu ungkapan kepanikan. China sedang bersiap perang. Produksi alusista sangat melimpah. Reformasi ketentaraan sangat dikejar. Indonesia malah santai-santai. Bahkan dari segi pengondisian politik domestik, China jauh lebih unggul dari kita. Pemerintah China mendengarkan dan melayani rakyatnya, lewat layanan seperti hotline 12345. Kalau HP jatuh di bus, akan dicarikan. Akibatnya, secara umum rakyat China percaya pada polisi, percaya pada tentara, percaya pada pemda, percaya pada pempus, percaya pada Partai. Secara umum, rakyat China percaya pada rezim, karena rezim mengayomi mereka. Apabila pecah perang, 1.4 miliar rakyat China akan berbondong-bondong ikut rezim. Kalau pecah perang di Indonesia seperti Belgia yang terjebak di tengah Perang Dunia I padahal tidak mau ikut, apakah rakyat Indonesia akan berbondong-bondong ikut pemerintah? Kalau pecah konflik di laut Sumatera, apakah rakyat Sumatera akan percaya pada kompetensi dan kepedulian pemerintah Indonesia untuk melindungi mereka? Pembukaan UUD 1945 menugaskan pemerintah untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Apakah pemerintah sanggup memenuhi tugas mulia itu, dan bukannya malah bengong dan dilindas seperti Irak dan Venezuela? --- "Daripada perang, kenapa kita tidak fokus ke strategi diplomasi yang cerdas saja? Toh kemerdekaan Indonesia dicapai lewat diplomasi." Ini memerlukan Kemenlu yang cerdas dan penuh inisiatif kreatif. Minimal setara Agus Salim dan gengnya saat kemerdekaan. Bagaimana kinerja Menlu hari ini?
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Salah satu perang anti-korupsi terbesar di China adalah perang melawan korupsi di militer. Pemerintah China sangat syok dengan kemenangan besar Amerika di Perang Teluk 1991. Alasannya, setelah dilakukan investigasi, ternyata militer China 6-7 bobroknya dengan militer Iraq. Ternyata, jenderal-jenderal dan perwira lapangan militer China yang gabut bukannya fokus pada modernisasi dan perkuatan pertahanan, melaikan sibuk dan asyik menyalahgunakan kekuasaan untuk merampok dana alusista, memungli, memalak, dan bermain di BUMN dan real estate spekulatif. Kualitas tentara dan alusista China dibiarkan jelek, primitif, liar, dan berkarat seperti segerombolan preman. Apabila tentara Amerika yang profesional, disiplin, bersih, dan berteknologi canggih menyerang saat itu juga, China akan langsung kalah dan hancur. Selama beberapa dekade, militer China pun berusaha direformasi dengan sabar dan konsisten. Reformasinya masih berlangsung hingga hari ini. Jenderal-jenderal tua di China dipecat massal karena korupsi dan karena sudah menjadi boomer tua pikun yang bodoh, belagu, gaptek, tidak kreatif, lamban, dan ketinggalan zaman. Mereka sedang dibasmi dan diganti dengan perwira-perwira muda yang lebih terdidik, profesional, disiplin, gesit, nasionalis, serta pakar dalam teknologi robot dan drone dan AI. Reformasi militer ini sedang dikebut karena China sangat berambisi menaklukkan Taiwan dan Laut Natuna Utara secara total. "The Party commands the guns". Indonesia?

Indonesia
133
1.7K
6.7K
253K
RianHS retweetledi
:)
:)@Outstandjing·
This shit alone, tells everything you need to know about them 🙏
ncen.@txtanrrfh

@sdenta Sedih dok susunya ini, DARI CHINA PULA ALLAHUAKBAR

English
256
7.8K
30.3K
1.2M
RianHS retweetledi
𝐄𝐧𝐢𝐠𝐦𝐚
𝐄𝐧𝐢𝐠𝐦𝐚@AboutManID·
Makin gede duitnya harusnya makin ketat evaluasinya. Tapi yg ditonjolin malah angka serapan, bukan hasil. Mana data penurunan anemia? Mana perubahan status gizi? Atau kita puas krn uangnya habis? Program prioritas SDM unggul itu bukan soal gede-gedean anggaran. Kalo duit segitu tpi dampak minim, itu bukan investasi itu pemborosan anggaran.
Indonesia
22
494
1.6K
29.5K
RianHS retweetledi
Elisa
Elisa@eeelistar·
Nuno Loureiro was assassinated yesterday He was a professor + the director of MIT Plasma Science and Fusion Center > 47 years old > Studied nuclear fusion (= energy source of the Sun + stars) for 10 years at MIT > His award-winning work focused on creating a virtually limitless, clean energy source on Earth - one that doesn’t produce carbon or radioactive waste (usual biproduct of fission reactors) > His research was essentially a threat to companies in the energy sector (fossil fuels, wind, solar, etc) > Nuno was vital to the development of fusion nuclear power plants, without him the path ahead is less clear + his death will set back the entire field Nuno is not the first MIT fusion scientist to be brutally murdered, in 2004 Eugene Mallove was also shot in his home I hope this opens eyes – there is an agenda at play
Elisa tweet mediaElisa tweet media
English
2.9K
53.8K
223.4K
18.4M