NdassMuu !! 🍉

16.2K posts

NdassMuu !! 🍉 banner
NdassMuu !! 🍉

NdassMuu !! 🍉

@RomyLestari

karena kekuatan Anti Ketuhanan Makin Beringas,,, Lawan !!! #3

Katılım Ekim 2019
12 Takip Edilen58 Takipçiler
anna
anna@anahirockers·
alguém me explica: por que na Índia raspam a cabeça das crianças no primeiro corte de cabelo?
Português
1K
118
4.8K
5.6M
Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi@TeddGus·
FAKTANYA, FATIMAH DIKERAMAS QODARI. SUDAHLAH.. Saya agak terganggu, ketika buka medsos ramai bahkan bisa dikatakan sangat ramai, akun-akun membicarakan Fatimah (Mahasiswa UI). Ternyata akun-akun yang nyampah di media sosial sedang membela Fatimah yang habis dikeramas Qodari dalam debat di sebuah stasiun tv. Faktanya, Fatimah habis dikeramas sama Qodari dalam debat, lalu seperti ada yang mengorkestrasi membuat berbagai pembenaran bahwa fatimah gak dikeramas, bahkan fatimah dizolimi, ramai sekali yang coba mengubah fakta seolah-olah fatimah tidak kalah debat. Ini yang terjadi, dari pagi sampai saat ini ramai mencari pembenaran. Sudahlah, dengan menurunkan sebegitu banyak pihak, itu tidak akan pernah mengubah rekaman video Fatimah dikeramas. Ini pelajaran penting bagi Fatimah BEM-BEM an lainnya, kalian itu termakan pujian, sehingga kalian lupa daratan, merasa hebat, merasa aktivis, merasa paling, padahal kalian hanyalah para pion yang dikarbit. Dari awal sudah saya ingatkan, bahwa kalian itu belajar bukan mengajar, ketika dihadapkan dengan kenyataan, akhirnya kebingungan, dipermalukan. Kalian itu sama sekali tidak ada isinya, hanya bunyi-bunyian yang dikarbit seolah-olah kalian hebat. Pelajaran bagi fatimah dkk, jangan terlena, kalian hanya dimanfaatkan. Kalau orang manado bilang kalian itu “Makang Puji”
Teddy Gusnaidi tweet media
Indonesia
277
18
84
9.4K
key
key@99propaganda·
Salam dua periode.
key tweet media
Indonesia
14
7
23
419
hariqo satria
hariqo satria@hariqosatria·
Benar2 dialog yg saling menghormati. Dulu mahasiswa menonton, kini perwakilannya jadi narsum utama, di jam tayang utama, langsung berdebat setara dgn Kepala Bakom RI. Ini tradisi baru. Terbukti kritik mahasiswa bagus dan bernas. Hormat dan doa kita untuk kesuksesan Mbak Fatimah Azzahra, pelajar dan seluruh teman2 mahasiswa. Di menit2 awal, tiga kata pertama dari Bang Qodari adalah "bagus dicek," sebuah pengakuan pada temuan teman2 mahasiswa ttg pembangunan Koperasi Desa di Aceh. Ia sampaikan “jadi di negara kita ini, ada tiga bentuk usaha: perusahaan swasta, bumn dan koperasi. Nah koperasi ini yg paling ketinggalan, dan kalau tidak ada dukungan dari negara, tidak akan bisa berkembang dan tumbuh” kata Bang Qodari. Kepala Bakom ini banyak memberikan apresiasi, dan mencatat kritik Mbak Zahra, lalu menjawabnya dengan data (Sayang bagian ini dihilangkan oleh saudara2 kita penyebar potongan). Bang Qodari bahkan mengusulkan kepada Menkes agar mahasiswa dilibatkan dalam evaluasi program MBG (cek di akhir video). Layaknya sportivitas dalam sepak bola. Di awal mereka bersalaman, bertanding dan kembali bersanding, lalu balik ke medan pengabdian masing2. Teman2, tempat kita berjuang mungkin berbeda, tetapi nadi kita berdetak untuk tujuan yang sama. Kita satu tim. Kita semua ingin ekonomi saudara2 kita di desa dan pesisir maju lewat koperasi. Kita menaruh harapan yang sama: memastikan anak2 Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan tangguh untuk memenangkan persaingan di 2045. MBG" di Maroko sudah 60 tahun, USA 80 tahun, Jepang 72 thn, Brasil 71 thn, Korea Selatan 15 thn, India 70 thn. Seluruh negara berlomba2 memperjuangkan masa depan ibu hamil, ibu menyusui, balita dan pelajarnya. MBG di Indonesia baru 19 bulan, maka kita wajib terus melakukan perbaikan. Sedikit cerita, tahun 2008 (18 thn lalu) saat mahasiswa, saya juga pernah diundang ke Metro TV, berdebat dgn sesama aktivis. Kemampuan saya jauh di bawah Mbak Fathimah yg hari ini mampu berdebat dengan pejabat setingkat menteri seperti Bang Qodari. Sebab itulah kita optimis dengan seluruh pelajar, mahasiswa dan generasi hari ini. Terima kasih.
Indonesia
11
9
38
8.6K
Kimberley
Kimberley@Kimberley_PS08·
Nah, sayangnya para pemirsa X tidak melihat hal ini. Yang dilihat pemirsa adalah Fatimah vs Qodari dan Fatimah adalah pemenang debat. Bukan esensi diskusinya
hariqo satria@hariqosatria

Benar2 dialog yg saling menghormati. Dulu mahasiswa menonton, kini perwakilannya jadi narsum utama, di jam tayang utama, langsung berdebat setara dgn Kepala Bakom RI. Ini tradisi baru. Terbukti kritik mahasiswa bagus dan bernas. Hormat dan doa kita untuk kesuksesan Mbak Fatimah Azzahra, pelajar dan seluruh teman2 mahasiswa. Di menit2 awal, tiga kata pertama dari Bang Qodari adalah "bagus dicek," sebuah pengakuan pada temuan teman2 mahasiswa ttg pembangunan Koperasi Desa di Aceh. Ia sampaikan “jadi di negara kita ini, ada tiga bentuk usaha: perusahaan swasta, bumn dan koperasi. Nah koperasi ini yg paling ketinggalan, dan kalau tidak ada dukungan dari negara, tidak akan bisa berkembang dan tumbuh” kata Bang Qodari. Kepala Bakom ini banyak memberikan apresiasi, dan mencatat kritik Mbak Zahra, lalu menjawabnya dengan data (Sayang bagian ini dihilangkan oleh saudara2 kita penyebar potongan). Bang Qodari bahkan mengusulkan kepada Menkes agar mahasiswa dilibatkan dalam evaluasi program MBG (cek di akhir video). Layaknya sportivitas dalam sepak bola. Di awal mereka bersalaman, bertanding dan kembali bersanding, lalu balik ke medan pengabdian masing2. Teman2, tempat kita berjuang mungkin berbeda, tetapi nadi kita berdetak untuk tujuan yang sama. Kita satu tim. Kita semua ingin ekonomi saudara2 kita di desa dan pesisir maju lewat koperasi. Kita menaruh harapan yang sama: memastikan anak2 Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan tangguh untuk memenangkan persaingan di 2045. MBG" di Maroko sudah 60 tahun, USA 80 tahun, Jepang 72 thn, Brasil 71 thn, Korea Selatan 15 thn, India 70 thn. Seluruh negara berlomba2 memperjuangkan masa depan ibu hamil, ibu menyusui, balita dan pelajarnya. MBG di Indonesia baru 19 bulan, maka kita wajib terus melakukan perbaikan. Sedikit cerita, tahun 2008 (18 thn lalu) saat mahasiswa, saya juga pernah diundang ke Metro TV, berdebat dgn sesama aktivis. Kemampuan saya jauh di bawah Mbak Fathimah yg hari ini mampu berdebat dengan pejabat setingkat menteri seperti Bang Qodari. Sebab itulah kita optimis dengan seluruh pelajar, mahasiswa dan generasi hari ini. Terima kasih.

Indonesia
18
3
14
2.1K
NdassMuu !! 🍉
NdassMuu !! 🍉@RomyLestari·
@trevi39733 The only retarded is the one so bussy mess with another religion,, Mind ur own messed up 😀
English
0
0
0
21
NdassMuu !! 🍉
NdassMuu !! 🍉@RomyLestari·
@tham878 Ngk usah jauh bener urusin yg s3, si bahlil aja abra kadabra.. Lo urusin deh yg baru S 1 perhutanan dulu.. 😀
Indonesia
0
0
3
99
NdassMuu !! 🍉
NdassMuu !! 🍉@RomyLestari·
@WoundedTiger__ Puch of problematic personality.. I bet they never done prayer 5 times when they were a moslim.. What u expect.. 😊
English
0
0
0
7
Eason Tenzin 🇮🇳🇷🇪
Bangaladeshi influencer explaining the benifits of drinking sewage water. Why kanglus are like this !? 🤢
English
117
99
868
105.5K
i fvck muhammad
i fvck muhammad@muhammadfvcker·
women are mere sex objects in islam fuck islam
i fvck muhammad tweet media
English
9
27
124
2.5K
Tekarok 007
Tekarok 007@tekarok007·
Pantes kaum KaburAjaDulu ketika dipersilahkan oleh Prabowo untuk kabur dari Indonesia, malah pada takut dan ngambek, bahkan ada yang sampai bikin video nangis-nangis karena merasa diusir oleh Prabowo. Padahal kan mereka yang duluan ngancam mau kabur. Ternyata keadaan di Luar Negeri separah ini, , makanya mereka takut banget meninggalkan Indonesia.
Daniel Mayakovski@DaniMayakovski

Trump quiere gastarse 350.000 millones de dólares para "combatir el peligro del comunismo" dentro de EEUU, dice que para evitar que el pais sucumba en la miseria y se convierta en un pais del tercer mundo. Mientras tanto las calles de Los Ángeles, se ven así bajo el capitalismo:

Indonesia
26
13
54
4K
key
key@99propaganda·
Punya presiden yang literat dan hobi baca itu emang kerasa bedanya. Kelihatan dari cara Pak Prabowo menavigasi geopolitik global yang matang karena berbasis data & sejarah. Pemimpin yang paham begini gak gampang didikte asing. Sekarang tinggal gimana kabinet mengeksekusi visi besar ini sampai ke bawah.
Indonesia
5
14
30
1.6K